KASKUS

PROSEDUR IMPORT BARANG RESMI

Yang diijinkan untuk melakukan importasi barang hanyalah perusahaan yang mempunyai Nomor Identitas Kepabeanan (NIK) atau Nomor Registrasi Importir (SPR). Bila sebuah Perusahaan ingin mendapatkan fasilitas ijin impor, maka perusahaan tersebut terlebih dahulu harus mengajukan permohonan ke Direktorat Jendral Bea dan Cukai untuk mendapatkan NIK/ SPR.

Adapun Perusahaan yang belum mempunyai NIK/ SPR maka hanya diijinkan melakukan importasi sekali saja.

Persyaratan tambahan yang juga harus dipenuhi sebelum perusahaan melakukan importasi adalah harus mempunyai Angka Pengenal Impor (API) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan. Apabila perusahaan belum mepunyai API dan berniat melakukan importasi harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan impor tanpa API.

Berikut ini diagram dari prosedur impor di Indonesia :

Adapun penjelasan prosedur umum proses impor di Indonesia melalui portal INSW adalah sebagai berikut :
  1. Importir mencari supplier barang sesuai dengan yang akan diimpor.
  2. Setelah terjadi kesepakatan harga, importir membuka L/C di bank devisa dengan melampirkan PO mengenai barang-barang yang mau diimpor; kemudian antar Bank ke Bank Luar Negeri untuk menghubungi Supplier dan terjadi perjanjian sesuai dengan perjanjian isi L/C yang disepakati kedua belah pihak.
  3. Barang–barang dari Supplier siap untuk dikirim ke pelabuhan pemuatan untuk diajukan.
  4. Supplier mengirim faks ke Importer document B/L, Inv, Packing List dan beberapa dokumen lain jika disyaratkan (Serifikat karantina, Form E, Form D, dsb)
  5. Original dokumen dikirim via Bank / original kedua ke importir
  6. Pembuatan/ pengisian dokumen PIB (Pengajuan Impor Barang). Jika importir mempunyai Modul PIB dan EDI System sendiri maka importir bisa melakukan penginputan dan pengiriman PIB sendiri. Akan tetapi jika tidak mempunyai maka bisa menghubungi pihak PPJK (Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan) untuk proses input dan pengiriman PIB nya.
  7. Dari PIB yang telah dibuat, akan diketahui berapa Bea masuk, PPH dan pajak yang lain yang akan dibayar. Selain itu Importir juga harus mencantumkan dokumen kelengkapan yang diperlukan di dalam PIB.
  8. Importir membayar ke bank devisa sebesar pajak yang akan dibayar ditambah biaya PNBP
  9. Bank melakukan pengiriman data ke Sistem Komputer Pelayanan (SKP) Bea dan Cukai secara online melalui media Pertukaran Data Elektronik (PDE)
  10. Importir mengirimkan data Pemberitahuan Impor Barang (PIB) ke Sistem Komputer Pelayanan (SKP) Bea dan Cukai secara online melalui media Pertukaran Data Elektronik (PDE)
  11. Data PIB terlebih dahulu akan diproses di Portal Indonesia National Single Window (INSW) untuk proses validasi kebenaran pengisian dokumen PIB dan proses verifikasi perijinan (Analizing Point) terkait Lartas.
  12. Jika ada kesalahan maka PIB akan direject dan importir harus melakukan pembetulan PIB dan mengirimkan ulang kembali data PIB
  13. Setelah proses di portal INSW selesai maka data PIB secara otomatis akan dikirim ke Sistem Komputer Pelayanan (SKP) Bea dan Cukai.
  14. Kembali dokumen PIB akan dilakukan validasi kebenaran pengisian dokumen PIB dan Analizing Point di SKP
  15. Jika data benar akan dibuat penjaluran
  16. Jika PIB terkena jalur hijau maka akan langsung keluar Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB)
  17. Jika PIB terkena jalur merah maka akan dilakukan proses cek fisik terhadap barang impor oleh petugas Bea dan Cukai. Jika hasilnya benar maka akan keluar SPPB dan jika tidak benar maka akan dikenakan sanksi sesuai undang-undang yang berlaku.
  18. Setelah SPPB keluar, importir akan mendapatkan respon dan melakukan pencetakan SPPB melalui modul PIB
  19. Barang bisa dikeluarkan dari pelabuhan dengan mencantumkan dokumen asli dan SPPB

Spoiler for Syarat-syarat Kelengkapan Dokumen dan Prosedur Import:

