alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Spiritual /
Ketuhanan Vedanta
4.39 stars - based on 127 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000001649363/ketuhanan-vedanta

Vedantha (kusus Hindu)

Tampilkan isi Thread
Halaman 50 dari 315
Quote:


salam saudaraku,
pertama saya mengucapkan salut, karena anda masih bisa mengingat sebuah mimpi dimasa kecil. artinya, mimpi tersebut bukanlah mimpi biasa, akan tetapi mempunyai makna untuk diri anda. mimpi adalah merupakan bahasa alam kepada kita yang bermakna sebagai pemberitahuan agar di maknai. isinya mimpi diatas : ada badai yang menerbangkan orang-orang disekitar anda, dan anda anda tetap dalam keadaan bersila.
pertanyaan saya kepada anda, kenapa pada saat ada badai anda bisa tetap dalam posisi bersila? sementara yang lainnya diterbangkannya. selanjutnya, apa makna dari posisi bersila tersebut? menurut saya, orang yang sedang melakukan meditasi, biasanya mengambil posisi besila.
jadi menurut saya, anda pada kehidupan sebelum sekarang, adalah orang yang sudah berjalan di jalur spiritual dan sering tafakur dan pada saat itu sudah memiliki kekuatan yang tidak mempan diterjang badai.
pertanyaannya, kenapa sekarang tidak dilanjutkan? sayang kan?

semoga TUHAN berbahagia

salam,,,,pak NS yang saya kagumi,,,
hari ini mata ku terbuka lebar akan dahsyatnya mantra gayatri
hari ini ada kejadian seorang kuli bangunan jatuh pingsan begitu saja di tempatnya bekerja,,, seorang temannya memanggil saya karena berdekatan dan kita saling kenal dan juga rumah saya di depan tempatnya bekerja, intinya dia membutuhkan bantuan saya untuk membawa si pekerja itu(wanita) ke dokter,,, saya pun berusaha memanggil taxi untuk di bawa ke dokter,,,, tapi taxi kunjung datang,,, trus mandornya(bos) adalah seorang pemangku dan dia juga mengaku balian/bisa mengobati lewat ke batinan.
tapi dalam prosesnya si pekerja ini memukul mukul si bos nya ini,,,dan si pekerja merasa panas di perutnya,dan sempat ga sadarkan diri alias kerauhan.. saya hanya diam dan dalam hati saya mengucapkan mantra gayatri sebanyak banyak nya,,,, mulai reda si pekerja trus saya bawa ke rumah saya,sambil berdiskusi dengan keluarganya mau di bawa rumah sakit mana,,
anehnya lagi di rumah saya dia kerauhan lagi karena merasa panas di perutnya dan tak mengenal siapapun di sekelilingnya bahkan suaminya sendiri, lagi saya mengucapkan matra gayatri dalam hati dan sekarang tanpa sengaja tanganku menyentuh perutnya,,, dan dia pun bilang terus terus enak sekali rasanya tanpa henti henti,,, dan pada akhirnya dia bialng sesuatu pada saya "jangan saya di tawar tawarin nanti kalau saya mau saya ambil sendiri"
hari ini sesuatu membukakan mata ku betapa dhsyatnya mantra gayatri,,,
pertanyaan
1, saya tidak mengerti mengapa dia(si pekerja) yg lagi tidak sadar berkata" jangan saya di tawar tawari nanti kalo saya mau saya ambil sendiri"(dalam bhs bali)?
2.saya berpikir si pekerja itu kerasukan bhuta kala yang bertempat tinggal di tempatnya si pekerja ,apakah para bhutakala ato roh gentayangan tidak mau di tawar tawari?
3.apakah benar kalo saya berpikir hanya TUHAN yang aku sembah yang lainnya(dewa,leluhur,malaikat,bidadari,bhutakala),,,ku doakan mereka bahagia?
terima kasih,,,,maaf baru belajar
.
.
.
.
.
@Agan Pakgelgel
.
SALAM dan SALAAM...bersama...Agan dan Keluarga Agan.
.
.
.

