Exclamation apa mahasiswa harus aktif dalam suatu organisasi

Assalamualaikum wr. Wb.

Slamat pagi agan2 dan aganwati semuanya..
Ane mau sedikit nanya ne gan..
Ane mahasiswa semester 6 d sebuah kampus teknik . sebagaimana dunia kampus pasti tentunya banyak organisasi kemahasiswaan dan unit kegiatan mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Jurusan, Pecinta Alam, BEM, resimen mahasiswa dll..
Kemarin awal semester 5 ane dan 2 temen plg dekat ane smpat dimasukan teman seangkatan ane ke dalam Kepengurusan Himpunan Mahasiswa Jurusan (kebetulan dia menjabat sebagai ketum) dalam cabinet pemerintahan dia, walaupun ane bukan kepala bidang. Tapi anggota bidang.
Setelah ane ikut beberapa acara dan rapat ane mulai jenuh dengan kegiatan di Himpunan Mahasiswa Jurusan. Karena;
1. Mereka seneng banget ngadakan rapat , tapi gak pernah menghasilkan apa-apa.
2. Rapat itu Cuma jadi ajang adu hebat berargumentasi (meski kadang ngawur)
3. Pembahasan rapat melenceng dari agenda. Contoh mau bahas masalah DIKSAR ujungnya bahas masalah kelengkapan fasilitas kampus
4. Banyak mahasiswa yang suka buat rapat jadi bertele-tele, Cuma kalau di usir gak terima (mahasiswa gak tau diri)
5. Ketum hanya mendengar suara dari antek2 pendukungnya..
6. Waktu diadakan rapat terkadang sore di saat orang pengen pulang cepat karena udh capek dan perut lapar. Belum lagi kalau ngelab dari pagi (jam kuliah ane dari jm 2 siang sampai plg lm jm 6 sore)
7. Seseorang dipaksa untuk jadi ketua panitia suatu acara, tapi kalau kita mau sharing tentang acara dan pengen belajar tentang manajemen suatu acara dari yang pengalaman pasti di cuekin . belum lagi anggota panitia pada hilang dan alasannya pulang kampong (pengalaman ane)
8. Adanya upaya untuk memaksa mahasiswa lebih mengutamakan organisasi daripada akademik.
9. Dan banyak lagi..

Ini yang membuat ane dan 2 temen ane setiap ada rapat pasti sembunyi lalu pulang. Dan membuat kami bertiga dikucilkan oleh teman2 satu jurusan. Ane sadar bahwa dengan berorganisasi kita bisa punya pergaulan yang luas. Cuma kalau bergaul dengan mahasiswa yang pemikirannya kayak anak SD klw udah rapat (asal ngomong dan berebut pengen ngomong walau itu tidak penting) rasanta ilfiil juga.. apa lagi ketum Cuma dengar suara dari antek2nya yang tentunya dekat dan bisa dikendalikan dia..

Nb : ane gak bilang organisasi itu tidak penting, tapi organisasi itu Cuma pembelajaran dan hal yang terpenting itu kegiatan akademik. Karena ortu membayar untuk kita kuliah (akademik) bukan berorganisasi.

Yang ane mau Tanya,
1 . apakah mahasiswa harus aktif atau masuk ke suatu organisasi kemahasiswaan?
2. apa mahasiswa harus aktif di organisasi yang secara halus memaksa mahasiswa untuk lebih mengutamakan organisasi dari akademik.? Bahkan cenderung lebih meremehkan hal akademik! (pertemuan kuliah dan praktikum)
3. apa agan setuju dengan pernyataan ORGANISASI SATU-SATUNYA TEMPAT BERPROSES ? (ANE Kurang setuju dengan peryataan ini, karena menurut ane berproses bisa dimana aja, gak Cuma di organisasi. Di pertemuan kuliah , praktikum di lab, diskusi, seminar dan kuliah umum, tukar pikiran dengan teman2 mahasiswa lain)
4. apa orang yang lebih mengutamakan akademik di banding organisasi bakalan kesulitan saat memasuki dunia kerja?