Beberapa hal yang membuat dokumen mendapat Jalur Merah antara lain :
  1. Impor baru
  2. Profil Importir High Risk
  3. Barang impor tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah
  4. Barang Impor Sementara
  5. Barang Operasional Perminyakan (BOP) golongan II
  6. Ada informasi intelejen/ NHI
  7. Terkena sistem acak / Random
  8. Barang impor yang termasuk dalam komoditi berisiko tinggi dan/atau berasal dari negara yang berisiko tinggi

Keterangan : Importir dapat melacak status dokumennya secara realtime melalui portal INSW dengan terlebih dahulu mendaftarkan usernya. Proses mendapatkan user dapat dilihat di portal INSW (www.insw.go.id)

PERINGATAN!!!!
KARGO/FORWARDER RESMI TIDAK PERNAH MEMBERIKAN HARGA TARIF ANGKUTAN BARANG BAIK VIA UDARA DAN LAUT KEPADA CUSTOMER, SEBAB HITUNGAN TARIF RESMI BERDASARKAN TARIF HS CODE BEACUKAI YG DI LIHAT DI WEBSITE http://eservice.insw.go.id/index.cgi...ormation.html. KARGO RESMI MEMPUNYAI SISTEM TRACKING BARANG DAN JUGA DETAIL KAPAL YG MENGANGKUTNYA.


CIRI-CIRI KARGO NON RESMI :
1. Memberikan harga terlebih dahulu bagi angkutan Udara dan Laut
2. Minimum berat untuk udara 5-10kg, dan minimum berat untuk laut 0.5cbm
3. Menggunakan Marking Code (sebab dalam 1 kontainer/pesawat terdapat banyak broker2 pengiriman)
4. Tidak dapat melacak status pengiriman secara online, dan tidak tahu kode kapal/pesawat yg mengangkutnya.
5. Transit via PORT KLANG.
6. Pengiriman dari negara asal tanpa dokumen2 spt: Packing List, Bill Of loading dan Invoice.
7. Tidak ada kantor resmi di Indonesia
8. Pergantian biaya apabila barang rusak dan hilang tidak 100%
9. Apabila barang tertahan Beacukai, pihak kargo non resmi hanya menjanjikan saja barang keluar. Barang dapat tertahan berbulan-bulan.


Spoiler for Perhitungan Bea Masuk Pajak Barang Import dan Tata Cara Pengambilan/pengeluarannya (secara resmi):

sumber: http://bctjemas.beacukai.go.id/index...umum-importasi

Jangan lupa nya yah gan


Bagi yg mau konsultasi dan informasi seputar import barang LCL / BORONGAN LICENSE dari KARGO RESMI tanpa perlu memiliki dokumen untuk pengiriman seluruh dunia baik EXPORT dan IMPORT, barang dapat ditracking via website dan jelas status kapal / pesawat yg mengirimnya, dapat PM ane.

"TATA CARA IMPORT BARANG RESMI"

Bagaimana cara mengimport barang resmi , sering ditanyakan oleh para reader di import borongan oeh karena ini kami akan menjelaskan kepada seluruh pembaca threat ini
Tata Cara Mengimport di bidang Impor

Pada dasarnya import barang mempunyai dasar Hukum
UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 17 Tahun 2006;
Kep. Menkeu No. 453/KMK.04/2002 tentang Tatalaksana Kepabeanan di Bidang Impor, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Kep. Menkeu No. 112/KMK.04/2003;
Kep. DJBC No. KEP-07/BC/2003 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tatalaksana Kepabeanan di Bidang Impor yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan DJBC No. P-42/BC/2008.

bidang Import atau Kepabeanan
BC atau bea cukai sering disebut kepabeanan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pengawasan atas lalu-lintas barang yang masuk atau keluar Daerah Pabean serta pemungutan bea masuk dan bea keluar.
Sedangkan import adalah Kegiatan memasukan barang ke dalam Daerah Pabean
Daerah Pabean
Setelah kita mengetahui Import maka kita harus mengetahui daerah pabean adalah wilayah Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan, dan ruang udara di atasnya, serta tempat-tempat tertentu di Zona Ekonomi Eksklusif dan landas kontinen yang di dalamnya berlaku Undang-Undang Kepabeanan.
Barang yang dimasukkan ke dalam Daerah Pabean diperlakukan sebagai BARANG IMPOR dan terutang Bea Masuk
Kawasan Pabean
Barang import biasaya akan masuk melalui Kawasan Pabean , sedangkan Kawasan pabean adalah kawasan dengan batas-batas tertentu di di pelabuhan laut,Bandar udara, atau tempat lain yang ditetapkan untuk lalu lintas barang yang sepenuhnya berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Impor untuk di pakai :
Memasukkan barang ke dalam Daerah Pabean dengan tujuan untuk dipakai; atau
Memasukkan barang ke dalam Daerah Pabean untuk dimiliki atau dikuasai oleh orang yang berdomisili di Indonesia.

