KASKUS

Angkasa Pura Serahkan Bandara Polonia ke TNI-AU

PT Angkasa Pura 2 akan menyerahkan berbagai aset di Bandar Udara Polonia Medan ke pihak TNI Angkatan Udara terkait akan dioperasionalkannya Bandara Kualanamu.

"Rencananya, serah terimanya dilaksanakan pada Selasa, 23 Juli," kata Direktur Keuangan PT Angkasa Pura 2 Laurensius Manurung di Bandara Kualanamu, Kamis, di sela-sela simulasi kedua.

Menurut Laurensius, terkait dioperasionalkannya Bandara Kualanamu, pihaknya akan membawa berbagai aset bergerak untuk keperluan bandara baru tersebut.

Ia mencontohkan mebeler, peralatan kantor, kendaraan, dan berbagai aset bergerak lainnya yang selama ini dipergunakan di Bandara Polonia.

Sedangkan benda tidak bergerak tetap berada di lokasi lama dan akan diserahkan ke TNI Angkatan Udara (AU) untuk keperluan instansi pertahanan negara itu.

"Aset bergerak dibawa, sedangkan yang tidak bergerak tidak dibawa," katanya.

Ia mengatakan aset tidak bergerak yang akan diserahkan ke TNI-AU tersebut berupa terminal kedatangan dan keberangkatan, apron, menara, dan berbagai ruangan di Bandara Polonia.

Penyerahan ke TNI-Au tersebut bersifat pinjam pakai hingga adanya kebijakan proses pengalihan secara permanen dari pemerintah.

Meski berbagai aset tersebut diserahterimakan ke TNI-AU, tidak ada ganti rugi yang diterima Angkasa Pura 2.

"Pinjam pakai itu berlangsung dua tahun, sedangkan pengalihan permanennya tergantung pemerintah," katanya.


http://www.ciputranews.com/ibu-kota-...medium=twitter

=========================

diisi herky kah?
bagaimana dengan epenambelas hibah Om, disini juga kah?
Quote:Original Posted By tesla220volt
bagaimana dengan epenambelas hibah Om, disini juga kah?


setahuku sih di pekanbaru
Quote:Original Posted By tesla220volt
bagaimana dengan epenambelas hibah Om, disini juga kah?


sabar sabar suatu saat nanti semoga akan diisi dengan yang lebih wah.....

Su 35 BM mungkin..................15 tahun lagi tapinya
Quote:Original Posted By madokafc


sabar sabar suatu saat nanti semoga akan diisi dengan yang lebih wah.....

Su 35 BM mungkin..................15 tahun lagi tapinya


15 tahun lagi tante Mado sudah tuwir donk....
Quote:Original Posted By tesla220volt


15 tahun lagi tante Mado sudah tuwir donk....


40 tahun sudah jadi tante beneran,
Ini nanti yang katanya di isi Puna dan Wulung atau bahkan "barang haram". Tapi apa tidak salah kalau semisal bandara ini jadi dimanfaatkan TNI AU. Kan bandara ini dekat dengan kota Medan, intinya dekat wilayah sipil.
Quote:Original Posted By madokafc


40 tahun sudah jadi tante beneran,


tapi biasanya lebih "lihai".................

ane suka


ni bandara katanya kebanyakan obstacle y ?
sepertinya buat sarang puna dan smerch ne gan
Quote:Original Posted By nachtigall
ni bandara katanya kebanyakan obstacle y ?


buangetttt.... ampe capek ngurusin KKOP dan gangguan ruang udara disono.. alasan terutama pemindahan ke kuala namu, selain luas udah mepet gak bisa dikembangin, masalah lain juga faktor safety penerbangan nya...
Quote:Original Posted By cherrybombers


buangetttt.... ampe capek ngurusin KKOP dan gangguan ruang udara disono.. alasan terutama pemindahan ke kuala namu, selain luas udah mepet gak bisa dikembangin, masalah lain juga faktor safety penerbangan nya...


lebih parah dari husein ga om...gile aja tu husein bangunan tinggi dua biji hotel ama mall bisa berdiri ga nyampe 1 km dari area pendaratan
EF NEMBELAS di taruh d polonia juga kayaknya, atau cuman buat kandang pesawat angkut aja sejenis MAZ HERCULES
Quote:Original Posted By cherrybombers


buangetttt.... ampe capek ngurusin KKOP dan gangguan ruang udara disono.. alasan terutama pemindahan ke kuala namu, selain luas udah mepet gak bisa dikembangin, masalah lain juga faktor safety penerbangan nya...


resiko jga gede, contoh insiden pesawatnya mandala atau merpati (lupa), yg bagian belakangnya nyentuh pager pas take off, trus jatuh di daerah pemukiman, yg tewas banyak............
Quote:Original Posted By pyocorus
Ini nanti yang katanya di isi Puna dan Wulung atau bahkan "barang haram". Tapi apa tidak salah kalau semisal bandara ini jadi dimanfaatkan TNI AU. Kan bandara ini dekat dengan kota Medan, intinya dekat wilayah sipil.


bandaranya bukan dekat kota medan gan, tapi di tengah tengah kota medan...

Quote:Original Posted By silent.reader.4


bandaranya bukan dekat kota medan gan, tapi di tengah tengah kota medan...



cocoknya buat pangkalan UAV, lebih safety,
Quote:Original Posted By tesla220volt


15 tahun lagi tante Mado sudah tuwir donk....


wkwkwkkw
Berita yg terkait dr sisi sipil

MEDAN - Per tanggal 25 Juli mendatang, Bandar Udara (Bandara) Polonia resmi ditutup. Seluruh maskapai penerbangan akan terbang dan mendarat melalui Bandara Internasional Kualanamu.

“Soft Operation Kualanamu akan digelar pada 25 Juli. Operasional bayangan ini sama seperti operasional pada umumnya. Tujuannya agar kesempurnaan operasional lebih terjamin. Jadi, begitu ada kekurangan saat soft operation, maka akan di-fix-kan sebelum peresmian. Dalam soft operation ini, semua operasional pindah secara utuh. Dengan kata lain, seluruh maskapai akan terbang dan mendarat melalui Kualanamu. Dan Polonia tutup,” jelas Direktur Angkasa Pura II, Tri Susnoko, dalam Rapat Koordinasi Bersama Sekretariat Wapres RI di Hotel Aryaduta, Kamis (2/5). Untuk grand opening bandara terbesar di Sumatera ini, PT Angkasa Pura II masih menunggu jadwal dari presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia berharap, peresmian dapat dilangsungkan awal September mendatang. “Secara fisik, Kualanamu sudah siap 100 persen. Walaupun ada beberapa hal yang harus kita urus. Seperti izin, maskapai dan lainnya,” ujarnya.

sumber : http://www.hariansumutpos.com/2013/0...i#ixzz2SCfLreS
jadiin mall ama apartemen atw hotel aj kyk kemayoran, psti bnyak peminatny. kan posisiny persis d jantung kota medan.

klo mw bngun instalasi militer, ya kaya kualanamu. cari area d luar kota, msh bnyak kok area terbuka. lbh mudah pengembangan, keamanan dan bs d taruh macem2 kaya flanker, s300, dll
wuih, nambah dong pangkalan militer nih
Kayak di makassar juga, bandara lama diserahkan ma TNI AU jadi pangkalan sukhoi.