6 Pengakuan Briptu Rani, dari dilecehkan sampaisoal foto hot

Spoiler for Briptu Rani:

Setelah 'menghilang' hampir 5 bulan, Briptu Rani akhirnya bicara
blak-blakan. Polwan cantik ini mengaku melarikan diri karena
tak kuat bekerja di Polres Mojokerto.
Briptu Rani mengaku berada di Jakarta untuk berobat. Dia shock
karena mengalami pelecehan oleh atasannya. Rani pun kerap
diintimidasi rekannya sesama Polwan. Dia digosipkan suka
menggoda atasan dan bergaya hidup bak artis. Tentu saja Rani
makin tertekan.
Rani menghilang sejak Januari. Dia sempat menjalani sidang kode
etik tanggal 16 Januari, setelah itu Rani kembali melarikan diri.
"Jangan cuma lihat saya lari. Tapi ada apa sampai saya lari. Saya
hanya ingin keadilan," kata Briptu Rani kepada merdeka.com,
Kamis (13/6).
Berikut pengakuan Rani kepada tim merdeka.com.

Spoiler for foto syur:

1. Cerita soal foto syur mirip dirinya
Briptu Rani merasa syok foto-foto yang disebut mirip dirinya bisa
beredar. Dia membela diri, menurutnya foto itu bukan foto
dirinya.
"Aku syok banget kenapa foto itu tiba-tiba muncul. Keluarga juga
syok," kata Briptu Rani saat berbincang dengan merdeka.com,
Kamis (13/6).
Menurut Rani, foto itu hasil rekayasa. Dia mengaku tidak pernah
berpose vulgar seperti itu.
"Saya lagi cari tahu bagaimana foto itu diupload. Saya tidak
pernah sebar foto itu," katanya sedih.
Foto-foto itu juga menyebar melalui jejaring sosial. Dalam foto itu
tampak seorang wanita berpakaian dalam berwarna putih.

Spoiler for facebook di bajak:

2. Akun Facebook Briptu Rani dibajak misterius
Polwan cantik Briptu Rani bicara soal foto hot yang disebut mirip
dirinya. Mojang Bandung ini berkilah foto itu hasil rekayasa. Dia
mengaku tak pernah berpose seronok.
Briptu Rani juga mengaku akun Facebook miliknya pernah
dibajak. Dia sedang mencari tahu siapa yang tega melakukan ini.
"Bulan Maret lalu, Facebook saya pernah dibajak. Foto syur saya
dijadikan foto profil. Tidak lama setelah itu hilang, foto itu
beredar lagi," ujar Briptu Rani saat berbincang dengan
merdeka.com, Kamis (13/6).
Rani menduga ada orang-orang yang sengaja jahat pada dirinya.
Dia berharap masalah ini bisa diklarifikasi.
"Semua kejadian ini seolah berurutan," katanya.

Spoiler for dilecehkan di kapolres:

3. Tak kuat dilecehkan Kapolres
Briptu Rani angkat bicara soal alasan kenapa meninggalkan tugas
di Polres Mojokerto. Dia mengaku tak kuat dilecehkan oleh
atasannya, Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho. Karena
itu Rani menderita dan terpaksa berobat ke Jakarta.
"Saya tidak terima dengan perlakuan kapolres pada saya. Saya
merasa tidak dihargai," kata Briptu Rani saat berbincang dengan
merdeka.com, Kamis (13/6).
Rani menjelaskan awalnya dia memendam perasaannya karena
dilecehkan Kapolres. Tapi lama kelamaan, perbuatan atasannya
itu makin menjadi. Tak ada yang tahu perlakuan Kapolres pada
dirinya.
"Yang terakhir sangat keterlaluan dan membuat saya seperti tidak
punya harga diri makanya saya pilih kabur," kata Polwan cantik
ini.
Kapolres dan Polda Jatim enggan berkomentar soal ini.

Spoiler for :

4. Disebut matre dan wanita murahan
Briptu Rani juga mengaku kerap diejek sejumlah Polwan yang
menyebutnya tukang menggoda atasan dan bergaya hidup bak
artis.
Saat berbincang dengan merdeka.com, Briptu Rani membantah itu
semua. Menurutnya dulu dia bisa bergaul akrab dengan rekan-
rekannya di Polres Mojokerto. Tapi ada beberapa orang yang sinis
pada dirinya. Polwan ini yang kemudian menyebarkan kabar
negatif soal Rani.
"Ada pangkatnya AKP, namanya Lilik, dia bilang saya hidup
mewah, matre, perempuan nakal beberapa tahun saya dengar
omongan dia begituan terus. Ke polisi yang laki-laki dia juga
ngomong gitu," kata Briptu Rani, Senin (13/6).
Menurut Rani, karena perbuatan orang-orang itulah maka yang
lain terpengaruh. Padahal Rani mengaku tak pernah hidup
mewah.
"Pandangan mereka yang tidak baik ke saya, membuat saya tidak
nyaman, gimana bisa dinas dengan baik, saya di sana sindir,
padahal di sana saya ngekos sendiri," akunya sedih.

Spoiler for minta kapolri turun tangan:

5. Minta Kapolri turun tangan
Briptu Rani mengaku menghilang karena dilecehkan Kapolres
Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho, atasannya. Dia menderita fisik
dan mental. Tetapi Powan cantik ini tak akan mundur.
"Mundur tidak, sampai saya dapat keadilan. Karena saya kabur
ada alasannya dan saya baru membuka diri setelah mulai sembuh
dan berani," kata Briptu Rani saat berbincang dengan
merdeka.com, Kamis (13/6).
Rani mengaku sudah melaporkan kasus pelecehan Kapolres ini ke
Mabes Polri. Tetapi hingga beberapa bulan tak ada tanggapan atas
laporannya. Polwan cantik ini mengaku kecewa. Dia meminta
Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho diadili.
"Saya minta kasus ini ditegakkan seadil-adilnya. Kapolres diadili
dan saksi mohon jujur. Karena itu bukan semata-mata salah saya.
Saya kabur karena ada alasan. Saya minta pimpinan tertinggi
untuk masalah ini, untuk menyelesaikannya. Kerena saya telah
dibuat rugi dan malu, saya mengalami tekanan mental," kata
Briptu Rani.