Syarat Pengeluaran barang Impor untuk dipakai setelah diserahkan :
Pemberitahuan Pabean dan dilunasi Bea Masuk dan PDRI;
Pemberitahuan pabean dan Jaminan; atau
Dokumen pelengkap pabean dan jaminan.

Penjaluran
JALUR MERAH, adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran Barang Impor dengan dilakukan pemeriksaan fisik, tetapi dilakukan penelitian dokumen setelah penerbitan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB);
JALUR HIJAU, adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran Barang Impor dengan tidak dilakukan pemeriksaan fisik, tetapi dilakukan penelitian dokumen setelah penerbitan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB);
JALUR KUNING, adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran Barang Impor dengan tidak dilakukan pemeriksaan fisik, tetapi dilakukan penelitian dokumen sebelum penerbitan SPPB;
JALUR MITA Non-Prioritas;
JALUR MITA Prioritas.

Kriteria jalur Merah :
Importir baru;
Importir yang termasuk dalam kategori risiko tinggi (high risk importir);
Barang impor sementara;
Barang Operasional Perminyakan (BOP) golongan II;
Barang re-impor;
Terkena pemeriksaan acak;
Barang impor tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah;
Barang impor yang termasuk dalam komoditi berisiko tinggi dan/atau berasal dari negara yang berisiko tinggi.

Kriteria jalur Hijau :
Importir dan importasi yang tidak termasuk dalam kriteria sebagaimana dimaksud dalam kriteria jalur merah

Kriteria jalur Prioritas :
Importir yang ditetapkan sebagai Importir Jalur Prioritas

Pemeriksaan Pabean :
Jalur Merah dilakukan penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang;
Jalur Hijau hanya dilakukan penelitian dokumen;
Jalur Prioritas tidak dilakukan Pemeriksaan Pabean sebagaimana yang dilakukan terhadap jalur merah atau hijau.

Pemeriksaan Fisik :
Pemeriksaan Biasa
P-07/BC/2007 tentang Pemeriksaan Fisik barang Impor
Pemeriksaan dengan alat Hi-co scan X-ray
KEP 97/BC/2003
Penegasan DJBC (terlampir)
Pemeriksaan di lapangan/gudang importir
P-07/BC/2007 tentang Pemeriksaan Fisik barang Impor

Pemeriksaan Fisik Barang
terdapat 4 tingkatan pemeriksaan fisik :
Mendalam – barang diperiksa 100%
Sedang – barang diperiksa 30 %
Rendah – barang diperiksa 10%
Sangat rendah – barang diperiksa di gudang importir (importir jalur prioritas)
pemeriksaan fisik dilakukan dengan memeiksa barang secara merata sesuai dengan % pemeriksaan terhadap keseluruhan barang.

Pembayaran

Pembayaran Biasa :
semua pembayaran dilakukan di Bank Devisa Persepsi
Pembayaran di Bea dan Cukai hanya diperbolehkan dalam hal
Tidak terdapat bank devisa persepsi
Untuk barang impor awak sarana pengangkut, pelintas batas dan barang penumpang.

Pemberitahuan Pabean
PEMBERITAHUAN IMPOR BARANG (PIB), dibuat dengan MODUL IMPORTIR/PPJK
DOKUMEN PELENGKAP PABEAN :
Invoice
Packing List
Bill of Lading/ Airway bill
Polis asuransi
Bukti Bayar BM dan PDRI (SSPCP)
Surat Kuasa , Jika Pemberitahu PPJK

Perijinan / Tata Niaga
Jenis
Melekat kepada subjek (importir), misalnya NPIK
Melekat kepada objek (barang) misalnya ijin ML (makanan luar) dari BPOM
Prinsip umum : Perijinan harus ada pada saat importir mengajukan PIB
Untuk Jalur Prioritas, karena tidak dilakukan pemeriksaan dokumen dan fisik didepan, maka ijin dianggap telah dipenuhi.

