alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
[Samawi only] Penafsiran FIRMAN TUHAN akan MANUSIA PERTAMAX menghambat Teori Evolusi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000005949066/samawi-only-penafsiran-firman-tuhan-akan-manusia-pertamax-menghambat-teori-evolusi

[Samawi only] Penafsiran FIRMAN TUHAN akan MANUSIA PERTAMAX menghambat Teori Evolusi

Bismillahirrahmaanirrahiem

Assalamu Alaikum warrahmatullahi wa barakaatuh emoticon-Embarrassment

Sering sudah saya melihat di berbagai forum diskusi dimana para Muslimin dan para Ahli Kitab (Red: Kristen) menolak mentah2 teori Evolusi dikarenakan “gag berani” bila nantinya malah akan bersebrangan sama DOKTRIN, padahal Teori ini merupakan usaha manusia dalam mencari hakikat penciptaan, dan ALLAH sangat memuji umat-NYA yang mau memikirkan Masalah Penciptaan ini dalam mengingat-NYA.

Ali ‘Imran
190. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.
191. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.


Bahkan ALLAH meninggikan beberapa derajat bagi orang2 yang memiliki Ilmu Pengetahuan dibanding orang2 yang hanya sekedar beriman.

Al- Mujaadilah 11.
Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.


Namun sayang, dari sekian banyak cabang Ilmu Pengetahuan bisa dibilang Teori Evolusi adalah Teori yang paling banyak ditentang oleh para penganut Agama Samawi (red: Islam, Kristen & Yahudi). Dikarenakan hal ini akan berdampak langsung pada masalah Penciptaan Nabi Adam AS “yang diyakini” sebagai Manusia Pertama.

“Penafsiran orang2 dulu” akan keberadaan Manusia Pertama telah menutup segala pendapat/kemungkinan adanya MANUSIA2 sebelum Manusia Pertama yang pada akhirnya menolak adanya mahluk2 Pra-Manusia yang merupakan Nenek2 moyang dari mahluk yang bernama manusia itu sendiri. Padahal “pendapat” bahwa species “mahluk baru” adalah berasal dari hasil derivasi “mahluk2 sebelumnya” lebih logis ketimbang “pendapat” bahwa seluruh species mahluk di dunia ini tercipta secara TIBA2 (tanpa proses)

Lalu apakah kita akan meninggalkan kelogisan ini dengan alasan “bertentangan dengan FIRMAN TUHAN”? Padahal semua ini hanyalah masalah PENAFSIRAN ORANG DULU yang dibakukan dalam memahami ayat2NYA, dan anehnya “Penafsiran ini” bagi beberapa orang telah dijadikan se-Level dengan FIRMAN TUHAN itu sendiri emoticon-Nohope

Untuk itu perlulah kiranya “pandangan” tentang Manusia Pertama dihilangkan dari DOKTRIN agama2 samawi, dengan demikian hal itu tidak lagi menjadi hambatan dalam menekuni cabang ilmu pengetahuan ini. Dengan menjadikan Nabi Adam AS bukanlah Manusia Pertama, maka Teori Evolusi ini akan lebih bisa diterima dalam mengenal hakikat penciptaan tanpa harus “TERGUNCANG” keimanannya bagi orang2 yang ingin mempelajarinya (wkwkwkwk... emoticon-Big Grin ko’ jadi malah ngomongin terguncang ea? kebiasaan nih emoticon-Embarrassment). Karena Al-Qur’an dan Taurat (PL-Genesis) sendiri sebenarnya tidak menafikkan Fakta2 keberadaan Manusia2 sebelum Adam emoticon-Smilie
Polling
245 Suara
Setelah membaca ini apakah anda tetap menentang Teori Evolusi karena Agama 
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 119
SUMBER AL-QUR"AN

Sebelum Adam sudah ada manusia dengan segala sifatnya

Al-Baqarah 30.
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."


Ayat ini menceritakan keinginan ALLAH dalam menciptakan kekhalifahan bagi Bumi beserta isinya dan itu terjadi sebelum datangnya Ujian ALLAH kepada Adam AS dalam hal kepemimpinan. Dalam ayat itu tertera pertanyaan malaikat yang menanyakan mengapa mahluk yang suka merusak dan menumpahkan darah itu yang ALLAH pilih sebagai Khalifah Bumi, mengapa bukan mereka (para Malaikat) yang selalu bertasbih ini yang ALLAH pilih. Pertanyaan ini hanya bisa ditafsirkan bahwa para Malaikat telah melihat sifat2 manusia sebelumnya, dan sangatlah aneh bila ayat ini diartikan bahwa para Malaikat mempertanyakan ALLAH dalam masalah penciptaan manusia dengan cara men-duga2 sifat mahluk yang belum diciptakan-NYA. Karena Malaikat adalah mahluk yang paling patuh kepada TUHANnya maka tidaklah mungkin mereka meragukan ALLAH dengan cara men-duga2 seperti itu.