Terima kasih sebelumnya buat agan semua atas tanggapan dan kritik sarannya yang membangun…
Maaf gan/sista kalau kepanjangan..
pengalaman gw dan beberapa temen, mereka yg aktif sebagai aktivis kampus kurang disukai sama personalia perusahaan

karena mereka dianggap perusuh dan provokator

Yang ane mau Tanya,
1 . apakah mahasiswa harus aktif atau masuk ke suatu organisasi kemahasiswaan? tidak harus tapi untuk menambah temen apa ruginya kan
2. apa mahasiswa harus aktif di organisasi yang secara halus memaksa mahasiswa untuk lebih mengutamakan organisasi dari akademik.? Bahkan cenderung lebih meremehkan hal akademik! (pertemuan kuliah dan praktikum)tidak harus kembali lagi ke keinginan n prioritas elu...kalo lu pikir akademik lebih penting ya jalanin, g ada yg berhak buat maksa lu
3. apa agan setuju dengan pernyataan ORGANISASI SATU-SATUNYA TEMPAT BERPROSES ? (ANE Kurang setuju dengan peryataan ini, karena menurut ane berproses bisa dimana aja, gak Cuma di organisasi. Di pertemuan kuliah , praktikum di lab, diskusi, seminar dan kuliah umum, tukar pikiran dengan teman2 mahasiswa lain)tidak setuju...tampat berproses bisa ditempat yang lain...contohnya kayak yg lu sebutin..n kalu bisa malah kerja part time aja...berproses di dunia nyata
4. apa orang yang lebih mengutamakan akademik di banding organisasi bakalan kesulitan saat memasuki dunia kerja?
owh tidak...temen gw yang pinter di akademik udah dapet kerjaan..kembali lagi ke individunya,apa dia siap strugle ato enggak

Quote:Original Posted By panglima.cendol
Assalamualaikum wr. Wb.

Slamat pagi agan2 dan aganwati semuanya..
Ane mau sedikit nanya ne gan..
Ane mahasiswa semester 6 d sebuah kampus teknik . sebagaimana dunia kampus pasti tentunya banyak organisasi kemahasiswaan dan unit kegiatan mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Jurusan, Pecinta Alam, BEM, resimen mahasiswa dll..
Kemarin awal semester 5 ane dan 2 temen plg dekat ane smpat dimasukan teman seangkatan ane ke dalam Kepengurusan Himpunan Mahasiswa Jurusan (kebetulan dia menjabat sebagai ketum) dalam cabinet pemerintahan dia, walaupun ane bukan kepala bidang. Tapi anggota bidang.
Setelah ane ikut beberapa acara dan rapat ane mulai jenuh dengan kegiatan di Himpunan Mahasiswa Jurusan. Karena;
1. Mereka seneng banget ngadakan rapat , tapi gak pernah menghasilkan apa-apa.
2. Rapat itu Cuma jadi ajang adu hebat berargumentasi (meski kadang ngawur)
3. Pembahasan rapat melenceng dari agenda. Contoh mau bahas masalah DIKSAR ujungnya bahas masalah kelengkapan fasilitas kampus
4. Banyak mahasiswa yang suka buat rapat jadi bertele-tele, Cuma kalau di usir gak terima (mahasiswa gak tau diri)
5. Ketum hanya mendengar suara dari antek2 pendukungnya..
6. Waktu diadakan rapat terkadang sore di saat orang pengen pulang cepat karena udh capek dan perut lapar. Belum lagi kalau ngelab dari pagi (jam kuliah ane dari jm 2 siang sampai plg lm jm 6 sore)
7. Seseorang dipaksa untuk jadi ketua panitia suatu acara, tapi kalau kita mau sharing tentang acara dan pengen belajar tentang manajemen suatu acara dari yang pengalaman pasti di cuekin . belum lagi anggota panitia pada hilang dan alasannya pulang kampong (pengalaman ane)
8. Adanya upaya untuk memaksa mahasiswa lebih mengutamakan organisasi daripada akademik.
9. Dan banyak lagi..