Nah Data data diatas adalah prosedur dan tata cara import barang yang harus diketahui oleh para importir baru atau lama , kami siap membatu anda baik import resmi seperti diatas atau jalur import borongan , atau door to door , sedangkan jalur door to door juga menggunakan sistem diatas hanya semua pekerjaan dan praktek pekerjaan dilapangan akan kami atur jadi importir hanya tinggal menunggu di tempatnya , tapi harus turun tangan ke lapangan
Gan saya ada barang ketahan di BC 1 Unit Laptop mohon masukan gimana ya cara ngeluarin nya........... waduh udah stress banget saya semoga ada solusi dari mas gan
Quote:Original Posted By MonexBank
Gan saya ada barang ketahan di BC 1 Unit Laptop mohon masukan gimana ya cara ngeluarin nya........... waduh udah stress banget saya semoga ada solusi dari mas gan


udah ane kasih no telp ibu Yenny yach gan
Kalo ane mau beli 1 unit handphone di website luar seperti ebay, chinavasion.com harus dikenakan peraturan seperti itu juga gan???
Kan barangnya cuma buat ane pakai sendiri.
Beda halnya kalo ane beli partai grosiran buat dijual lagi.
Permisi gan ane mau tnya dikit nih...
Ane pengen beli/Impor sendiri mainan RC Engine/Nitro dr jepang hnya cm utk pemakaian pribadi aza alias gx dijual n datangnya satu-satu gx kodian, yg jd pertanyaan brp % kira pajak BeaMasuknya kalo caranya seperti yg ane sebutin diatas tadi???

Terus semisal ane datangin/impor barang bekas yg itemnya sama kaya diatas apakah jg kena pajak beaMasuk???

Thanksss...
Quote:Original Posted By rizaSPEED13
Permisi gan ane mau tnya dikit nih...
Ane pengen beli/Impor sendiri mainan RC Engine/Nitro dr jepang hnya cm utk pemakaian pribadi aza alias gx dijual n datangnya satu-satu gx kodian, yg jd pertanyaan brp % kira pajak BeaMasuknya kalo caranya seperti yg ane sebutin diatas tadi???

Terus semisal ane datangin/impor barang bekas yg itemnya sama kaya diatas apakah jg kena pajak beaMasuk???

Thanksss...


RC itu termasuk HS code brp gan? kalo sdh ada HS codenya bisa di lacak di website beacukai utk tarif pajak importnya.
untuk pribadi hanya diperbolehkan 1 bulan 1 x import.
Quote:Original Posted By silumanjantan
Kalo ane mau beli 1 unit handphone di website luar seperti ebay, chinavasion.com harus dikenakan peraturan seperti itu juga gan???
Kan barangnya cuma buat ane pakai sendiri.
Beda halnya kalo ane beli partai grosiran buat dijual lagi.


sama dgn ane negh... beli tablet pc 1 biji diminta ijin importir.
bisa kasih saran gan TS? ketahan neh di bea cukai
Quote:Original Posted By pengkay


sama dgn ane negh... beli tablet pc 1 biji diminta ijin importir.
bisa kasih saran gan TS? ketahan neh di bea cukai


LARANGAN PEMBATASAN

Salah satu peran Bea Cukai adalah melaksanakan tugas titipan dari instansi-instansi lain yang berkepentingan dengan lalu lintas barang yang melampaui batas-batas negara. Tugas titipan dari instansi terkait ini sering dikenal dengan Larangan Pembatasan atau disingkat Lartas.

Lartas dimaksud diatur secara khusus dalam Bab X pasal 53 UU Kepabeanan. Dijelaskan dalam pasal tersebut bahwa semua barang yang dilarang atau dibatasi yang tidak memenuhi syarat untuk diimpor atau diekspor, jika telah diberitahukan dengan pemberitahuan pabean, atas permintaan importir atau eksportir bisa dibatalkan ekspornya, atau diekspor kembali (re-ekspor), atau dimusnahkan di bawah pengawasan pejabat bea dan cukai. Kecuali terhadap barang dimaksud ditetapkan lain berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Barang yang dilarang atau dibatasi untuk diimpor atau diekspor yang tidak diberitahukan atau diberitahukan secara tidak benar dinyatakan sebagai barang yang dikuasai negara, kecuali terhadap barang dimaksud ditetapkan lain berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Disamping lartas, diatur juga mengenai penangguhan impor atau ekspor barang hasil pelanggaran hak atas kekayaan intelektual, dan penindakan atas barang yang terkait dengan terorisme dan/atau kejahatan lintas negara (pasal 54 s.d. 64 UU Kepabeanan).