Kisah 2 Putera Adam dan Bukti Arkheologis tentang Domestifikasi Hewan dan Tanaman

Al Maa'idah 27.
Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!." Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa."


Dikisahkan bahwa Habil dan Qabil adalah seorang Petani dan Penggembala dimana keduanya mempersembahkan Hasil Kurban mereka. Peradaban Manusia dalam mendomestifikasikan Hewan dan Tumbuhan baru ada +/- 10.000SM (  http://id.wikipedia.org/wiki/Domestikasi ), sebelum itu manusia masih bersifat Nomaden, berpindah dari satu tempat ke tempat lain yang kaya akan sumber daya makanan, dan mereka mendapatkan makanannya dengan cara berburu (cara yang masih dilakukan oleh beberapa masyarakat yang masih primitif), teknologi mereka belum sampai pada tahap pendomestifikasian hewan dan ternak. Dengan adanya kisah 2 Putera Adam tersebut jelaslah bahwa mereka telah mengenal alat2 pertanian dan sistem pemagaran bagi hewan ternak, dimana perhitungan waktu paruh Carbon-14 atas peninggalan archeologis alat2 pertanian tertua gag pernah lebih dari 10.000 tahun sebelum masehi, sedangkan manusia telah pandai melukis sumber daya makanan hewani nya setidaknya pada kisaran 30.000SM seperti yang dilukiskan manusia2 yang hidup dalam goa Chauvet Prancis.

[Samawi only] Penafsiran FIRMAN TUHAN akan MANUSIA PERTAMAX menghambat Teori Evolusi

Dengan demikian zaman ke-2 putera Adam dan Adam itu sendiri gag akan pernah lebih dari zaman peninggalan Alat2 domestifikasi hewan dan ternak tertua (10.000SM), padahal manusia2 yang berbudaya telah ada 30.000SM di gua Chauvet Prancis.

Ayat Pertama tentang manusia dan mahluk peralihan Pra-Manusia

Al-Insaan.
1. Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?
2. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.


Ada satu waktu dari masa ketika manusia belum dapat disebut manusia, artian masa di sini bukanlah ukuran waktu yang singkat, masa di sini adalah masa dalam ukuran waktu yang sangat panjang dimana mahluk peralihan Pra-Manusia belum bisa disebut manusia seutuhnya (Homo sapiens). Ada saat dimana kita masih SAMAR dalam membedakan apakah mahluk ini sudah bisa disebut manusia atau masih tetap disebut hewan.

Spoiler for mana yang udah bisa disebut manusia?:

Dan pada ayat ke-2 juga secara tegas disebutkan bahwa manusia yang seutuhnya harus juga tercipta dari setetes mani yang tercampur sebagaimana moyangnya dulu (mahluk2 peralihan Pra-manusia), dan di saat telah sempurnanya akal dalam memahami apa2 yang dia lihat dan apa2 yang dia dengar, maka disitulah ALLAH mulai mengujinya. Oleh karena itu Adam AS hanyalah sebagai perwakilan dari seluruh ras umat manusia “berakal sempurna” pada saat itu yang akan ALLAH uji tentang kemampuannya dalam mengelola dunia ini.
SUMBER TAURAT

Penciptaan Tumbuh2an

KEJADIAN
1:11 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian.
1:12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.


Penciptaan Manusia

KEJADIAN
1:26. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."



Dan lihat juga Ayat2 berikut:

KEJADIAN
2:4. Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit,
2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
2:6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu--
2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.


Padahal di atas telah disebutkan (Kejadian 1:11) bahwa TUHAN telah menciptakan Tumbuhan, Lalu bagaimana ceritanya pada ayat selanjutnya TUHAN berfirman belum ada tumbuhan di bumi ini? Dan bagaimana juga ceritanya pada ayat selanjutnya TUHAN berkata baru menciptakan manusia padahal TUHAN telah berfirman kepada manusia sebelumnya dalam artian jamak (mereka) untuk beranak cucu dan bertambah banyak? Jadi pastilah Bumi yang dimaksud di sini bukanlah Bumi secara keseluruhan namun Bumi dalam artian kawasan tertentu (spesifik) dimana manusia yang dimaksud juga adalah Manusia yang spesifik, Manusia terpilih (Adam) yang akan diuji yang akan ditempatkan pada kawasan tersebut. Maka jelaslah di sini bahwa Adam bukanlah Manusia Pertama, namun hanya manusia terpilih yang akan diuji oleh TUHAN.

