KASKUS

[FPI LAGI] Bentrok dengan Warga di Kendal, FPI: 20 Anggota Kami Dikepung


Quote:
Jakarta - Ormas yang terlibat bentrok dengan warga di Sukorejo, Kendal Jawa Tengah adalah Front Pembela Islam. Menurut pihak FPI ada 20 anggota yang dikepung.

"Ada 20 anggota FPI Kendal yang dikepung preman dan saat ini mereka berlindung di masjid," ujar Wasekjen FPI Ustad Awid Mashuri saat dikonfirmasi, Kamis (18/7/2013).

Menurut Awid, siang ini 20 orang anggota FPI dari Kendal itu tengah dalam perjalanan menuju ke Temanggung. Mereka hendak mendukung rekan mereka untuk melaporkan mengenai penganiayaan beberapa anggota mereka pada Rabu kemarin.

"Di tengah perjalanan mereka dicegat dan dikepung," ujar Awid.

Namun Awid mengaku belum mendapatkan detil mengenai korban luka ataupun kemungkinan adanya korban jiwa akibat bentrok tersebut.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Purwanto mengatakan pihaknya masih melakukan penanganan. Peristiwa memang masih berlangsung.

"Saya belum bisa komentar, kita lagi di lapangan. Lagi ngejar orang," kata Purwanto.

SUMBER


Quote:
Bentrok Warga dan Ormas di Kendal, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Kendal - Bentrok antar warga dan ormas terjadi di Sukorejo Kendal, Jawa Tengah. Sejak pukul 14.00 tadi suasana masih memanas, bahkan satu unit mobil dibakar dalam bentrokan tersebut.

Salah satu warga, Farin, mengatakan bentrok diduga merupakan buntut dari aksi sweping ormas di desa Ngrancah, Sukorejo yang terjadi hari Rabu (17/7/2013) malam kemarin.

"Bentrokan itu buntut aksi sweeping ormas terhadap lokalisasi di desa Ngrancah, Sukorejo, Kendal, tadi malam," kata Farin melalui telepon selulernya, Kamis (18/7/2013).

Ia menambahkan dua kelompok massa saat ini masih berjaga-jaga di jalan utama Sukorejo. Sementara itu personel TNI dan Polri terus berusaha mengamankan situasi.

"Aparat gabungan TNI Polri berusaha meredam bentrokan antara warga dengan ormas," imbuhnya.

Dari informasi sementara, tiga warga dilarikan ke RS Tugurejo akibat bentrokan tersebut. Tiga warga tersebut adalah Suyatmi warga Patean, Tri Munarti warga Pageruyung, Moh.Farid warga Sempu Tanggulrejo Kecamatan Tempuran, Temanggung.

SUMBER


Quote:
Rombongan Ormas yang Bentrok dengan Warga di Kendal Pakai 9 Mobil

Jakarta - Bentrok antara anggota ormas dan warga terjadi di Sukorejo, Kendal, Jateng. Belum diketahui jumlah korban. Anggota ormas berjumlah puluhan dan naik mobil.

"Mereka (ormas) pakai 9 mobil," kata petugas piket Polsek Patean Kendal Brigadir Pujianto saat dihubungi detikcom, Kamis (18/7/2013).

Pujianto menyebut rombongan itu melintas di wilayah hukumnya. Kemudian terdengar info terjadi bentrok di Sukorejo. Kejadian itu terjadi di pinggir jalan.

"Kurang mengerti soal ada tidaknya korban. Juga soal kenapa mereka bentrok. Tadi mereka cuma lewat saja," katanya.

Berdasarkan foto yang dikirim warga, terlihat puluhan warga berkerumun di jalanan. Ada juga gambar mobil dibakar. Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran sudah di lokasi.

SUMBER


Quote:
FPI Bentrok dengan Warga Kendal


TEMPO.CO, Kendal -Kekerasan antara warga dan masa Front Pembela Islam terjadi di Sukorejo, Kabupaten Kendal, Kamis 18 Juli 2013 sekitar pukul 14.00 WIB. Minibus Toyota Avanza yang ditumpangi massa FPI dibakar warga. Mobil Pick Up dirusak di dekat pompa bensin, depan Gereja Santo Isodorus, Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah.

“Mobil kondisi terbakar hangus serta pick up rusak parah karena digulingkan masa pemuda desa,” ujar Ellen Cornelis, saksi mata yang melihat kejadian itu.

Wakil Ketua Pemuda Ansor, Kabupaten Kendal ini menjelaskan, aksi pembakaran dan pengrusakan terjadi ketika mobil yang ditumpangi massa FPI menabrak seorang pengendara sepeda motor di depan SPBU. Ellen menjelaskan mobil FPI yang menabrak warga itu sebelumnya terlibat aksi saling ejek dan bersitegang dengan warga di alun-alun Sukorejo.

Sejumlah pemuda dan preman setempat kesal. Apalagi FPI yang berasal dari luar Sukorejo itu juga melakukan sweeping sejumlah lokalisasi di sekitar Sukorejo. “Mereka dari temanggung dan luar Sukorejo,” katanya. Mereka pun nyaris ribut hingga mobil yang ditumpangi FPI berusaha kabur ke arah Weleri.

Ketika mencapai SPBU itulah, mereka menabrak orang. Beruntung massa FPI dapat diamankan oleh aparat kepolisian yang sudah siaga menjaga. Masa FPI diungsikan ke Masjid Agung Sukorejo dan bisa dievakuasi belum lama setelah diamankan.

