alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Setara Institute: Pernyataan UAS Soal Salib Memenuhi Unsur di Muka Umum
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5a52efa72768738a50a895/setara-institute-pernyataan-uas-soal-salib-memenuhi-unsur-di-muka-umum

Setara Institute: Pernyataan UAS Soal Salib Memenuhi Unsur di Muka Umum

Setara Institute: Pernyataan UAS Soal Salib Memenuhi Unsur di Muka Umum


Suara.com - Ketua Setara Institute, Hendardi, mengaku tak sependapat jika ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) yang dinilai menghina salib sebagai simbol agama tertentu dilaporkan ke polisi atas dugaan penodaan agama.

Kendati begitu, ia sepakat jija apa yang disampaikan UAS berkaitan isi ceramahnya itu mengakibatkan terganggunya kerukunan antarumat beragama di tanah air.

"Menghina salib dan Yesus yang disalib merupakan tindakan yang merendahkan keyakinan orang lain dan mengganggu kerukunan antarumat beragama," ujar Hendardi dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (19/8/2019).

"Tetapi saya termasuk yang menentang penggunaan delik penodaan agama untuk menghakimi tindakan hukum semacam ini," Hendardi menambahkan.

Menurut Hendardi, perkara UAS dapat diselesaikan melalui jalur lainnya, yakni berupa teguran dan permohonan maaf dari UAS. Meskipun peloporan atas penodaan agama tetap dilakukan.

"Jika pun UAS dilaporkan dengan delik penodaan agama, saya mendorong agar proses teguran dan tuntuan minta maaf serta janji tidak mengulangi didahulukan untuk ditempuh, sebagaimana yang diatur dalam UU 1/1966 PNPS. Sehingga, jika itu dipenuhi, maka tidak perlu diproses secara hukum," kata Hendardi.

Menurutnya, Ustaz Somad tak bisa berdalih dari peloporan dengan mengatakan isi ceramahnya tersebut bersifat internal. Menurutnya ceramah UAS tersebut dilakukan di muka umum.

"Alasan dakwah internal tidak bisa dibenarkan karena makna menyampaikan di muka umum sebagai batasan larangan menghina dan merendahkan adalah kondisi di mana pernyataan itu disampaikan pada situasi yang memungkinkan orang lain dapat mendengar. Jadi jelas apa yang disampaikan UAS memenuhi unsur di muka umum," ujarnya.

Atas peristiwa tersebut, Hendardi beraharap sekua pihak dapat menjadikannya pembelajaran untuk menikmati kebebasan berekspresi, berpendapat dan berbicara secara bertanggung jawab.

"Tetapi saya juga tidak setuju segala pernyataan yang dianggap menyinggung perasaan kelompok selalu diselesaikan dengan pendekatan hukum, karena akan berpotensi memasung kebebasan," tandasnya.

Diketahui Ustaz Abdul Somad atau UAS dilaporkan ke Markas Kepolisian Resor Sikka di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pihak yang melaporkan adalah Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere, Sabtu (17/8/2019).

Mereka menilai Ustaz Somad menistakan salib dan patung Yesus. Keduanya simbol Katolik dan Kristen Protestan. Ustaz Somad disebut telah menyinggung salib yang terekam dalam video ceramahnya di media sosial.


https://m.suara.com/news/2019/08/19/...r-di-muka-umum


profile-picture
profile-picture
profile-picture
dan 10 lainnya memberi reputasi
11
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Kalau di forum tertutup, emang kayak gitu. Ngak Islam, Kristen juga sama.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
GembelzBikerz dan 34 lainnya memberi reputasi
profile picture
apollion
@CumiGorengManis dari mulut si UAS sendiri, dia lagi ceramah internal, ente baca lagi berita...
menurut ane yg jadi masalah adalah kebencian yg dibangkitkan oleh UAS di ceramah internal tersebut...
yg tentu jadi kekhawatiran umat beragama lain, karena ummat beragama tertentu dengan mudah didoktrin kebencian dalam kajian2 seperti ceramah internal...
pada dasarnya ada prinsip universal semua agama yg sama:
yaitu sumber segala kebaikan dari entitas yg disebut tuhan, dan segala kejahatan (angkara, murka dan kebencian) bersumber dari entitas yg disebut setan ato iblis...
sehingga tentu sangat kontradiktif jika seseorang pergi untuk mendengarkan ceramah internal seorang pemuka agama, namun sepulangnya di hatinya tertanam kebencian...
emoticon-Leh Uga
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di