KASKUS

[Badminton World Championships 2013] Dua Gelar Juara Dunia, Kado HUT RI



Menpora: Dua Gelar Juara Dunia, Kado HUT Kemerdekaan Indonesia



JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mengatakan, dua gelar juara dunia yang dipersembahkan Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan, merupakan kado ulang tahun peringatan HUT Proklamasi Republik Indonesia ke-68.

"Alhamdulillah kita mendapatkan kado peringatan kemerdekaan HUT Proklamasi ke-68. Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT. Sudah lama kita berharap, kita tunjukkan pada dunia. Alhamdulillah, Indonesia saat ini bangkit kembali," katanya seusai acara nonton bareng di rumah dinasnya, di Komplek Widya Chandra, Jakarta, Minggu (11/8/2013).

Roy berharap, dua gelar juara dunia yang diperoleh Indonesia dapat menjadi pelecut semangat bagi kebangkitan bulu tangkis Indonesia yang mandek prestasi dalam beberapa tahun terakhir. Dua gelar juara ini juga telah melewati target yang dicanangkan sebelumnya, yaitu satu gelar.

"Alhamdulillah, di atas target. Tapi kita tidak boleh puas dalam usaha membangkitkan puasa gelar kita," ucapnya.

Roy sengaja menggelar acara nonton dan doa bersama para wartawan, demi mendukung para jagoan Indonesia yang bertanding di BWF World Championships 2013. Setiap kali pasangaan Indonesia memastikan gelar juara dunia, Roy langsung melakukan sujud syukur.

Roy juga mengajak para wartawan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, bersamaan dengan saat bendera Merah Putih dikibarkan di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China.

Roy juga sudah menjanjikan bonus besar bagi Tontowi/Lilyana dan Ahsan/Hendra atas prestasi mereka. Tapi, dia belum mau mengatakan nominal uang yang akan diberikan.

Rombongan Indonesia yang berlaga di Guangzhou, akan kembali ke Indonesia, besok, Senin (12/8/2013).

SUMBER

ANE UCAPIN SELAMAT BUAT PARA PAHLAWAN BULUTANGKIS INDONESIA



DARI SEMUA REPLY COMMENT YANG MASUK, SELAIN MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA INDONESIA BANYAK JUGA YANG MEMBANDINGKAN PRESTASI BULUTANGKIS INDONESIA DENGAN PRESTASI SEPAKBOLANYA. PERTANYAANNYA: BAGAIMANA JIKA ANGGARAN BESAR YANG DIGELONTORKAN DI CABANG SEPAKBOLA DIBAGI-BAGIKAN KE CABANG OLAHRAGA BERPRESTASI LAINNYA SEPERTI BADMINTON, CATUR DAN TINJU? APAKAH AKAN LEBIH BERPRESTASI? SETUJU / TIDAK?

Quote:
Ane bandingkan dengan di Ameriki sana ya gan...
Disana kan kalo gak salah permainan populernya American Football (bukan Soccer) yang maen tabrak tabrakan, padahal di dunia pertandingan tersebut kayanya kurang populer, tapi mungkin industri olahraga disana bisa ngatur gimana supaya American Football tetap bisa berkembang dengan baik... Pemain pemainnya bisa dibayar mahal.


Quote:
2 Gelar Juara Dunia, Pencapaian Terbaik Indonesia Sejak 2007




Guangzhou - Dua gelar dibawa pulang anak-anak Indonesia dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013. Ini adalah pencapaian terbaik sejak 2007, setelah nirgelar dalam tiga edisi sebelumnya.

Pada pertandingan final di Tianhe Indoor Stadium, Guangzhou, China, Minggu (11/8/2013), pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lebih dulu memenangi nomor ganda campuran, diikuti kemudian oleh Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di ganda putra.

Tontowi/Lilyana yang merupakan unggulan ketiga, berhasil mengalahkan unggulan teratas dari China, Xu Chen/Ma Jin, lewat pertarungan tiga set berdurasi satu jam 14 menit, sebelum menang 21-13 16-21 22-20.