SUMBER


Quote:
Bentrok di Kendal, Massa FPI Terkepung di Dalam Masjid


Liputan6.com, Kendal : Massa Front Pembela Islam (FPI) di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, terlibat bentrok dengan massa. Petugas akhirnya melokalisir massa FPI di dalam sebuah masjid.

"Teman-teman dikepung, karena jumlahnya tidak seimbang. Teman-teman dievakuasi ke masjid," kata Wakil Sekjen FPI Pusat Awit Masyhuri dalam perbincangan dengan Liputan6.com, Kamis (18/7/2013).

Peristiwa ini merupakan buntut dari keributan yang terjadi di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu 17 Juli kemarin petang. Saat massa FPI melakukan sweeping bersama ormas lainnya, tiba-tiba ada perlawanan.

"Pelaku maksiat ini mungkin koordinasi dengan teman lainnya. Ketika kami mau menuju ke tempat lain, teman-teman dikepung," lanjut Awit.

Peristiwa itu berlanjut hari ini saat massa FPI dari daerah lain datang untuk memberikan dukungan kepada massa FPI di Temanggung. "Teman yang dari Kendal belum sampai ke Temanggung, saat di Sukorejo mereka sudah dihadang," kata Awit.

Belum diketahui berapa banyak korban luka akibat peristiwa ini. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djihartono belum bisa dikonfirmasi. (Ism/Ary)

SUMBER


Quote:
Warga Vs FPI di Kendal, Polisi: Ibu-ibu Terluka Ditabrak Konvoi FPI

Jakarta - Polres Kendal memastikan tak ada yang tewas dalam insiden bentrok antara warga dan rombongan FPI di Kendal, Jateng. Bentrok itu dipicu kecelakaan lalu lintas, di mana rombongan FPI menabrak warga.

"Ini masyarakat terluka, ibu-ibu dia ditabrak konvoi FPI," jelas Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal saat dikonfirmasi, Kamis (18/7/2013).

Kecelakaan lalu lintas itu yang memicu keributan. Warga berkerumun dan terjadi perselisihan antara rombongan FPI dengan warga.

"Nggak ada yang tewas, hanya terluka sudah dirawat di rumah sakit," jelas Asep.

Menurut Asep saat ini polisi tengah memfasilitasi perundingan damai antara warga dengan FPI. Sementara itu menurut keterangan FPI 20 anggota mereka dikepung warga dan kini berlindung di musola.

SUMBER


Quote:
Ini Pemicu Bentrok FPI dan Warga Kendal

TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kendal, Ellen Cornelis, mengatakan selain menabrak pengendara motor, kericuhan antara FPI dan warga dipicu oleh sweeping sejumlah lokalisasi di Kendal. Warga kesal oleh massa yang tak berasal dari Sukorejo itu. Mereka diduga FPI Temanggung.

“Pada Rabu 17 Juli mereka sweeping Lokalisasi Alaska (alas karet) desa Sapen dan Bandar togel yang ada,” kata Ellen. Mereka diduga juga men-sweeping sejumlah lokasi lain di Sukorejo.

Kericuhan antara massa FPI dan warga Kendal mengakibatkan mobil yang dikendarai massa dibakar. Semula massa sempat terlibat kericuhan di alun-alun Sukorejo sebelum akhirnya massa FPI mengarah ke barat menuju Weleri. Saat itulah kecelakaan terjadi. Mobil massa FPI menabrak seorang pengendara sepeda motor.

Ketua Dewan Pimpinan Front Pembela Islam Daerah Istimewa Yogyakarta Bambang Tedi mengakui ada bentrok antara anggotanya, warga dan pengelola prostitusi di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis 18 Juli 2013. Namun, anggota dari Daerah Istimewa Yogyakarta tak dikirim ke tempat itu.

"Kemarin ada dari kami mensomasi lokasi itu, tapi dihadang oleh para preman. FPI meminta tempat itu ditutup karena bulan Ramadan," kata Bambang Tedi, Kamis 18 Juli 2013.

SUMBER


Quote:
Bentrok FPI dan Warga, Situasi di Sukorejo Kendal Masih Mencekam

Jakarta - Bentrok warga dan FPI di Sukorejo Kendal sudah mereda. Tapi situasi masih mencekam. Polisi dan TNI siaga.

Warga setempat, Syukron mengatakan massa berada di jalanan. Mereka mempersenjatai diri dengan pentungan dan kayu. Sementara anggota FPI berada di Masjid Agung Sukorejo, kawasan alun-alun.

"Polisi dan TNI berjaga di alun-alun. Jumlahnya ratusan," kata Syukron saat dihubungi detikcom sekitar pukul 18.10 WIB, Kamis (18/7/2013).

Syukron yang sempat berada di tengah-tengah bentrok menjelaskan anggota FPI kocar-kacir. Yang berada di masjid hanya sebagian. Sisanya sudah kabur saat bentrokan terjadi.

"Satu mobil mereka (FPI) dibakar," kata warga Patean Kendal ini.

Menurut keterangan FPI, 20 anggota mereka dikepung warga dan kini berlindung di musola. Saat ini, polisi tengah memfasilitasi perundingan damai antara warga dengan FPI.

