KASKUS

Pemain-Pemain Top yang Gagal Bersinar di Real Madrid

Banyak pemain hebat pernah bergabung bersama Real Madrid serta dibeli dengan harga mahal dan banyak pula pemain top yang keluar dari Santiago Bernabeu dengan judul cerita "GAGAL BERSINAR" bersama El Real.

Pemain2 top El Real gagal bersinar karena banyak faktor diantaranya :
1. Cedera yg berkepanjangan contohnya : Owen,Van Nistelrooy,Cicinho,Higuan,Kaka,Albiol

2. Kurang bisa beradaptasi dengan gaya permainan El Real contohnya : Hagi,Ze Robero,Seedorf,Solari,Samuel,Woodgate,Thomas Gravesen,Reyes

3. Adanya banyak pemain bintang dengan tipe permainan yg sama membuat salah satu pemain harus bersaing sehingga yg kalah bersaing jadi nggak dapet tempat di starting eleven

4. Penampilan/Permainan seorang pemain tidak konsisten,contohnya : Cassano,Saviola,Baptista,Heize,Huntelaar

5. Minimnya kesempatan bermain,contohnya : Van Der Vaart,Callejon,Canales,Carvalho,Nuri Sahin,Altintop,Modric

6. Kalah bersaing dengan pemain lain,contohnya :
Morientes kalah bersaing dengan Ronaldo (Brazil)
McManaman kalah bersaing dengan Figo
Diogo kalah bersaing dengan Sergio Ramos & Pepe
Mahamadou Diarra kalah bersaing dengan Khedira
Gago kalah bersaing dengan Xabi Alonso
Drenthe kalah bersaing dengan Marcelo
Lassana Diarra kalah bersaing dengan Xabi Alonso dan Sami Khedira
Coentrao kalah bersaing dengan Marcelo & Arbeloa

7. Pemain lama menjadi korban atas kedatangan pemain baru,contohnya :
Wesley Sneijder out karena kedatangan Kaka
Arjen Robben out karena kedatangan Cristiano Ronaldo

8. Kebijakan klub yang harus menjual pemain contohnya : Raul,Cambiasso,Robinho,Javi Garcia

Berikut ini adalah kumpulan pemain top yang gagal bersinar bersama Real Madrid dan harus OUT dari Los Galacticos.

1. Gheorghe Hagi (1990-1992)

Pemain yang berjuluk 'Maradona dari Carpathian' ditebus oleh Real Madrid dari Steaua Bucuresti seharga 4,3 juta dollar Amerika.Hanya bermain selama dua musim,Hagi cuma menyumbang satu Piala Supercopa Espana di tahun 1990-1992 bagi Real Madrid.Hagi yang dicap gagal karena cuma bisa menyumbangkan 16 gol dalam dua musim lalu dilego ke klub Italia, Brescia.


2. Ze Roberto (1996-1998)

Ia hanya tampil sebanyak 19 kali dalam kurun waktu dua tahun.Ia ikut merasakan satu trofi La Liga dibawah asuhan Fabio Capello serta satu Piala Super Spanyol.Ia pun memutuskan hengkang ke Bundesliga dan tampil bagus bersama Bayer Leverkusen dan Bayern Munchen.

Selama dua musim, pemain asal Brasil itu hanya mampu bermain 15 kali saja.Karirnya lebih bersinar ketika dia bermain di Liga Jerman bersama Bayer Leverkusen dan Bayern Muenchen.


3. Clearence Seedorf (1996-1999)

Salah satu produk akademi Ajax Amsterdam yang sukses.Sayangnya Clearence Seedorf tidak menunjukkan sinarnya di Real Madrid (1996-1999) dan di Inter Milan (1999-2002).Namun Seedorf sukses besar bersama musuh Inter,AC Milan.Gelar Scudetto hingga Liga Champions diraih Seedorf bersama Milan.

Seedorf menjadi satu-satunya pemain Milan yang sukses merengkuh gelar Liga Champions sebanyak tiga kali bersama tiga klub berbeda yakni Ajax Amsterdam, Real Madrid dan Milan.Seedorf merupakan pemain yang gagal bersinar bersama Real Madrid dan Inter Milan namun di AC Milan ia menemukan kembali performa terbaiknya.


4. Morientes (1997-2005)

Real Madrid membeli Morientes dari Zaragoza Pada musim 1997/1998 dengan nilai kontrak transfer sebesar 6.6 Juta Euro.Dibeli sebagai pelapis untuk Predrag Mijatovic dan Davor Suker,Morientes berhasil menyajikan debut musim yang mengesankan dengan mencetak 12 gol dari 33 penampilan.

Duet Morientes dan Raul dari Los Galacticos adalah kombinasi mematikan untuk gawang lawan.Setelah bermain selama 8 musim di Real Madrid,Morientes merasa tidak bisa menerima rencana Real Madrid yang akan mendatangkan Ronaldo dari Inter Milan,karenanya ia pun hengkang ke klub asal Inggris Liverpool pada tahun 2005 setelah pada tahun sebelumnya sempat dipinjamkan ke AS Monaco (Prancis).


