KASKUS

Repost 

Quote:Original Posted By Nambi
Citilink Kurangi Frekuensi dan Tutup Sejumlah Rute Penerbangan

Berdasarkan jadwal terbaru yang dikeluarkan, Citilink mengurangi frekuensi sejumlah rute penerbangan dan menutup beberapa rute yang dimilikinya. Belum diketahui secara pasti alasan Citilink melakan perubahan ini, tapi kemungkinan karena ada pesawat Boeing 737 yang telah dipensiunkan perusahaan.

Sektor SUB BDJ SUB dari dulunya sudah pakai Airbus tuh

Kelihatannya nyerah lawan Lion Air. Strategi Lion Air perang tarif dulu, setelah saingan mati baru harga gila gilaan. Sebelum Citilink tutup rute SUB BDJ SUB, harga tiket cuma 250-300rb-an sekarang jadi 600-700rb

Ditambah strategi sales Citilink yang copas punya Air Asia. Indonesia dengan aksesibilitas rendah terhadap internet dan layanan perbankan online dipaksakan seperti Air Asia yang bertopang pada Direct Sales dan Online Sales. Tidak ada komisi bagi travel agent.... maksa orang beli online bayar pakai ATM terlalu dini. Kecuali kalau beli & bayar di Kantor Pos mungkin lumayanlah....

Kalau dilihat penumpang SUB BDJ SUB, saya rasa lebih dari 2/3 beli di travel agent. Jelas saja keok. Lion Air setiap flight bisa 90% lebih, Citilink mungkin cm separo lebih dikit.

Quote:
Kurangi frekuensi, Citilink siap beri ganti rugi penumpang
Maskapai penerbangan murah Citilink akan mengurangi jumlah penerbangan di 9 rute per 1 Juli alias reposisi rute. Imbas dari kebijakan itu, akan ada penumpang yang gagal terbang meski terlanjur memesan tiket baik langsung atau melalui agen perjalanan.

"Harus kita akui ada penumpang dari rute-rute yang direposisi terlanjur di travel agent sudah melakukan reservasi, maka tetap sesuai prosedur, tanggung jawab berada di Citilink. Customer bisa melakukan refund atau kita alihkan ke maskapai yang lain, bisa juga ke jadwal penerbangan induk perusahaan kami. Tapi bila tidak cocok (dengan pemindahan maskapai) maka penumpang bisa melakukan refund," ungkap Aristo kepada merdeka.com, Selasa (25/6).

sumber : http://www.merdeka.com/uang/kurangi-...penumpang.html

abis beli pesawat baru koq malah kukut jalur penerbangannya, mana ane uda beli tiket buat lebaran lg


Inilah lemahnya penumpang. Pemerintah sangat memihak pengusaha. Refund seharusnya BUKAN pilihan karena adanya kelas-kelas harga tiket. Bagaimana mungkin mendapat tiket seharga yang sama kalau bookingnya dekat2 hari keberangkatan (apalagi lebaran) ditambah airline yang beroperasi hanya 1 ????
Saya sempat telp Call Centre, mereka tidak ada solusi lain kecuali REFUND kayak kaset rusak bahkan bilang kalau mereka cuma outsource

Tapi dalam kasus ini Citilink masih bertanggungjawab dg tetap terbang saat lebaran untuk SUB BDJ SUB

Jadi nggak bisa ikutan class action
ini, masih dibawah ketiak garuda kah, kalo udah dilepas, takutnya kayak merpati, amburadul langsung.
wah.. kok udah tutup aja.. padahal abis bikin iklan milyaran..
Quote:Original Posted By zambotay
Sepertinya Rute "panas" lebih disukai manajemen karena lebih irit biaya operasional dan untung yang besar karena jumlah penumpang tidak pernah sepi


tapi beneran mau ganti rugi semuammuanya... ato sekedar bagi bagi ama yang lain rute2nya. dan ngejar rute gemukk
untung jalur bpp-bali gak ditutup semua
ane cuma mau curhat nih

ane ngalamin sendiri perlakuan citilink
ane sdh beli tiket dari bulan mei utk tgl 1 juli.
tanpa pemberitahuan pembatalan sampai dgn tgl 1 juli,ane baru tau ketika ane mau boarding bahwa citilinkmeniadakan penerbangan ke kota yg ane udh beli tiketnya itu.

yg disebut siap ganti rugi hanya refund saja,masa bodoh dgn
hal lain yg hrs ditanggung oleh penumpang.
terus terang,ane beli tiket citilink dari bulan mei itu utk dapetin harga yg lbh ekonomis

kenyataannya ane terpaksa hrs mendadak beli lagi di bandara,tau sendiri deh harganya....

kecewa banget sama perlakuan citilink
yang penting konsumer ngga boleh rugi
kalah bersaingkah atau penghematan
CITILINK..... OH CITILINK...... MOGA2 TAMBAH MAJU JAYA (DOA YG DIRUGIKAN CITILINK)

Begini gan ceritanya:

ane udah boking tiket citilink PP blkppn-jogja tgl 2 agustus dan 13 agustus 2013 berhubung ada kerjaan yang mendesak rencana naik citilink jadi batal..... dan saya tlp ke Custamer Service citilink klau penerbangan hanya bisa di waktu yang sama (tgl boking tiket) klau mau rescedule juga sudah tidak bisa karena sudah penuh. dan klau refaun juga tidak bisa. dengan alasan Custamer Service yang tidak jelas......

Katanya mau ada penggantian/pengembalian uang tiket itu hanya BOHONG BESAR.... Penumpang harus naik sesuai dengan boking tiket. itu sama saja maju ga bisa mundur ga bisa, apalagi minta pengembalian tiket....

Dan akhirnya saya iklas kan saja hangus/gosong 2,5jt melayang. nasib.. oh.... nasib... semoga saja citilink semakin maju jaya lancar... (doakan yang baik2 saja gan jangan yang buruk2 ya gan.......)

Orang yang mau berpergian agak terhalang ini
Biasa lah gan, justru sip kalau bisa fleksibel seperti ini. Mungkin juga perubahan jadwal dikarenakan banyak hal, antara lain :

1. Rute tidak untung, ngapain di urus, dan diteruskan?
2. Pesawat harus masuk maintenance, atau ada maintenance penting dari produsen, yah demi amannya semua penumpang.
3. Rolling Pesawat karena leasing habis kontrak, kalo ada yang masih leasing.
4. Priority Schedule, kalau ada yang berani sewa dengan harga tinggi, ngapain ngetem dibandara ?
5. Kondisi ekonomi yang berubah, mungkin saat diitung dengan 1 dollar Rp. 9500 masih untung, tapi sekarang dengan 1 dollar mendekati Rp. 11.500 jadi nggak bisa impas.

ada lagi ?
Masih dominan air asia dan lion air
moga ada jalan terbaik
investor aja udah gak percaya gan
×