SUMBER


Quote:
Begini Kronologi Bentrok FPI di Kendal

TEMPO.CO, Kendal - Satu mobil Toyota Avanza dibakar dan tiga lainnya dirusak oleh warga, Kamis, 18 Juli 2013. Kasus ini buntut dari bentrokan antara rombongan Front Pembela Islam dan penduduk di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, sejak Rabu sore. Aksi ini sebagai respons masyarakat yang panas mendengar rombongan FPI merusak mobil-mobil yang diparkir di pinggir jalan. "Saya melihat tiga mobil lain yang ditusak," kata Yanto, warga setempat, kepada Tempo.

Selain perusakan mobil, ada kabar dua orang meninggal akibat bentrokan ini. Namun, informasi ini masih simpang siur dan pihak kepolisian belum menjelaskan kepastiannya. Hingga Kamis sore, sekitar 20 anggota FPI dikepung di masjid, tempat mereka bersembunyi. Kekerasan bermula pada Rabu malam, ketika rombongan FPI dari Temanggung, Magelang, Yogyakarta, menyerbu Kalipuru, Pageruyung, Kendal, Jawa Tengah.

Mereka menumpang tiga mobil menuju tempat yang mereka sebut sebagai “lokalisasi” dan pusat jual-beli togel. Penduduk di sekitar lokasi melawan, membuat rombongan FPI mundur. Pada Kamis siang, rombongan dalam jumlah lebih besar kembali menuju Kalipuru.

Sampai di Sukorejo, sekitar 5 kilometer sebelum lokasi, rombongan ini menabrak perempuan muda yang mengendarai sepeda motor. Alih-alih berhenti, rombongan malah meninggalkan perempuan nahas itu. Kabar berembus, perempuan pengendara sepeda motor itu tewas dan terseret hingga 50 meter.

Hingga kini rombongan FPI masih dikepung warga di dalam masjid. Ratusan polisi berjaga-jaga di berbagai tempat di Sukorejo, kota kecil yang dingin, yang biasanya menjadi jalur alternatif Magelang-Jakarta.

Ketua Dewan Pimpinan Front Pembela Islam Daerah Istimewa Yogyakarta, Bambang Tedi, mengakui ada bentrokan antara anggotanya, warga, dan pengelola prostitusi di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis, 18 Juli 2013. Namun, anggota dari Daerah Istimewa Yogyakarta tak dikirim ke tempat itu.

"Kemarin ada dari kami mensomasi lokasi itu, tapi dihadang oleh para preman. FPI meminta tempat itu ditutup karena bulan Ramadan," kata Bambang Tedi, Kamis, 18 Juli 2013.

SUMBER


Quote:
FPI vs Warga di Kendal, Saksi: Bentrok Terjadi 3 Kali

Jakarta - Warga dan FPI bentrok di Sukorejo Kendal. Tak hanya sekali, bentrok terjadi 3 kali. Massa FPI kocar-kacir.

Saksi mata Syukron mengatakan bentrokan berawal di lokalisasi sekitar pukul 11.30 WIB. Kemudian sebagian massa FPI mundur. Mereka meninggalkan lokasi dengan menggunakan mobil.

Rupanya, massa FPI tak menghentikan aksi sweepingnya. Mereka menyisir terminal dan pasar yang berjarak sekitar 1 km dari lokalisasi. "Di tempat itu, mereka juga bentrok dengan warga," kata Syukron yang berasal dari Patean Kendal ini ketika dihubungi detikcom sekitar pukul 18.10 WIB, Kamis (18/7/2013).

Massa FPI bergerak lagi. Tak jauh dari terminal salah satu mobil rombongan FPI menabrak sepeda motor warga hingga terseret. Warga yang mengetahui tambah marah. Mereka mengejar iring-iringan FPI. Mobil penabrak warga berhasil dicegat dan dibakar.

"Jadi yang membuat warga tambah marah itu karena mobil mereka nabrak motor itu," kata Syukron yang berada di tengah-tengah massa saat bentrok terjadi.

Sebagian massa FPI yang tertinggal akhirnya menyelamatkan diri ke masjid. Sedangkan sisanya kabur tak ketahuan arahnya. Saat ini, polisi dan TNI berhasil mengamankan lokasi. Meski demikian situasi masih mencekam, karena banyak warga yang masih berada di jalanan.

SUMBER


Quote:
Bentrok di Kendal, FPI: Kita Dihadang Preman


Liputan6.com, Kendal : Massa Front Pembela Islam (FPI) terlibat bentrok dengan massa di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. FPI mengklaim bahwa massa mereka dihadang massa dan terjadilah pembakaran kendaraan FPI.

"Teman-teman dari Kendal belum sampai ke Temanggung. Saat tiba di Sukorejo, kami dihadang preman hingga terjadi pembakaran itu," kata Wakil Sekjen FPI Pusat Awit Masyhuri dalam perbincangan dengan Liputan6.com, Kamis (18/7/2013).

Awit menjelaskan, keributan ini buntut dari peristiwa yang terjadi di Temanggung Rabu 17 Juli kemarin. Saat itu, massa FPI Temanggung meminta pengelola tempat hiburan dan penjual minuman keras untuk menghentikan kegiatannya selama Ramadan.

Saat aksi kemarin, kata Awit, massa FPI Temanggung dikepung massa. Dan hari ini rencananya FPI Temanggung dan FPI dari daerah lainnya di Jawa Tengah akan melaporkan pengepungan itu ke polisi.

"Tadi ini, teman-teman FPI Temanggung mau lapor ke Polsek. Karena berita sudah menyebar dari kemarin malam malam, anggota FPI dari sejumlah daerah di Jateng mau merapat ke Temanggung," tutur dia.