Ini yang membuat ane dan 2 temen ane setiap ada rapat pasti sembunyi lalu pulang. Dan membuat kami bertiga dikucilkan oleh teman2 satu jurusan. Ane sadar bahwa dengan berorganisasi kita bisa punya pergaulan yang luas. Cuma kalau bergaul dengan mahasiswa yang pemikirannya kayak anak SD klw udah rapat (asal ngomong dan berebut pengen ngomong walau itu tidak penting) rasanta ilfiil juga.. apa lagi ketum Cuma dengar suara dari antek2nya yang tentunya dekat dan bisa dikendalikan dia..

Nb : ane gak bilang organisasi itu tidak penting, tapi organisasi itu Cuma pembelajaran dan hal yang terpenting itu kegiatan akademik. Karena ortu membayar untuk kita kuliah (akademik) bukan berorganisasi.

Yang ane mau Tanya,
1 . apakah mahasiswa harus aktif atau masuk ke suatu organisasi kemahasiswaan?
2. apa mahasiswa harus aktif di organisasi yang secara halus memaksa mahasiswa untuk lebih mengutamakan organisasi dari akademik.? Bahkan cenderung lebih meremehkan hal akademik! (pertemuan kuliah dan praktikum)
3. apa agan setuju dengan pernyataan ORGANISASI SATU-SATUNYA TEMPAT BERPROSES ? (ANE Kurang setuju dengan peryataan ini, karena menurut ane berproses bisa dimana aja, gak Cuma di organisasi. Di pertemuan kuliah , praktikum di lab, diskusi, seminar dan kuliah umum, tukar pikiran dengan teman2 mahasiswa lain)
4. apa orang yang lebih mengutamakan akademik di banding organisasi bakalan kesulitan saat memasuki dunia kerja?

Terima kasih sebelumnya buat agan semua atas tanggapan dan kritik sarannya yang membangun…
Maaf gan/sista kalau kepanjangan..


1. Ga harus kok
2. Utamakan akademik
3. Bukan satu2nya tapi salah satunya
4. Ga juga, tapi lebih baik ikut organiasai dr pada tidak sm sekali.
Quote:Original Posted By panglima.cendol

Yang ane mau Tanya,
1 . apakah mahasiswa harus aktif atau masuk ke suatu organisasi kemahasiswaan?

Apa mobil harus berhenti pada saat di rem doank?

Quote:Original Posted By panglima.cendol

2. apa mahasiswa harus aktif di organisasi yang secara halus memaksa mahasiswa untuk lebih mengutamakan organisasi dari akademik.? Bahkan cenderung lebih meremehkan hal akademik! (pertemuan kuliah dan praktikum)

Lu hidup di negara penuh "solidaritas"..
Dimana cewe bisa menjadi pemicu tawuran massa...
Dimana tatapan bisa menjadi pemicu tawuran massa...
Jadi get use to it..

Quote:Original Posted By panglima.cendol

3. apa agan setuju dengan pernyataan ORGANISASI SATU-SATUNYA TEMPAT BERPROSES ? (ANE Kurang setuju dengan peryataan ini, karena menurut ane berproses bisa dimana aja, gak Cuma di organisasi. Di pertemuan kuliah , praktikum di lab, diskusi, seminar dan kuliah umum, tukar pikiran dengan teman2 mahasiswa lain)

Berproses apa dulu?
Taman bermain satu2nya tempat berproses untuk anak kecil belajar..
Sekolah satu2 nya tempat berproses untuk belajar pelajaran umum..
WC satu2 nya tempat untuk eeq + pipis + mandi..
Jadi berproses untuk apa?

Quote:Original Posted By panglima.cendol

4. apa orang yang lebih mengutamakan akademik di banding organisasi bakalan kesulitan saat memasuki dunia kerja?

