KASKUS

ane tunggu guncyangannnya gan....
Quote:Original Posted By bocaijo
Jakarta - Sejumlah rekaman pembicaraan telepon antara Ahmad Fathanah dan Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) diputar di pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan. Salah satu rekaman membahas masalah uang pengiriman uang US$ 40 ribu.

Transkrip percakapan antara HP bernomor 087884416017 dan HP bernomor 08118003535 ini terjadi pada 14 Januari 2013 pada pukul 12.24 WIB. Durasi percakapan ini selama 1 menit 32 detik. Rekaman ini diperdengarkan di pengadilan Tipikor pada Jumat (17/4/2013).

Dalam percakapan itu dibahas masalah pengantaran uang sebesar US$ 40 ribu atau sekitar Rp 400 juta. Fathanah dan Lutfi membahas di mana dan kapan uang tersebut diantarkan. Dalam pembicaraan itu juga terlontar masalah pajak preman antara keduanya. Luhtfi juga sempat menduga bahwa uang yang akan dikirimkan sebesar US$ 550 ribu.

Tidak jelas uang sebesar Rp 400 juta itu uang apa. Namun, dalam percakapan sebelumnya tertanggal 9 Januari 2013, Fathanah dan Lutfi pernah membahas soal permintaan jatah Rp 5.000/kg dari kuota impor 8.000 ton daging sapi yang akan diajukan. Jika skenario berhasil, maka Fathanah dan LHI akan mendapat Rp 40 miliar.

Berikut petikan percakapan Fathanah dan LHI terkait pengiriman uang US$ 40 ribu:

0617 Halo
3535 Mau dibawa kemana nganter ini yang empat puluh ribu dollar ?
6017 Eee empat puluh ribu ?
3535 Iya dua ratus lima puluh sudah ditransfer ke itu, siapa. Dua ratus lima puluh juta, transfer. terus...
6017 Ente ente ada di mana sekarang?
3535 Ana lagi di Depok. Tapi mau ke Jakarta. Mau diantarin kemana?
6017 Ada lagi di DPP jam satu baru mau meninggalkan DPP
3535 Ya udah Ana usahakan deh kalau lewat DPP, lewat DPP ana tinggalin langsung jalan nih. Ya udah siap aja
6017 Ana ana kirain ente mau kirim lima ratus lima puluh
3535 Eh jadi Ana rugi. ini bisa-bisa. bisa-bisa gunung antum ini, gunung antum ini. Nanti Ana kasih tau. Gunung Antum bisa meledak lho. Artinya betul-betul nggak ada pemasukan di Antum, Terus korek korek korek korek korek akhirnya. Akhirnya meledak sendiri deh. Ngak kayak bisa tidur lagi di rumah.
6017 Ngak..nggak yang yang yang dulu kan potong pajak dua puluh lima persen. Kalo yang sekarang ..haha..
3535 Ya Allah, ini pajak kali ini, pajak preman, ya akhi. Ini pajak pereman ini.
6017 Ya udah, Ana jam satu berangkat, kalau mau kesini sebelum jam satu ya.
3535 Ke KPU. Kalau ada nyusul deh, dimana Ana titip sapa Yopa kek, Siapa kan itu yang tugas hari ini. Ana tahu siapa. ya udah. Kan bisa bisa gunung meledak sendiri nih. Kagak ada pemasukan.
6017 Ya udah. Yok, Wassalamualaikum.
3535 Yassalam.
sumber: http://news.detik.,com/read/2013/05/...?992204topnews


so kesimpulannya..?
Quote:Original Posted By bocaijo
Jakarta - Sejumlah rekaman pembicaraan telepon antara Ahmad Fathanah dan Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) diputar di pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan. Salah satu rekaman membahas masalah uang pengiriman uang US$ 40 ribu.

Transkrip percakapan antara HP bernomor 087884416017 dan HP bernomor 08118003535 ini terjadi pada 14 Januari 2013 pada pukul 12.24 WIB. Durasi percakapan ini selama 1 menit 32 detik. Rekaman ini diperdengarkan di pengadilan Tipikor pada Jumat (17/4/2013).

Dalam percakapan itu dibahas masalah pengantaran uang sebesar US$ 40 ribu atau sekitar Rp 400 juta. Fathanah dan Lutfi membahas di mana dan kapan uang tersebut diantarkan. Dalam pembicaraan itu juga terlontar masalah pajak preman antara keduanya. Luhtfi juga sempat menduga bahwa uang yang akan dikirimkan sebesar US$ 550 ribu.

Tidak jelas uang sebesar Rp 400 juta itu uang apa. Namun, dalam percakapan sebelumnya tertanggal 9 Januari 2013, Fathanah dan Lutfi pernah membahas soal permintaan jatah Rp 5.000/kg dari kuota impor 8.000 ton daging sapi yang akan diajukan. Jika skenario berhasil, maka Fathanah dan LHI akan mendapat Rp 40 miliar.

