Halo Kaskuser yang baik, Ikutan isi survey yuk di SINI
BranKas Bisa Dipakai di WAP! Cari tau dimari Gan!

Main Content

HATI HATI BANYAK PENJUAL ABATE PALSU
Ane barusan kena gan. kira2 begini dari pengalaman orang lain:

Quote:Pernah di datangi orang berpakaian mirip seragam PNS berwarna coklat dan kemudian mengaku dari dinas kesehatan dan menawari atau mewajibkan membeli bubuk abate ? Jika belum pernah berhati-hatilah karena saya yakin itu penipuan.

Ini yang dialami oleh kakak ipar saya (yang kebetulan tinggal di rumah saya), Kemarin siang, rumah saya kedatangan orang berseragam yang mengaku dari dinas kesehatan setempat, mereka menerangkan bahaya DBD dan pencegahannya dengan rinci dan jelas, di ujung pembicaraan mereka mewajibkan kakak ipar saya membeli bubuk abate sebanyak 8 sachet dengan harga Rp. 40.000. Kakak saya yang belum lama tinggal di Jakarta mungkin belum mengetahui modus penipuan seperti itu. Mungkin karena merasa di wajibkan, akhirnya kakak saya membeli bubuk abate itu.
Kejadian ini di wilayah rumah saya ( masuk ke dalam wilayah Kodya Tangerang Selatan ) bukan yang pertama kali. Beberapa waktu lalu pembantu di rumah juga pernah kedatangan orang yang mengaku dari dinas kesehatan dan melakukan hal yang sama seperti di atas. Untungnya pembantu di rumah sudah saya bekali dengan pesan-pesan untuk tidak menerima tamu yang tidak di kenal dan selalu menelpon saya di kantor jika ada tamu, karena itu penipuan sejenis masih bisa di hindari.

Tulisan ini sekedar sharing untuk kita semua supaya berhati-hati, mereka memanfaatkan kita khususnya ibu-ibu yang ada di rumah yang khawatir dengan penyakit DB yang selama ini menakutkan. Semoga kejadian diatas menjadi pelajaran buat kami semua untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku petugas dari dinas kesehatan yang memaksa membeli bubuk abate, karena bubuk abate di sediakan gratis oleh dinas kesehatan untuk di distribusikan ke wilayah-wilayah oleh para Jumantik/Juru Pemantau Jentik ( petugas khusus yang berasal dari lingkungan sekitar yang secara sukarela mau bertanggung jawab untuk malakukan pemantauan jentik nyamuk DBD aedes aegypti di wilayahnya serta melakukan pelaporan ke kelurahan secara rutin dan berkesinambungan). Bubuk Abate juga bisa diminta gratis di puskesmas atau dapat di beli di apotik dengan harga tidak semahal seperti yang dibeli kemarin.


Quote:ATI-ATI KELIATAN MEYAKINKAN BGT MANA PAKAI KWITANSI SAMA BROSUR KIRAIN BENERAN EH COBA BROWSING HARGA ABATE TERNYATA GRATIS MANA UDAH BAYAR 20.000
bener banget ane juga melayang tuh 20rb
penipu lagi
semua muanya dihalalin


wah2 mesti ati2 tuh supaya g ketipu




Best Regards,
WSSChanger
udah 3 kali gan .
pertama 75.000 tahun 2012
kedua 30.000 tahun 2013
ketiga 30.000 (Barusan banget 29 Agustus 2013)

gila tuh orang maksanya pake banget .
sampe ane tlp bos (kebetulan dia jualnya ke kantor)
bos ane ampe gak bisa ngomong apa karena yg jual pinter ngomong.
yg jual cewek , muka judes, jelek, maksa.

gak taunya nemu artikel ini :

batabig:

BUNGUR (GM) - Dinas Kesehatan Kota Bandung meminta warga menolak bila ada orang yang menawarkan fogging atau abate dengan pembayaran sejumlah uang. Karena abate dan fogging ini bisa diperoleh warga secara gratis dengan menghubungi puskesmas terdekat. Namun, untuk memutus mata rantai nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue (DBD), fogging bukanlah salah satunya cara.

"Kalau ada yang tawarkan fogging dan abate dengan pembayaran sejumlah uang, tolak saja dan laporkan ke Dinkes atau kepolisian. Silakan laporkan ke kepolisian karena sudah mengatasnamakan pemerintah," ungkap Kepala Dinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, ditemui usai Rakerda BPPKB (Badan Pemerdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana) di Hotel Karang Setra, Jln. Bungur, Senin (6/5).

Bila ada tawaran seperti itu, kata Ahyani, bisa dipastikan mereka bukanlah petugas dari puskesmas terdekat atau Dinkes. "Kalau petugas bawa surat tugas dan koordinasi dengan RT/RW. Mereka datang ke rumah-rumah tanpa menawarkan penjualan abate. Enggak ada pungutan fogging dan abate ini," ungkap Ahyani.

Ahyani mengakui, dalam beberapa tahun terakhir ini banyak modus penjualan abate atau fogging terjadi di Kota Bandung. Mereka menawarkannya ke kantor-kantor, sekolah-sekolah, dan rumah-rumah seolah-olah merupakan program rutin.

"Kan fogging ini enggak ada program rutin. Apalagi fogging enggak bisa hanya dilakukan terhadap satu atau dua rumah," tandas Ahyani.

Untuk meminta fogging, kata Ahyani, lebih baik warga menghubungi puskesmas terdekat. Begitu pun dengan abate, tak ada penjualan bubuk ini pada warga. "Lebih baik hubungi puskesmas, karena enggak ada penjualan abate," ungkap Ahyani.