Bakal kesulitan bersosialisasi dengan lingkungan baru..
Karena menurut gw organisasi adalah tempat untuk bersosialisasi..
-------
Saran gw begini..
Kalo emang lu ga mau..
Lu tegas..
Lu pulang ya lu pulang..
Lu ngapain terserah lu mau ngapain..
Tapi jangan pernah menyalahkan kalo lu di jauhi 1 jurusan..
Toh itu hak mereka untuk ngedeketin ato ngejauhin lu..
Dan itu juga hak lu untuk ga ikut "rapat" yang ga penting tersebut..
----
So cheers!!
Quote:Original Posted By panglima.cendol
A
Yang ane mau Tanya,
1 . apakah mahasiswa harus aktif atau masuk ke suatu organisasi kemahasiswaan?

tentu tidak.
saya aja gal pernah ikut organisasi kemahasiswaan pas kuliah.
klo ditanya kenapa gak ikut ya emang gak tertarik dan malas.
terus menyita waktu

Quote:Original Posted By panglima.cendol
A

2. apa mahasiswa harus aktif di organisasi yang secara halus memaksa mahasiswa untuk lebih mengutamakan organisasi dari akademik.? Bahkan cenderung lebih meremehkan hal akademik! (pertemuan kuliah dan praktikum)

itu kembali lagi ke pribadi mereka.
klo ditempat saya sich terkenalnya OS dan SO.
Organisasi Saja dan Study Oriented.
tapi ada juga kaum moderat.
ya inget aja sich niat kamu kuliah itu apa.
cari ilmu?cari teman?cari nilai?cari kesibukan.

Quote:Original Posted By panglima.cendol

3. apa agan setuju dengan pernyataan ORGANISASI SATU-SATUNYA TEMPAT BERPROSES ? (ANE Kurang setuju dengan peryataan ini, karena menurut ane berproses bisa dimana aja, gak Cuma di organisasi. Di pertemuan kuliah , praktikum di lab, diskusi, seminar dan kuliah umum, tukar pikiran dengan teman2 mahasiswa lain)


ya enggak lah.
di mana aja bisa koq.
duduk di warkop juga bisa sambil ngopi bareng.

Quote:Original Posted By panglima.cendol
A
4. apa orang yang lebih mengutamakan akademik di banding organisasi bakalan kesulitan saat memasuki dunia kerja?

relatif sich sebenarnya jawabannya.
ini tips aja buat kamu.
Jetzt du musst deine Study konzentrieren.
masalah keterima apa enggak saat apply job itu masih lama.
fokus aja skripsi+perbaikan nilai2 yg jelek.





Ga penting..
Cm disitu km bs belajar ttg berorganisasi, bs buat bekel utk kerja nanti..
Lumayan bs dicantumin di CV klo apply kerja nanti

Saya dl jg ikutan himpunan.. awalnya krn penasaran trus agak semangat tp lama2 jenuh krn y gt, yg dibahas bnyk yg ga pentingnya.. akhirnya y cabut aja

biasanya aktiv di organisasi kampus itu dapet nilai, atau suatu formalitas, syarat untuk lulus lah, kalo memang diharuskan ikut aktiv dalam organisasi, ya ikut sajalah

namun apabila tidak diharuskan, ngapain gan

penting ga penting itu pilihan ente sendiri
Organisasi kampus itu gak terlalu penting. Tapi pengalaman organisasi itu sangat penting. Khususnya skill komunikasi dan argumentasi. Setidaknya orang2 yg ente bilang ngawur itu juga sedang belajar. Karena organisasi kampus cuma saranan belajar untuk pengembangan diri.

Tp tergantung kampusnya sih, temen ane di ITB bisa aja tuh nyeimbangin kegiatan akademik n non akademik.
Btw, nte itb?
Quote:1 . apakah mahasiswa harus aktif atau masuk ke suatu organisasi kemahasiswaan?
Alangkah baiknya ikut berorganisasi, karena pada saat ente kerja nanti.. ente berada dalam suatu organisasi professional dimana kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Sedangkan dilingkungan kampus, kesalahan2 bisa diminimalisir tanpa ada dampak yg besar. Toh berorganisasi di kampus atau di luar kampus adalah sarana kita belajar berorganisasi, dan kalau agan belajarnya nanti ditempat agan bekerja, agan pasti keteteran karena harus bisa cepat beradaptasi dengan berbagai macam ide yg dilontarkan dari berbagai macam karakter individu, sama seperti apa yg agan lihat di kampus dan kita tidak bisa ber-eksperimen dengan keputusan2 yg di ambil kecuali itu perushaan kita sendri.