Akibat keributan ini, massa FPI akhirnya dilokalisir ke sebuah masjid di Sukorejo. Belum diketahui berapa banyak korban luka akibat peristiwa ini. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djihartono belum bisa dikonfirmasi.

SUMBER


Quote:
Isak Tangis Iringi Kepulangan Jenazah Munarti

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Tangis haru mengiringi kepulangan jenazah korban kerusuhan di Sukorejo, Kendal dari Rumah Sakit Ngesti Waluyo Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (18/7/2013) petang.

Yohanes, petugas IRD RS Ngesti Waluyo mengatakan korban tewas adalah seorang ibu atas nama Ny Tri Munarti (42) dengan luka parah di kepala. Korban dibawa ke rumah sakit dengan luka parah sekitar pukul 17.30, sayang nyawanya tidak tertolong. Korban akhirnya dibawa pulang keluarga sekitar pukul 18.30 naik mobil ambulans. "Semua keluarga korban mengantar ke rumah sakit, semuanya menangis," kata Yohanes dihubungi Tribun Jateng.

Kerusuhan juga menyebabkan tiga orang lainnya luka-luka, termasuk Samsul Eko, suami Ny Tri Munarti. Rata-rata korban mengalami luka patah tulang dan lecet-lecet

Informasi yang terkumpul, bentrok diduga merupakan buntut dari aksi sweeping ormas di lokalisasi desa Ngrancah, Sukorejo yang terjadi Rabu (17/7/2013) malam kemarin.

Ormas yang akan kembali mensweeping pada Kamis sore itu mendapat perlawanan dari warga. Namun kerumunan warga yang menghadang iring-iringan anggota ormas diterjang mobil.

Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal yang berada di lokasi kejadian membenarkan warga termasuk ibu-ibu ditabrak konvoi anggota ormas. "Saat ini kami tengah memfasilitasi perundingan," kata Asep.

SUMBER


Quote:
Dua Orang Dikabarkan Tewas dalam Bentrok FPI

TEMPO.CO, Jakarta -Dua orang dikabarkan tewas dalam bentrok antara anggota Front Pembela Islam dan penduduk Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis 18 Juli 2013. Satu korban merupakan penduduk yang ditabrak rombongan FPI, dan seorang lainnya anggota front itu yang dikeroyok masyarakat.

"Tapi saya belum tahu identitas para korban,"kata seorang anggota intel Kepolisian Daerah Jawa Tengah, yang berada di lokasi kejadian. "Seorang korban dilarikan ke Rumah Sakit Parakan, Temanggung."

Menurut dia, rombongan FPI yang baru selesai melakukan razia "tempat maksiat" menabrak seorang warga yang sedang menyeberang jalan di Sukorejo. Alih-alih menolong, mereka meneruskan perjalanan menuju Temanggung, atau arah selatan dari Sukorejo. Masyarakat pun mengejar mereka, membuat rombongan panik, lalu menabrak seorang polisi dan seorang penduduk.

Penduduk yang tertabrak Avanza berpenumpang rombongan FPI itu tewas, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Parakan. Masyarakat semakin marah. Mereka membakar mobil yang ditinggalkan penumpangnya.

Massa juga menghampiri rombongan lain yang sedang mengisi bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. Seorang anggota FPI, menurut intel itu, tewas dikeroyok. Warga kemudian berbondong-bondong menuju Masjid Besar Sukorejo, tempat rombongan FPI lain menjalankan salat berjamaah. Rombongan ini dikepung hingga Kamis petang, setelah ratusan anggota Pengendalian Massa Kepolisian mengevakuasi mereka ke Markas Polres Kendal.

Tempo masih berusaha meminta konfirmasi dari sumber resmi di Kepolisian Kendal dan Jawa Tengah untuk memastikan kebenaran jumlah korban jiwa itu. Sukorejo merupakan kota kecil, yang terletak di antara Temanggung dan Weleri, yang merupakan jalur alternatif dari Magelang menuju Jakarta.

Menurut anggota intel itu, rombongan FPI dari Ngadirejo dan Temanggung itu dikurung di Masjid Besar Sukorejo sejak tengah hari. Mereka adalah bagian dari rombongan Front, yang memicu kemarahan penduduk setelah melakukan razia "tempat maksiat". Mereka tak bisa lagi keluar masjid setelah menjalankan salat berjamaah, karena penduduk yang kesal mengepung di luar.

Ratusan polisi yang datang kemudian menghalau masyarakat, lalu membuat barikade pemisah. Polisi juga mengosongkan Bunderan Sukorejo, pusat kota kecil di antara Temanggung dan Weleri, Jawa Tengah itu. Toko-toko dan perkantoran ditutup lebih awal. Sementara itu, masyarakat justru semakin banyak berdatangan.

Pada Kamis sore, bantuan pasukan Kepolisian dari Polres Kendal dan Polda Jawa Tengah tiba di Sukorejo. Mereka berjaga-jaga di sekitar lokasi. Hingga Kamis malam, sebagian anggota kepolisian masih bersiaga. "Sempat ada informasi, katanya ada rombongan FPI mau datang. Tapi saya kira kabar itu tidak benar,"kata anggota intel polisi itu.

