Exclamation Ahok: PKL Berjualan di Jalan Raya kok Merasa Terzalimi

Tribunnews.com, Jakarta — Pemerintah DKI Jakarta akan tetap melaksanakan rencana menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dengan mengutamakan PKL ber-KTP DKI.

"Kita kan manusiawi, ini ada aturan mainnya. Kalau anda (PKL) tidak laku, ya lebih baik pulang kampung saja," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, seusai berbuka puasa bersama di Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta, Senin (15/7/2013).

"Ini negara hukum, anda tidak boleh berdagang di jalan raya. Jangan merasa anda itu dizalimi. Itu kan jalan raya," tambahnya.

Pemerintah berencana menertibkan PKL yang menggunakan badan jalan dengan menyiapkan tempat relokasi, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum.

Sejumlah PKL keberatan dengan rencana tersebut. Mereka menilai, gagasan Basuki bisa membuat banyak orang kehilangan mata pencarian.

Sejauh ini, ada tiga kawasan yang menjadi target utama program relokasi itu, yaitu Tanah Abang, Pasar Minggu, dan Jatinegara.

Pemprov DKI berencana merelokasi PKL di Tanah Abang ke Blok G Pasar Tanah Abang dan PKL Pasar Minggu ke dalam pasar.

Jumlah kios di Blok G Pasar Tanah Abang tidak memadai untuk menampung semua PKL di kawasan Tanah Abang sehingga Pemprov DKI mengutamakan PKL ber-KTP DKI dalam program relokasi ini. Jika ada, kios yang tersisa akan diberikan kepada PKL yang tidak ber-KTP DKI dengan cara diundi.

Untuk PKL Jatinegara, Pemprov DKI berencana merelokasi SMP Negeri 14 ke gedung baru dan gedung SMP Negeri 14 yang lama akan dijadikan tempat relokasi PKL. Gedung baru SMP Negeri 14 diperkirakan bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada akhir 2014.

http://www.tribunnews.com/metropolit...rasa-terzalimi

"Kita kan manusiawi, ini ada aturan mainnya. Kalau anda (PKL) tidak laku, ya lebih baik pulang kampung saja,"

Mungkin itulah kata2 yang pas untuk paa PKL yang masih bandel dengan dagang di pinggir jalan....

salam jakarta
klo gk mau diatur, angkut aza mereka ama dagangannya pke truk sampah buat kembali ke kampung halaman
semua ada aturannya
ga seperti jaman si kumis yang seenak jidat gelar lapak di jalan raya
mengganggu lalu lintas aja
katana pkl ada budaya

budaya semerawut dan tidak keteraturan coba smua jakarta PKL macam bgini tidak diurus,bakal jadi ibukota?mau jalan 100 meter bisa2 30 menit

kl macet parah,investor mau taruh investasi ke indonesia?

lantas ap yg terjadi?inflasi gila2an dan rakyat indonesia byk yg rugi

hal besar itu smua bermula dari hal kecil
emang susah yah ngatur orang
Quote:Original Posted By Phiong333
katana pkl ada budaya

budaya semerawut dan tidak keteraturan coba smua jakarta PKL macam bgini tidak diurus,bakal jadi ibukota?mau jalan 100 meter bisa2 30 menit

kl macet parah,investor mau taruh investasi ke indonesia?

lantas ap yg terjadi?inflasi gila2an dan rakyat indonesia byk yg rugi

hal besar itu smua bermula dari hal kecil



masalahnya mana ada PKL yang mikir jauh kayak agan
justru yang terzolimi tuh pengguna jalan raya yg ruas jalannya termakan oleh PKL
PKL apalagi yang di tanah abang saangta terkoordinir oleh penguasa wilayah setempat....
sebaiknya ahok mengejar duru pihak pihak yang menyediakan tempat buat PKL tersebut rata rata mereka membayar sejumlah uang untuk mendapatkan tempat berjualan kepada aparat setempat entah itu sekelompok preman atau juga aparat nakal...

apapun alasanya PKL tetap harus di tertipkan...
Quote:Original Posted By vbten
emang susah yah ngatur orang


susah gan,mending ngatur sapi,bawang,pushtun,,gt deh gan
saya kalau lewat jalan tersebut dan kena macet ... siapa yg mendolimi???
gini aja deh

pulangin aja secara paksa, daripada nyuruh pulang kampung doang

main bongkar secara paksa aja bisa, masa pulangin paksa yg lebih efektif ga bisa?
Quote:Original Posted By novi77
gini aja deh

pulangin aja secara paksa, daripada nyuruh pulang kampung doang

main bongkar secara paksa aja bisa, masa pulangin paksa yg lebih efektif ga bisa?



kalo gw si mending di bongkar2 paksa , barangnya di sita .. di bongkarin terus lama2 mereka jg bosen nyari lahan laen .. tinggal kuat2 an aja
Jangan begitu ko Ahok,
Jalanan itu memang punya Bapak Moyang nya
Quote:Original Posted By Marthianz
Jangan begitu ko Ahok,
Jalanan itu memang punya Bapak Moyang nya


Tipikal pikiran pkl...
Quote:Original Posted By Marthianz
Jangan begitu ko Ahok,
Jalanan itu memang punya Bapak Moyang nya


bapak moyangnya bukan bapak moyangnya dia doang

punya kita2 juga
susah di atur , di beri tempat di blok G eh di bilang ga manusiawi
hahaha.. uda dikasi hati minta jantung ya kaya gini ni..
kebiasaan yg jadi pembenaran.. repott
itu orang pindah negara aje, ahok bayarin
kalau dianggap budaya berarti memang budaya yang merugikan masyarakat.

Quote:Original Posted By donnybnursal
PKL apalagi yang di tanah abang saangta terkoordinir oleh penguasa wilayah setempat....
sebaiknya ahok mengejar duru pihak pihak yang menyediakan tempat buat PKL tersebut rata rata mereka membayar sejumlah uang untuk mendapatkan tempat berjualan kepada aparat setempat entah itu sekelompok preman atau juga aparat nakal...

apapun alasanya PKL tetap harus di tertipkan...


bakal banyak yang periuk nasinya di ganggu neh
Quote:Original Posted By aceptc



masalahnya mana ada PKL yang mikir jauh kayak agan


mikirnya sebatas kaki lima gan