Berorganisasi juga mengajarkan kita untuk bisa bekerja sama dengan orang yg memiliki pola pikir yg berbeda2. Tidak ada beda nya kan dengan ketika agan nanti rapat dengan atasan/pimpinan atau staff agan didunia kerja?

Organisasi mengajarkan kita untuk bisa dipimpin dan memimpin, merancang dan melaksanan kegiatan, berkoordinasi dengan baik antar divisi, menjalan instruksi2 simple. Kalau instruksi simple aja gak bisa dijalankan, bagaimana yg berat?

Bahkan, MAFIA sekalipun adalah organisasi. Bayangkan saja ketika si anak buah salah mengikuti instruksi dari atasannya, bisnis (walaupun haram) mereka pasti hancur diobrak-abrik polisi.

Oh ya, ada beberapa kampus yg mewajibakn mahasiswanya untuk ikut serta dalam organisasi sebagai syarat untuk lulus.

So, apakah belajar berorganisasi itu tidak penting?

Quote:2. apa mahasiswa harus aktif di organisasi yang secara halus memaksa mahasiswa untuk lebih mengutamakan organisasi dari akademik.? Bahkan cenderung lebih meremehkan hal akademik! (pertemuan kuliah dan praktikum)
Oh tentu tidak.. utamakan yg prioritas bagi agan.

Ane juga kuliah di teknik dan banyak kok teman2 ane yg ikut organisasi, lulus 4-5 tahun dengan IPK > 3. Apa organisasi penjadi penghalang akademik?

Quote:3. apa agan setuju dengan pernyataan ORGANISASI SATU-SATUNYA TEMPAT BERPROSES ? (ANE Kurang setuju dengan peryataan ini, karena menurut ane berproses bisa dimana aja, gak Cuma di organisasi. Di pertemuan kuliah , praktikum di lab, diskusi, seminar dan kuliah umum, tukar pikiran dengan teman2 mahasiswa lain)

Bukan satu-satunya, tapi satu dari sekian banyak tempat kita untuk BERPROSES.

Kalau dikampus aja sudah difasilitasi, kenapa gak di manfaatkan? kenapa harus jauh2 cari diluar? Well. ini tergantung minat juga sih.. Ane punya teman2 yg malah aktif ber-organisasi diluar kampus. Tapi dimana pun tempatnya, yg penting kan pengalaman dan apa yg kita pelajari dari berorganisasi.

Quote:4. apa orang yang lebih mengutamakan akademik di banding organisasi bakalan kesulitan saat memasuki dunia kerja?
Tidak. Tapi kesempatan bisa saja lebih besar ketika ente punya pengalaman dalam berorganisasi karena ada beberapa perusahaan yg melihat ke-aktifan kita dalam berorganisasi ketika kita kuliah dulu.
1.gak,aku sendiri gak ikut apa2,karena sebagai individu yang "unik" nanti aku mesti penyesuaian lagi,kalo gagal malah nantinya dikucilkan atau mungkin di bully

2.gak,itu cuma akal2an organisasi biar banyak kegiatan aja

3.gak juga,sepupuku gak ikut organisasi pas kuliah,sekarang dia menjabat posisi penting di perusahaan besar

4.balik lagi ke pernyataanku nomor 3
Quote:Original Posted By panglima.cendol

Yang ane mau Tanya,
1 . apakah mahasiswa harus aktif atau masuk ke suatu organisasi kemahasiswaan?


Tidak

Quote:Original Posted By panglima.cendol

2. apa mahasiswa harus aktif di organisasi yang secara halus memaksa mahasiswa untuk lebih mengutamakan organisasi dari akademik.? Bahkan cenderung lebih meremehkan hal akademik! (pertemuan kuliah dan praktikum)


Tidak juga

Quote:Original Posted By panglima.cendol

3. apa agan setuju dengan pernyataan ORGANISASI SATU-SATUNYA TEMPAT BERPROSES ? (ANE Kurang setuju dengan peryataan ini, karena menurut ane berproses bisa dimana aja, gak Cuma di organisasi. Di pertemuan kuliah , praktikum di lab, diskusi, seminar dan kuliah umum, tukar pikiran dengan teman2 mahasiswa lain)


Lagi-lagi tidak

Quote:Original Posted By panglima.cendol

4. apa orang yang lebih mengutamakan akademik di banding organisasi bakalan kesulitan saat memasuki dunia kerja?


