KASKUS

INFO PERPANJANGAN PAJAK+PENGHITUNGAN BESARNYA PAJAK DAN DENDA



Sebelumnya minta maaf kalo thread pertama ane ini acak2kan tapi liat dari niatnya ya gan yang pengen share ilmu

Langsung aja ya gan


Gak bayar Pajak “APA KATA DUNIA” ….. … Kali ini tulisan saya agak sedikit panjang gpp menyambut liburan Ramadan ini…. mari kita mulai ajah dengan istilah perpajakan yang ada hubungannya dengan motor kita… yang saya kutip beberapa dari perda no 4 tahun 2003.

Kendaraan Bermotor adalah semua kendaraan beroda dua atau lebih beserta gandengannya yang digunakan disemua jenis jalan darat dan digerakkan oleh peralatan teknik berupa motor atau peralatan lainnya yang berfungsi untuk mengubah suatu sumber daya energi tertentu menjadi tenaga gerak kendaraan bermotor yang bersangkutan,termasuk alat2 berat dan alat2 besar yang bergerak……

Kepemilikan hubungan hukum antara orang pribadi atau badan dengan kendaraan bermotor yang namanya tercantum dalam bukti kepemilikan atau dokumen yang sah termasuk BPKB

DPP PKB (Dasar pengenaan Pajak Pajak Kendaraan Bermotor) sesuai perda nomor 4 tahun 2003 :arrow: adalah perkalian antara nilai jual kendaraan bermotor dengan bobot yg mencerminkan secara relatif kadar kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan akibat penggunaan kendaraan bermotor.

NILAI JUALl =harga pasaran umum.
setelah harga pasaran umum diketahui maka nilai jual ditentukan juga berdasarkan faktor2:isi silinder,penggunaan,jenis,merk.tahun,berat,dokumen import.

BESARNYA TARIF (perda nomor 4 tahun 2003) :
Kendaraan bermotor bukan umum= 1,5%
Kendaraan bermotor umum=1%
Alat2 berat=0,5%

NAH SEKARANG KITA BUKA STNK KITA



STNK

(surat tanda kendaraan Bermotor)

Coba buka surat “STNK” bro sekalian… ada apa aja yah… nama pemilik dst…. kali ini kita lihat kolom bagian pajak aja ya…. disitu ada istilah :

Dan Daleman STNK Bagian pajak Ada istilah2 berikut ini:

BBN KB Bea Balik Nama kendaraan bermotor.besarnya 10% dari harga motor (off the road)/harga faktur untuk motor baru, dan motor bekas(second) sebesar 2/3 pajak(PKB)nya.

PKB pajak kendaraan bermotor besarnya 1,5% dari nilai jual motor dan bersifat menurun tiap tahun,karena penyusutan nilai jual motor.

SWDKLLJ Sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan,sumbangan ini dikelola oleh jasa raharja sebesar RP35.000

BIAYA ADM. Biaya administrasi, untuk motor baru kemarin saya tidak dikenakan,dan apabila ganti plat nomor (5 tahun sekali) atau balik nama… baru dikenai biaya dan besarnya Rp 30.000

INI DIA CARA PENGHITUNGAN DENDA PAJAK KENDARAAN AGAN

Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Apabila kita setelah jatuh tempo masa berlaku STNK (surat tanda nomor kendaraan) belum melakukan perpanjangan maka kita akan dikenai denda PKB(pajak kendaraan bermotor) dan SWDKLLJ(sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas),adapun cara perhitungannya:

Denda PKB (pajak kendaraan bermotor) ;
ada yang telat 3 hari bahkan 1 hari dianggap 1 tahun….tiap wilayah berbeda, tetapi prinsip cara menghitungnya adalah 25% per tahun
terlambat 3bulan PKB x 25% x 3/12
terlambat 6bulan PKB x 25% x 6/12

Denda SWDKLLJ(sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas);
besarnya Rp 32.000 untuk motor & Rp100.000 untuk roda 4 ( mungkin sudah naik ?… )

contoh: bro sony punya motor dan terlambat bayar 6 bulan jumlah PKB tertera di STNK Rp 232.000 & SWDKLLJ Rp 35.000 maka bro sony dikenakan denda keterlambatan sebesar:

(Rp232.000 x 25% x 6/12 )+(Rp 32.000) = Rp 61.000

Total yang harus dibayar sebesar; Rp 232.000+Rp35.000+Rp 61.000=Rp 328.000


Pajak Progresif
Pajak progresif kalau diJakarta tujuannya untuk mengendalikan jumlah kendaraan dengan menerapkan pajak secara “berlapis”..adapun cara penghitungannyaperda nomor 8 tahun 2010) dan berlaku mulai 1 januari 2011…
kendaraan pertama akan terkena pajak progresif sebesar 1,5 % x nilai jual,
kendaraan kedua akan terkena pajak progresif sebesar 2% x nilai jual,
kendaraan ketiga akan terkena pajak progresif sebesar 2,5% x nila jual,
kendaraan keempat akan terkena pajak progresif 4% x nilai jual

contoh: bro paijo punya motor bebek 100cc atas namanya… beli motor lagi 250cc (ke dua)dengan harga off the road/faktur (bukan harga dealer loh )= Rp20.000.000

jadi BBN KB = Rp 20.000.000 x 10% = Rp 2.000.000

PKB(prog)= Rp 2.000.000 x 20%=Rp 400.000

jadi berlaku pajak progresif untuk motor kedua= Rp 400.000 ..padahal kalau tidak diberlakukan cuma bayar Rp 300.000

Nah untuk agan-agan yang mau menyambut lebaran beli Motor N250 jadi mikir2 nih belinya kikikikikikiki..………….. :mrgreen:

Mudah-Mudah Bermanfaat ya gan INFOnya Hehe
makasih bro, gw sih biasa minta tolong ama dept pajak
Iya gan sah sah aja hehe agan kan orng sibuk hehe
sing penting bayar pajak gan hehe
cakep gan
moga calon HT
nice info... gan
Quote:Original Posted By halcyon.
cakep gan
moga calon HT


Waduh HT amin amin gan makasih ,Tp yang penting bermanfaat untuk yang belum tau hehe
itu mah iuran tahunan polisi
kirain pajak beneran
bingung baca nya
Quote:Original Posted By lee_syaoran
itu mah iuran tahunan polisi
kirain pajak beneran


Aduh maaf gan ane kayanya Kurang tepat bikin judul Seharusnya Pajak kendaraan bermotor kali ya maaf ya gan
kadang2 ngerasa bayar pajak sia2 banget

ijin nyimak dlu gan blom ngeh nih ane
btw nice share gan

Quote:Wuih Apple Bakal berhenti Produksi iPhone5?
Aplikasi Untuk Mutusin Pacar?
itu PKB motor honda grand ane kok tiap tahun gak turun, malah naek
Quote:Original Posted By Clarent
kadang2 ngerasa bayar pajak sia2 banget



iya sih gan kalo melihat dari pengelolaan yang dilakukan pemerintah untuk uang yang selalu kita bayarkan dalam memenuhi kewajiban kpd negara .
nice info gan... kebetulan lg nyari referensi soal ini..
Quote:Original Posted By SkyRobot
itu PKB motor honda grand ane kok tiap tahun gak turun, malah naek


Mungkin honda grand agan limited edition hehe just kid gan hehe