5. Steve McManaman (1999-2003)

Datang dari Liverpool dengan status bebas transfer,McManaman membantu Real meraih dua gelar Liga Champions.Dia adalah pemain Inggris Raya pertama yang memenangi Liga Champions bersama tim asing.Kedatangan Luis Figo dari Barcelona ke Real Madrid musim 2000/2001 membuat McManaman tersingkir dari skuad utama Real Madrid.


6. Santiago Solari (2000-2005)

Madrid sukses memboyong Solari dari Atletico Madrid.Solari kemudian menyeberang ke Real Madrid.Meski sempat kesulitan beradaptasi,Solari mulai bisa beradaptasi dengan gaya permainan El Real.Dia turut mengantarkan Real Madrid menjadi juara Liga Champions musim 2001/2002. Meski demikian,Solari gagal mendapat tempat di tim utama di tahun berikutnya.Buntutnya ia memilih hengkang dan bergabung dengan Inter Milan.


7. Cambiasso (2002-2004)

Esteban Cambiasso bergabung ke Inter Milan dengan status free,usai dua tahun merantau bersama Real Madrid.Mengingat momen tersebut,Cambiasso mengaku tak menyesal meninggalkan keglamoran Los Galacticos demi masa depan yang lebih baik menurut versinya.

Cambiasso datang ke Real Madrid pada tahun 2002.Dia ikut membantu Los Galacticos memenangia Piala Super Eropa 2002,La Liga serta Piala Intercontinental di tahun 2003 dan Piala Super Spanyol tahun 2004.

Saat detik-detik pengambilan keputusan untuk menerima pinangan La Beneamata,Cambiasso sudah berpikir ulang,apalagi setelah menyadari bahwa raksasa La Liga itu dirasa tak terlalu menginginkannya karena El Real akan mendatangkan pemain bintang.


8. Michael Owen (2004-2005)

Walaupun minim gelar bersama Liverpool,tapi permainannya sangat memukau dunia dan sepertinya dia membuat keputusan yg kurang tepat saat pindah ke Real Madrid di medio 2004.Owen kesulitan beradaptasi dan deretan cedera memberikan andil besar dalam keterpurukannya saat di Real Madrid dan ia pun akhirnya pindah ke Newcastle United pada musim berikutnya sebelum akhirnya hijrah ke Manchester United.

Tak ada yang meragukan kualitas Owen ketika masih berseragam Liverpool.Tetapi di Real Madrid,Owen lebih dikenal sebagai pemain super-sub.Hingga akhirnya Owen hanya mengenakan seragam Los Blancos selama semusim saja dengan torehan 13 gol dari 36 laga di La Liga.Namun kebanyakan ia dimainkan sebagai pemain pengganti, seperti julukannya super-sub.


9. Walter Samuel (2004-2005)

AS Roma memboyong Samuel dari Boca Junior pada tahun 2000 seharga 20 juta Euro.Di AS Roma,Samuel menjadi bek yang tangguh.Kualitasnya sebagai seorang bek tangguh menarik perhatian Real Madrid untuk memboyongnya.Samuel pun berhasil didatangkan ke Santiago Bernabeu seharga 26 juta Euro pada tahun 2004.Namun di Real Madrid,Samuel gagal menunjukkan permainan terbaiknya,ia kerap kali melakukan blunder dan karena permainannya yang keras ia sering mendapatkan kartu merah.Karena sulit beradaptasi dengan gaya permainan sepak bola Spanyol,Samuel pun akhirnya kembali ke Serie A Italia untuk bergabung bersama Inter Milan tahun 2005 dengan nilai transfer 16 juta Euro.


10. Jonathan Woodgate (2004-2006)

Woodgate adalah pembelian paling buruk Real Madrid yg direkrut dari Newcastle tahun 2004. Manajemen Madrid tetap membelinya meski tidak direkomendasikan oleh Tim Dokter Madrid dan Direktur Olah Raga Madrid waktu itu (Arigo Sachi) karena Woodgate mengalami cedera parah.Woodgate Cuma makan gaji buta selama di Madrid karena terus bolak-balik meja operasi akibat cedera.Beberapa kali Ia sempat dimainkan tapi merugikan bagi team dan sering membuat blunder konyol manajemen madrid memutuskan untuk melepasnya


11. Thomas Gravesen (2005-2006)

Gagal meraih tempat utama di Real Madrid, Thomas Gravesen mulai mempertimbangkan untuk cabut. Gelandang Denmark ini akan angkat kaki jika ia merasa sudah tak diperlukan lagi.Gravesen berlabuh di santiago Bernabeu pada bulan Januari lalu.Adalah rapuhnya lini belakanng Los Galacticos yang mengundang kedatangan pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu dari Everton.Sayangnya Gravesen kemudian malah lebih sering duduk dibangku cadangan daripada merumput bersama Raul Gonzales dkk.Gelandang asal Denmark ini lebih banyak bermain fisik daripada mengolah si kulit bundar.Nyaris tanpa kontribusi bagi Real Madrid.