.
.
.
.
.
.

Calm

Quote:


tuhan tidaklah terpikirkan seperti yg tercantum dlm tri sandya kita,jd janganlah berdebat karna surga di bentuk dr pikiran msng2,surga qm dan dia pastilah beda ,surga seorang petani ketika tanamanya tumbuh dan berhasil surga seorang guru ketika murid2nya berhasil mandiri dan piaway sesuai harapannya,tujuan agama adalag moksatam jagatitah dng kt lain adalah kebahagian,jangan bicara alam kematian terlalu jauh krn tak seorangpun manusia yg pernah kesana dan kembali k bumi lg krn menimbulkan perdebatan yg sesungguhnya semuanya benar orang bodoh g bisa menyelami fikiran orang yg pintar dan yg pintar seharusnya tau begitulah cara berfmikir orang bodoh atau halusnya biarlah berjalan dng pengalaman msng2,kl mau mengabdi jadilah guru dan bertanggub jawablah dng murid2nya,bhgawd gita menyampaikn laksanakanlah ke wajhban msng2 krn umat manusia bertanggung jawab untk ikut membuat dunia berputar,brahmana akan sedih hidupnya tanfa murid2nya,ksatria akan salah jalan tanfa bimbngn seorang bramana dan tak berfungsi kl tak ada warna yg lain ,gita mengatakn lebih baik melakukan kwjbn sndiri walau tak sempurna dr pada kewajbn orang lain walau sempurna ,.semuanya benar menurut keyakn masing2 dan tuhan menerimanya asal bermanfaat bagi mahluk lain..saya rasa intinya adalah BERMANFAAT ATAU TIDAK BAGI MAHLUK LAIN.jalan apapun.gita menyampaikn:tuhan mendatangi kita dng jalan yg kita yakini,jangan pula ragu2 krn tak akan mendapatkn apa2 baik di dunia sini maupun di dunia sana..trimakasih om shantih3 om.
Quote:


1. jangan saya ditawar-tawari, artinya kita tidak perlu menyuguhkan sesuatu kepada leluhur. kenapa? karena konsep ini adalah lebih menarik mereka untuk lebih tertarik turun ke dunia, padahal harus sebaliknya, mereka yang di alam antara itu, kita dorong supaya bisa lebih naik lagi tempatnya dengan sarana mantra gayatri, hadiahkan gayatri mantram kepada roh-roh leluhur, para bethare, agar mereka dianugerahkan kasampurnaan, leluhur kita diampuni dosa-dosanya. kejadian itu adalah merupakan pelajaran yang angat bermakna bagi yang mau belajar. ketika perutnya dipegang dengan dibacakan mantra gayatri dia merasakan enak, sejuk seperti diberi AC. begitulah kehebatan gayatri mantram. sekarang ini, semua roh dan para bethare sebetulnya menginginkan hal seperti ini, akan tetapi, manusia yang masih terdogma takut kepada bethare, leluhur, tidak berani melakukan inovasi dan diversifikasi dalam konsep menyembah.

2. yang masuk itu bukan bhuta kala, tetapi roh leluhur yang disana, sebagai pembritahuan apa yang dia inginkan sebenarnya.

3. saudara sudah berjalan dijalan yang lurus. artinya tapak daranya sudah benar-benar harus tegak lurus (tidak miring kesamping). saya dulu lahir di bali dikeluarga jero sedahan sakti di desa Manggis. saya sangat fanatik akan hal ritual. tetapi sejak saya diajarkan yang sebenarnya oleh Tuhan, maka semuanya saya tinggalkan, dan sekarang saya hanya menyembah kepada diri saya sendiri (Tuhan yg ada didalam diri saya).
Quote:


saya sangat senang sekali dengan ulasan saudaraku ini. sepertinya saudaraku ini adalah pembaca Bhagavadgita yang setia. mungkin saya perlu bertanya :
1. menurut saudaraku Tuhan itu punya wujud atau tidak?
2. menurut bhagavadgita, Tuhan itu terpikirkan atau tidak terpikirkan?
3. alam sorga dan neraka sebenarnya ada atau tidak di alam niskala?
4. jalan yang kita yakini. dalam hal ini, jalan yang dimaksudkan, catur marga atau agama masing-masing?
5. apa sebenarnya wujud dari bhagavadgita?

