Eyang Seakan 'Hidup Kembali': Peringati Haul Soeharto, Puluhan Ribu Orang Tahlilan




Peringati Harlah Soeharto, Puluhan Ribu Orang Tahlilan di Kalitan
Sabtu, 08/06/2013 16:21 WIB


Solo, - Hari lahir ke-92 Soeharto juga diperingati di nDalem Kalitan, Solo, yang merupakan tempat tinggal keluarga besar Ibu Tien Soeharto. Sekitar 30 ribu orang akan hadir dalam acara pengajian dan tahlilan malam ini. “Peringatan akan dimulai sejak pukul 18.30 WIB dengan rangkaian acara dzikir, tahlil dan pengajian," ujar kepala rumah tangga nDalem Kalitan, RM Agus Surindra, di nDalem Kalitan, Surakarta, Sabtu (8/6/2013).

Anak Soeharto yang akan hadir adalah Tommy Soeharto, Titik dan Mamiek. Juga hadir Probosutedjo, adik Soeharto. Sedangkan untuk tamu VIP tercatat ada 250 orang. Di antaranya adalah Ketum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketum Partai Hanura Wiranto, politisi PD Hayono Suyono, mantan Ketum Partai Golkar Akbar Tandjung, Menko Kesra Agung Laksono dan mantan KSAD Subagyo HS.

Ceramah pengajian akan diisi KH Mukhlis Hudaf dari Klaten, dzikir tahlil dipimpin oleh pengasuh Ponpes Al-Qur'any Solo, KH Abdul Karim Ahmad, dan lantunan shalawat akan dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Ketiga ulama ini adalah pengasuh majelis pengajian Jamuro (jamaah muji rasul) Solo. Semarak acara peringatan juga mulai nampak di jalanan. Puluhan spanduk vertikal berwarna kuning menyolok tidak hanya terpasang di sekitar nDalem Kalitan, tapi juga di sejumlah ruas Jl Ahmad Yani dan Jl Adi Sucipto.

Pada spanduk itu terdapat foto Soeharto di bagian atas dan foto Aburizal Bakrie berdampingan dengan Hardono, Ketua DPD Partai Golkar Surakarta. Di tengah spanduk tertulis kalimat petuah Jawa 'mikul dhuwur mendhem jero'. Terjemahan bebas dari petuah itu adalah, terhadap orang tua kita harus menjunjung tinggi segala jasa dan kebaikannya dan menutupi segala salah dan kekurangannya.
http://news.detik..com/read/2013/06/...alitan?9922022

Pesan Eyang Harto sebelum Wafat:




------------------------

Rakyat rindu pasa suasana ekonomi yang pro-rakyat ketika zaman eyang Harto dulu masih hidup

Soeharta is the best
Quote:Original Posted By C-3
Soeharta is the best


Presiden Soeharto is the best for INDONESIA raya
ethuk undangan ning ora teko...

mengko wae nek pas habib Syech mangan mangan...sego kabuli ...lagi teko...
hbd pak harto semoga amal ibadah bapak diterima di sisi alloh swt.....amin
Bagi gw sebagai angkatan 80-90an..jaman dlu adalah jaman keemasan kite..jaman mbah kakung keamanan terjamin..gk ky skrng..mau keluar rumah ud kaya mau k utan rimba..banyak bahaya..
Quote:Original Posted By centilluque



Peringati Harlah Soeharto, Puluhan Ribu Orang Tahlilan di Kalitan
Sabtu, 08/06/2013 16:21 WIB


Solo, - Hari lahir ke-92 Soeharto juga diperingati di nDalem Kalitan, Solo, yang merupakan tempat tinggal keluarga besar Ibu Tien Soeharto. Sekitar 30 ribu orang akan hadir dalam acara pengajian dan tahlilan malam ini. “Peringatan akan dimulai sejak pukul 18.30 WIB dengan rangkaian acara dzikir, tahlil dan pengajian," ujar kepala rumah tangga nDalem Kalitan, RM Agus Surindra, di nDalem Kalitan, Surakarta, Sabtu (8/6/2013).