Ga ngaruh
Cowok gue ga ikut organisasi dapet kerjaan aja tuh..
Mantan gue ga ikut organisasi juga cepet dapet kerja
Dapet kerjaan atau enggak itu biasanya tergantung interpersonal skill yang bisa lo tonjolin saat interview,,
Kebanyakan anak2 yang ikut organisasi sih emang interpersonal skillnya bagus..

Sori keceplosan..
Gue ikut BEM jurusan sih di kampus,,
Dan rada2 eneg sm BEM gue..
Isinya orang2 omdo cari muka doang..
Sok2an ngajak demo menolak kenaikan BBM dengan alasan kasian rakyat miskin,,
Padahal sehari2nya peduli sm pemulung dan pengemis di sekitar kampus aja enggak
berbalik lagi pertanyaan ke kamu
apakah kalau gak ikut organisasi kampus bakal kiamat ?
hmj yaa?ane punya pengalaman buruk langsung dan tdk langsung ihhh pokoknya ane lebih pilih UKM daripada organisasi politik kya BEM apalagi HMJ. dlu smester awal sih tmn2 pada gadang2 ane,ane dsuruh ikutan HMJ,idihhh dikira apa an,apa aktif msti ke HMJ? mending cari organisasi laen klo ngga cocok gan,janagn perduli. waktu tmn2 gadang2 ane n bberapa kk kls jg rada ngejekin ane dikiranya ane anti sosial n gamau ikutan organisasi, ane slalu jwb pake bercanda "HMJ ya?hahaa aku agak alergi sihh.."
Quote:Original Posted By alex_slasher
pengalaman gw dan beberapa temen, mereka yg aktif sebagai aktivis kampus kurang disukai sama personalia perusahaan

karena mereka dianggap perusuh dan provokator



tergantung orangnya jg sih gan,tp mreka yg dari organisasi politik kampus sihh biasanya sok idealis n sok kritis,itu awalnya..tunggu aja sampe mereka butuh makan n butuh duwit,kelakuannya bakalan jauh lebih busuk,idealisme mreka pasti mati
Quote:Original Posted By ..My..


Tidak



Tidak juga



Lagi-lagi tidak



Ga ngaruh
Cowok gue ga ikut organisasi dapet kerjaan aja tuh..
Mantan gue ga ikut organisasi juga cepet dapet kerja
Dapet kerjaan atau enggak itu biasanya tergantung interpersonal skill yang bisa lo tonjolin saat interview,,
Kebanyakan anak2 yang ikut organisasi sih emang interpersonal skillnya bagus..
Terutama pinter ngeles,, ngebacot,, jadi penjilat dosen biar tetep bisa ikut ujian walaupun absen udah lebih dr 4x

Sori keceplosan..
Gue ikut BEM jurusan sih di kampus,,
Dan rada2 eneg sm BEM gue..
Isinya orang2 omdo cari muka doang..
Sok2an ngajak demo menolak kenaikan BBM dengan alasan kasian rakyat miskin,,
Padahal sehari2nya peduli sm pemulung dan pengemis di sekitar kampus aja enggak


organisasi yg jelas banyak gan,ane sih lg2 lebih pilih non politis kya UKM yg bner2 menggali potensi yg ada di diri kita. ya aaammpyuuunnn denger kata HMJ atau organisasi politis laenya tuhh ane rasaaanyaaaa
Kalo ane liat dari curhatan Agan sih, sebenernya yang "salah" adalah lingkungan Gan. Buat Agan yang benar-benar merasakan hal itu, ane sangat memaklumi karena ane juga pernah ngerasain Organisasi yang kayak gitu Gan.

Tapi buat yang pada Komeng, mohon maaf nih, ane kurang suka Coment yang Flaming. So, ane mau omongin di awal, kalo ane ngerasa "Eneg" aja ngeliat coment yang kayak gini

Quote:Quote:Original Posted By ..My..