Ahsan/Hendra juga mengalahkan lawannya yang menempati posisi unggulan lebih tinggi. Mereka yang diunggulkan di tempat keenam, dengan cukup meyakinkan menumbangkan pasangan Denmark unggulan ketiga, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dengan dua set langsung 21-13 23-21.

Kali terakhir wakil Indonesia menjadi juara dunia adalah di tahun 2007. Liliyana Natsir, yang kala itu berpasangan dengan Nova Widianto, menjadi yang terbaik usai menundukkan pasangan nomor satu dunia saat itu, Zheng Bo/Gao Ling.

Setelah kesuksesan Nova/Lilyana itu Indonesia paceklik gelar di ajang BWF World Championship. Berturut-turut di tiga edisi berikutnya (2009, 2010, 2011), tidak satupun wakil "Merah Putih" yang menjadi juara.

Total, dari 20 gelaran Kejuaraan Dunia yang digelar sejak 1977, Indonesia mengumpulkan 20 titel. China masih mendominasi dengan total 54 gelar -- bahkan 55 apabila Lin Dan berhasil mengalahkan Lee Chong Wei, yang saat berita ini diturunkan sedang bertarung.

Tahun terbaik Indonesia di kejuaraan ini adalah di tahun 1980. Saat itu empat gelar dimenangi atas nama Rudy Hartono (tunggal putra), Verawaty Fajrin (tunggal putri), Christian Hadinata/Ade Chandra (ganda putra), dan Christian Hadinata/Imelda Wiguna.

Indonesia juga pernah menyabet tiga nomor di tahun 1993 untuk Joko Suprianto (tunggal putra), Susi Susanti (tunggal putri), serta Ricky Subagja/Rudi Gunawan (ganda putra).

http://sport.detik..com/read/2013/08...?991104topnews


Quote:
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Dunia


Guangzhou - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil merebut gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013. Ganda campuran andalan Indonesia itu jadi juara dunia setelah mengalahkan Xu Chen/Ma Jin.

Tampil di Tianhe Indoor Stadium, Guangzhou, China, Minggu (11/8/2013) sore WIB, Tontowi/Liliyana bermain gemilang. Mereka mengalahkan Xu/Ma, yang merupakan ganda campuran nomor satu dunia, dengan skor 21-13, 16-21, dan 22-20.

Tontowi/Liliyana tampil sangat baik sejak awal permainan. Kombinasi smes tajam Tontowi dan penempatan bola yang ciamik dari Liliyana membuat Xu/Ma kewalahan dan berulang kali membuat kesalahan sendiri.

Di game pertama, Tontowi/Liliyana hanya sekali tertinggal. Setelah kedudukan 6-6, mereka melesat meninggalkan pasangan China dan tak terkejar lagi.

Pertandingan berjalan lebih ketat di game kedua. Tontowi/Liliyana sempat unggul 4-2, tapi setelah itu kedua pasangan saling kejar angka.

Tontowi/Liliyana kemudian menurun dan tertinggal 11-14 dan 12-18. Setelahnya, mereka tak bisa mengejar perolehan poin pasangan China dan kalah di game ini.

Game penentuan berjalan sangat ketat dan menegangkan. Meski Xu/Ma lebih sering unggul, selisih poin antara kedua pasangan tak pernah lebih dari dua poin.

Tontowi/Liliyana sempat berada dalam situasi kritis saat mereka tertinggal 18-20. Tapi, mereka berhasil mengunci pasangan China di angka 20 dan membalikkan keadaan.

Bagi Tontowi, ini adalah gelar juara dunianya yang pertama. Sementara untuk Liliyana adalah yang ketiga, setelah tahun 2005 dan 2007 bersama Nova Widianto.

Ini juga merupakan gelar juara pertama yang didapat Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia Bulutangkis sejak tahun 2007.