12. Cicinho (2005-2007)

Cicinho memulai kariernya di klub Brasil dan berhasil bersinar di kejuaraan Piala Dunia Antar klub 2005 yang diselenggarakan di Jepang dengan mengantarkan São Paulo tampil sebagai juara pada turnamen itu.Setelah itu, ia bergabung dengan Real Madrid.

Pada musim 2006-2007, Cicinho mengalami cedera yang serius pada lututnya dan tidak bermain selama lebih enam bulan.Pada pra-musim 2007-2008, di bawah pelatih baru Bernd Schuster ia jarang dimainkan.Schuster lebih memilih Michel Salgado dan Sergio Ramos untuk posisi bek kanan,Cicinho pun pindah ke A.S. Roma.Pada tanggal 22 Agustus 2007, Cicinho di beli AS Roma dengan harga € 11 juta Cicinho menandatangani kontrak selama 5 tahun.


13. Carlos Diogo (2005-2007)

Diogo dibeli Real Madrid dari River Plate pada tahun 2005.Namun dirinya gagal bersinar selama bermain di Bernabeu karena kalah bersaing dengan Sergio Ramos dan Pepe.Selama 2 musim di El Real,Diogo hanya tampil 13 kali di semua kompetisi dan dipandang kurang memberikan kontribusi bagi tim.


14. Robinho (2005-2008)

Robson de Souza,nama lengkap Robinho menjadi bintang saat masih bergabung dengan Real Madrid,klub yang membelinya dari Santos,Brasil pada 2005.Dari Santos Robinho pindah ke Madrid dengan harga €24 juta.

Sepanjang berlaga untuk Los Blancos, dia menjadi pencetak gol terbanyak untuk klub tersebut.Robinho yang pernah memutuskan untuk meninggalkan Santos menuju Real Madrid pada awal musim 2005/2006 dinilai gagal oleh El Real dan di depak dari klub setelah bermain selama tiga musim.Kecewa di Real Madrid karena tidak menjadi pemain inti,dia hengkang ke klub yang salah,Manchester City yang jarang memberinya kesempatan bermain.Manchester City pun harus bayar 32,5 juta poundsterling untuk membawanya ke Inggris.

Robinho dijual oleh manajemen klub ke Manchester City dengan harga 42 juta euro pada awal musim 2008/2009 yang lebih dikarenakan hubungannya yang rusak dengan Presiden Los Merengues pada saat itu,Ramos Calderon saat membicarakan perpanjangan kontrak yang tidak menemui kata sepakat.Di Manchester City karirnya meredup sampai akhirnya dijual rugi ke AC Milan dengan harga 15 juta poundsterling.


15. Antonio Cassano (2006-2008)

Cassano tidak mampu bersinar saat bermain di Real Madrid.Ia hanya mendapat kesempatan satu musim untuk menunjukkan kemampuannya dan musim berikutnya ia didepak karena gagal memberikan kontribusi untuk El Real.

Antonio Cassano adalah pemain yang didatangkan dari AS Roma pada tahun 2006 bersamaan dengan ditunjuknya Fabio Capello sebagai pelatih Los Merengues.Kedatangannya sempat diharapkan menjadi kekuatan utama Real Madrid,namun perilakunya yang suka membangkang membuatnya sering dibangkucadangkan oleh sang pelatih.Dalam dua musim di Santiago Bernabeu,Cassano hanya membukukan 4 gol dari 29 penampilan di seluruh ajang.


16. Reyes (2006-2007)

Dinilai dengan harga tinggi,penampilan Jose Antonio Reyes malah mengecewakan di Arsenal jika melihat dari bandrol transfernya.Di tahun 2006 akhirnya Reyes dipinjamkan ke Real Madrid tetapi ia gagal menunjukkan performa terbaiknya sebelum diikat permanen oleh Atletico Madrid.

Atletico Madrid pun mulai menyesali keputusannya mendatangkan Jose Antonio Reyes.Pemain yang sempat dipinjam Real Madrid itu dibeli Atletico Madrid seharga 8,75 juta pounds (sekitar Rp 160,1 miliar) dari Arsenal.Atletico Madrid sangat terkesan dengan penampilan yang ditunjukkan Reyes bersama Madrid musim 2006/2007.Meski jarang bermain sebagai starter,Reyes bisa menyumbang tujuh gol buat El Real.Asumsinya,jika jarang tampil saja bisa mencetak tujuh gol tentu Reyes akan lebih produktif kalau mendapat porsi bermain yang lebih banyak.Ternyata asumsi itu salah besar dan Atletico Madrid melegonya ke Sevilla.


17. Baptista 2006-2008

Baptista sempat bermain di Sevilla musim 2003/2005 dan tampil sebanyak 81 kali dengan mencetak total 50 gol.Meski menjadi incaran Arsenal namun pada tanggal 25 Juli 2005 dia bergabung dengan Real Madrid.Tetapi di Real Madrid,dia dimainkan di luar posisinya sebagai sayap kiri untuk mendukung Zinedine Zidane dan Guti.Di musim pertamanya dia pun gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya dan hanya berhasil mencetak 8 gol.