Kebanyakan anak2 yang ikut organisasi sih emang interpersonal skillnya bagus..
Terutama pinter ngeles,, ngebacot,, jadi penjilat dosen biar tetep bisa ikut ujian walaupun absen udah lebih dr 4x


Maaf sis, ane menghargai nasehat Sista di Trit curhatan ane yang kemaren. Tapi ini dah beda urusan lagi Sis. Kalo menurut ane, Coment yang kayak gini dah termasuk Flaming

Quote:Original Posted By khakhazyuma


tergantung orangnya jg sih gan,tp mreka yg dari organisasi politik kampus sihh biasanya sok idealis n sok kritis,itu awalnya..tunggu aja sampe mereka butuh makan n butuh duwit,kelakuannya bakalan jauh lebih busuk,idealisme mreka pasti mati

Insya Allah ane nggak termasuk orang yang kayak gitu deh..

Hati-hati Gan, kalo ane baca konteks tulisan ini, berarti sekitar 70%++ orang yang ikut Organisasi adalah orang sok Idealis dan 100% Orang yang berorganisasi Idealismenya bakal Mati. Sebenernya itu tergantung orang nya Gan. Mungkin yang selama ini Agan liat ya orang-orang yang kayak gitu. Tapi kalo Agan lebih mengeksplore lagi, Ane yakin kalo Agan bisa ngeliat sesuatu secara lebih mendalam. Tak kenal maka tak sayang. Intinya sih gitu


Kembali ke TS

Ane kayaknya nggak bakal jawab pertanyaan 1-4 secara tersurat Gan. Ane cuman mau sekedar saling sharing aja.

Kalo ane liat sih, emank lingkungan Organisasi yang Agan jalani yang kurang sehat Gan. Ada beberapa pertanyaan tentang Organisasi yang Agan jalani

1. Terkait poin 1 alasan Agan nggak suka Organisasi. Pas awal kepengurusan ada Rapat Rancangan Kerja nggak Gan? Yang ngebahas tentang Proker (Program Kerja) yang akan dilaksanakan selama masa kepengurusan itu lhoo.

Kalo di Universitas ane (Salah satu Univ Negeri di kota Jogja), pasti di setiap Organisasinya ada Rancangan Kerja Gan. Dan Proker-proker yang ada, selama Organisasi itu sehat pasti setidaknya 80% nya teraplikasikan.

2. Terkait poin 3. Apakah kalo rapat Forumnya resmi / santai? Kalo Forum resmi, harusnya ada Notulen rapat yang menjaga koridor ranah diskusi waktu rapat Gan. Kalo Forum santai, ya deh

3. Terkait poin 6 (Bukan pertanyaan). Ya emank itu resikonya Gan. Ane pernah sarapan abis Magrib (IYA GAN, Abis MAGRIB) gara-gara dalam event itu, orang-orangnya jarang ada yang mau eksekusi konsep (Ini contoh Organisasi yang nggak sehat Gan). Solusinya, pinter-pinter Manage waktu aja Gan

4. Terkait poin 7, kayaknya Agan yang jadi ketua panitia ya?
Di situlah kita melatih kemampuan Kepemimpinan kita Gan. Ane juga sering kayak gitu. Tapi selalu ada solusi koq dari tiap permasalahan.

5. Poin yang nggak ane sebutin di atas berarti emank masalah individunya Gan.

Kalo tentang pertanyaan Agan, dah banyak yang jawab kqoq sesuai pandangan pribadi masing-masing.
Quote:Original Posted By Verian
Kalo ane liat dari curhatan Agan sih, sebenernya yang "salah" adalah lingkungan Gan. Buat Agan yang benar-benar merasakan hal itu, ane sangat memaklumi karena ane juga pernah ngerasain Organisasi yang kayak gitu Gan.

Tapi buat yang pada Komeng, mohon maaf nih, ane kurang suka Coment yang Flaming. So, ane mau omongin di awal, kalo ane ngerasa "Eneg" aja ngeliat coment yang kayak gini



Kembali ke TS

Ane kayaknya nggak bakal jawab pertanyaan 1-4 secara tersurat Gan. Ane cuman mau sekedar saling sharing aja.