Dalam perkembangannya Bea Cukai membangun sebuah sistem satu pintu dalam penanganan lartas tersebut. Bea Cukai mampu membangun sebuah portal yang dinamakan Indonesia National Single Window atau disingkat INSW. INSW diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2008, yaitu sistem nasional Indonesia yang memungkinkan dilakukannya suatu penyampaian data dan informasi secara tunggal (single submission of data and information), pemrosesan data dan informasi secara tunggal dan sinkron (single and synchronous processing of data and information), dan pembuatan keputusan secara tunggal untuk pemberian izin kepabeanan dan pengeluaran barang (single decision making for customs clearance and release of cargoes). Sehingga dengan dibangunnya INSW mampu meningkatkan kinerja penanganan atas lalu lintas barang antar negara, serta mendorong percepatan proses customs clearance dan cargo release (portal INSW, 16-05-2013).
Quote:Original Posted By VIKINGDISTRI


LARANGAN PEMBATASAN

Salah satu peran Bea Cukai adalah melaksanakan tugas titipan dari instansi-instansi lain yang berkepentingan dengan lalu lintas barang yang melampaui batas-batas negara. Tugas titipan dari instansi terkait ini sering dikenal dengan Larangan Pembatasan atau disingkat Lartas.

Lartas dimaksud diatur secara khusus dalam Bab X pasal 53 UU Kepabeanan. Dijelaskan dalam pasal tersebut bahwa semua barang yang dilarang atau dibatasi yang tidak memenuhi syarat untuk diimpor atau diekspor, jika telah diberitahukan dengan pemberitahuan pabean, atas permintaan importir atau eksportir bisa dibatalkan ekspornya, atau diekspor kembali (re-ekspor), atau dimusnahkan di bawah pengawasan pejabat bea dan cukai. Kecuali terhadap barang dimaksud ditetapkan lain berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Barang yang dilarang atau dibatasi untuk diimpor atau diekspor yang tidak diberitahukan atau diberitahukan secara tidak benar dinyatakan sebagai barang yang dikuasai negara, kecuali terhadap barang dimaksud ditetapkan lain berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Disamping lartas, diatur juga mengenai penangguhan impor atau ekspor barang hasil pelanggaran hak atas kekayaan intelektual, dan penindakan atas barang yang terkait dengan terorisme dan/atau kejahatan lintas negara (pasal 54 s.d. 64 UU Kepabeanan).

Dalam perkembangannya Bea Cukai membangun sebuah sistem satu pintu dalam penanganan lartas tersebut. Bea Cukai mampu membangun sebuah portal yang dinamakan Indonesia National Single Window atau disingkat INSW. INSW diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2008, yaitu sistem nasional Indonesia yang memungkinkan dilakukannya suatu penyampaian data dan informasi secara tunggal (single submission of data and information), pemrosesan data dan informasi secara tunggal dan sinkron (single and synchronous processing of data and information), dan pembuatan keputusan secara tunggal untuk pemberian izin kepabeanan dan pengeluaran barang (single decision making for customs clearance and release of cargoes). Sehingga dengan dibangunnya INSW mampu meningkatkan kinerja penanganan atas lalu lintas barang antar negara, serta mendorong percepatan proses customs clearance dan cargo release (portal INSW, 16-05-2013).


ane personal lho gan..bukan perusahaan. beli dari salah satu seller di aliexpress.com utk dipake sendiri.
apa personal juga harus punya ijin importir?
Quote:Original Posted By pengkay


ane personal lho gan..bukan perusahaan. beli dari salah satu seller di aliexpress.com utk dipake sendiri.
apa personal juga harus punya ijin importir?


personal ada batas pembelian gan. MAXIMUM USD250 per bulan
Quote:Original Posted By VIKINGDISTRI


personal ada batas pembelian gan. MAXIMUM USD250 per bulan


nah, ane punya di bawah $250 dan ini juga satu2nya yg ane order bulan ini.

3 bulan terakhir kaga pernah beli barang di luar juga


Quote:Original Posted By pengkay


nah, ane punya di bawah $250 dan ini juga satu2nya yg ane order bulan ini.