Kisah Kain (Putera Adam) membuktikan Zaman Adam hadir di saat peradaban manusia telah mampu hidup tanpa harus berpindah tempat (Nomaden) dimana manusia telah mampu menghasilkan sendiri sumber daya makanannya (Domestifikasi Hewan dan Tumbuhan).

KEJADIAN
4:13. Kata Kain kepada TUHAN: "Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung.
4:14 Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku."
4:15 Firman TUHAN kepadanya: "Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat." Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barang siapapun yang bertemu dengan dia.
4:16. Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden.
4:17 Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.


Ada 2 masalah yang menggelitik dalam kisah Kain (Qabil) ini emoticon-Big Grin
1.Saat dia berkata: ”barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku”. Kira2 siapa yang dikhawatirkan oleh Kain yang akan membunuh dirinya saat lari dari tanah orang tuanya (Adam) dan mengembara di Bumi, Bila manusia di Bumi pada saat itu hanya segelintir orang saja (Adam – Hawa, dan saudara2 Kain)? Bahkan TUHAN memberi tanda pada Kain agar dia gag dibunuh oleh siapapun yang bertemu dengannya. Bukankah ini menunjukan bahwa kehidupan masyarakat pada Zaman Adam gag lebih dari kehidupan masyarakat primitif yang masih terdiri dalam kelompok2 kecil manusia yang belum bermasyarakat?
2.Kain mendirikan suatu KOTA dimana KOTA itu dinamai dengan nama anaknya Henokh. Wajarkah kelompok kecil yang terdiri dari satu keluarga bisa di sebut KOTA? Bukankah lebih masuk akal bila Kain pada saat itu bertemu dengan kelompok2/keluarga2 lain yang sezaman dengan bapaknya Adam dimana Kain terpilih sebagai pemimpin dari kumpulan keluarga2 itu dan menerima keluarga2 pendatang (Nomaden) lain untuk bergabung dengan kelompok yang dia pimpin untuk mendirikan sebuah KOTA yang makmur yang bisa menghasilkan sendiri kebutuhan pangan dari hasil bertani dan berternak (domestifikasi) tanpa harus hidup Nomad (berpindah tempat) lagi?


Kapankah Zaman Adam menurut TAURAT?
Gag ada satu sumber pun yang bisa menjelaskan sebegitu detailnya tentang kapan Zaman Adam itu, selain apa yang tercantum dalam Kitab Kejadian (5:1 s/d 11:6), Demikianlah rangkuman dari ayat2 tersebut:

Adam berumur 130 saat kelahiran anaknya yang bernama Set
Set, berumur 105 saat kelahiran anaknya yang bernama Enos
Enos, berumur 90 saat kelahiran anaknya yang bernama Kenan
Kenan, berumur 70 saat kelahiran anaknya yang bernama Mahalaleel
Mahalaleel, berumur 65 saat kelahiran anaknya yang bernama Yared
Yared, berumur 162 saat kelahiran anaknya yang bernama Henokh
Henokh, berumur 65 saat kelahiran anaknya yang bernama etusalah
Metusalah, berumur 187 saat kelahiran anaknya yang bernama Lamekh
Lamekh, berumur 182 saat kelahiran anaknya yang bernama Noah
Noah, berumur 500 saat kelahiran anaknya yang bernama Sem
Sem, berumur 100 saat kelahiran anaknya yang bernama Arpakhsad
Arpakhsad, berumur 35 saat kelahiran anaknya yang bernama Selah
Selah, berumur 30 saat kelahiran anaknya yang bernama Eber
Eber, berumur 34 saat kelahiran anaknya yang bernama Peleg
Peleg, berumur 30 saat kelahiran anaknya yang bernama Rehu
Rehu, berumur 32 saat kelahiran anaknya yang bernama Serug
Serug, berumur 30 saat kelahiran anaknya yang bernama Nahor
Nahor, berumur 29 saat kelahiran anaknya yang bernama Terah
Terah, berumur 70 saat kelahiran anaknya yang bernama Abraham

Dengan demikian kita bisa menghitung jarak kemunculan Adam sebagai manusia pertama di mulai dari kelahiran Abraham yaitu:
70+29+30+32+30+34+30+35+100+500+182+187+65+162+65+ 70+90+105+130 = 1946 Tahun sebelum kelahiran Abraham.
Yupz, zaman Adam menurut TAURAT adalah 1946 Tahun sebelum Abraham Lahir! emoticon-Smilie