suksme.
Quote:


Pengalaman yang menarik.
Dikarenakan forum ini sifatnya diskusi saya ingin bertanya kepada Pakgelgel, jika dalam ajaran Islam apakah gayatri mantram ini sama dengan bertawasul dengan mengirim Al Fatihah kepada para leluhur ?

Terimakasih atas jawabannya.
Salam, suksma
Kemudian jika berkenan mohon dijelaskan perihal "kematian yang belum saatnya " (Tathagatha), ada beberapa ciri mengenai hal tersebut ?

Terimakasih dan Salam emoticon-Smilie
saudara sudah berjalan dijalan yang lurus. artinya tapak daranya sudah benar-benar harus tegak lurus (tidak miring kesamping). saya dulu lahir di bali dikeluarga jero sedahan sakti di desa Manggis. saya sangat fanatik akan hal ritual. tetapi sejak saya diajarkan yang sebenarnya oleh Tuhan, maka semuanya saya tinggalkan, dan sekarang saya hanya menyembah kepada diri saya sendiri (Tuhan yg ada didalam diri saya).
salam hormat
bisa diperjelas lagi maksud tapak dara yg harus lurus???
kakang kawah adi ari ari kang lahir tunggal dine tunggal dalam kadangku,tuwo lan sinom podo,,, bisa di terjemahkan dlam bahasa yg lebih merakyat(bahasa indonesia)??
dalam pengucapan gayatri mantra ato berjapa dg mata terpejam, saya jumpai bentuk bentuk tubuh kemasan yg seakan akan masuk ke tubuh saya,,apakah ini imaginasi saya? ato ada sesuatu hal yg bisa di jelaskan...
terima kasih maaf baru belajar
Quote:


Gayatri mantram adalah ibunya Weda, sedangkan Al Fatihah adalah ibunya Al Qur'an. sudah pernah saya patrap dan zikir dua-duanya sebanyak 99 x. jawaban yang saya terima adalah satu kata yaitu : sama.

jadi apa yang meingkar sampaikan itu, adalah benar. ketika kita ingin meringkan beban para leluhur kita yang sedang berada di alam niskala, hanya gayatri mantram (menurut weda) yang bisa meringankan penderitaan mereka.
Quote:


artinya, garis kesamping kiri dan kanan dan kebawah sudah lurus. sekarang bagaimana garis yang vertikal apakah masing miring, artinya masih menyembah selain kepada titik yang berada dipaling puncak yaitu Tuhan). kalau sudah lurus posisinya, artinya, saudara sudah memaham, bahwa hanya SANG MAHA PENCIPTA lah yang sepatut-patutnya kita sembah. kepada yang lainnya sesama ciptaan NYA, kita harus saling menghormati dengan dasar ajaran Tat Twam Asi. dan saya tekankan, jangan pernah lupa dan ingkar kepada leluhur, hadiahkan lah setiap malam gayatri mantram, begitu juga para bethare. kalau saudara ingin ditemui oleh gaibnya bethare, maka sering-seringlah hadiahkan gayatri kepada beliau, maka suatu saat beliau pasti akan menemui saudara, bisa langsung ketika meditasi atau lewat mimpi.
untuk menambah power mereka yang sudah gaib, cukup nyalakan dupa yang harum (duap india).
wujud lahiriah dari saudara empat kita yang menjaga kita sejak dalam kandungan ibu adalah air kawah (putih) , darah merah (merah), lamas (kuning) dan ari-ari (hitam). sebelum jabang bayi lahir, yang pertama keluar adalah air ketuban, maka disebut kakang/kakak dan yang paling terakhir adalah ari-ari sebagai sang pengawal sakti, maka dia disebut adik. darah merah dan lamas mengawal kita di smping kiri dan kanan. wajah gaib dari keempat tersebut ya sama dengan si jabang bayi, kalau sudah besar wajahnya sama dengan wajah kita.
kakang maksudnya kakak dan adi maksudnya adik. kang lahir tunggal dino tunggal dalan, maksudnya yang lahir pada hari dan jalan yang sama, kadangku tuwo lan sinom pado maksudnya, saudaraku baik yang lebih tua atau yang muda semuanya sama, mari kita sama-sama :..........menyembah kepada Tuhan, atau melaksanakan meditasi, atau menyatukan kaula dan Gusti, berangkat kerja dsb. tapi kalau mau tidur, suruh mereka menjaga kita dari orang yang sirik, terus japa gayatri mantram 7 kali atau 77 kali (kalipatan tujuh/pitulungan).
tentang bentuk-bentuk tubuh keemasan yang ingin masuk ke badan saudara bisa mengandung makna, alam memberitahaukan kepada saudara, tentang keberadaan saudara dimasa lampau. nah, kalau yang sering berjubah kuning emas itu dari kalangan pendeta budha. saran saya, sering-sering mandi di tirta empul, Tampak siring, karena dewa WIsnu sering turun di sana. siapa tahu ketiban rejeki dapat berkahnya, yang penting jangan mengharap. teruslah berjapa dan sering-seringlah puasa terutama pada saat
weton/hari lahir, mudah-mudahan semua akan menjadi jelas da terjawab. salam
.
.
.
.
.
@Agan Pakgelgel
Nyuwun tulung gan;
mohon dibabarkan
tentang 16 Bagian
di
bawah
ini=
.
.
.
SYARI'AT itu terdiri dari 4 Bagian =
.
1)...SYARI'AT-nya.....SYARI'AT
2)...THORIQOT-nya...SYARI'AT
3)...HAQIQAT-nya.....SYARI'AT
4)...MA'RIFAT-nya.....SYARI'AT
.
.
THORIQOT itu terdiri dari 4 Bagian =
.
5)...SYARI'AT-nya.....THORIQOT
6)...THORIQOT-nya...THORIQOT
7)...HAQIQAT-nya.....THORIQOT
8)...MA'RIFAT-nya.....THORIQOT
.
.
HAQIQAT itu terdiri dari 4 Bagian =
.
9)...SYARI'AT-nya.....HAQIQAT
10).THORIQOT-nya...HAQIQAT
11).HAQIQAT-nya.....HAQIQAT
12).MA'RIFAT-nya.....HAQIQAT
.
.
MA'RIFAT itu terdiri dari 4 Bagian =
.
13).SYARI'AT-nya.....MA'RIFAT
14).THORIQOT-nya...MA'RIFAT
15).HAQIQAT-nya.....MA'RIFAT
16).MA'RIFAT-nya.....MA'RIFAT
.
.
.
.
.
Terimakasih gan.
SALAM dan SALAAM...bersama...Agan.
.
.
.
.
.
.
Quote:


mantab bli
lanjutkan

pak mohon dijelaskan
kenapa kl saya menghaturkan gayatri mantram ke leluhur (baik itu bhatare kawitan /bhatare hyang guru) terasa ada getar-getaran yang menyelimuti tubuh saya? apakah itu hanya perasaan saya saja yg terlalu berlebihan?

kemudian apabila saya sambil tidur sampe tertidur mengucapkan gayatri mantram, pasti mimpi seperti berpetualang dialam lain yang sangat berbeda dengan kehidupan didunia ini?
tolong pak dijelaskan

suksma
Quote:


tidak ada yang perlu dijelaskan, karena itu merupakan bagian dari proses perjalanan spiritual. teruskan saja, nanti akan yahu jawabannya.
[QUOTE=meingkar;200656134]Kemudian jika berkenan mohon dijelaskan perihal "kematian yang belum saatnya " (Tathagatha), ada beberapa ciri mengenai hal tersebut ?

