KASKUS

Lbh nyesel lagi kl jakarta ga jadi ibukota lagi

Jakarta punya apa? Monas?
Quote:Original Posted By CM.Punk.

Argentina juga pernah memakai US Dollar sebagai mata uangnya

tapi sesuai dengan yang ditulis di Link, sektor pelayanan memang paling besar menyumbang GDP, tapi apakah sektor pelayanan itu hanya minyak. sedangkan sektor pertanian juga menyumbang cukup besar untuk pertumbuhan GDP.

nah yang jadi pertanyaan apakah Timor Leste punya alasan menyesal pisah dari Indonesia sedangkan pembangunan mereka berjalan dengan baik dengan tingkat pertumbuhan signifikan dan tingkat kemiskinan yang cenderung menurun?

dan ane juga ga pernah mendengar pernyataan resmi/tidak resmi dari orang Timor leste kalau mereka menyesal pisah dengan Indonesia


Selama yang pernah ane baca dan tau, ga pernah denger dari temen ane yang orang timor ato baca artikel mereka nyesel. Paling banter ane pernah baca di forum asia beberapa negara berharap timor ga pernah pisah, itu juga awal taun 2000an.

Sekarang timor leste udah jadi tetangga, masa lalu biar jadi masa lalu, yang harus diliat adalah masa depan, gimana kita menjalin kerja sama bilateral demi kepentingan kedua negara.
Negara bego itu
Mau ana dipanas panasin aussie ama us
Bego
Quote:Original Posted By Prajurit2Tamama


Bener banget. Saat ini perekenomian Timor leste masih bergantung sama minyak sampai di angka 90%an.
Tapi coba cari berita terbaru kaya di sini.
Duit mereka dari minyak itu sebagian dipakai untuk sovereign wealth fund yang negara Indonesia yang gak punya walau udah merdeka 68 tahun. Jumlahnya US$13.6 miliar dolar tuh atau setara US$11,300. Duit ini dipastikan untuk membangun infrastruktur di sana.

Timor leste memang masih miskin habis dihancur-ratakan sama NKRI. Tapi terbukti sejak tahun 2007 mereka mulai berdikari, pertumbuhan ekonomi stabil di atas 10%, berhasil meningkatkan GDP hampir 3x lipat dalam waktu enam tahun.
Ke depannya lihat saja, gw rasa tahun 2020 juga sudah setara Malaysia tuh. Mereka sendiri punya target tahun 2030 jadi negara maju.

Lagian bandingkan jangan dengan Jakarta dong, bandingkan dengan pulau Timor bagian barat yang masih menjadi provinsi termiskin di NKRI biar adil.

FYI, timnas U-14 NKRI culun di piala Asia, sedangkan timnas U-14 Timor Leste perkasa jadi juara grup.
Timor leste juga ke depannya akan menjadi penyedia stok Kambing buat rakyat NKRI.

Seandainya Timor Leste masih gabung sama NKRI palingan juga masih sibuk dengan slogan "Dengan semangat Tralalaa mari kita sukseskan trililili."

NKRI itu negara anti-midas. Coba ajah direnungkan kenapa Selat Panjang lebih miskin dari Johor padahal akar budayanya sangat mirip, kenapa Batam yang sebelahan sama Singapore tapi jauh banget pembangunannya, kenapa Kaltim yang tanahnya jauh lebih kaya dari Brunei tapi perbedaan kekayaan penduduknya jauh banget, Kenapa Kalbar yang berbatasan sama Sarawak tapi perkembangannya beda jauh, bahkan sama kota kaya Port Moresby ajah Jayapura ketinggalan.

Tapi ya itu rakyat NKRI itu kebanyakan Fasis, gak bisa lihat kejadian nyata yang terjadi. Kalau kata Pramoedya Ananta Toer akarnya berasal dari Jawanisme.

Urusan kedepan susah untuk diprediksikan, paling direncanakan. Tapi ane berpendapat, asia timur terutama asia tenggara akan jadi wilayah2 maju kedepannya, andai saja.....

Bener menurut ente, kenapa banyak wilayah di negara kita ga maju dari berbagai segi dibanding daerah laen yang ga terlalu jauh dengan kondisi awal sama.