3 bulan terakhir kaga pernah beli barang di luar juga



betul gan, tapi HS code barang ente termasuk BARANG LARANGAN dan TERBATAS (LARTAS) ngak, coba tanya shipper yg terima barang anda, masalahnya dimana? apa ente perlu surat2 resmi atau masuk kategori lartas?
Banyak orang indo yg Yakin 1000% bahwa barang yg di import masuk dapat mereka terima secepatnya dan ngak ada masalah. Sebelum import barang, cari dulu Forwarder yg dapat di percaya gan, ngak sembarangan masukin barang ke indo, kalo surat2 resmi lengkap dan barang ngak termasuk LARTAS, kita bisa import sendiri tanpa forwarder yang kita tunjuk, baik pake DHL. FEDEX, atau EMS yg resmi sekalipun. Yang jadi masalah adalah apabila ijin import ngak sesuai dari barang yg di masukkan. ini sering jadi permainan Beacukai dan akhirnya UUD.
Quote:Original Posted By VIKINGDISTRI

betul gan, tapi HS code barang ente termasuk BARANG LARANGAN dan TERBATAS (LARTAS) ngak, coba tanya shipper yg terima barang anda, masalahnya dimana? apa ente perlu surat2 resmi atau masuk kategori lartas?
Banyak orang indo yg Yakin 1000% bahwa barang yg di import masuk dapat mereka terima secepatnya dan ngak ada masalah. Sebelum import barang, cari dulu Forwarder yg dapat di percaya gan, ngak sembarangan masukin barang ke indo, kalo surat2 resmi lengkap dan barang ngak termasuk LARTAS, kita bisa import sendiri tanpa forwarder yang kita tunjuk, baik pake DHL. FEDEX, atau EMS yg resmi sekalipun. Yang jadi masalah adalah apabila ijin import ngak sesuai dari barang yg di masukkan. ini sering jadi permainan Beacukai dan akhirnya UUD.


udah ane telpon bagian bea cukai cengkareng. jawabannya karena ada aturan baru dari kemendag.
tadi ane dari kemendag. bikin ijin import utk personal (tanpa API). info staff kemendag : barang2 hp,laptop,tablet masuk daftar larangan : katanya utk mencegah maraknya barang bm.

ane bikin pernyataan kalo barang yg ane beli bukan utk di dagangin. dokumen udah ane sertain semua. katanya surat rekomendasi akan selesai dalam 10-15 hari kerja
Gan.. g lg ada orderan payung sebesar kurang lebih8 juta. dan invoice kurang lebih 260jt.. sebanyak 10 ribu payung..

g biasa memakai Cargo yg agan sebut "tidak resmi"
apakah kalau memakai cargo "resmi" dari agan kan lbih murah?

tolong prosedurny yah..
by email agus.royken@gmail.com
Quote:Original Posted By royken
Gan.. g lg ada orderan payung sebesar kurang lebih8 juta. dan invoice kurang lebih 260jt.. sebanyak 10 ribu payung..

g biasa memakai Cargo yg agan sebut "tidak resmi"
apakah kalau memakai cargo "resmi" dari agan kan lbih murah?

tolong prosedurny yah..
by email agus.royken@gmail.com

masalah harga lebih murah/mahal mungkin relatif gan. Tapi yang pasti BARANG KELUAR PELABUHAN dijamin 100% walau RED LINE.
Kalo ada yg kasih jauh lebih murah tapi begitu RED LINE barang kita tertahan berbulan2, yg seharusnya setiap bulan sudah REORDER kembali, akhirnya jadi duit mati.
Gan infonya manfaat bangetzz sayang ane lagi pake android, jadi ga bisa kasih rate..nanti klo uda di pc de... oh ya gan..ane sering import juga...sapa tau bisa pake jasa agan...hubungi agan gimana? Ada bb atau tlp? Agan ada ktr?
Quote:Original Posted By VIKINGDISTRI


udah ane kasih no telp ibu Yenny yach gan

kl boleh tau ibu yenny ini siapa gan?
sapa tau bs bantu urus jg

Quote:Original Posted By kromoxs

kl boleh tau ibu yenny ini siapa gan?
sapa tau bs bantu urus jg



ibu yenny, yg menangani internal langsung EXPORT dan IMPORT gan.
jadi kita serahkan sama orang yg ahlinya.
Quote:Original Posted By VIKINGDISTRI


ibu yenny, yg menangani internal langsung EXPORT dan IMPORT gan.
jadi kita serahkan sama orang yg ahlinya.


gan,kalau import sparepart komputer seken dari hongkong,
sekitar 25Kg & value sekitar $900.
butuh ijin apa aja ya gan?
atau ada forwarder yg terpercaya?
×