Terimakasih dan Salam emoticon-Smilie[/QUOTE

yang paling pas menjelaskan pertanyaan ini adalah sdr Aaronspark. silahkan
Quote:


Waduh, saya nggak paham apa-apa... emoticon-Hammer emoticon-Malu

Intinya menurut saya agama Hindu dan Buddha percaya adanya hukum karma, dimana karma ini pula yang menentukan panjang pendeknya usia seseorang, baik-buruknya kehidupan, sedikit-banyaknya rejeki, dlsb.

Walau begitu kita tak bisa pasrah 100% juga terhadap karma (sama seperti kita tak sepatutnya pasrah terhadap nasib/"takdir"), karena apapun itu walau kita merasa sudah 'ditentukan' dari SANA, tapi kita wajib (dan harus) berusaha. emoticon-Smilie Ibarat pepatah bilang, "Manusia berusaha, Tuhan yang menentukan." Demikian juga karma. Walau karma kita mungkin buruk, tapi kalau kita niatkan untuk berpikir positif dan bersungguh-sungguh (memperbaiki diri), insya Allah semua akan bertambah baik. emoticon-Smilie

Mohon maaf kalau kurang pas, mohon koreksinya. emoticon-Shakehand2

emoticon-Ngacir
Quote:


mas, saya masih belum mudeng dengan makna dari kata "tathagatha"
tolong dijabarkan. terima kasih

help

om swastyastu
pak NS ,,,
saya mo tanya lagi
dalam berjapa gayatri,, dengan bersila dan mata terpejam saya masih rasakan kebingungan di mana saya bertanya tanya dalam diri saya
siapakah yg menerima mantra gayatri saya,,, apakah leluhur dewa ato malah TUHAN sendiri,,,ato semuanya..
dan juga bapak pernah bilang untuk sering sering mandi di tirta empul sedangkan di tirta empul banyak sekali pancoran dg nama nama yg berbeda fungsinya(mungkin),,,
trus apakah saya harus berjapa dulu ato bagaimana
menurut bapak baiknya gimana?
terima kasih...
Quote:


Gayatri mantram itu adalah AKU, jadi kalau tidak pakai mengucapkan niat , ya yang menerima adalah Aku dalam diri (pensucian bathin sendiri).
kalau kita berniat menghatur gayatri untuk bethare atau leluhur, sebaiknya dinyatakan/diucapkan sebelumnya. niat manah titianh jagi ngturang gayatri mantram katur ring ide bethare sane melinggih ring pure ........ naru berjapa, atau kalau untuk leluhur, ......katur ring para leluhur titiang sinamian, atau kalau khusus untuk seseorang ya sebut saja namanya, baru berjapa.
begitu juga kalau kita datang kesuatu pure, yang kita lakukan adalah mengturkan gayatri mantram,, bukan menyembah. terus tirta dari pure tersebut kita minta bawa pulang untuk mandi. tirta adalah air yang sudah mempunyai kukuatan untuk membersihkan. jangan takut mandi air tirta, karena saya sudah duluan melakukan nya.
banyak fungsinya, tapi sumber satu dari mata air yang dikolam, artinya mandi saja disemua pancuran termasuk yang namanya tirta pengentas. jangan nanti setelah mati baru diberi tirta pengentas, kenapa tidak dari sekarang saja, nanti kalau sudah mati tidak perlu lagi. orang selalu didogma supaya menjadi takut. saya kalau mandi disana, selalu seperti itu. saya pernah mandi disana jam 3 pagi, sehabis mandi baru berjapa.
ada lagi, sering-sering mandi diair campuhan (pertemuan dua atau tiga sungai), karena ditempat tersebut ada kekuatan gaibnya. ini sama saja kita mandi pakai air tirta pengentas. selagi masih hidup sering-sering mandi dengan tirta pengentas, nanti kalau sudah mati, yah cuma sekali doang, kurang manjur.
Quote:


lhaaaa... bukannya udah dijelasin agan berliant ?

emoticon-Ngakak
Halaman 50 dari 315


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di