SUMBER

Bulan puasa gini ribut-ribut
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ayo, siapkan dulu kopi, kacang dan tiker gan, bakalan terus manjang nih...
awalnya fpi melakukan sweeping dulu di sukorejo gan. warga sukorejo cinta damai. tp dirusuhi dulu sama fpi. skrng anggota fpi ga bisa keluar masjid bundaran sukorejo krn dah dikepung warga
berlindung di mesjid?
yah sambil di kepung di luar, mumpung di mesjid, sekalian introspeksi diri deh

Lanjutan....

Quote:
[SIAP BAKAL DISERBU] FPI Jawa Tengah Ancam Kerahkan Massa ke Kendal

TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Magelang, Hartanto mengatakan laskarnya se-Jawa Tengah bakal mendatangi lokalisasi di Kendal. "Besok seluruh FPI Jateng akan bertindak," kata Hartanto kepada Tempo, Kamis, 18 Juli 2013.

Rencana kedatangan mereka ke Kendal berkaitan dengan bentrokan yang terjadi ketika sweeping lokalisasi di Kendal, Jawa Tengah. Tiga mobil rusak sebagian dibakar massa dalam kejadian itu.

Menurut Hartanto, dua anggotanya belum kembali sejak bentrokan terjadi. Ia menduga keduanya masih ditahan warga. Hartanto mengaku mengirimkan 50 laskar saat kejadian. Selain dari Magelang, sekitar 200 orang datang dari Temanggung.

Sampai saat ini, FPI Magelang masih bertahan di Kendal.

Massa Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan warga di Kecamatan Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis, 18 Juli 2013. Untuk menghindari kejaran warga, mereka menyelamatkan diri di Masjid Besar Sukorejo.

Menurut Beny Karnadi, Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Kendal yang tinggal di Sukorejo, sekitar 50 anggota FPI tersandera di masjid . "Mereka dilindungi polisi dan tentara dari kejaran warga," kata Beny kepada Tempo. Hingga Kamis petang, ribuan warga berada di luar masjid. Polisi dan tentara berjaga-jaga.

SUMBER


HATI - HATI!!! BAKAL DISERBU

update dari agan satrianegara77

Quote:Original Posted By satrianegara77
Aksi ini sebagai respons masyarakat yang panas mendengar rombongan FPI merusak mobil-mobil yang diparkir di pinggir jalan. "Saya melihat tiga mobil lain yang ditusak," kata Yanto, warga setempat, kepada Tempo.
kasihan mobil motor orang yg cuma parkir di pinggir jalan kena amuk rombongan geblek

Sampai di Sukorejo, sekitar 5 kilometer sebelum lokasi, rombongan ini menabrak perempuan muda yang mengendarai sepeda motor. Alih-alih berhenti, rombongan malah meninggalkan perempuan nahas itu. Kabar berembus, perempuan pengendara sepeda motor itu tewas dan terseret hingga 50 meter


Quote:Original Posted By satrianegara77
UPDATE gan

Kamis, 18/07/2013 22:33 WIB
26 FPI Dievakuasi Ke Polres Kendal, Situasi Sukarejo Kondusif
Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Aparat kepolisian berhasil mengevakuasi puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI) ke Polres Kendal. Situasi di kawasan Sukerejo sendiri mulai berangsur terkendali.

"Total ada sekitar 26 anggota FPI yang telah kita evakuasi ke Polres Kendal," ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Djihartono saat dikonfirmasi, Kamis (17/8/2013)

Djihartono mengatakan, situasi usai bentrokan di Jl Raya Sukorejo-Temanggung, tepatnya di dekat pom bensin dan kantor kecamatan, telah berangsur kondusif. Namun polisi dan anggota TNI masih disiapkan di lokasi.

"Saat ini kondisi sudah berangsur aman dan mulai kondusif di lokasi kejadian," tandasnya.

Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal memastikan korban yang meninggal adalah korban kecelakaan tertabrak rombongan FPI. Informasi yang dikumpulkan dari warga, korban diketahui bernama Tri Munarti, warga Desa Krikil, Kendal. Tri ditabrak Avanza bernopol AB 7105 SA. Ia sempat mendapat pertolongan di RS Ngesti Waluyo.

"Ketabrak Avanza yang diduga dikemudikan anggota FPI, bukan ditabrak tapi tertabrak," kata Asep yang dihubungi terpisah.

http://news.detik..com/read/2013/07/...ndusif?9922032
------------

Kamis, 18/07/2013 21:50 WIB
4 Warga dan 1 Polisi Juga Jadi Korban Tertabrak Mobil FPI di Kendal
Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kendal - Iring-iringan rombongan anggota FPI di Kendal, Jawa Tengah menabrak seorang ibu hingga akhirnya tewas. Selain ibu tersebut, ternyata ada empat warga lain dan seorang polisi yang juga jadi korban kecelakaan.

Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal saat dihubungi mengakui ada tiga orang warga yang mengalami luka ringan akibat kecelakaan itu. Seorang polisi juga terserempet dan sudah mendapat perawatan.

Namun salah satu warga mendapat luka berat. Seorang ibu mengalami patah tulang kaki.

"Sekarang lagi dirawat di RS (PKU Muhammadiyah) Temanggung," katanya kepada detikcom, Kamis (18/7/2013).

Korban yang meninggal akibar tertabrak iring-iringan FPI diketahui bernama Tri Munarti, warga Desa Krikil, Kendal. Tri ditabrak Avanza bernopol AB 7105 SA. Sebelum meninggal, Tri masih sempat mendapat pertolongan di RS Ngesti Waluyo.
http://news.detik..com/read/2013/07/...kendal?9922032

-------
Kamis, 18/07/2013 21:46 WIB
Warga Tewas Tertabrak Mobil FPI, Polisi Amankan Sopir
Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Seorang ibu tewas tertabrak iring-iringan anggota FPI di Kendal, Jawa Tengah. Polisi berhasil mengamankan seseorang yang diduga sebagai sopir mobil tersebut.