Di akhir musim 2006/2007,Baptista kembali ke Real Madrid.Adanya pelatih baru Bernd Schuster membuatnya mendapatkan kesempatan bermain lebih sering.Dia mencetak gol pertamanya di Liga Champions saat melawan Lazio. Dia berhasil bermain cukup baik dan membuat Guti duduk di bangku cadangan.Namun di akhir musim,nasibnya tetap tidak jelas. Sebelum akhirnya pada 14 Agustus 2008 dia dibeli AS Roma dengan transfer sebesar 9 juta Euro dan kontrak selama 4 tahun.


18. Javi Garcia 2006-2009

Gelandang milik Manchester City asal Spanyol, Javi Garcia, mengatakan kalau selalu sulit bagi lulusan asli akademi Real Madrid untuk mendapatkan tempat utama di Los Blancos.Garcia merupakan pemain asli didikan akademi pemuda Madrid,namun gagal bersinar di sana hingga angkat koper ke Benfica (2009-2012) dan sekarang bergabung bersama The Citizens (2012-sekarang).


19. Van Nistelrooy (2006-2010)

Real Madrid menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan Cristiano Ronaldo,Karim Benzema dan sejumlah bintang lainnya.Usai belanja,Real Madrid menjual sejumlah bintangnya termasuk hampir semua pemain asal Belanda.

Val Nistelrooy juga salah satu yang harus menyingkir,tapi dia memilih bertahan untuk bersaing dengan Gonzalo Higuain,Benzema dan Raul Gonzales.Ia yakin masih bisa bersinar meski telah berusia 33 tahun.Van Nistelrooy absen cukup lama sejak usai operasi lutut,sehingga ia sulit untuk bisa kembali ke performa terbaiknya.

Setelah gagal mendapatkan tempat di tim inti Real Madrid,ia memutuskan untuk bergabung dengan klub Bundesliga Jerman,Hamburg SV pada 23 Januari 2010 silam dengan durasi kontrak 18 bulan demi terus mempertahankan peluangnya masuk tim Oranje di Piala Dunia 2010.Selama empat musim bersama Real Madrid,ia menjadi bagian pemenangan gelar juara liga pada 2007 dan 2008 serta Piala Super Spanyol pada 2008.


20. Mahamadou Diarra 2006-2011

Masa depan Mahamadou Diarra di Madrid sedikit gelap karena diperkirakan namanya tidak ada dalam rencana Real Madrid di musim 2011/2012.Walaupun Mahamadou Diarra sempat menyatakan ingin bertahan dan merebut tempat utama Madrid,namun kedatangan Khedira memastikan peluangnya untuk tampil di skuad utama El Real semakin mengecil.El Real pun akan lebih suka untuk menjualnya guna mendatangkan dana tambahan.Apalagi kontraknya tersisa hanya satu tahun lagi.Akhirnya Fulham resmi membelinya dari Real Madrid musim 2011-2012.

Lanjut di Post 3
Pertamax
21. Gabriel Heinze (2007-2008)

Sempat bersinar di Manchester United dan menjadi pemain inti selama hampir dua musim,Heinze kemudian pindah ke klub raksasa Spanyol, Real Madrid selama semusim namun kembali gagal menunjukkan performa terbaiknya.Heinze langsung menuai sukses pada tahun pertamanya di Real Madrid dan turut memberi gelar juara La Liga dan Piala Super Spanyol.

Heinze kemudian sempat mencicipi liga Perancis sebelum ditransfer secara gratis oleh klub asal ibukota Italia, AS Roma. Heize dikontrak selama satu tahun di Olimpico dengan opsi perpanjangan setahun lagi apabila AS Roma berhasil menembus Liga Champions Eropa musim 2011/2012


22. Wesley Sneijder (2007-2009)

Sneijder menambah daftar pemain asal Belanda yang bakatnya disia-siakan Real Madrid. Wesley Sneijder adalah pemain Belanda lainnya yang mendapat perlakuan salah.Meski sukses membawa Real Madrid menjuarai La Liga musim 2008/2009,hal tersebut tak cukup untuk membuatnya bertahan di Santiago Bernabeu.

Di tahun 2009 pihak klub akhirnya melepasnya ke Inter Milan.Dilepasnya Sneijder menjadi berkah bagi Inter Milan.Sneijder adalah pemain kunci ketika Nerazurri meraih treble winners di tahun 2010 lalu.


23. Arjen Robben (2007-2009)

Robben di datangkan dari Chelsea pada tahun 2007 lalu,karirnya bersama Madrid terbilang cukup sukses.Robben menjadi salah satu aktor penting dalam membawa Madrid menjuarai La Liga musim 2008/2009.

Sejatinya Arjen Robben bermain cukup sukses bersama dengan tim utama Real Madrid sejak hijrah dari Chelsea di tahun 2007.Kecepatan driblling,akurasi umpan menjadikan Robben sebagai pemain kunci yang membantu Real Madrid memenangkan Trofi La Liga di tahun di musim 2008/2009.Namun rencana Real Madrid yang akan merekrut sang mega bintang Cristiano Ronaldo membuat Robben menjadi tumbal rencana transfer tersebut.Robben dilepas Real Madrid ke Bayern Munchen di tahun 2009.