Anak Soeharto yang akan hadir adalah Tommy Soeharto, Titik dan Mamiek. Juga hadir Probosutedjo, adik Soeharto. Sedangkan untuk tamu VIP tercatat ada 250 orang. Di antaranya adalah Ketum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketum Partai Hanura Wiranto, politisi PD Hayono Suyono, mantan Ketum Partai Golkar Akbar Tandjung, Menko Kesra Agung Laksono dan mantan KSAD Subagyo HS.

Ceramah pengajian akan diisi KH Mukhlis Hudaf dari Klaten, dzikir tahlil dipimpin oleh pengasuh Ponpes Al-Qur'any Solo, KH Abdul Karim Ahmad, dan lantunan shalawat akan dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Ketiga ulama ini adalah pengasuh majelis pengajian Jamuro (jamaah muji rasul) Solo. Semarak acara peringatan juga mulai nampak di jalanan. Puluhan spanduk vertikal berwarna kuning menyolok tidak hanya terpasang di sekitar nDalem Kalitan, tapi juga di sejumlah ruas Jl Ahmad Yani dan Jl Adi Sucipto.

Pada spanduk itu terdapat foto Soeharto di bagian atas dan foto Aburizal Bakrie berdampingan dengan Hardono, Ketua DPD Partai Golkar Surakarta. Di tengah spanduk tertulis kalimat petuah Jawa 'mikul dhuwur mendhem jero'. Terjemahan bebas dari petuah itu adalah, terhadap orang tua kita harus menjunjung tinggi segala jasa dan kebaikannya dan menutupi segala salah dan kekurangannya.
http://news.detik..com/read/2013/06/...alitan?9922022

Pesan Eyang Harto sebelum Wafat:




------------------------

Rakyat rindu pasa suasana ekonomi yang pro-rakyat ketika zaman eyang Harto dulu masih hidup



semua ada sisi positif dan sisi negatif... ya semua harus lebih bijak melihat situasi yang ada
pengin teko ning kok grimis terus
selamat ulang tahun untuk Bp.H.Muh.Soeharto...
beliau peduli dlm menerapkan stabilitas keamanan dan pangan,.,
siapapun dirimu dan sepak terjangmu,.,jasa2mu tetap terkenang di hati rakyat Indonesia sbg pahlawan nasional bergelar Bapak Pembangunan...semoga amal dan niat baikmu senantiasa hidup pada generasi selanjutnya dalam semangat membangun peradaban
pengen ikut tapi hujan gan..

slogan JASMERAH yg digadang Bung Karno
JAngan MElupakan sejaRAH
sejarah akan jujur bercerita ... siapa loyang, siapa emas

akan banyak yang kebakaran jenggot sebentar lagi tampaknya!


despite all the controvercy, this man had been contibuted to this country..
jadi teringat masa dulu nih.. harga bensin 5ratus rupiah hehe
kalo dulu biaya hidup murah, pertanian dan kelautan diperhatikan.

pemerintahan sekarang mah sibuk sendiri semua, kebutuhan hidup terus naik pada masa bodo.

soal utang negara, ah sama ajalah zaman orba sama revo hobi menjem duit.
Quote:Original Posted By yudhraya
despite all the controvercy, this man had been contibuted to this country..


setuju gan......mantebbb
memang lebih indah mengenang daripada waktu merasakan
gud bay eyang
"The Smiling General"


Itu Dia "Mbah Harto"

najis baca komeng2 nya
makan tuh eyang anjink!
Quote:Original Posted By yudhraya
despite all the controvercy, this man had been contibuted to this country..


yup, sayang kontroversinya menutup semua apa yang telah beliau kerjakan untuk negeri ini..
apa kabarmu nak ? gimana enakan zamanku toh..