Spoiler for dilecehkan saat diukur seragam:

6. Dilecehkan saat ukur seragam
Menurut Briptu Rani, pelecehan yang paling menyakitkan terjadi
saat dirinya disuruh mengukur baju seragam.
"Perlakuan yang tak sepatutnya dilakukan pimpinan kepada
bawahan, tidak sepatutnya dilakukan kapolres. Dia mengukurkan
baju di badan saya," kata Briptu Rani saat berbincang dengan
merdeka.com, Kamis (13/6).
Rani membeberkan pelecehan yang dilakukan Kapolres. Dia
sangat tersiksa karena tak ada yang membelanya saat pelecehan
itu terjadi.
"Ada wakapolres dan ada beberapa pejabat polres lainnya. Tapi
mereka cuma diam dan ketawa kaya memandang rendah saya
gitu, saya minta pulang tapi nggak boleh. Tapi dia bilang
perintah. Dan setelah kapolres selesai ukur, baru diukur ulang
tukang jahit," kata Rani.
Rani menceritakan ada beberapa pelecehan lain. Dia pun mengaku
sering diajak karaoke. Posisi Rani yang diberi tugas sebagai
sekretaris pribadi, membuatnya tak berkutik.

http://m.merdeka.com/peristiwa/6-pen...ragam.html

Yang Tabah yah Bu Briptu Rani
Kebenaran Pasti Segeta terungkap
Tadinya ane kira maharani suciyono udah jadi polwan, ternyata beda..
Hampir salah orang ane...
kembali lagi...oknum berulah
Sundul sundul sundul sundul sundul sundul sundul sundul
ditunggu kebenarannya

spekulasi sekarang : polisi sange ga tau diri
Rani rani
Smuanya tak ada yang betul nih...
semoga saja nantinya polwan diperbolehkan menutup auratnya, sehingga pelecehan2 seperti ini bisa diminimalisir
mahaRANI emang selalu mengundang sesuatu ya

udah tau tempat bekerja itu gak baik kenapa gak keluar aja bu, apa udah terlanjur banyak keluar duit buat masuk pol***?

satu kata buat itu : Goblok
Aku orang mojokerto asli,dekat sama kos nya rani,juga dekat dan banyak temen di polres tempat rani bekerja secara rumahku emang dekat,dan dari kasak kusuk diantara anggota polres kebanyakan emang mengatakan rani ini polwan ga disiplin,sok artis,glamour.dah itu aja,kalo polwan tsb membela diri sprti tulisan diatas,akun di bajak lah,dah kuno,wajar orang bersalah biasanya ngeles dulu kalo kepepet baru ngaku,contoh...arielpeterporn,lunamaya,LHI (partai kimpet sejahtera)dll...
tunangannya temen ane waktu SMA di medan dulu...

smoga kebenaran terungkap deh.. apakah memang dilecehkan.. ato mangkir dari tugas /desersi,,,,,

rahasia umum polwan.. gak aneh kok..
ada juga waktu mau masuk polwan harus tidur dulu sama pemberi rekomendasi atau apalah namanya ane gak ngerti.. dan BAPAKNYA mengetahui hal ini... tapi itu gak smua lho ya... kalau kembanyakan sih nyetor uang... mungkin uangnya kurang kali trus ditambahin bayar pake badannya biar lolos..
Salahnya sendiri TIDAK BERJILBAB! Coba berjilbab, pasti akan terjaga dari perbuatan asusila.


Quote:Original Posted By gesco
rahasia umum polwan.. gak aneh kok..
ada juga waktu mau masuk polwan harus tidur dulu sama pemberi rekomendasi atau apalah namanya ane gak ngerti.. dan BAPAKNYA mengetahui hal ini... tapi itu gak smua lho ya... kalau kembanyakan sih nyetor uang... mungkin uangnya kurang kali trus ditambahin bayar pake badannya biar lolos..

Berarti Briptu Eka sudaah...
susahnya di takdirkan cantik gak bisa berpikiran jernih...
Quote:Original Posted By kimalexander
Aku orang mojokerto asli,dekat sama kos nya rani,juga dekat dan banyak temen di polres tempat rani bekerja secara rumahku emang dekat,dan dari kasak kusuk diantara anggota polres kebanyakan emang mengatakan rani ini polwan ga disiplin,sok artis,glamour.dah itu aja,kalo polwan tsb membela diri sprti tulisan diatas,akun di bajak lah,dah kuno,wajar orang bersalah biasanya ngeles dulu kalo kepepet baru ngaku,contoh...arielpeterporn,lunamaya,LHI (partai kimpet sejahtera)dll...


Gua baru tau di kepolisian ada tukang gosip, selalu katanya, katanya, dan katanya...
emang begitu kelakuan semua (hampir) polisi
briptu rani

enak bgt tuh kapolres
Quote:Original Posted By leonosphire
semoga saja nantinya polwan diperbolehkan menutup auratnya, sehingga pelecehan2 seperti ini bisa diminimalisir


Menurutku, biarpun cewek mau dibungkus rapet kayak lepet. Yang namanya otak udah mesum, tetep aja akan terjadi. Yang bener, bukan masalah jilbab atau bukan, tapi masalah moral dari orang2 itu. No offense.