Kisah Inilah Yang Ternyata Ditakuti Oknum, Preman, dan PKL Tanah Abang

Jokowi Pernah Penjarakan Empat PKL di Solo

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui pernah memidanakan empat pedagang kaki lima (PKL) di Surakarta, Jawa Tengah. Hal itu ia lakukan saat masih menjabat Wali Kota Surakarta.

Jokowi mengatakan, keempat PKL itu akhirnya dihukum penjara atas kasus tindak pidana ringan (tipiring). Tindak pidana ringan adalah hukuman berupa kurungan yang waktunya kurang dari lima bulan.

"Ya, mereka empat orang itu kena tipiring," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (29/7/2013).

Jokowi mengatakan, keberadaan PKL di Jakarta telah melanggar Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007. Ia berupaya menghidupkan kembali undang-undang dan perda untuk kasus tindak pidana ringan. Menurutnya, peraturan yang ada saat ini hanya menjadi formalitas dan sanksinya tidak berlaku.

"Yang kena tipiring itu, contohnya UU dan Perda Lalu Lintas. Kita ini punya UU dan perda, loh, tapi mandul," kata Jokowi.

Ia membantah bahwa hanya satu pihak yang berperan dalam penataan PKL, baik di Tanah Abang, Pasar Minggu, maupun Jatinegara. Ia menyebutkan, semua pihak berpartisipasi dalam penertiban PKL, antara lain wali kota, camat, lurah, Dinas Perhubungan DKI, Satpol PP, dan PD Pasar Jaya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa Jokowi pernah memiliki pengalaman memenjarakan PKL yang menolak direlokasi. "Pak Jokowi bilang saat dirinya baru enam bulan menjabat Wali Kota Solo sudah memidanakan empat orang PKL," kata Basuki.

Basuki mengatakan, ia secara spontan mempertanyakan kepada Jokowi perihal pengalamannya menangani PKL. Itu ia lakukan karena menilai sikap Jokowi selaku Gubernur DKI selalu sopan sehingga mengakibatkan para pedagang sulit diatur. Ia menyebutkan, Jokowi mengingatkan jika hidup di penjara, walaupun sehari, tetap saja tidak mengenakkan.

sumber

Ternyata Memenjarakan PKL itu Bukan Sekedar Ancaman,
Riil dan Nyata dalam Kehidupan Nyata.

Pantes Oknum DPRD, Preman, dan PKL Tanah Abang sendiri Serius Mati-matian Melawan Pemprov DKI, Sepak terjang Jokowi Ahok Benar-Benar Nyata...!!

Kasih gebrakan Penjarakan minimal 20 orang PKL, tes dulu, sisanya tunggu reaksinya, masih nekat, kerjasama sama Menkumham menyediakan ruangan kotor dan jorok untuk PKL sisanya di Nusakambangan.

PKL di Tanah Abang jadi lumbung uang untuk oknum dan preman.
makanya itu mereka bereaksi ketika lumbung uangnya disentuh Jokowi-Ahok
Kali ini reaksi para preman atas policy pemrov DKI untukmenata PKL rupanya malah akan jadi bahan tertawaan masyarakat. Apalagi ada anggota DRD yg melibatkan diri di dalamnya.
jadi selama ini H. Lulung melawan biar gk dipolisikan anak anaknya?
biar lahan duitnya di tenabang gk habis dimakan perda
Quote:Ternyata Memenjarakan PKL itu Bukan Sekedar Ancaman,
Riil dan Nyata dalam Kehidupan Nyata.

Pantes Oknum DPRD, Preman, dan PKL Tanah Abang sendiri Serius Mati-matian Melawan Pemprov DKI, Sepak terjang Jokowi Ahok Benar-Benar Nyata...!!

Kasih gebrakan Penjarakan minimal 20 orang PKL, tes dulu, sisanya tunggu reaksinya, masih nekat, kerjasama sama Menkumham menyediakan ruangan kotor dan jorok untuk PKL sisanya di Nusakambangan.

PKL di Tanah Abang jadi lumbung uang untuk oknum dan preman.
makanya itu mereka bereaksi ketika lumbung uangnya disentuh Jokowi-Ahok


Lain ladang lain belalang....

kalo didaerah solo mngkin lebih homogen sehingga tidak terlalu sulit diatur
tapi kalau di DKI dah jelas masyarakatnya heterogen sehingga butuh kerja esktra keras untuk ngaturnya, maklumlah yang dihadapi bukan cuma satu pihak aja, banyak pihak yang numpang eksis.

moga berakhir win win solution....