SUMBER


Quote:
Ahsan/Hendra Juga Menang


Guangzhou - Indonesia dipastikan merebut dua gelar di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan jadi juara dunia di nomor ganda putra usai mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Pada pertandingan di Tianhe Indoor Stadium, Guangzhou, China, Minggu (11/8/2013) sore WIB, Ahsan/Hendra butuh waktu 33 menit untuk mengalahkan Boe/Mogensen. Unggulan keenam itu menang dua game langsung dengan skor 21-13, 23-21.

Game pembuka berjalan mulus buat Ahsan/Hendra. Mereka sejak awal selalu unggul dalam perolehan poin dan sama sekali tak pernah terkejar. Mereka menang relatif mudah 21-13.

Boe/Mogensen memberikan perlawanan sengit di game kedua. Mereka sempat unggul 5-2, tapi kemudian tertinggal 7-9.

Pasangan Denmark unggul lagi dalam kedudukan 18-17. Mereka bahkan sempat mendapatkan game point ketika unggul 20-18.

Namun, Ahsan/Hendra tak mau melepas game ini. Mereka mampu menyamakan kedudukan 20-20 sebelum mengakhiri permainan dengan skor 23-21.

Bagi Ahsan/Hendra, gelar ini melengkapi kesuksesan mereka tahun ini. Sebelumnya, mereka jadi juara di Malaysia Terbuka, Djarum Indonesia Open Superseries Premier, dan Singapura Open Superseries.

SUMBER


Quote:
Tontowi/Butet dan Refleksi Keberagaman Indonesia


GUANGZHOU, Kompas.com - Selebrasi kemenangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Kejuaraan Dunia (world Championships) seperti mengingatkan kembali pada masa bulu tangkis masih jadi refleksi keberagaman nasion Indonesia.

Tontowi yang muslim dan Liliyana yang Katolik mengucapkan syukur atas keberhasilan mereka mengalahkan ganda China, Xu Chen/Ma Jin 21-13, 16-21, 22-20 di final yang berlangsung di Tianhe Indoor Stadium, Guangzhou dengan cara masing-masing.

Tontowi Ahmad memang dibesarkan dalam lingkungan yang islami di Sampyuh, Banyumas pada 18 Juli 1987. Sementara Liliyana dilahirkan dengan keyikanan Katolik di Manado pada 9 September 1985.

Selebrasi dengan keyakinan masing-masing ini tidak asing bagi para peminat bulu tangkis Indonesia pada masa lalu baik yang menyaksikan langsung di stadion mau pun melalui siaran televisi.

Yang paling sering terlihat dan diabadikan melakukan selebrasi dan ucapan syukur atas kemenangan ini adalah ganda legendaris Ricky Subagja/Rexy Mainaky. Setiapkali memenangi pertandingan, Rexy yang merupakan penganut agama Kristen Protestan selalu bersujud dan mengatupkan tangannya. Sementara sebagai seorang muslimin, Ricky Subagja mengucapkan syukur dengan menengadahkan kedua tangannya.

Foto Ricky/Rexy tengah berdoa atas kemenangan mereka pernah menajdi headline media massa dalam dan luar negeri pada dekade 1990-an. Kita ingat setelah berhasil menjadi juara Olimpiade di Atlanta 1996, Rexy langsung bersujud sebelum menghambur untuk memeluk pelatih mereka, Christian hadinata.

Begitu pun ganda putera lainnya, Hendra Setiawan/markis Kido. Semasa berpasangan, juara Olimpiade beijing 2008 ini, juga mengucapkan syukur dengan keyakinan masing-masing sebelum melakukan selebrasai bersama pelatih atau anggota tim Indonesia lainnya.

Justru keberagaman yang tampaknya menjadi kunci keberhasilan bulu tangkis Indonesia selama beberapa dekade.

SUMBER


Quote:
Inilah Daftar Pebulutangkis Juara Dunia Asal Indonesia

Jakarta - Sejak dihelat di tahun 1977, Kejuaraan Dunia Bulutangkis sudah tergelar sebanyak 20 edisi, termasuk tahun ini di Guangzhou, China, di mana Indonesia memperoleh dua titel.

Kedua titel tersebut atas nama pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, setelah mengalahkan lawan-lawannya di final hari ini, Minggu (11/8/2013).