Kalo ane liat sih, emank lingkungan Organisasi yang Agan jalani yang kurang sehat Gan. Ada beberapa pertanyaan tentang Organisasi yang Agan jalani

1. Terkait poin 1 alasan Agan nggak suka Organisasi. Pas awal kepengurusan ada Rapat Rancangan Kerja nggak Gan? Yang ngebahas tentang Proker (Program Kerja) yang akan dilaksanakan selama masa kepengurusan itu lhoo.

Kalo di Universitas ane (Salah satu Univ Negeri di kota Jogja), pasti di setiap Organisasinya ada Rancangan Kerja Gan. Dan Proker-proker yang ada, selama Organisasi itu sehat pasti setidaknya 80% nya teraplikasikan.

2. Terkait poin 3. Apakah kalo rapat Forumnya resmi / santai? Kalo Forum resmi, harusnya ada Notulen rapat yang menjaga koridor ranah diskusi waktu rapat Gan. Kalo Forum santai, ya deh

3. Terkait poin 6 (Bukan pertanyaan). Ya emank itu resikonya Gan. Ane pernah sarapan abis Magrib (IYA GAN, Abis MAGRIB) gara-gara dalam event itu, orang-orangnya jarang ada yang mau eksekusi konsep (Ini contoh Organisasi yang nggak sehat Gan). Solusinya, pinter-pinter Manage waktu aja Gan

4. Terkait poin 7, kayaknya Agan yang jadi ketua panitia ya?
Di situlah kita melatih kemampuan Kepemimpinan kita Gan. Ane juga sering kayak gitu. Tapi selalu ada solusi koq dari tiap permasalahan.

5. Poin yang nggak ane sebutin di atas berarti emank masalah individunya Gan.

Kalo tentang pertanyaan Agan, dah banyak yang jawab kqoq sesuai pandangan pribadi masing-masing.


hohoohoo..iya ane jadi kebawa emosi,iya mmang tergantung manusianya lagi kaya gmna gan,bukan berarti semuanya sok idealis
organisasi penting, tentunya setelah akademik gan.
semua hal ada enak ga enaknya, termasuk organisasi.
semua hal ada baik buruknya, termasuk organisasi.
jadi pinter2 bawa/mengendalikan diri, teguh2nya bawa prinsip, pinter2nya cari rasionalisasi.

yang paling penting gan, ikut organisasi jangan karena dipaksa, trend, caper dsb.
ikut karena lu peduli. peduli temen2. peduli kampus. peduli diri lu sendiri.
segala sesuatu yang tepat takarannya, insyaAllah bermanfaat
Quote:Original Posted By khakhazyuma


organisasi yg jelas banyak gan,ane sih lg2 lebih pilih non politis kya UKM yg bner2 menggali potensi yg ada di diri kita. ya aaammpyuuunnn denger kata HMJ atau organisasi politis laenya tuhh ane rasaaanyaaaa


Gue udah terlanjur masuk BEM dan eneg banget sumpah,,
Sok2an banget BEMJ gue
Gue mundur teratur lama2 deh

Mending gue kuliah sambil kerja deh

Quote:Original Posted By Verian


Tapi buat yang pada Komeng, mohon maaf nih, ane kurang suka Coment yang Flaming. So, ane mau omongin di awal, kalo ane ngerasa "Eneg" aja ngeliat coment yang kayak gini



Udah diedit kk

Sori gue juga pas ngetik tadi kalo ingat anak2 BEM yang pada ngejilat dosen itu rada eneg juga..
Sering absen buat demo or kegiatan laen,, lebih mentingin organisasi lah..
Giliran dah mepet2 UTS or UAS sibuk nyariin dosen dengan berbagai sepik

Kuliah jarang,,
Tugas nyontek,,
Ujian nyontek,,
Udah gitu kalo demo sok2 ngomong keadilan dan kejujuran..

Gimana gue gak eneg sama manusia2 seperti itu gan?