Thumbs up 

Quote:Original Posted By leyhendra
Jokowi Pernah Penjarakan Empat PKL di Solo

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui pernah memidanakan empat pedagang kaki lima (PKL) di Surakarta, Jawa Tengah. Hal itu ia lakukan saat masih menjabat Wali Kota Surakarta.

Jokowi mengatakan, keempat PKL itu akhirnya dihukum penjara atas kasus tindak pidana ringan (tipiring). Tindak pidana ringan adalah hukuman berupa kurungan yang waktunya kurang dari lima bulan.

"Ya, mereka empat orang itu kena tipiring," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (29/7/2013).

Jokowi mengatakan, keberadaan PKL di Jakarta telah melanggar Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007. Ia berupaya menghidupkan kembali undang-undang dan perda untuk kasus tindak pidana ringan. Menurutnya, peraturan yang ada saat ini hanya menjadi formalitas dan sanksinya tidak berlaku.

"Yang kena tipiring itu, contohnya UU dan Perda Lalu Lintas. Kita ini punya UU dan perda, loh, tapi mandul," kata Jokowi.

Ia membantah bahwa hanya satu pihak yang berperan dalam penataan PKL, baik di Tanah Abang, Pasar Minggu, maupun Jatinegara. Ia menyebutkan, semua pihak berpartisipasi dalam penertiban PKL, antara lain wali kota, camat, lurah, Dinas Perhubungan DKI, Satpol PP, dan PD Pasar Jaya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa Jokowi pernah memiliki pengalaman memenjarakan PKL yang menolak direlokasi. "Pak Jokowi bilang saat dirinya baru enam bulan menjabat Wali Kota Solo sudah memidanakan empat orang PKL," kata Basuki.

Basuki mengatakan, ia secara spontan mempertanyakan kepada Jokowi perihal pengalamannya menangani PKL. Itu ia lakukan karena menilai sikap Jokowi selaku Gubernur DKI selalu sopan sehingga mengakibatkan para pedagang sulit diatur. Ia menyebutkan, Jokowi mengingatkan jika hidup di penjara, walaupun sehari, tetap saja tidak mengenakkan.

sumber

Ternyata Memenjarakan PKL itu Bukan Sekedar Ancaman,
Riil dan Nyata dalam Kehidupan Nyata.

Pantes Oknum DPRD, Preman, dan PKL Tanah Abang sendiri Serius Mati-matian Melawan Pemprov DKI, Sepak terjang Jokowi Ahok Benar-Benar Nyata...!!

Kasih gebrakan Penjarakan minimal 20 orang PKL, tes dulu, sisanya tunggu reaksinya, masih nekat, kerjasama sama Menkumham menyediakan ruangan kotor dan jorok untuk PKL sisanya di Nusakambangan.

PKL di Tanah Abang jadi lumbung uang untuk oknum dan preman.
makanya itu mereka bereaksi ketika lumbung uangnya disentuh Jokowi-Ahok











mantap JOK bantai semua yang bikin hancur ketertiban dan kenyamanan masyarakat







kalo di surabaya, mungkin mirip kayak pasar keputran.
kata pak Jokowi " kalo mau baik2 ya diseleseikan baik2... kalo ndak mau baik2 ya kita ndak baik juga....." (sambil meringis ala Jokowi)

Jokowi Ahok, Aset bangsa yang cerdas dan berintegritas

sepertinya ke depan setiap pihak yang bersebrangan dengan pasangan cerdas ini harus berpikir 5 kali dulu untuk koar-koar di media, biar gak keliatan dungunya

apalagi Ahok yang kemampuan manajerial dan logikanya luar biasa. Typical cerdas, keras, lugas, tegas, dan lantang.

liat video di youtube setiap orang lawan bicara bersebrangan dengan pendapat ahok jadi terlihat kayak orang konyol dan kocak, keliatan bingungnya dan ujungnya mati kutu.

mudah mudahan jokowi-ahok tetap istiqomah dan jadi contoh di Indonesia seorang pimpinan yang berani menegakkan kebenaran melawan kebodohan dan kekonyolan oknum dan pelanggar aturan
lebih takut ama jokowi ane
diam2 ujug2 penjara aja tuh PKL
nunggu komen anti Jokowi aja biar terhibur
lihat aja ga akan bertahan lama tuh para preman dan oknum beking PKL tananh abang....bakalan dilindas habis tuh para beking2nya
Quote:Original Posted By leyhendra
Jokowi Ahok, Aset bangsa yang cerdas dan berintegritas

sepertinya ke depan setiap pihak yang bersebrangan dengan pasangan cerdas ini harus berpikir 5 kali dulu untuk koar-koar di media, biar gak keliatan dungunya

apalagi Ahok yang kemampuan manajerial dan logikanya luar biasa. Typical cerdas, keras, lugas, tegas, dan lantang.