Rencana El Real mendatangkan Cristiano Ronaldo memaksa Robben harus hengkang.Presiden Real Madrid,Florentino Perez melihat Robben tak bisa bermain bersama dengan Ronaldo karena gaya permainan yang mirip.Demi Ronaldo akhirnya Robben dipaksa hengkang ke Bayern Munich di tahun 2009.Bersama Munchen,Robben membuktikan bahwa melepasnya adalah hal yang salah.Robben membawa Bayern menjadi Runner-up Liga Champions musim 2011/2012 bahkan sukses menjadi juara di musim berikutnya.Raihan treble winners Munchen musim lalu juga tak lepas dari andil mantan pemain Chelsea tersebut.


24. Saviola (2007-2009)

Saviola adalah salah satu pemain asal Argentina yang sempat mengecap masa-masa kejayaan bersama Barcelona di awal tahun 2000-an.Dirinya saat itu menjadi bagian penting dalam tim,sekaligus menjadi senjata andalan di lini depan Los Azulgrana.

Penampilan apiknya bersama EL Barca, menarik hati Real Madrid untuk merekrut pemain bertubuh mungil tersebut. Saviola memang tak bisa tampil konsisten bersama Barca,tetapi rasio golnya masih sebanding dengan jumlah laga yang dilakoninya.Saviola pun resmi hijrah ke Madrid di tahun 2007.Namun bersama Los Blancos,dirinya gagal menemukan ketajamannya seperti saat membela Barcelona.Torehan buruk ia catat,dalam 2 musim berseragam EL Real,Saviola hanya berhasil mencetak 5 gol.Saviola membuang-buang waktunya dengan menjadi penghangat bangku cadangan Real Madrid.Performanya yang jauh dari kata memuaskan sehingga membuat pihak klub melepasnya ke Benfica.


25. Fernando Gago (2007-2011)

Pemain berposisi gelandang tengah asal Argentina yang didatangkan dari Boca Junior pada 2006,berbarengan dengan Gonzalo Higuain.Namun nasib mereka berbanding terbalik.Higuain menjadi pemain andalan Real Madrid hingga musim 2012/2013 dan menjadi penyerang utama,sedangkan Gago lebih sering duduk di bangku cadangan karena kalah bersaing dengan pemain lainnya seperti Xabi Alonso dan Khedira.

Gago sendiri dikenal sebagai pemain yang memiliki visi bermain yang tinggi.Sayang,gelandang bertahan ini tak mendapatkan banyak kesempatan di Real Madrid sejak kedatangan Jose Mourinho.Musim 2010/2011 di samping faktor cedera,Gago kalah bersaing dengan Sami Khedira dan Xabi Alonso,dua pemain pilihan Jose Mourinho.Gago gagal bersinar di La Liga Spanyol karena jarang mendapat kesempatan masuk tim inti Alhasil,musim tersebut ia cuma tampil 7 kali.Musim lalu,pemain Argentina menikmati masa pinjaman di AS Roma,ia ampil 31 kali dan mencetak 1 gol.


26. Royston Drenthe (2007-2012)

Di awal masa bergabungnya dirinya dengan Real Madrid,pemain ini dianggap sebagai salah satu talenta muda yang siap bersinar.Sayangnya,sinar tersebut meredup dan bahkan nyaris hilang.

Bek sayap muda yang dibeli dari Feyenoord pada tahun 2007 sempat menjadi tim inti Real Madrid di musim pertamanya,tapi pada musim berikutnya harus rela duduk di bangku cadangan karena kalah bersaing dengan Marcelo dan akhirnya didepak ke tim promosi Hercules (2010) dan Everton (2011)

Selama ini Drenthe dianggap pemain yang kurang disiplin selama kiprahnya di Everton.Pasalnya Drenthe dituduh selalu tidak tepat waktu untuk menjalani latihan dan sering terlibat permasalah dengan pihak kepolisian.


27. Gonzalo Higuain (2007-2013)

Januari tahun 2011 lalu,Higuain harus absen merumput di lapangan hijau selama tiga bulan dan hanya bermain di beberapa pertandingan saja untuk Real Madrid. Tapi ia sempat menjadi salah satu andalan Jose Mourinho sebelum masalah cedera tersebut menganggunya.

Higuain kerap duduk di bangku cadangan karena pelatih Jose Mourinho hanya menurunkan satu penyerang murni di setiap pertandingan.Meski tampil apik,nyatanya hal tersebut tak cukup untuk menjadikan Higuain sebagai pemain utama dalam skuad Real Madrid. Dirinya kerap kali dibangku cadangkan karena kalah bersaing dengan pemain lainnya.Seolah enggan untuk menghangatkan bangku cadangan terlalu lama,Higuain pun memutuskan untuk hengkang ke klub Serie A, Napoli pada bursa transfer musim panas 2013/2014.

