KASKUS

[Konspirasi Kemakmuran] Menhut Tidak Akan Putihkan Hutan Lindung Batam

Batam (Antara Kepri) - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan kepada Wakil Wali Kota Batam Rudi, di Jakarta menyatakan tidak akan memutihkan status hutan lindung di Batam sampai kapan pun.

"Dikatakan Menteri, saya tidak akan pernah memutihkan sampai kapan pun, (kecuali) sampai ada keputusan dari jaksa dan kepolisian," kata Rudi dalam Rapat Koordinasi DPRD Kota Batan dengan Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan Batam, Senin.

Wakil Wali Kota menyatakan ia langsung menemui Menteri Kehutanan saat pelatihan di Jakarta, dan Menteri menegaskan sikapnya.

Kepada Wakil Wali Kota, Menteri menyatakan enggan memberikan keputusan pemutihan lahan hutan lindung karena hal itu melanggar hukum. "Ancamannya 10 tahun penjara," kata Rudi menirukan Menteri.

Menteri juga menyatakan Gubernur dan seluruh kepala daerah di Kepulauan Riau juga sudah bertemu dengannya dan meminta pemutihan lahan.

Sementara itu, dalam rapat koordinasi dua pemerintahan di Batam yang difasilitasi DPRD itu, Wakil Wali Kota berharap pemerintah daerah bersinergi untuk menyelesaikan masalah itu, mengingat lebih dari 22.000 unit rumah masyarakat, kantor pemerintah, kawasan bisnis dan kawasan industri berstatus hutan lindung.

Di tempat yang sama, perwakilan dari BP Batam I Wayan Subawa mengatakan sepakat seluruh pihak harus bekerja sama menyelesaikan masalah hutan lindung.

"Memang terasa betul masalah hutan lindung, pengusaha banyak yang bertanya," kata dia.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi membicarakan masalah hutan lindung, Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani memastikan status hutan lindung pada Kantor Pemerintah Kota Batam, DPRD, Badan Pengusahaan Batam, dan lainnya akan diputihkan oleh Kementerian Kehutanan.

"Sudah disetujui Menteri, diputihkan, saat tim terpadu mengusulkan," kata Gubernur usai rapat koordinasi membahas status hutan lindung dengan wali kota dan bupati Kepri di Batam.

Sementara alih fungsi hutan lindung di beberapa perumahan dan kawasan industri masih diupayakan pemerintah daerah. Meski begitu, Gubernur meminta warga tetap tenang dan mempercayakannya kepada pemerintah.

"Kami akan selesaikan baik-baik, masyarakat jangan khawatir," kata Gubernur.(Antara)

http://kepri.antaranews.com/berita/2...edium=facebook

Kacau gan, padahal nih status hutan lindung udh bnyk d tempati perusahaan2 dan juga tempat pemukiman penduduk yg sudah d beli sama developer. Masa bisa tiba2 jd status hutan lindung.. Bahkan area kantor pemkot dan otoritanya nya sendiri jg berstatus hutan lindung

Area pemkot
apa hubungannya sama vicky yax
intinya : semuanya bego!,
begitu mau pemilu nasional baru pura2 pinter!
lah itu hutan di Barelang udah pada gundul pada gak ada yg peduli.
Quote:Original Posted By C-3
apa hubungannya sama vicky yax


krn ada pihak2 yg ga ingin melihat batam itu makmur gan
jd mereka bikin konspirasi
semua pejabat jual negara
Quote:Original Posted By masandie
lah itu hutan di Barelang udah pada gundul pada gak ada yg peduli.


biasa gan. mereka emg sukanya mengusik ketenangan orang lain
ga tau dia dg keluarnya SK ini iklim investasi d batam skrg jd ga aman

lah awalnya siapa yg ngasih ijin babat hutan?
Saya pribadi sih berharap jika pulau Rampang dan Galang dst ke selatan ttp distatus hutan lindung, favorit ane kalau main ke batam.

Tapi agak bingung juga gmn cerita areal hutang lindung begitu sudah dipatok ama banyak perusahaan.
ya udah tunggu ajah bentaran lagi kan 2014 ... otomatis ganti lagi mentrinya .. nach ajuin lagi ajah pemutihan ........
lah gimana cerita orang yg beli rumah tuh, udah beli eh tau tau nya statusnya hutan lindung.
ngomong ngoMong daerah marina sana statusnya hutan lindung Bukan ya?
konspirasi kemakmuran yang bikin ane bingung
×