"Penabraknya sudah berhasil kami tangkap," ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Djihartono saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (17/7/2013).

Dalam kecelakaan tersebut, hanya ada satu orang yang ditangkap polisi. Pelaku saat ini sedang dimintai keterangan di Polres Kendal.

"Hanya satu orang dari kelompok FPI," tandasnya.

Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal memastikan korban yang meninggal adalah korban kecelakaan tertabrak rombongan FPI. Informasi yang dikumpulkan dari warga, korban diketahui bernama Tri Munarti, warga Desa Krikil, Kendal. Tri ditabrak Avanza bernopol AB 7105 SA. Ia sempat mendapat pertolongan di RS Ngesti Waluyo.

"Ketabrak Avanza yang diduga dikemudikan anggota FPI, bukan ditabrak tapi tertabrak," kata Asep yang dihubungi terpisah.

http://news.detik..com/read/2013/07/...-sopir?9922032


Quote:
Anggota FPI Penabrak Warga di Kendal Hingga Tewas Jadi Tersangka

Kendal - Polisi akhirnya menetapkan anggota FPI yang mengemudikan mobil dan menabrak warga Kendal hingga tewas sebagai tersangka. Ia dijerat pasal kelalaian yang mengakibatkan kematian.

"Sopir, SH (38 tahun) yang nabrak diperiksa sebagai tersangka," kata Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal di Mapolres, Jawa Tengah, Jumat (19/7/2013).

Saat kejadian, mobil Avanza hitam bernopol AB 1705 SA yang dikemudikan SH sedang membawa lima penumpang. Hingga saat ini SH masih terus diperiksa oleh polisi.

Polisi juga berhasil mengevakuasi 27 anggota FPI dari amukan warga Kendal. Saat penggeledahan, polisi menemukan dua anggota FPI kedapatan membawa senjata tajam.

"Saat dievakuasi ternyata ditemukan membawa senjata tajam," tegasnya.

Penjagaan di Mapolres sendiri tidak ada yang berlebihan. Asep memastikan, kondisi saat ini sudah normal. Namun bantuan dari Brimob masih disiagakan.

SUMBER


Quote:
Satu Anggota Ormas Islam Dirawat di RSUD Kendal

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kapolres Kendal, AKBP Asep Jenal, menyatakan, ada satu anggota ormas Islam yang terluka dalam peristiwa kerusuhan di Sukorejo, Kendal, Kamis (18/7/2013) kemarin.

Satu anggota ormas yang terluka tersebut, kini menjalani perawatan di RSUD Kendal.

"Ada satu yang terluka dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit," kata Asep.

Sementara itu, menurut Asep, satu warga yang meninggal dunia dalam peristiwa itu bukan karena kerusuhan.

Almarhumah yang bernama Tri Munarti meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

"Ia tertabrak mobil yang dikendarai kelompok ormas. Kecelakaan itulah juga yang kemudian menyulut kemarahan warga," ujar Asep.

Ia menambahkan, mobil yang dikendarai kelompok ormas juga sempat menabrak satu anggota Polres Kendal.

"Ada satu anggota yang ikut tertabrak," tutur Asep.

SUMBER


Quote:
Tiga Tersangka Masih Jalani Pemeriksaan di Polres Kendal

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Hingga Jumat (17/7/2013) dinihari, pukul 02.30, petugas Reserse dan Kriminal Polsek Kendal masih melakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka kasus kerusuhan di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah.

Ketiga tersangka yang diperiksa adalah Soni Haryono (38), warga Pucungrejo, Muntilan, Magelang; Satrio Yuono (22), warga Parakan, Temanggung; dan Bayu Agung Wicaksono (22), warga Parakan, Temanggung.

Soni merupakan sopir Toyota Avanza AB 1705 SA, yang menabrak seorang guru bernama Tri Munarti hingga tewas. Sementara Satrio dan Bayu, diketahui membawa senjata tajam.

"Total anggota ormas yang kami amankan di Polres ada 28 orang. Semuanya masih kami periksa, termasuk ketiga tersangka," kata Kapolres Kendal, AKBP Asep Jenal.

Menurut Asep, sejumlah anggota ormas yang tidak terbukti melakukan tindak pidana akan dipulangkan Jumat pagi ini.

"Tapi menunggu pemeriksaan selesai. Kami akan antarkan mereka ke rumah masing-masing," ujar Asep.

SUMBER


Quote:
FPI Solo dan Magelang Siaga I Menuju Kendal


TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terkait bentrokan yang terjadi di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (17/7/2013) dan Kamis (18/7/2013) siang, Ketua Tim Advokasi Front Pembela Islam (FPI) Jateng, Zainal Abidin, mengatakan bahwa pada Kamis (18/7/2013) malam, beberapa pengurus daerah FPI Jateng berada dalam status Siaga.

"Saat ini, FPI Solo dan Magelang dalam status Siaga I menuju lokasi (Kendal, Red). Kami mencoba menahan mereka sambil menunggu perkembangan pemeriksaan yang dilakukan oleh aparat di Polres Kendal," ujarnya kepada Tribun Jateng, Kamis malam.

