KASKUS

Quote:Original Posted By jibou
Sub bekas ? Jangan jangan wiskey class lagi




klo itu mah, kita tinggal cemplungin pasopati ke kalimas
Quote:Original Posted By suyab


kalau misalnya, jika diterima oleh indonesia, lalu diretrofit hingga keadaan siap, dan kru KS indonesia mendapatkan training yg mencukupi, apakah semuanya akan teratasi?


See answer below. Hasilnya biaya refurbishment akan lebih mahal. Yg namanya kapal selam itu ZERO margin of error. Satu kesalahan atau kerusakan bisa berakibat fatal.

Quote:Original Posted By newmomotaro


Yup itu benar om, Russia memang agak jorok dalam perawatan mesin tempur mereka. Tapi seharusnya kalau memang mau diambil harus benar benar dicek kondisinya dan bagaimana proses retrofitnya, kalau gak mau kejadian di INS Sindurakshak terjadi di Indonesia.


YUP. Saya sih ingin melihat 10 lontong Kilo dan Amur jalan2 di perairan Nusantara. Namun saya tidak ingin mendengar ada awak KS kita yg celaka karena barangnya menyimpan hidden problems yg tidak tampak mata akibat lack of maintenance when the subs were still in Russian service.
Quote:Original Posted By killergodnana
Kalo jadi dibeli , gimana nasib kelanjutan proyek CBG kita


cbg udah pasti dateng tenang aja
sblmnya ada berita kerja sama pemeliharaan ks ato apa itu namanya dari rusia n skrng dapat berita soal tawaran ks bekas dari rusia.

wes klik, wes klop
pasti ini positif n juga ks siluman yg selama ini traning waktunya muncul kepermukaan.
uda diterima secara resmi masuk korp hiu kencana.

amin ya rob...
(ini doa ane setelah kebnykn lontong dilebaran)

jd inget ada yg bilang kloter kedua mulai dtng
Quote:Original Posted By newmomotaro


Yup itu benar om, Russia memang agak jorok dalam perawatan mesin tempur mereka. Tapi seharusnya kalau memang mau diambil harus benar benar dicek kondisinya dan bagaimana proses retrofitnya, kalau gak mau kejadian di INS Sindurakshak terjadi di Indonesia.


Anehnya India berencana untuk nyewa kapal selam kilo Rusia lagi,untuk menggantikan sementara INS Sindurakshak yang kemarin meleduk.. Gak kapok-kapok Indie berarti
SUMMON chendole, hiu kencana, igel sama si upil biar pada nongol ..
habis pada muntah2 ntar jangan sampe pada masuk ICU ntar

Dah ambil aja deh,... Kilo class semua ... tapi belum ada rincian type 877EKM ada berapa unit nya,mudah2an yg 636 juga. Dari 10 ,... sejelek jeleknya 4-5 pasti bertahan...mayan dah.
Quote:Original Posted By garandman


See answer below. Hasilnya biaya refurbishment akan lebih mahal. Yg namanya kapal selam itu ZERO margin of error. Satu kesalahan atau kerusakan bisa berakibat fatal.



YUP. Saya sih ingin melihat 10 lontong Kilo dan Amur jalan2 di perairan Nusantara. Namun saya tidak ingin mendengar ada awak KS kita yg celaka karena barangnya menyimpan hidden problems yg tidak tampak mata akibat lack of maintenance when the subs were still in Russian service.


apakah mahalnya biaya retrofit ini nanti akan sebanding dg keuntungan yg kita dapatkan dari menerima tawaran ini? oh ya ini bisa digunakan utk berapa lama?
Quote:Original Posted By newmomotaro


Yup itu benar om, Russia memang agak jorok dalam perawatan mesin tempur mereka. Tapi seharusnya kalau memang mau diambil harus benar benar dicek kondisinya dan bagaimana proses retrofitnya, kalau gak mau kejadian di INS Sindurakshak terjadi di Indonesia.


Maksudnya jorok gmn gan?? Bisa dijelasin ga?? Dg data dan fakta biar lebih mantabs.
kenapa pak pur ngomong gitu ke media ?

kenapa seorang menham mau menyebut kan jumlah tawaran dari rusia ?


kalo biaya perawatan mahal, kenapa negara vietnam mau beli ?
masalah dana nh, lebih kaya mana penduduk vietnam sama indonesia ?
lah minta ote2 ama rusia, vietnam aja di kasih qo, gitu aja qo repot !
Quote:Original Posted By Jitenbee


Anehnya India berencana untuk nyewa kapal selam kilo Rusia lagi,untuk menggantikan sementara INS Sindurakshak yang kemarin meleduk.. Gak kapok-kapok Indie berarti


India casenya beda, fleet KSnya sudah hrs diganti sementara penggantinya lelet msk operasional. Trus mreka dah pengalaman make Kilo, lalu punya tooling utk maintain Kilo

Disini nanti problem dr pengenalan brg baru ketemu masalah bawaan brg lama.
Quote:Original Posted By garandman


YUP. Saya sih ingin melihat 10 lontong Kilo dan Amur jalan2 di perairan Nusantara. Namun saya tidak ingin mendengar ada awak KS kita yg celaka karena barangnya menyimpan hidden problems yg tidak tampak mata akibat lack of maintenance when the subs were still in Russian service.


apakah kalimat ini juga berlaku kalo indonesia jadi kelinci percobaan untuk DSME 209?

