Keanehan dalam alasan pemilihan kapal selam kilo indonesia

gan , ada yang aneh tidak dengan tawaran kapal selam indonesia???
begini ane kasih pembahasan tentang semua tawaran/tender kapal selam kilo ke indonesia

Quote: Rusia Mundur dari Tender Kapal Selam RI

TEMPO Interaktif, Jakarta - Tim Evaluasi Pengadaan (TEP) Kementerian Pertahanan saat ini tengah menggodok rencana pembelian kapal selam untuk memperkuat armada TNI Angkatan Laut. Penggodokan sudah memasuki tahap memilih satu di antara tiga negara produsen yang telah mengajukan penawaran. "Tiga negara itu adalah Jerman, Prancis, dan Korea," kata Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Soeparno kepadaTempo, Minggu, 5 Juni 2011.

Sebelumnya, ada empat negara yang mengajukan penawaran kepada TNI. Namun, satu negara produsen, yakni Rusia, akhirnya mundur karena produk kapal selam yang ditawarkan tak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dibutuhkan TNI AL. "Mereka menawarkan kapal selam besar," ujar Soeparno. Kapal selam yang dibutuhkan TNI AL, kata dia, tidak terlampau besar dan yang sesuai dengan kondisi perairan Indonesia.

Selain itu, pembelian kapal selam juga disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. "Kalau kapal selam besar, anggarannya tidak mencukupi," ujarnya. Sayangnya, Soeparno enggan menyebut berapa jumlah anggaran yang disiapkan untuk membeli kapal selam itu. Namun, menurut dia, rencana membeli kapal selam sudah dianggarkan sejak tahun 2005 lalu.

Sebelumnya, Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksamana Muda TNI Susilo mengatakan bahwa pada tahun ini pemerintah setidaknya akan membeli dua unit kapal selam. "Tahun ini kami harapkan bisa eksekusi," kata Susilo di kantornya, Jakarta, akhir Mei lalu.

Senada dengan Soeparno, Susilo mengatakan pembelian kapal selam disesuaikan dengan anggaran yang tersedia, mengingat mahalnya harga kapal selam. Ia mencontohkan kapal selam jenis Scorpene produk Prancis yang dibeli oleh negeri jiran, Malaysia, harganya mencapai 550 juta Euro atau lebih dari US$ 700 juta. Selain Prancis yang menawarkan Scorpene, Jerman menawarkan kapal selam jenis U-209 dan Korea Selatan menawarkan Chang Bogo.

Menurut Soeparno, TNI AL paling tidak membutuhkan sekurang-kurangnya enam buah kapal selam. Saat ini, TNI AL baru memiliki dua kapal selam, yakni KRI Cakra dan KRI Nanggala yang dimiliki sejak tahun 1980-an. Itu pun, KRI Cakra masih dalam perbaikan dan baru rampung Januari tahun depan. Untuk memenuhi jumlah miminal itu, "TNI AL butuh empat buah kapal selam lagi," katanya.

Namun, untuk dapat memenuhi jumlah ideal itu masih dibutuhkan waktu yang cukup lama. Pasalnya, setelah dipesan, proses pembuatan kapal selam butuh waktu bertahun-tahun. "Minimal tiga tahun," ujarnya.

(Tempo Interaktif)
http://defense-studies.blogspot.com/...am-ri.html


tiba-tiba muncul lagi berita rusia menawarkan 10 KS ke indonesia

Quote:Rusia Tawarkan Sepuluh Kapal Selam untuk Indonesia
[Jakarta - Rusia menawarkan sepuluh unit kapal selam kepada Indonesia. Meski demikian, tidak bisa serta-merta diterima sebab pemerintah masih harus mengeluarkan biaya perawatan.

Selain itu pemerintah masih mempertimbangkan masa pakai alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut.

"Memang ada tawaran lagi 10 kapal selama dari Rusia," kata Menteri Pertahanan (menhan) Purnomo Yusgiantoro, Purnomo di kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8).

Dia mengatakan, kapal selam yang ditawarkan Rusia merupakan kapal selam bekas. Penawaran 10 unit tersebut atas dasar kedekatan kedua negara.

"Tentu kita pertimbangkan karena nanti juga ada biaya perawatan, biaya pemeliharaan, perbaikan dan lain sebagainya itu kita hitung dulu jangan buru-buru," lanjutnya.