Dulu ane pikir karena kita kurang mau berkompetisi secara terbuka dalam kehidupan, sehingga bukan orang2 terbaik yang naik ke atas menjadi pemimpin, di segala bidang atopun badan, tapi orang terdekat.
Banyak dari kita ga mau memperluas wawasan inti, cuman pengen tau kulit luarnya aja.

Semenjak ane pindah dan idup di inggris,ane dapet satu lagi yang orang kita ga punya. Ketidak mampuan dan ketidak mauan untuk menghargai apa yang kita punya dan memaksimalkannya.

Dibanding negara lain, contohnya inggris, indonesia punya segalanya yang kalo ane ceritakan garis besarnya aja, orang sini kalo ga ngiri, pasti mikir ane ngibul. Dimanja oleh potensi dan alam bikin kita males. Kebiasaan nyari jalan pintas bikin rusak sistem bahkan wilayah dan alam.

Indonesia ga akan maju2 selama hal2 yang ane sebutin ga rubah.
kalo indonesia itu dipandang sebagai perusahaan yg terdiri dari unit2 bisnis, proyek timor timur itu sbnrnya investasi rugi yg wajib discontinued. kita waktu 99 itu menyayangkan lbh karena alasan gengsi kedaulatan negara diacak2 kepentingan asing. skrg mereka baru nyaho

sukurin
Bukannya udah sukses memboyong krisdayanti pindah ke timor leste tuh
Quote:Original Posted By tottorotooot

Urusan kedepan susah untuk diprediksikan, paling direncanakan. Tapi ane berpendapat, asia timur terutama asia tenggara akan jadi wilayah2 maju kedepannya, andai saja.....

Bener menurut ente, kenapa banyak wilayah di negara kita ga maju dari berbagai segi dibanding daerah laen yang ga terlalu jauh dengan kondisi awal sama.

Dulu ane pikir karena kita kurang mau berkompetisi secara terbuka dalam kehidupan, sehingga bukan orang2 terbaik yang naik ke atas menjadi pemimpin, di segala bidang atopun badan, tapi orang terdekat.
Banyak dari kita ga mau memperluas wawasan inti, cuman pengen tau kulit luarnya aja.

Semenjak ane pindah dan idup di inggris,ane dapet satu lagi yang orang kita ga punya. Ketidak mampuan dan ketidak mauan untuk menghargai apa yang kita punya dan memaksimalkannya.

Dibanding negara lain, contohnya inggris, indonesia punya segalanya yang kalo ane ceritakan garis besarnya aja, orang sini kalo ga ngiri, pasti mikir ane ngibul. Dimanja oleh potensi dan alam bikin kita males. Kebiasaan nyari jalan pintas bikin rusak sistem bahkan wilayah dan alam.

Indonesia ga akan maju2 selama hal2 yang ane sebutin ga rubah.


Iya gan setuju. Kadang sedih sih, Indonesia itu dengan segala kekayaannya harusnya menjadi surga di bumi. Tapi ya mental orangnya yang sudah hancur membuat banyak orang sudah hopeless.

Kalau kata Andre Vltchek, penduduk Indonesia itu levelnya kaya orang-orang di negara -negara Sub-Sahara yang miskin dan habis perang.
Quote:Original Posted By SteveGatesJobs
ya iyalah negara kecil, sember daya dikit

kalau aceh atau papua mungkin makmur


untuk menjadi sebuah negara yang makmur tidak ditunjang oleh sumber daya semata bro...
tapi kesolidan rakyatnya juga...
kalau sebuah negara makmur namun elitnya gontok2an rebut kekuasaan yang sama aja gak tentram...


Quote:Original Posted By Prajurit2Tamama


Iya gan setuju. Kadang sedih sih, Indonesia itu dengan segala kekayaannya harusnya menjadi surga di bumi. Tapi ya mental orangnya yang sudah hancur membuat banyak orang sudah hopeless.

Kalau kata Andre Vltchek, penduduk Indonesia itu levelnya kaya orang-orang di negara -negara Sub-Sahara yang miskin dan habis perang.