Dari 20 edisi kejuaraan, total 20 gelar dimenangi oleh pemain-pemain Indonesia. Yang terbanyak masih China dengan total 55 nomor. Denmark berada di posisi ketiga dengan total 10 gelar, diikuti Korea Selatan (9).

Berikut ini daftar juara dunia asal Indonesia berdasarkan tahun kemenangan:

1977 - Tjun Tjun/Johan Wahyudi


1980 - Rudy Hartono, Verawaty Fajrin, Christian Hadinata/Ade Chandra, Christian Hadinata/Imelda Wiguna




1983 - Icuk Sugiarto


1993 - Joko Surprianto, Susi Susanti, Ricky Subagja/Rudy Gunawan




1995 - Heryanto Arbi, Ricky Subagja/Rezy Mainaky


1997 - Candra Wijaya/Sigit Budiarto


2001 - Hendrawan, Tony Gunawan/Halim Haryanto


2005 - Taufik Hidayat, Nova Widianto/Liliyana Natsir


2007 - Markis Kido/Hendra Setiawan, Nova Widianto/Liliyana Natsir


2013 - Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir


SUMBER


Quote:
Quote:Original Posted By boxter


ini yang natsir/tontowi.



ini yang hendra/ahsan



Di komen juga di youtube gan... tunjukkan dukungan kita ke mereka biar seluruh dunia tau hehe


ijin tampilin di atas ya gan, biar gampang ditonton

Quote:
"BWF World Championships 2013"
Tanggal, 5 - 11 Agustus 2013
Guangzhou, China

Susunan Pemain Indonesia

Tunggal Putra:
Sony Dwi Kuncoro
Tommy Sugiarto
Simon Santoso
Dionysius Hayom Rumbaka*

Tunggal Putri:
Lindaweni Fanetri
Aprilia Yuswandari

Ganda Putra:
Ryan Agung Saputra/Angga Pratama
Mohammad Ahsan*/Hendra Setiawan
Markis Kido/Alvent Yulianto
Hendra Aprida Gunawan/Yonathan Suryatama Dasuki**

Ganda Putri:
Pia Zebadiah Bernadet/Rizky Amelia Pradibta
Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia

Ganda Campuran:
Tontowi Ahmad*/Liliyana Natsir
Muhammad Rijal*/Debby Susanto*
Fran Kurniawan*/Shendy Puspa Irawati*
Riky Widianto/Richi Puspita Dili

*Pemain Pelatnas PB Djarum
**Pemain PB Djarum
http://www.pbdjarum.org/kegiatan/vie...pionships-2013

ada tulisan PB Djarum, mudah mudahan jadi HT

diamankan buat foto foto


SBY didampingi sejumlah menteri menonton siaran langsung tersebut di Istana Cipanas, Jawa Barat, Minggu (11/8). Abror Rizki/Setpres.


Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI), Gita Wirjawan (tengah), berfoto bersama juara dunia nomor ganda campuran, Tontowi Ahmad (kanan)/Liliyana Natsir, usai penyerahan hadiah pada BWF World Championships 2013, di Guangzhou, China, Minggu (11/8/2013).

selamat yah, keren buat tim bulutangkis indonesia deh pokoknya
kasih bonus gede dong buat pemainnya pak sukro
ada link ke full matchnya ngga gan? hehehe
Si p... Terlepas siapa yang lebih layak berkomentar.apakah mempora atau ketua pbsi...
dirgahayu indonesia
salut buat bultang
semoga kali ini bisa mencetak generasi emas lagi
jangan sewaktu menang aja diperhatikan dan dapat bonus..
Swaktu kalah tidak diperhatikan..
Hargailah perjuangan mereka pak
hidup indonesia
selamat buat atlet2 indonesia yg udh mengharumkan nama bangsa,
pejabat mending minggir aja, gak ush numpang tenar

ayo bonusnya lsung dikasih lho yaaa
jgn kya PON kmrn
msak dicicil
Mantap gan..

semoga jadi HT!!