Sementara itu Indonesia juga sudah memesan kapal selam yang dibangun di Korea Selatan. Diharapkan, kapal pembangunan selam tersebut selesai pada tahun depan. Saat ini pemerintah sedang melakukan survei untuk meletakkan kapal-kapal selam tersebut. Wilayah yang dibidik antara lain di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sumber : http://www.beritasatu.com/nasional/1...indonesia.html


nah disini letak keanehannya???
BOLD 2 dan 3: masalah biaya, itu wajar karena biaya perbaikan biasanya = atau > biaya beli

nah yang menjadi pertanyaan, yang BOLD 1...
1. kenapa pak pur hanya mengatakan bahwa akan mempertimbangkan biaya2 perbaikan dll tapi bukan mengatakan bagaimana spesifikasi dan ukuran kapal selam itu sendiri (yang nyata2nya ditolak dengan alasan tersebut)?

2. kalau misalkan pak pur bilang "kita hitung dulu jangan buru-buru" berarti kapal selam yang ditawarkan ke indonesia sudah memenuhi spesifikasi dan ukuran yang diinginkan oleh indonesia bukan?

#maaf kalau ada yang salah
mending digabung aja kesini aja

mabok Lontong
Quote:Original Posted By nisus86
gan , ada yang aneh tidak dengan tawaran kapal selam indonesia???
begini ane kasih pembahasan tentang semua tawaran/tender kapal selam kilo ke indonesia



tiba-tiba muncul lagi berita rusia menawarkan 10 KS ke indonesia



nah disini letak keanehannya???
BOLD 2 dan 3: masalah biaya, itu wajar karena biaya perbaikan biasanya = atau > biaya beli

nah yang menjadi pertanyaan, yang BOLD 1...
1. kenapa pak pur hanya mengatakan bahwa akan mempertimbangkan biaya2 perbaikan dll tapi bukan mengatakan bagaimana spesifikasi dan ukuran kapal selam itu sendiri (yang nyata2nya ditolak dengan alasan tersebut)?

2. kalau misalkan pak pur bilang "kita hitung dulu jangan buru-buru" berarti kapal selam yang ditawarkan ke indonesia sudah memenuhi spesifikasi dan ukuran yang diinginkan oleh indonesia bukan?

#maaf kalau ada yang salah


ya jelas aja wong yang ditawari itu typhoon class ya ditolak
Quote:Original Posted By y4m4d1p4t1
mending digabung aja kesini aja

mabok Lontong


ane sudah gabung bro...

Quote:Original Posted By r3zam4n


ya jelas aja wong yang ditawari itu typhoon class ya ditolak


yang ditolak waktu pemilihan produsen untuk tender kapal selam ya kapal selam kilo bukannya typhon gan...
waaaaaaaaattt????
kok protes?? kan Kilo ituu





RUSSIA SETROOO0000NKKK!!!!
Menurut saya, ada dua hal yang saling berkaitan dengan rencana pengadaan dan pembelian Kapal Selam untuk dimoperasikan oleh TNI - AL.
Yang pertama pengadaan dan pembelian yang di biayai oleh APBN lewat fasilitas "KE".
Dimana masalah tersebut telah di sebutkan secara garis besar di trit ini.
Yang kedua mungkin kelupaan, bahwa Russia lewat Putin pada waktu mengunjungi Indonesia selepas lawatan di Australia waktu itu, juga telah memberikan fasilitas State Credti untuk pembelian material Alutsista dari Russia.
Pada kesempatan itu, konon TNI - AL mengajukan pembelian Kapal Selam " Kilo " sebanyak 2(dua) unit.
Namun hingga sekarang belum jelas benar, apakah State Credit dari Russia tersebut ada realisasinya?
Kesimpulannya, ada anggaran APBN untuk pengadaan dan pembelian Kapal Selam dengan fasilitas Kredit Eksport, dimana kontrak pengadaannya di menangkan oleh pihak DSME Korea Selatan sebanyak 3(tiga) unit kapal selam kelas "Changbogo".
Ini sudah jelas.
Bagaimana denga State Credit dari Russia, untuk pembelian 2(dua) unit Kapal Selam "Kilo"?
Wallahualam bisawab, karena nggak ada info atau release resmi dari Kemhan.
Lontong again,
Begitu banyak thread lontong bertebaran semenjak bulan puasa. Ada apa gerangan? Ada yang mau datang?
yaelah ts masih dibahas aja mengenai lontong
udah tau banyak bertebaran trit lontong pake bikin yg baru lagi
Quote:Original Posted By erwin.parikesit
Lontong again,
Begitu banyak thread lontong bertebaran semenjak bulan puasa. Ada apa gerangan? Ada yang mau datang?


