legislator wilayah jateng saat pilpres kemaren yg tidak dukung ganjar, tidak kena PAW? soalnya perolehan suara pileg nya lebih tinggi dari pilpres, artinya ....
terus yg biayai kampanye nya siapa? PKS? padahal PKS cuma dapat posisi wagub itu pun blm tentu menang. lalu PKS di KIM dapat jatah mentri, tetap di posisi wagub, dana kampanye pun aman, dari Golkar pastinya.
bukan utk mempertanyakan photo itu palsu atau asli, tapi gue mau mempertanyakan cara analisa roy suryo, kenapa yg dianalisa hanya pada bagian minumannya? kenapa dia tidak memperhitungkan jika yg diganti itu hanya bagian muka saja? sedangkan keseluruhan photo yg lain memang asli termasuk minumannya.
karena syarat utk ikut pilkada adalah diusung oleh 20% atau minimal 22 kursi di DPRD jakarta. Artinya tidak ada 1 partai pun yg bisa mengusung cagub tanpa koalisi di pilkada jakarta, jadi koalisi jelas sangat pengaruh disini.
sontoloyo81 4sodasodi masih ada pasal 315 KUHP penghinaan ringan, meletakkan kaki kepala orang bisa masuk dalam pasal ini.
kalo rizik sih tergantung ada dananya atau gak, kalo ada ya ayuk aja. tapi masih ada nyalinya gak ya? dengar2 udah jinak kucing nya
apapun hasil putusan PTUN akan otomatis tidak berlaku karena sudah ada putusan MK yang kedudukan keputusannya lebih tinggi dan kuat secara hukum. jadi ngapain lagi tungguin hasil PTUN?
menaruh kaki di atas kepala mak gue dengan paksaan atau tidak? kecuali orangnya dengan sukarela mempersilakan anda meletakan kaki di atas kepalanya, jika tidak maka perbuatan termasuk perbuatan melawan hukum dgn unsur paksaan.
jika benar mengutamakan kepentingan bangsa, tidak seharusnya penyebut presiden sebagai petugas partai. karena saat seorang kader menjadi presiden dia bertugas untuk bangsa bukan utk partai lagi.
pertanyaan anda saling bertolak belakang, kalau artikel bu mega dianggap kebebasan berpendapat, kenapa berita orang mengutarakan pendapat bahwa bu mega menekan MK tidak dianggap sebagai kebebasan berpendapat? apakah hanya pendukung 01 dan 03 yg boleh bebas berpendapat dan pendukung jokowi atau 02...
kalau mayoritas rakyat indonesia menginginkan untuk mendiskualifikasi paslon 02 kenapa bisa menang PILPRES dengan 58%???? sehat?