ga fair kalau berita tentang prestasi bulutangkis ini ga masuk HT.
tidak ada prestasi olah raga yang segemilang prestasi bulutangkis.

setelah tanpa prestasi bertahun tahun.

sayang dana olahraga terlalu banyak ke sepak bola yang tidak pernah menghasilkan gelar apa-apa


coba dananya di oper ke olahraga berprestasi kaya bulu tangkis pasti gak hanya 2 emas bisa sapu bersih emas


Quote:Original Posted By reale
ada link ke full matchnya ngga gan? hehehe


ini yang natsir/tontowi.



ini yang hendra/ahsan



Di komen juga di youtube gan... tunjukkan dukungan kita ke mereka biar seluruh dunia tau hehe
Wah prestasi lagi dari dunia olahraga bulutangkis
Daripada sepakbola , tanpa prestasi & lebih banyak masalah tapi udah menghabiskan duit lebih banyak buat ngurusin nya

Tontowi/Liliyana Menang Mental

Guangzhou - Mental menjadi faktor penting dalam pertandingan final nomor ganda campuran di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013. Karena unggul dalam hal tersebut, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bisa menjadi pemenang.

Lawan yang dihadapi Tontowi/Liliyana pada pertandingan di Tianhe Indoor Stadium, Guangzhou, China, Minggu (11/8/2013) sore WIB, bukan pasangan sembarangan. Mereka adalah Xu Chen/Ma Jin, jagoan tuan rumah sekaligus ganda campuran nomor satu dunia.

Pada game pembuka, Tontowi/Liliyana mampu mengendalikan permainan. Poin demi poin mereka peroleh, sementara permainan Xu/Ma tak berkembang. Tontowi/Liliyana menang 21-13.

Memasuki game kedua, Xu/Ma bangkit. Peraih medali perak di Olimpiade London 2012 itu gantian menekan Tontowi/Liliyana dan akhirnya menang 21-16.

Game penentuan berjalan sangat ketat dan menegangkan. Meski Xu/Ma lebih sering unggul, selisih poin antara kedua pasangan tak pernah lebih dari dua poin.

Tontowi/Liliyana sempat berada dalam situasi kritis saat mereka tertinggal 18-20. Artinya, Xu/Ma cuma butuh satu poin lagi untuk jadi juara dunia.

Tapi, Tontowi/Liliyana tak menyerah. Mereka mampu mengunci pasangan China di angka 20 dan membalikkan keadaan 22-20.

"Faktor mental menjadi faktor penting pada kemenangan kami hari ini, ada pengaruh faktor lucky juga, terutama di game ketiga. Sebenarnya tadi kami hanya menahan dan mengimbangi permainan. Pokoknya kami tahan terus," jelas Tontowi seusai pertandingan, seperti dikutip situs resmi PP PBSI.

Hal senada diungkapkan oleh Liliyana. Menurutnya, dukungan penonton justru membuat Xu/Ma tertekan.

"Xu/Ma pasti ada tekanan, apalagi mereka wakil tuan rumah. Ditambah lagi pada game ketiga mereka leading 20-18 dan kami bisa menyamakan kedudukan 20-20 pasti tekanan makin berat, dan momen ini adalah kesempatan untuk kami, kami menang dari segi mental," katanya.

Bagi Tontowi, ini adalah gelar juara dunianya yang pertama. Sementara untuk Liliyana adalah yang ketiga, setelah tahun 2005 dan 2007 bersama Nova Widianto.

SUMBER
seru banget gan, tadi sempet lihat streaming di youtube
tapi kenapa gak di siarin di tv sihhhh
Quote:Original Posted By boxter

Di komen juga di youtube gan... tunjukkan dukungan kita ke mereka biar seluruh dunia tau hehe


ijin tampilin di atas ya gan, biar gampang ditonton
Kira2 dpt brp tuh bonusx
Quote:Original Posted By Adha.19
seru banget gan, tadi sempet lihat streaming di youtube
tapi kenapa gak di siarin di tv sihhhh


Olahraga yg 'membanggakan indonesia' dan 'pantas' ditayangkan di tv kan cuma sepakbola om