Mungkin nanti gan generasi muda sekarang yang bisa tau apa yang negara lain miliki dibanding indonesia. Keuntungan dari iklim ama kesuburan tanah aja seharusnya bisa bikin indonesia kaya raya, tanpa tambang, tanpa lain2na kalo bisa ngelolanya.

Kita ga ngerti betapa beruntungnya kita idup di indonesia. Disini ane pengen nanem pohon kecil aja harus tepat waktunya, sekitar maret ampe agustus paling telat, lewat itu bakalan mati. Udah itu tanah ga ada. Tanah biasa jelek, kudu beli kompos per 5 kg sekitar 75rb. Kompos disini dibanding tanah standar di indonesia masih bagus tanah standar di indonesia, dan rupanya kaya gumpalan sampah, ga halus.

Nanem pohon gede lebih susah, menurut ilmuwan di sini yang pernah bikin penelitian di indonesia, kalo di indonesia nanem pohon selama setaun, di inggris butuh hampir 10 taun dengan hasil yang sama. Dan ane perhatikan emang pertumbuhan pohon kayu secara umum jauh lebih lambat.
Banyak hal lain yang jadi kelebihan kita.

Sorry oot, siapa tau tulisan ini bisa mulai bikin generasi kita menghargai kekayaan negara, mulai dari yang kecil yang dianggap sama bangsa lain sangat berharga.
ya iya lah, negara kecil dan minim SDA aja ngeyel pake mo misahin diri..

kalo Kalimantan atau Papua mo misah baru Indonesia bakalan kehilangan banget, bisa-bisa listrik mati karena suplai Batubara hilang. blom BBM bisa kolaps soalnya pasokan BBM dari Kalimantan besar.. hehe

udah gitu, tau Kalimantan dan Papua pulau kaya, eh pembanguan gak merata. Jawa mulu ama Bali yg dibangun, Kalimantan jalan hancur lebur dan listrik parah dari dulu gitu-gitu aja. gak ada perhatian dr Pusat (yg ane maksud Jalan nasional yg jadi tanggungjawab Pusat, bukan jalan provinsi ato jln pemda)..
GDP timor leste cuma 12 trilyun setahun, pejabat disini korupsi 1 trilyun bisa beli timor leste sebulan.
mendingan begini ajah,
setiap daerah, berhak menyimpan dan menggunakan 99% penghasilannya,
baik dari pajak maupun hasil SDA dan seluruh anak pinaknya.
nah yg 1% setor pusat
jadi dengan yg 1% tadi, cukup atau kaga ,
itu sudah bukan urusan daerah

jadi ga ada lagi perdebatan soal JAWA dan NON JAWA

adil kan?
yoi federal aja drpada pisah....

masa mau buat ini itu pake APBN harus tanya ke pusat, padahal duitnya dari sini..
Masa peraturan daerah kalah sama peraturan pusat...
Masa polisi sini sama dengan polisi pusat harusnya tiap daerrah polisi
susah deh klo negara yang sumber daya alamnya sedikit.. jadi pemasukan pun sedikit.. bakal jadi negara miskin dong tar
yang lalu sudahlah berlalu ....
Quote:Original Posted By gayoestamboenan
mendingan begini ajah,
setiap daerah, berhak menyimpan dan menggunakan 99% penghasilannya,
baik dari pajak maupun hasil SDA dan seluruh anak pinaknya.
nah yg 1% setor pusat
jadi dengan yg 1% tadi, cukup atau kaga ,
itu sudah bukan urusan daerah

jadi ga ada lagi perdebatan soal JAWA dan NON JAWA

adil kan?


Jawa mungkin cukup, mereka juga punya sumur minyak, bisa hidup juga dari manufaktur dan jasa. Lah kalo provinsi NTT, NTB, maluku, sulawesi mau hidup dari mana? PAD mereka kecil, SDM belum mumpuni dan SDA langka. Tiap tahun pendanaan dari DAU

btw 99% masuk daerah itu maksudnya gimana? Pajaknya atau kotornya? Kan minyak dan pertambangan dikelola swasta dengan sistem bagi hasil, kalo 99% masuk pemda ya tekor

wah yah, mau gimana lagi balik keindonesia gk mudah toh? dah syukuri apa yang udah ada
emank penyesalan pasti datangnya belakangan..emank enak..
makanya jangan asal 'putus'
×