KASKUS

Soeharto Nampang di Baliho Hanura

Quote:Original Posted By Tempo

Baliho Hanura: Harry Tanoe, Wiranto dan Soeharto




Semarang--Partai Hanura Cabang Pati, Jawa Tengah, memasang baliho bergambar foto Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dan konglomerat media yang kini aktif di partai tersebut, Harry Tanoesudibyo.

Yang menarik, di dalam foto tersebut juga terpampang foto bekas Presiden RI yang berkuasa selama 32 tahun almarhum Soeharto. Foto Soeharto yang tersenyum sambil melampaikan tangan.

Disamping Harry Tanoe juga ada foto Sunarwi, bekas Ketua DPC PDIP Pati yang kini meloncat ke Partai Hanura. Pemasang baliho tersebut adalah Sunarwi. Baliho tersebut terpasangan di beberapa wilayah di Kabupaten Pati, terutama di jalur jalan pantura.

Tak hanya berupa foto, baliho berukuran sekitar 3 x 2 meter itu juga berisi kata-kata yang mengingatkan kekuasaan zaman orde baru di bawah pimpinan Soeharto. Tulisan di spanduk tersebut adalah: "Piye Kabare...??? Ijeh Penak Jamanku Tho... Iki Jamane "WONG CILIK" nyuarake atine...".

Sunarwi mengaku sudah memasang baliho tersebut sekitar 100 buah. "Di tiap kecamatan saya pasang minimal lima buah baliho," kata Sunarwi. Ia beralasan menampilkan foto Soeharto di baliho Hanura berdasarkan pada pertimbangan yang matang disertai rapat dengan berbagai kelompok masyarakat. "Saya gulirkan wacana mengangkat kefiguran Pak Harto sambutan di masyarakat luar biasa," kata dia.

Saat aktif di PDIP, Sunarwi mengaku sangat menggandrungi tokoh praklamator Soekarno. Selain itu, Sunarwi juga sangat menokohkan bekas Presiden RI Abdurrahman Wahid. Tapi, Sunarwi merasa tak mungkin memasang baliho Partai Hanura dengan gambar Bung Karno maupun Gus Dur.

Di sisi lain, Sunarwi juga merasa partai Hanura punya tokoh kefiguran. "Akhirnya, diputuskan menokohkan kembali Pak Harto karena pada zamannya sangat menentramkan,"kata Sunarwi.

Sunarwi menjabat sebagai Ketua DPRD Pati. Ia adalah Ketua DPC PDIP Pati yang dipecat beberapa waktu lalu karena konflik pencalonanya sebaga calon bupati di kabupaten Pati. Sunarwi kini meloncat ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dengan posisi Sekretaris Hanura Pati.

Sebelum di Hanura, Sunarwi juga sembat disebut-sebut masuk di Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Tapi, saat ada ormass Perindo ia ikut masuk dan kini menjadi pengurus Hanura Pati.

Sumber

Jadi selama ini Hanura yg menggoreng isu ini...?
di kota ane malah dipake sama caleg golkar
lah iki opo toh yo ? Simbah itu mengingatkan kita pada masa lalu yg kelam...lah koq ditonjolkan lagi ,kepriben toh Pakdhe
Ga heranlah...dari dulu Wiranto khan memang Cendanasentris.
Orang Indonesia emang sukanya melihat ke masa lalu gan. Makanya Soekarno dan Soeharto masih laku dijual
Proxy cendana ngumpul di hanura semua
bener kan partai sebelah? mana nih sognbeg yg selalu nyangkutin sama prabowo?
VERIFIED!!!
Hanura ane BLACKLIST krn msh otak orba
Aduh... ini lagi..

bila berkenan silahkan agan2x baca thread yang berhubungan dengan topic thread di atas.. sekedar untuk membuka/menambah wawasan saja kok..
*bukan iklan thread ya agan TS..

"Zaman Suharto lebih enak? Jangan mau di Bodohi!"
Piye kabare Nyawamu murah kan di jamanku
Quote:Original Posted By TryItFirst
bener kan partai sebelah? mana nih sognbeg yg selalu nyangkutin sama prabowo?


oh... si agan itu mah tenang2x aja selama ga nyangkut capres panutannya itu loh gan... jadi thread yang ini kayaknya dibuka aja engga,,,
ya masa mau dipasang gambarnya pak BY.....ada2 saja..

Wiranto aja pengkhianat suharto juga
orang sudah mampus kok di pajang

demen banget nginget masa lalu yg kelam
njajal nk kotaku pake gambar mbh to, pasti ga bakal laku yuh hanura
Quote:Original Posted By Bembey

Jadi selama ini Hanura yg menggoreng isu ini...?


wadawwww... ketauan dehh...xixixi

Kefiguran itu bukan orde baru..
Figur pak harto memang layak dijadikan contoh sebagai seorang pemimpin, tentunya sisi yang buruk dikesampingkan.
Bukan saja pak harto, tokoh2 nasional maupun luar negeri pun bisa dijadikan kefiguran kok..
alumnus emang seharusnya menyokong sang guru besar
boleh dan sah2 saja mengingat masa lalu.. dikala indonesia masih teruk karena masih mencari jati diri... tp yo jgn kebacut. MENJILAT nya terlalu kenemenen... saya yakin mereka dulu semua pada jaman reformasi mereka pasti menyerukan hal yg sama seperti amin rais dkk ... skrg ..mau cuci otak rakyat dengan mengingat masa lalu yg kelam...