28. Jerzy Dudek (2007-2011)

Diboyong ke Real Madrid tanpa biaya sepeser pun,Dudek hanya menjadi pelapis Iker Casillas selama tiga tahun di Santiago Barnabeu.Jika di Liverpool Dudek bisa bermain secara reguler,di Real Madrid praktis Dudek hanya menunggu jika Casillas berhalangan karena cedera atau jika ada pertandingan yang kurang penting.

Kiper 38 tahun tersebut memang seakan sudah tidak memiliki kesempatan besar menggeser Casillas.Dudek baru akan dimainkan bila kiper internasional Spanyol tersebut mengalami cedera atau sedang menjalani hukuman.Situasi ini jelas membuat seorang kiper akan mempertimbangkan masa depannya.


29. Klaas Jan Huntelaar (2008-2009)

Sering menjadi top scorer Eredivisie Belanda bersama Ajax Amsterdam,Huntelaar pun dan menjadi buruan klub-klub top Eropa. Kesulitan untuk mengimbangi Barcelona di musim 2008/2009,Real Madrid memutuskan untuk mendatangkan striker tajam.Pilihan El Real saat itu adalah merekrut striker muda Ajax, Klaas-Jan Huntelaar dengan harga yang lumayan mahal.Ia pun Akhirnya memilih bergabung bersama Real Madrid pada pertengahan musim 2008/2009.

Huntelaar sejatinya menampilkan performa baik di musim perdananya bersama EL Real.Talenta emas Belanda itu sukses mengemas 8 gol dari 13 pertandingan yang ia jalani bersama El Real.Namun hal tersebut tak cukup membuatnya untuk tetap dipertahankan apalagi Pihak El Real kala itu ingin mendatangkan Kaka dan Cristiano Ronaldo.Produktivitasnya pun semakin menurun dan lebih sering duduk di bangku cadangan hingga ia memutuskan pindah ke Schalke 04 (Jerman) setelah sebelumnya sempat dipinjamkan ke AC Milan (2009-2010).Hasil penjualan Huntelaar kemudian digunakan sebagai tambahan mendatangkan Kaka dan Cristiano Ronaldo di musim berikutnya.


30. Rafael Van Der Vaart (2008-2010)

Rafael Van Der Vaart adalah salah satu pemain asal Belanda yang gagal bersinar di Real Madrid yang didatangkan dari klub Bundesliga Hamburg SV di tahun 2008. Semasa berseragam Real Madrid,Van Der Vaart gagal menunjukkan kualitasnya sebagai seorang pemain top,itu semua tak lepas dari minimnya kesempatan bermain yang diperolehnya.Di tahun 2010 lalu,pihak Real Madrid akhirnya melepas Van Der Vaart ke klub Premiere League yakni Tottenham Hostpur

Van Der Vaart tak memiliki banyak kesempatan bermain untuk membuktikan kualitasnya.Tetapi secara mengagetkan ia mampu bertahan sementara melihat kompatriotnya Robben,Huntelaar dan Sneijder hengkang di tahun 2009.Tetapi hengkangnya trio Belanda tak lantas membuat peluang bermain bagi Van Der Vaart semakin bertambah.Sebaliknya,ia semakin ditepikan hingga dijual ke Tottenham in 2010.Selain Modric, jika ada mantan rekan setim Bale yang bisa menceritakan pahitnya bangku cadangan Madrid adalah Van Der Vaart.


31. Lassana Diarra (2009-2012)

Di musim perdanannya tahun 2009 yang lalu,pemain tengah asal Prancis ini mampu tampil gemilang.Tapi kemudian, ia gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya saat bermain bersama Xabi Alonso.Dan iapun gagal mendapatkan posisi tetap sebagai starter di bawah Jose Mourinho. Meski begitu,total 39 penampilan tetap diraihnya.

Persaingan yang ketat antar pemain berakibat pada minimnya menit bermain yang didapat Diarra.Diarra seringkali menghuni bangku cadangan di skuadn Mourinho kala itu.Sejak kehadiran Xabi Alonso dan Sami Khedira,gelandang yang akrab disapa Lass itu memang hanya berperan sebagai pelapis.Kontan hal itu mulai membuat Lass jengah dan berpikir untuk mencari klub baru yang menjamin rutinitas bermain di tim utama.


32. Ricardo Kaka (2009-2013)

Penyerang bernama asli Ricardo Izecson dos Santos Leite ini begitu bersinar saat bermain di klub AC Milan.Bersama klub Italia itu,Kaka berhasil menyabet penghargaan Ballon D'Or dan FIFA World Player of the Year pada 2007.Real Madrid pun memboyongnya dengan harga 65 juta euro untuk enam tahun kontrak.Sayangnya setelah sempat cedera pada 2010,karirnya langsung redup.

Di Real Madrid,Kaka lebih sering dihantam cedera sehingga tidak mampu menunjukkan permainan terbaiknya.Apalagi dengan semakin padunya Ronaldo,Ozil dan Di Maria menjadi batu penghalang bagi Kaka untuk menjadi tim inti.Bisa dikatakan bahwa Kaka adalah salah satu pembelian flop terbesar Real Madrid. Didatangkan dnegan biaya mahal,Kaka gagal bersinar selama empat musim membela Los Blancos.Kaka menderita cedera lutut sebelum bergabung dengan Madrid.Kemudian Ozil datang dan Kaka mulai kesulitan mendapatkan tempat utama di tim inti.