*untungnya DSME 209 adalah cbg yang dimasukkin ke ketok magic
gokil abis menhan aka eagelroaming ngomong dikaskus langsung menhan asli ngomong ke media hehe.. mati dah mabok lontong terus.. mudah2an ga dibanting om kenyot hehe
Quote:Original Posted By kabei
apakah kalimat ini juga berlaku kalo indonesia jadi kelinci percobaan untuk DSME 209?

*untungnya DSME 209 adalah cbg yang dimasukkin ke ketok magic


berkaca pada vietnam saja.

mereka tidak malu beli kilo meski di training oprasiin nya sama india.

Quote:Original Posted By focus.user


India casenya beda, fleet KSnya sudah hrs diganti sementara penggantinya lelet msk operasional. Trus mreka dah pengalaman make Kilo, lalu punya tooling utk maintain Kilo

Disini nanti problem dr pengenalan brg baru ketemu masalah bawaan brg lama.


Memang punya kita ada yang dari rusia tapi masalahnya bukan kilo atau amur


.......
Quote:Original Posted By kabei


apakah kalimat ini juga berlaku kalo indonesia jadi kelinci percobaan untuk DSME 209?

*untungnya DSME 209 adalah cbg yang dimasukkin ke ketok magic



Ea juga om..malah lbh bahaya yg CBG ini dari pada yg bekas itu...

Quote:Original Posted By kabei


apakah kalimat ini juga berlaku kalo indonesia jadi kelinci percobaan untuk DSME 209?

*untungnya DSME 209 adalah cbg yang dimasukkin ke ketok magic


setiap barang baru masuk ke pengguna pasti ada namanya break in period, inrayen, teething problem, masa coba2..

disini shit will happen, and actually expected

bedanya barang baru ama barang lama adalah di pemecahan masalah. klo barang baru bisa klaim warranty, record dr pabrik sampai maintenance awal jelas, trus dlm kasus U-209 TNI udah punya pengalaman.. nah klo Kilo seken brarti harus ubek2 buku log perawatan, ubek2 record modifikasi/upgrade yg pernah ada, sama cari org yg tau ngerawat Kilonya dr pengguna awal.. klo siap ama resiko itu sih silaken aja

nah lalu... eh korea ga boleh dibelain ya?? ga jadi.. russia setrong
Quote:Original Posted By afx1795
Sabtu, 17 Agustus 2013 | 19:21
Rusia Tawarkan Sepuluh Kapal Selam untuk Indonesia

[Jakarta - Rusia menawarkan sepuluh unit kapal selam kepada Indonesia. Meski demikian, tidak bisa serta-merta diterima sebab pemerintah masih harus mengeluarka biaya perawatan.

Selain itu pemerintah masih mempertimbangkan masa pakai alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut.

"Memang ada tawaran lagi 10 kapal selama dari Rusia," kata Menteri Pertahanan (menhan) Purnomo Yusgiantoro, Purnomo di kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8).

Dia mengatakan, kapal selam yang ditawarkan Rusia merupakan kapal selam bekas. Penawaran 10 unit tersebut atas dasar kedekatan kedua negara.

"Tentu kita pertimbangkan karena nanti juga ada biaya perawatan, biaya pemeliharaan, perbaikan dan lain sebagainya itu kita hitung dulu jangan buru-buru," lanjutnya.

Sementara itu Indonesia juga sudah memesan kapal selam yang dibangun di Korea Selatan. Diharapkan, kapal pembangunan selam tersebut selesai pada tahun depan. Saat ini pemerintah sedang melakukan survei untuk meletakkan kapal-kapal selam tersebut. Wilayah yang dibidik antara lain di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sumber : http://www.beritasatu.com/nasional/1...indonesia.html
===================================================
masih ada harapan ngerasain lontong rusia


harusnya sih sikat aja, gak usah banyak2 6 biji aja
asal masih produksi 80-an keatas sih sikat, asal retrofit gak lebih banyak dari cakra nanggala, mayan dah bikin adem panas

drpd nugguin frigate gak jelas juntrungnya kapan nambah lagi :P
yak, penampungan barang bekas lagi kah? atau penampungan barang baru yg di bikin bekas?
...........................
Quote:Original Posted By suyab
apakah mahalnya biaya retrofit ini nanti akan sebanding dg keuntungan yg kita dapatkan dari menerima tawaran ini? oh ya ini bisa digunakan utk berapa lama?


Kapal selam Kilo India yang terbakar baru saja kembali dari overhaul dan upgrade senilai 80 juta dolar. Butuh waktu 2 tahun, dan katanya akan memperpanjang masa pakai 10 tahun.

Mohon ingat bahwa ini tidak termasuk harga beli.

Quote:Original Posted By chendole

kalo biaya perawatan mahal, kenapa negara vietnam mau beli ?
masalah dana nh, lebih kaya mana penduduk vietnam sama indonesia ?
lah minta ote2 ama rusia, vietnam aja di kasih qo, gitu aja qo repot !


Karena biaya awal murah. Lagian Vietnam sudah biasa pakai barang Rusia.

Kaya miskin apa hubungannya? Kita lebih kaya daripada Singapura dan Malaysia. Berarti kita harus makai Scorpene atau Archer, gitu?

Anda bilang Vietnam dapat ToT dari Rusia. Bisa dijelaskan Transfer of Technology-nya apa saja?