yang pasti Leopret mau datang
konon ada 2 ekor dalam perjalanan ke Indonesia
yg pasti-pasti aja lah....
KS kita cuman 2, type 209, buatan Jerman. no lambung 401 dan 402, Cakra dan Nenggala...
udah ya biar nyenyak tidur, ane mau bobo lagi
Quote:Original Posted By kagengar


yang pasti Leopret mau datang
konon ada 2 ekor dalam perjalanan ke Indonesia


Iya. Persiapan untuk parade 5 Oktober
Lontong maning lontong maning

Yg jelas apapun lontongnya
Minumnya teh botol sosro
Sebagai SR lama-lama muntah juga baca trit lontong..wkwk..
Menarik dan bikin pening..
kayak penting aja dibikin trit sendiri...
bukan begitu gan, ane mencoba hubungkan alasan tender lontong yang terdahulu dengan yang sekarang... coba agan baca lagi tender yang dahulu kenapa lontong dari rusia ditolak oleh indonesia dan lebih memilih lontong korsel? jawabannya di bold 1 dan 2 bukan... nah sekarang agan tahu khan kalau ada lagi tawaran lontong dari rusia (hibah) tapi anehnya kenapa alasannya (biaya akan kita pikirkan jadi jangan terburu2) itu? bukan alasan seperti bold 1?

kalau misalkan jadi indonesia menerima tawaran 10 lontong dari rusia, berarti berlawanan dengan alasan yang di bold 1 khan?

#ane mencoba menyimpulkan
Quote:Original Posted By boleroes11
Menurut saya, ada dua hal yang saling berkaitan dengan rencana pengadaan dan pembelian Kapal Selam untuk dimoperasikan oleh TNI - AL.
Yang pertama pengadaan dan pembelian yang di biayai oleh APBN lewat fasilitas "KE".
Dimana masalah tersebut telah di sebutkan secara garis besar di trit ini.
Yang kedua mungkin kelupaan, bahwa Russia lewat Putin pada waktu mengunjungi Indonesia selepas lawatan di Australia waktu itu, juga telah memberikan fasilitas State Credti untuk pembelian material Alutsista dari Russia.
Pada kesempatan itu, konon TNI - AL mengajukan pembelian Kapal Selam " Kilo " sebanyak 2(dua) unit.
Namun hingga sekarang belum jelas benar, apakah State Credit dari Russia tersebut ada realisasinya?
Kesimpulannya, ada anggaran APBN untuk pengadaan dan pembelian Kapal Selam dengan fasilitas Kredit Eksport, dimana kontrak pengadaannya di menangkan oleh pihak DSME Korea Selatan sebanyak 3(tiga) unit kapal selam kelas "Changbogo".
Ini sudah jelas.
Bagaimana denga State Credit dari Russia, untuk pembelian 2(dua) unit Kapal Selam "Kilo"?
Wallahualam bisawab, karena nggak ada info atau release resmi dari Kemhan.


kalau soal KE/state credit ane sudah tahu gan, tapi tentang spesifikasi dan ukurannya yang membuat rusia mundur dari tender lontong indonesia itu yang ane pertanyakan?

yang saya baca di artikel ke 2 (tawaran 10 lontong...), pak pur tidak ada mempertanyakan bagaimana spesifikasi dan ukurannya ke 10 lontong (terkait keluarnya rusia dari tender lontong indonesia) tersebut malah mengatakan kalau kita jangan terburu2 karena kita masih menghitung semua biaya2 perbaikan dll?
bukan nya ks kilo cuma dipake buat ks training doang yah,. buat patrolinya pake amur..
kita kan punya 2 kapal selam yang nyata, isu2 apapun belum ada bukti nyatanya, kalo ada minta dong
Quote:Original Posted By erwin.parikesit


Iya. Persiapan untuk parade 5 Oktober


fungsi utama alutista di negara kita adalah buat parade
Quote:Original Posted By erwin.parikesit


Iya. Persiapan untuk parade 5 Oktober


sebelum tender pembelian leopard itu , udah ada trial belom nyoba leopard di indonesia , apa nanti 5 oktober baru di test trial