33. Raul Albiol (2009-2012)

Sejatinya, sejak kedatangannya dari Valencia, Albiol gagal bersinar di Madrid. Ia lebih banyak menghiasi bangku cadangan.Bahkan,ia hanya tampil di 10 pertandingan pada musim lalu (2012/2013).Pertama kali mendarat di Real Madrid tiga tahun silam,Raul Albiol langsung menjadi pilihan utama tim.Namun dua musim berselang namanya perlahan meredup seiring dengan cedera yang membekap dirinya.Tak pelak,penampilannya pun menurun.Perannya mulai tertutupi oleh duo Portugal, Ricardo Carvalho dan Pepe.

Albiol semakin sulit mendapatkan kesempatan bermain karena pelatih Jose Mourinho banyak melakukan eksperimen dengan secara reguler mulai memposisikan Sergio Ramos di jantung pertahanan.Dan di saat yang sama,Alvaro Arbeloa mampu tampil melejit dan mengisi pos sektor fullback kanan dengan baik mengganti peran Ramos.Hal inilah yang membuat Albiol jarang mendapat kesempatan bermain untuk El Real.


34. Jose Callejon (2009-2012)

Pemain ini sudah 17 kali tampil membela Los Blancos di semua kompetisi mencetak 10 gol (musim 2012/2013).Terlepas dari ratio golnya,Callejon masih kesulitan menembus skuad utama Jose Mourinho kala itu,dimana hampir separuh penampilannya musim 2012/2013 selalu masuk dari bangku cadangan terlebih dahulu.Callejon merupakan produk Akademi Real Madrid dan terlepas dari karirnya selama 3 tahun di Espanyol,dia menghabiskan seluruh kariernya di Real Madrid.


35. Sergio Canales (2010-2011)

Canales digadang-gadang sebagai pemain muda Spanyol yang paling menjanjikan,tapi sang gelandang tak diberi kesempatan bermain hampir semusim.Kini Canales akan menjalani masa pinjaman pada musim keduanya di Los Ches.Sial bagi pemain muda Sergio Canales yang belum sempat berkembang di Real Madrid tapi akhirnya dibuang karena dianggap gagal bersinar di Santiago Bernabu.

Padahal saat direkrut dari Racing Santander musim 2009/2010,Canales merupakan bagian dari rencana Real Madrid untuk memberi kesempatan kepada pemain muda Spanyol.Pasalnya, los Merengues sudah dijejali legiun asing.Canales memang tak langsung bersinar di Santiago Bernabeu.Persaingan mendapatkan tempat di tim inti yang begitu ketat membuat dia harus tersingkir.Canales pun bermain 15 kali untuk Real Madrid di berbagai kompetisi sehingga dilepas ke Valencia musim 2011/2012.


36. Ricardo Carvalho (2010-2012)

Ricardo Carvalho menjadi bagian penting saat bersama kesuksesan FC Porto dan Chelsea di periode 2003 hingga 2008. Carvalho menjadi salah satu bek termahal dunia saat diboyong Chelsea dari Porto seharga 30 juta euro.Kemudian, ia memutuskan untuk pindah ke Real Madrid.Di sinilah karirnya merosot.Carvalho hanya menjadi ban serep bagi duet Sergio Ramos dan Pepe.Ia bahkan kalah bersaing dengan bek-bek muda seperti Raphael Varane dan Nacho.Hal ini membuat Carvalho frustasi karena tidak pernah diberi kesempatan bermain yang cukup.


37. Nuri Sahin (2011-2013)

Sahin yang tampil memikat bersama Dortmund pada musim 2009/2010 dan 2010/2011 memutuskan hengkang ke Madrid pada pertengahan 2011.Penampilan yang apik bersama Borussia Dortmund bukan jaminan bagi Nuri Sahin untuk mendapat tempat utama di skuad El Real. Pada musim perdananya di Real Madrid,Sahin hanya tampil sebanyak 10 kali di seluruh ajang kompetisi.Sahin gagal bersinar di Real Madrid karena selalu mengalami cedera.

Gelandang asal Turki ini memang mengawali debut indah bersama Real Madrid,namun kembali kehilangan performa sejak datangnya banyak pemain bintang seperti Xabi Alonso dan Sami Khedira,ia juga kalah bersaing dengan Lassana Diarra.


Hanya bermain 2 kali di La Liga musim 2012/2013 serta menjadi penghangat bangku cadangan,membuat dia prustasi dan terpaksa menerima loan ke liverpool.Di Liverpool kembali dia tidak mendapat kepercayaan Brendan Rogers,walau mencetak 3 gol dan 2 assist dari 12 penampilannya diseluruh kompetisi bersama Liverpool (2012/2013).Ia pun memilih pulang ke Dortmund dan mulai menemukan jati dirinya kembali.