Menurut Ahyani, dalam memutus mata rantai nyamuk aedes aegypti gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) bisa dilakukan masyarakat agar jentik nyamuk tak berkembang biak.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/tolak-...te-dan-fogging
Ane baru kena 20 ribu

Ane dah tahu kalo ini tipu2 , tapi ntah kenapa kagak bisa nolak
Quote:Original Posted By prayogot
Ane baru kena 20 ribu

Ane dah tahu kalo ini tipu2 , tapi ntah kenapa kagak bisa nolak


post jaman kapan komennya kapan dan gw ngepos lagi kapan hahaha


saya doakan dengan thread ini tidak ada lagi yang kena

Quote:Original Posted By conanshop
udah 3 kali gan .
pertama 75.000 tahun 2012
kedua 30.000 tahun 2013
ketiga 30.000 (Barusan banget 29 Agustus 2013)

gila tuh orang maksanya pake banget .
sampe ane tlp bos (kebetulan dia jualnya ke kantor)
bos ane ampe gak bisa ngomong apa karena yg jual pinter ngomong.
yg jual cewek , muka judes, jelek, maksa.

gak taunya nemu artikel ini :

batabig:

BUNGUR (GM) - Dinas Kesehatan Kota Bandung meminta warga menolak bila ada orang yang menawarkan fogging atau abate dengan pembayaran sejumlah uang. Karena abate dan fogging ini bisa diperoleh warga secara gratis dengan menghubungi puskesmas terdekat. Namun, untuk memutus mata rantai nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue (DBD), fogging bukanlah salah satunya cara.

"Kalau ada yang tawarkan fogging dan abate dengan pembayaran sejumlah uang, tolak saja dan laporkan ke Dinkes atau kepolisian. Silakan laporkan ke kepolisian karena sudah mengatasnamakan pemerintah," ungkap Kepala Dinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, ditemui usai Rakerda BPPKB (Badan Pemerdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana) di Hotel Karang Setra, Jln. Bungur, Senin (6/5).

Bila ada tawaran seperti itu, kata Ahyani, bisa dipastikan mereka bukanlah petugas dari puskesmas terdekat atau Dinkes. "Kalau petugas bawa surat tugas dan koordinasi dengan RT/RW. Mereka datang ke rumah-rumah tanpa menawarkan penjualan abate. Enggak ada pungutan fogging dan abate ini," ungkap Ahyani.

Ahyani mengakui, dalam beberapa tahun terakhir ini banyak modus penjualan abate atau fogging terjadi di Kota Bandung. Mereka menawarkannya ke kantor-kantor, sekolah-sekolah, dan rumah-rumah seolah-olah merupakan program rutin.

"Kan fogging ini enggak ada program rutin. Apalagi fogging enggak bisa hanya dilakukan terhadap satu atau dua rumah," tandas Ahyani.

Untuk meminta fogging, kata Ahyani, lebih baik warga menghubungi puskesmas terdekat. Begitu pun dengan abate, tak ada penjualan bubuk ini pada warga. "Lebih baik hubungi puskesmas, karena enggak ada penjualan abate," ungkap Ahyani.

Menurut Ahyani, dalam memutus mata rantai nyamuk aedes aegypti gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) bisa dilakukan masyarakat agar jentik nyamuk tak berkembang biak.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/tolak-...te-dan-fogging



kok lebih sedih dari ane gan

ane suruh abang yang jual nyobain utk cek keaslian
kalo abangnya mati
baru ane beli n percaya tu abate asli
Di komplek ane jg bnyk yg nawarin bgnian
ane jg udeh teu klo itu abal2
Quote:Original Posted By SakumaDrops


post jaman kapan komennya kapan dan gw ngepos lagi kapan hahaha


saya doakan dengan thread ini tidak ada lagi yang kena






Cerita lama kembali berulang gan

Sudah tau kalo cuman tipu2 ,tp oknum ibu2 yg nawarin sulit dibantahkan ....

Takut kuwalat bantah ibu2 ,ntar dikutuk jadi batu akik

kalo ane di tawarin begitu ane arak tuh orang gan
Kalo tempat ane dulu ada bapak2 pake baju biasa(bukan baju dinas spt yg dibilang diatas) jual abate satu 2rb an.. Itu pnipuan jg bkan gan?
Selama ini ane belum pernah didatengin yang kek begituan gan. Anak kost soalnya
yang kayak gini kayaknya emang udah ada daridulu deh
Kirain abate pemain bola
Quote:Original Posted By minions90
ane suruh abang yang jual nyobain utk cek keaslian
kalo abangnya mati
baru ane beli n percaya tu abate asli


Yang jualnya bukan abang2, tapi ibu2, biasanya datang bertiga atau berempat, necis2, seolah2 bener dari dinas atau dari kecamatan, Jadi engga enak mau nolak.
Ternyata nipu. Aku sih tolak secara halus aja, akhrnya kasih 5rb dapet 1 sachet biar cepat pergi. Tadinya disuruh beli 40rb atau 20rb.
Bohongin aja lagi, bilang "belum lama juga udah pernah beli koq."

Quote:Original Posted By qoplaxx
Selama ini ane belum pernah didatengin yang kek begituan gan. Anak kost soalnya


Pernah baca juga, ada anak kos pas lagi nangkring di kosan kedatengan ibu2 gini, yahh dia kena 25rb.

Wah perlu hati2 nih
Nice share gan
ternyata trit bahela...

ane juga pernah
sebenernya bisa sih nolak tp berhubung yg nerangin itu 2 orang jd ane ngerasa di bom bardir, taunya beneran penipuan
melayang dah tu 20rb vangkek vangkek vangkek