Hingga berita ini diturunkan, Zainal ketika dikonfirmasi lagi mengutarakan, anggota FPI Solo dan Magelang masih menunggu perkembangan dari kepolisian.

Menurut Zainal, pergerakan beberapa anggota FPI ke wilayah Kendal kemarin merupakan rangkaian pawai damai yang dilakukan demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Sebelumnya ada laporan mengenai maraknya judi togel dan rumah karaoke yang beroperasi pada siang hari saat Ramadan. Kami pun melakukan konvoi ke lokasi tersebut. Sebelumnya, kami juga sudah sampaikan rencana itu ke pihak yang berwajib (Polres Kendal, Red)," tuturnya.

Ia menuding, bentrokan yang mengakibatkan beberapa orang luka tersebut tak lepas dari aksi provokasi beberapa oknum pelaku judi di Kendal.

"Aksi provokasi tersebut besar kemungkinan dilakukan oleh para oknum bandar judi di Kendal. Sebab, kedatangan kami ke sana memang untuk menghentikan praktik judi togel dan karaoke pada siang hari tersebut. Saat ini, kan, bulan puasa," cetus Zainal.

Hingga Jumat (19/7/2013) dinihari, wartawan Tribun Jateng masih berada di lokasi untuk melakukan konfirmasi mengenai pernyataan Zainal, termasuk adanya provokasi dari oknum bandar judi di Kendal sehingga terjadi bentrokan.

SUMBER


AKHIRNYA SAUDARA-SAUDARA...
Quote:
FPI Minta Maaf Insiden Bentrok di Kendal

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Front Pembela Islam (FPI) meminta maaf atas insiden bentrok yang terjadi di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah. Akibat insiden itu seorang ibu hamil tewas karena tertabrak kendaraan anggota FPI yang dikejar massa.

"Secara pribadi dan atas nama FPI saya meminta maaf dan turut berbela sungkawa yang sedalam dalamnya bagi korban yang meninggal. Namun proses hukum tetap berlangsung lantaran banyak juga warga yang melakukan perusakan," ujar Ketua Tim Advokasi FPI Jateng Zainal Abidin, Kamis (18/07/2013) malam di kantor Mapolda Jateng.

Untuk pemulangan anggota FPI yang masih tersisa di Kendal, Zainal mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar bisa segera memulangkannya.
"Pemulangan pasukan FPI nanti akan koordinasi dengan polisi, kalau tidak ya terpaksa kami pulangkan sendiri," ujarnya.

Untuk diketahui sebelumnya, bentrok warga dengan ormas Front Pembela Islam(FPI) pecah di Kendal, Jawa Tengah. Satu mobil jenis pick up dibakar massa.

"Mobil pick up dibakar, kini sudah diamankan di Polres," kata Petugas Polres Kendal, Kukuh kepada Tribunnews, Kamis(18/7/2013).

SUMBER


AKHIRNYA SAUDARA-SAUDARA, POLKIS HANYA BISA MEMULANGKAN SAJA, GIMANA PERTANGGUNGJAWABANNYA?
Quote:
Pemulangan Anggota FPI Tanpa Pengawalan Polisi

TRIBUNNEWS COM, SEMARANG - Polisi tidak melakukan pengawalan pemulangan 24 anggota FPI yang selesai diperika di Markas Polres Kendal, Jumat (19/7/2013), sekitar pukul 05.15.

Sejumlah anggota FPI itu diperiksa terkait kasus kerusuhan di Sukorejo, Kendal, Kamis (18/7/2013). Dalam kerusuhan itu tiga orang dari kelompok ormas islam itu dijadikan tersangka.

"Tidak ada pengawalan, kalau dikawal malah akan menarik perhatian masyarakat," kata Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Agus Purwanto.

Selain itu, dikatakan Agus, pemulangan sejumlah anggota FPI itu lewat jalur Semarang. "Pemulangannya lewat jalur Limbangan arah Sumowono lalu ke Temanggung," ujar Agus.

Petugas Reskim Polres Kendal selesai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota FPI terkait peristiwa kerusuhan di Sukorejo, Kendal, Jumat (19/7/2013), sekitar pukul 03.40.

Sebanyak 24 anggota FPI yang dianggap tidak terlibat dalam peristiwa kerusuhan tersebut langsung dipulangkan ke rumah masing-masing. Para anggota FPI dipulangkan menggunakan dua unit mini bus.

SUMBER


AKHIRNYA SAUDARA-SAUDARA, POLKIS NGEMENG JUGA: "COOL DOWN... JANGAN TERMAKAN ISSUE, BIARKAN KEJADIAN INI DIBIARKAN SAJA LENYAP TAK BERBEKAS..., JANGAN TERPROVOKASI UNTUK MELAWAN FPI "
Quote:
Kapolres: Warga Jangan Terprovokasi Isi Pesan Singkat

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kapolres Kendal, AKBP Asep Jenal, meminta masyarakat tidak terpancing informasi terkait kerusuhan di Sukorejo, Kendal, yang beredar melalui pesan singkat maupun BlackBerry Messenger (BBM).

Menurutnya, informasi yang beredar tersebut belum jelas kebenarannya.

"Masyarakat jangan sampai ikut-ikutan terprovokasi dengan informasi yang belum jelas kebenarannya," tegas Asep, Jumat (19/7/2013).

Pascakerusuhan di Sukorejo, Kendal, Kamis (18/7/2013) kemarin, beredar informasi melalui BBM maupun pesan singkat di masyarakat.