Para ahli sejarah menyatakan bahwa Abraham hidup pada kisaran tahun +/- 2000SM
( http://id.wikipedia.org/wiki/Abraham )
Dengan demikian sejauh-jauhnya jarak kemunculan manusia pertama yang bernama Adam maka hal itu gag akan lebih dari 3946SM = (2000+1946), zaman ini tentulah zaman dimana manusia telah berperadaban tinggi dari segi budaya maupun bahasa. Bila kita memaksakan bahwa Adam muncul pada saat manusia mulai berbudaya, misalnya pada kisaran 30.000SM dimana manusia telah pandai melukis binatang2 buruannya di goa Chauvet maka kita harus memaksakan juga bahwa Zaman Abraham berada pada kisaran 28.054SM =(30.000-1946) sungguh suatu perhitungan yang amat sangat dipaksakan emoticon-Embarrassment
emoticon-army: KESIMPULAN TS emoticon-army:

Nabi Adam AS bukanlah manusia Pertamax, dan gag ada Satu Mahluk melata pun yang menyandang gelar PERTAMAX bagi speciesnya, demikian pula halnya Nabi Adam AS yang ber species Homo Sapiens. Karena dalam Teori Evolusi kita gag pernah mengenal istilah PERTAMAX ke dalam satu individu mahluk hidup, sebagaimana kita gag bisa menyatakan dimana warna biru Pertamax dalam spektrum Pelangi.

[Samawi only] Penafsiran FIRMAN TUHAN akan MANUSIA PERTAMAX menghambat Teori Evolusi



Semua species2 baru terjadi akibat derivasi species2 sebelumya yang sedikit demi sedikit mengalami perubahan dari Fungsi organ tubuhnya dan itu berjalan selama ribuan hingga ratusan juta tahun, oleh karenanya pula gag ada lagi pertanyaan “mana duluan Telur apa Ayam?” dalam Teori Evolusi, disebabkan gag pernah ada yang namanya Ayam Pertamax emoticon-Big Grin

Teori ini masih dalam perjalanan yang panjang, dan jangan lah karena alasan “bertentangan dengan FIRMAN TUHAN” maka Teori ini menjadi terhambat perkembangannya. Janganlah sampai kejadian Galieo Galilei terulang kembali hanya karena “Penafsiran” sebagian orang kolot yang berkata “bertentangan dengan FIRMAN TUHAN” menjadikan Ilmu Astronomi terhambat perkembangannya pada masa itu. Biarkan “orang dulu” dengan penafsirannya, biarkan mereka berjalan di tempat karena kebodohanya dalam memonopoli FIRMAN TUHAN. Karena bagi mereka, ketika TUHAN berfirman “Perhatikanlah Penciptaan” maka mereka berfikir apa yang dilakukan TUHAN adalah dengan kejadian TIBA2 tanpa Proses Apapun, tidakkah mereka berfikir: “apa yang mau diperhatikan bila penciptaan itu terjadi tanpa Proses Apapun”? emoticon-Gila Apakah mereka berfikir TUHAN akan mengajarkan kita SIHIR dalam menciptakan mahluk2 baru? emoticon-Gila Maka itu ketika TUHAN berfirman “Perhatikan” maka “Perhatikanlah” dan ambilah pelajaran yang bisa diambil dari cara TUHAN menciptakan mahluk2 baru. Dengan demikian kita bisa melakukan hal yang serupa dengan TUHAN, yaitu menciptakan species2 baru yang akan bermanfaat bagi kehidupan kita, penciptaan Species ikan Nila, Species Udang Air tawar, Species Padi bibit unggul, dll yang kesemua nya diambil dari kaidah2 Evolusi, Species2 yang tercipta atas Seleksi Manusia yang telah kita pelajari dari bagaimana Seleksi Alam terjadi, Species2 yang tercipta bukan dengan cara menciptakan ikan Nila dari tanah lalu “sim salabim” jadilah ikan Nila Pertamax yang siap dikembang biakkan emoticon-Hammer

Dengan memperhatikan bagaimana TUHAN menciptakan species2 yang hidup pada masa kini dengan cara memberlakukan “Mutasi Genetik” dan “Seleksi Alam” pada species2 di masa lalu, sepecies2 masa lalu dengan species2 masa lalunya lagi dan begituuuuu… seterusnya kebelakang sehingga pada akhirnya semua mahluk melata yang ada di bumi ini memang benar2 berasal dari Tanah dan akan kembali menjadi Tanah, maka demikianlah kita memperhatikan PROSES Penciptaan itu, dan demikian lah kita akan memuji NAMANYA pada tiap2 penciptaan species yang telah DIA ciptakan emoticon-rose
Reserved emoticon-army:

Spoiler for Akhirnya dibolehin bisa bikin Tret :
setuju deh sama ts emoticon-Ngacir
saya bukan penganut samawi berarti gak boleh masuk ya gan....emoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berduka
Quote:


Bukan begitcu... emoticon-Embarrassment tapi karena dalam agama agan keknya gag ada kendala dalam menekuni Teori Evolusi krn gag ada DOKTRIN Manusia Pertamax yang menghambat itu semua, ya kan gan? emoticon-Smilie
Quote:


saya gak tau apa2 gan...
ok saya pamit
makasi gan
@TS
buat agama samawi ye?...
kok cmn 2 dari 3 agama aja yg di kutip?, yg satu lg mana? apa yg satu lg gak masuk agama samawi? emoticon-Confused:
Quote:


Karena ayat2 Taurat udah mewakili agama yang agan maksud emoticon-Smilie

Sebenernya sih gan kalo mengutip perkataan Paulus tentang Adam itu mah sama z dengan mengatakan perkataan Paulus bukanlah berasal dari TUHAN melainkan berdasarkan penafsirannya sendiri emoticon-Malu

I Korintus 15:45
Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.


emoticon-Embarrassment
Al-Baqarah 30.
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

Ayat ini menceritakan keinginan ALLAH dalam menciptakan kekhalifahan bagi Bumi beserta isinya dan itu terjadi sebelum datangnya Ujian ALLAH kepada Adam AS dalam hal kepemimpinan. Dalam ayat itu tertera pertanyaan malaikat yang menanyakan mengapa mahluk yang suka merusak dan menumpahkan darah itu yang ALLAH pilih sebagai Khalifah Bumi, mengapa bukan mereka (para Malaikat) yang selalu bertasbih ini yang ALLAH pilih. Pertanyaan ini hanya bisa ditafsirkan bahwa para Malaikat telah melihat sifat2 manusia sebelumnya, dan sangatlah aneh bila ayat ini diartikan bahwa para Malaikat mempertanyakan ALLAH dalam masalah penciptaan manusia dengan cara men-duga2 sifat mahluk yang belum diciptakan-NYA. Karena Malaikat adalah mahluk yang paling patuh kepada TUHANnya maka tidaklah mungkin mereka meragukan ALLAH dengan cara men-duga2 seperti itu.

apakah ayat2 sebelum dan sesudahnya mendukung klo ayat ini menceritakan kejadian sebelum adam?
fauzul, numpang nyimak dulu.

NB: barcen yokz, kirim dong... emoticon-Kiss
Quote:


Apakah kurang jelas pernyataan Malaikat di sana? Apa anda mengira pernyataan ALLAH pada ayat tersebut mengindikasikan kalo Nabi Adam AS telah tercipta sebelumnya? dan pada akhirnya Malaikat menjadi saksi atas perbuatan Adam yang suka merusak dan menumpahkan darah? Lalu darah siapa yang telah Adam tumpahkan disana? emoticon-Smilie
Quote:


emoticon-Nohope

Tujuan ngaskus lu barcen doank yak emoticon-Big Grin
gan mo tanya, menurut agan semua manusia yang ada di bumi keturunan Nabi Adam bukan?
Quote:


Gag semua, namun kalo dibilang hampir semua ya iya lah...

Kalo dunia ini masih diberikan waktu selama 10.000 tahun lagi maka saya pun yakin bila seluruh manusia di 10.000 tahun yang akan datang bisa dibilang adalah keturunan anda, karena keturunan2 anda akan berkeliling dunia mengawini manusia2 lain sehingga keturunan mereka bisa anda sebut keturunan anda juga semuanya emoticon-Smilie
Quote:


maksudku bukan diayat itu om.. tp di ayat2 al baqarah sebelumnya mendukung kah apakah waktunya memang pra adam
Quote:


hmm... kayanya ane kurang sependapat, kalo ngga semua berarti yang bukan keturunan adam, bukan kalifah donk. belum lagi masalah ras, yg kayanya ga mungkin berubah dalam waktu 10.000th
agama saya bukan samawi boleh ngak tanya2 di thread ini??? emoticon-Smilie
mirisnya gan, teori evolusi udah jadi kurikulum pelajaran IPA di semua sekolah, inilahyang bikin ane jadi emoticon-Marah , bahkan guru2 kita sama-sama membenarkan tanpa menalar
Halaman 1 dari 119
×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di