liat video di youtube setiap orang lawan bicara bersebrangan dengan pendapat ahok jadi terlihat kayak orang konyol dan kocak, keliatan bingungnya dan ujungnya mati kutu.

mudah mudahan jokowi-ahok tetap istiqomah dan jadi contoh di Indonesia seorang pimpinan yang berani menegakkan kebenaran melawan kebodohan dan kekonyolan oknum dan pelanggar aturan


Tinggal lihat eksekusinya aja nanti. Apakah jokohok mampu mengatasi masalah yang udah menahun.

Kalau soal ahok menang debat mah masih bisa dipertanyakan, soalnya lawannya anak buah. Coba kalau misalkan lawannya yang setara atau di atas jabatannya masih bisa tegas ga debatnya.
emang orang sini sama kayak orang di SOLO ???

menggangu mata pencaharian bakalan berabe urusannya !!!

mau lihat nih kerusuhan yang bakalan disebabkan oleh Ahok dan Jokowi !!!
Kasih tester dulu pakdhe.. 10 org dulu deh PKL itu dipenjara.. tar yg sisanya pasti ngibri jg..
Langsung di dor aja susah amat

Pake mengatasnamakan warga DKI lagi
Quote:Original Posted By sonwakiza
Lain ladang lain belalang....

kalo didaerah solo mngkin lebih homogen sehingga tidak terlalu sulit diatur
tapi kalau di DKI dah jelas masyarakatnya heterogen sehingga butuh kerja esktra keras untuk ngaturnya, maklumlah yang dihadapi bukan cuma satu pihak aja, banyak pihak yang numpang eksis.

moga berakhir win win solution....


adalah benar
di jakarta itu masyarakat nya terdiri dari berbgai macam karakter
butuhkesabaran extra buat mengurusnya

gw tetep dukung penertiban PKL, asal gak rusuh
klo jadi presiden, kira2 mo penjarakan preman freeport gak yah....
Quote:Original Posted By bacotmu200
emang orang sini sama kayak orang di SOLO ???

menggangu mata pencaharian bakalan berabe urusannya !!!

mau lihat nih kerusuhan yang bakalan disebabkan oleh Ahok dan Jokowi !!!


Mau org solo, org jawa, org papua, org melayu klu emank salah ya salah....

Ente blg mengganggu mata pencaharian, lha para PKL itu mlh mengganggu hak2 pengguna jalan, org2 Indonesia makin lama makin larut memperjuangkan hak2 nya di jalan yg salah tanpa memandang hak2 org lain!!

Org salah koq dibela....
Ngaku wong cilik kelakuan seperti wong licik
Quote:Original Posted By bacotmu200
emang orang sini sama kayak orang di SOLO ???

menggangu mata pencaharian bakalan berabe urusannya !!!

mau lihat nih kerusuhan yang bakalan disebabkan oleh Ahok dan Jokowi !!!


jiah....emang pkl preman di jakarta kebal hukum?.....
Quote:Original Posted By sonwakiza


Lain ladang lain belalang....

kalo didaerah solo mngkin lebih homogen sehingga tidak terlalu sulit diatur
tapi kalau di DKI dah jelas masyarakatnya heterogen sehingga butuh kerja esktra keras untuk ngaturnya, maklumlah yang dihadapi bukan cuma satu pihak aja, banyak pihak yang numpang eksis.

moga berakhir win win solution....


yeah... bilang aja tipe orang jakarta itu emang keras kepala

Quote:Original Posted By bacotmu200
emang orang sini sama kayak orang di SOLO ???

menggangu mata pencaharian bakalan berabe urusannya !!!

mau lihat nih kerusuhan yang bakalan disebabkan oleh Ahok dan Jokowi !!!


Jokowi-Ahok sudah menyediakan lokasi pemindahan tempat jualan dagangan kaki lima, kalo perlu disediakan lapangan pekerjaan noh!

Kurang apa lagi??!!

contoh semarang!
PKL di simpang lima aja udah dipindahin, sekarang alun-alun jadi bersih & rapih.
Gw kasih catatan :
Beruntung loe-loe yang tinggal di TA kagak digusur paksa! Baru disuruh pindah doank!

coba liat nickname lu sendiri, emang gede bacot doank tapi gak pake otak :