Pesan berisi ajakan kepada warga untuk melawan ormas Islam yang dinilai meresahkan tersebut.

Di sisi lain, muncul pula pesan singkat yang berisi sebaliknya.

SUMBER


GUBERNURNYA AJA DAH SURUH POLKIS BERTINDAK TEGAS, BUKANNYA MALAH DIPULANGIN
Quote:
Ini kata Ganjar Pranowo soal bentrok FPI vs warga di Kendal


Gubernur Jawa Tengah (Jateng) terpilih Ganjar Pranowo angkat bicara soal bentrokan antara massa Front Pembela Islam (FPI) dan warga di Sukorejo, Kendal, kemarin. Dia mengingatkan polisi tidak ragu menindak tegas pelaku kekerasan dan kriminalitas di daerah yang akan resmi dipimpinnya pada Agustus nanti.

"Penegak hukum tidak boleh ragu-ragu, harus menindak secara tegas, mengusut semuanya, termasuk motif-motif yang menyertainya. Karena yang saya lihat pidananya nampak, motifnya ada. Buktinya mereka (FPI) sampai dikandangin semalam," kata Ganjar saat dihubungi merdeka.com, Jumat (19/7).

Jika benar FPI melakukan sweeping di Sukorejo, Kendal, menurut Ganjar, tindakan itu tidak tepat.

"Melakukan sweeping, kalau ada perusakan itu pidana, lalu lari memancing keributan, bentrok, menabrak orang itu pidananya pembunuhan, bisa sengaja atau tidak sengaja," ujarnya.

"Jadi ini serius. Kalau tidak serius, pertaruhannya ketidakwibawaan negara menghadapi persoalan hukum," tegas politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Sepengetahuan Ganjar, masyarakat Kendal itu toleran dan tidak suka kekerasan. Ini dibuktikan dengan perlawanan spontan masyarakat Kendal terhadap massa yang main hakim sendiri.

"Secara spontan bahwa tindakan (sweeping) itu tidak disukai masyarakat Kendal, dan masyarakat responsif. Artinya ada benih-benih kesadaran bersosial yang merata, dan tindakan spontan warga itu sebagai cikal bakal, potensi yang baik untuk menjaga ketertiban," ujar Ganjar yang mendapat informasi massa FPI itu berasal dari luar kota Kendal.

Lebih jauh, Ganjar mengatakan, pihaknya nanti juga akan menggandeng para tokoh ulama untuk terus menciptakan kerukunan dan pranata sosial yang kondusif bagi pembangunan di Jateng. Ganjar akan resmi menjabat Gubernur Jateng setelah dilantik pada 23 Agustus mendatang.

Seperti diberitakan, akibat bentrok FPI dan warga di Sukorejo, Kendal, Jateng kemarin, satu orang tewas. Korban tewas adalah warga yang diduga ditabrak oleh kendaraan yang membawa rombongan FPI.

SUMBER
Quote:Salah satu warga, Farin, mengatakan bentrok diduga merupakan buntut dari aksi sweping ormas di desa Ngrancah, Sukorejo yang terjadi hari Rabu (17/7/2013) malam kemarin.

"Bentrokan itu buntut aksi sweeping ormas terhadap lokalisasi di desa Ngrancah, Sukorejo, Kendal, tadi malam," kata Farin melalui telepon selulernya, Kamis (18/7/2013).


oh, gara2 sweeping lokalisasi

kalo kurang jelas bisa ane gedein fontnya
Akhirnya ada tritnya.

Quote:Original Posted By mino2006
awalnya fpi melakukan sweeping dulu di sukorejo gan. warga sukorejo cinta damai. tp dirusuhi dulu sama fpi. skrng anggota fpi ga bisa keluar masjid bundaran sukorejo krn dah dikepung warga


Preman berjubah kena batunya, merasakan rasanya disweeping dan dikepung



Tunggu media tipi meliput langsung
fpi nya dr daerah temanggung dan magelang. bukan orang sukorejo gan. anggota fpi juga ada yg mati gan.
Quote:Original Posted By mino2006
fpi nya dr daerah temanggung dan magelang. bukan orang sukorejo gan


bentrok gara2 apa gan?yang buat onar duluan siapa??
Ga akan ada asap kalo ga ada api , pasa pasa kok do gelut
Spoiler for foto TKP:
Dari nama bahkan sampai fisiknya juga berlindung di balik agama
"Bentrokan itu buntut aksi sweeping ormas terhadap lokalisasi di desa Ngrancah, Sukorejo, Kendal, tadi malam,"


ketawa aja deh
asal berita tentang fpi rubah kata preman menjadi warga
Quote:Original Posted By mino2006
fpi nya dr daerah temanggung dan magelang. bukan orang sukorejo gan. anggota fpi juga ada yg mati gan.


Katanya dua orang yang meninggal om, dari FPI semua?
nah tau rasa fpi skrg kena kepung.alamat mampus tuh hahahahahaha
FPI memang tak jauh dari kekerasan. otaknya penuh dg kebencian.
Play victim
Quote:Original Posted By 3434502


Katanya dua orang yang meninggal om, dari FPI semua?


HAH!!! SAMPE ADA YANG MENINGGAL???!!!!

warga / FPI??


Semoga Front Pembela Iblis banyak deh korbannya...

Biar aman dari sampah masyarakat....

ijin pantau beritanya gan.
update terus gan.
×