38. Hamit Altintop (2011-2012)

Altintop gagal bersinar di Santiago Bernabeu.Diboyong dengan status bebas transfer dari Bayern Munich pada bursa transfer musim panas 2010/2011,Altintop kesulitan menembus tim utama Los Blancos karena minimnya kesempatan untuk bermain.Di Real Madrid,gelandang internasional Turki ini hanya tampil sebanyak 12 kali di semua kompetisi.Ia juga hanya menyumbang sebiji gol untuk El Real.


39. Fabio Coentrao (2011-sekarang)

Musim lalu, Fabio Coentrao gagal menunjukan tajinya dengan hanya bermain sebanyak 16 kali La Liga.Selain kesulitan untuk menggeser posisi Marcelo,cedera yang sempat menderanya pun menambah daftar kegagalannya.Ia pun menjadi salah satu pemain yang kabarnya akan dijual musim panas 2013/2014.


40. Modric (2012-sekarang)

Modric diboyong Real Madrid dari Totenham Hotspurs pada awal musim 2012/2013 dengan nilai transfer mencapai 33 Juta Pounds. Di Real Madrid, Modric gagal bersinar karena kalah bersaing dengan para gelandang kelas dunia lainnya yang menghuni skuad El Real.

Pemain timnas Kroasia ini belum bisa menunjukkan bahwa dirinya pantas dihargai 33 juta pound oleh Real Madrid.Mantan gelandang Tottenham Hotspurs itu bahkan dinilai menjadi pembelian terburuk Real Madrid sejak diboyong dengan 33 juta pounds musim panas 2011/2012.

Media asal Spanyol,Marca, melakukan survei kepada pembacanya tentang transfer pemain yang gagal pada pertengahan musim 2012/2013.Hasilnya,Real Madrid dianggap telah melakukan transfer pemain yang gagal pada awal musim 2012/2013 dan pemain tersebut adalah Luka Modric.Harga Modric dinilai tak sepadan dengan kontribusinya.Modric dinilai sebagai transfer terburuk dengan 32,2 persen suara.

Modric sendiri mampu tampil menawan di awal kedatangannya.Namun, setelah itu dia gagal menunjukkan performa terbaiknya.Empat bulan di Madrid,Modric gagal menunjukkan harapan Madridistas untuk menjalankan peran gelandang serang dan gelandang tengah.

Sumber : Dikutip dari berbagai sumber

Thread ini dibuat hanya untuk sekedar hiburan saja.Jika Agan2 Berkenan please atau kasih jangan
Reyes, Robinho ama Cicinho skillnya boleh diacungin jempol lho gan
wah ga kehitung brp byk pemain gagal di Milan
lagian ada pemain top dikit ldung di beli sih
menejmen klub terburuk klo menurut ane
Robinho bagus kok gan...
masa di bilang gatot
yee tuh.. cara2nya itu2 aje
Van Nistelrooy juga bagus kok gan
klo higuain Brhasil Bsinar gan

G. higuain 3x nganter madrid jwara liga spain
Spoiler for GH:
mereka semua bintang kok... tp memang di madrid terlalu banyak bintang, jelas harus ada yg tersisih & cuma penghangat banku cadangan.
Menurut ane salah kalau agan bilang gagal total. Dari pemain2 itu sebagian mendapatkan jumlah pertandingan yang banyak, gol yg lumayan, bermain lebih dari 2 musim. Trus dapeat gelar. Bukan gagal total itu mah. Apalagi morientes, hamman, kaka, nistelrooy, baptista. Pemain2 itu udah dianggap legenda malah sama madridista.
sayang banget kaka malah redup di madrid..
Moga di milan bisa bersinar lagi.
Quote:Original Posted By hariiiizzzz
Reyes, Robinho ama Cicinho skillnya boleh diacungin jempol lho gan


Reyes sama Cicinho pembelian sia2 tuh gan,kalo Robinho menurut ane pembelian yg bagus tapi disia-siakan
pemain cadas semua malah pada layu ya main di madrid
Quote:Original Posted By bailfals
Robinho bagus kok gan...
masa di bilang gatot


Maksudnya bukan gagal total tapi gagal bersinar
modric msh dipake kog gan,,,,
tar, dilaporin ama Ucok cebongan lo, biar di eksekusi...







Ucoookkkkkk....!!! EKSEKUSI...!!!
Quote:Original Posted By Dear.Anjas
Van Nistelrooy juga bagus kok gan


Smua pemain bagus2 semua kok gan,tapi seiring datangnya pemain baru ya pemain lama jadi tersingkir.
Quote:Original Posted By Dimasof
klo higuain Brhasil Bsinar gan

G. higuain 3x nganter madrid jwara liga spain
Spoiler for GH:


Gara2 cedera gan makanya doi jadi terpinggirkan apalagi Benzema juga mainnya nggak kalah mentereng
madrid itu ibarat kuburan bagi pemain bintang... hanya yg tertentu saja bsa berthan dan bersinar terus
tapi setidaknya, madrid balik modal dari sponsor sama iklan yg di bintangin para pemain nya, itu gaya bisnis madrid gan, maklum lah klub ga ada loyalitas yaa gitu gan...

My blood is RED
and RED is UNITED
×