Berikut petikan percakapan Fathanah dan LHI terkait pengiriman uang US$ 40 ribu:

0617 Halo
3535 Mau dibawa kemana nganter ini yang empat puluh ribu dollar ?
6017 Eee empat puluh ribu ?
3535 Iya dua ratus lima puluh sudah ditransfer ke itu, siapa. Dua ratus lima puluh juta, transfer. terus...
6017 Ente ente ada di mana sekarang?
3535 Ana lagi di Depok. Tapi mau ke Jakarta. Mau diantarin kemana?
6017 Ada lagi di DPP jam satu baru mau meninggalkan DPP
3535 Ya udah Ana usahakan deh kalau lewat DPP, lewat DPP ana tinggalin langsung jalan nih. Ya udah siap aja
6017 Ana ana kirain ente mau kirim lima ratus lima puluh
3535 Eh jadi Ana rugi. ini bisa-bisa. bisa-bisa gunung antum ini, gunung antum ini. Nanti Ana kasih tau. Gunung Antum bisa meledak lho. Artinya betul-betul nggak ada pemasukan di Antum, Terus korek korek korek korek korek akhirnya. Akhirnya meledak sendiri deh. Ngak kayak bisa tidur lagi di rumah.
6017 Ngak..nggak yang yang yang dulu kan potong pajak dua puluh lima persen. Kalo yang sekarang ..haha..
3535 Ya Allah, ini pajak kali ini, pajak preman, ya akhi. Ini pajak pereman ini.
6017 Ya udah, Ana jam satu berangkat, kalau mau kesini sebelum jam satu ya.
3535 Ke KPU. Kalau ada nyusul deh, dimana Ana titip sapa Yopa kek, Siapa kan itu yang tugas hari ini. Ana tahu siapa. ya udah. Kan bisa bisa gunung meledak sendiri nih. Kagak ada pemasukan.
6017 Ya udah. Yok, Wassalamualaikum.
3535 Yassalam.
sumber: http://news.detik.,com/read/2013/05/...?992204topnews


kalo gak ada yang klarifikasi... ane tutup akun ane...!!
Akankah pemberitaan PKS akan menjadi lebih positif?
Mari kita tunggu..
Semoga yang benar tetaplah benar, dan yang salah tetaplah salah..
Quote:Original Posted By fansboypks
nasional - Jumat, 17 Mei 2013 | 18:29 WIB
Dalam sidang kasus suap impor daging sapi yang berlangsung hari ini di Pengadilan Tipikor, Jakarta, posisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di atas angin. Dari keterangan beberapa saksi, kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan PKS atau mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.

Menurut Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B Nahrawardaya, indikasi adanya politisasi dan kriminalisasi terhadap PKS dan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

‘’Namun dalam persidangan hari ini, cukup jelas. Kasus ini, tak ada hubungannya dengan PKS ataupun LHI. Skornya 1-0 untuk keunggulan PKS,’’ ungkapnya kepada inilah..com, Jumat (17/5/2013).

Selanjutnya, Mustofa membeberkan fakta hukum yang terjadi dalam persidangan. Misalnya keterangan Fathanah yang mengaku bukan kader PKS dan berprofesi sebagai makelar proyek. Demikian pula pengakuan Maharani Suciono tentang asal muasal uang sebesar Rp10 juta.

‘’Semuanya membantah tudingan miring terhadap LHI. Yang sempat diisukan berada sekamar dengan Maharani. Demikian pula transkrip pembicaraan LHI dengan Fathanah, tidak ada yang mengarah kepada uang suap Rp 1 miliar,’’ terangnya.

Sekedar catatan, persidangan suap impor daging sapi di Pengadilan Tipikor Jakarta, hari Jumat (17/5/2013) menghadirkan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, Menteri Pertanian Suswono, Ahmad Fathanah, Maharani Suciono sebagai saksi untuk dua terdakwa kasus korupsi impor daging sapi di Kementerian Pertanian, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi. [mvi]
sumber
Code:
http://nasional.inilah.com/read/detail/1990484/sidang-impor-daging-sapi-skor-1-0-untuk-pks#.UZYdEMjLc98

semoga kesebelasan PKS menang dalam pertandingan ini


Wartawab minta wawancara ke mustofa jam berapa yha? Kok Mustofa belum update berita berikut (15:35):

Dapat Fee Rp 5 Ribu/Kg, Fathanah: Luthfi Minta Jadi 10 Ribu Ton
Quote:
Liputan6.com, Jakarta : PT Indoguna menjanjikan fee sebesar Rp 5 ribu per kilogram bila Ahmad Fathanah bisa meloloskan kuota impor daging sapi sebesar 8 ribu ton. Namun saat hal itu diinformasikan Fathanah ke Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden PKS itu meminta jumlah kuota impor jadi 10 ribu ton.

Menurut Fathanah, kenaikan kuota 2 ribu ton itu dimaksudkan agar total fee yang didapat keduanya menjadi Rp 50 miliar.

"Saya bertukar informasi dengan Ibu Elda. Jadi saya dengan Ibu Elda sepakat ada Rp 5 ribu perak per kilogram dikalikan 8 ribu ton jadi Rp 40 miliar," ujar Fathanah dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (17/5/2013).

Lalu, sambung Fathanah, informasi itu disampaikannya ke Luthfi. "Saya sampaikan (ke Luthfi), tapi suka bercanda juga beliau itu. Dia jawab, 'kalau begitu saya minta 10 ribu (ton) saja', saya bilang wah kalau gitu (total fee-nya) jadi Rp 50 miliar," papar Fathanah.

Untuk mengonfirmasi kebenaran jawaban Fathanah, jaksa pun memutar rekaman pembicaraan antara Fathanah dengan Luthfi. Dalam rekaman itu ternyata sama dengan apa yang jadi keterangan Fathanah.

"Besok saya janjian sama Pak Menteri (Menteri Pertanian Suswono). Saya ke Jakarta nanti malam. Saya harus yakinkan menteri, bahwa data BPS tidak benar. Swasembada bisa mengancam ketahanan daging. Ana (saya) minat jadwal pagi di rumah Pak Menteri," ujar Luthfi dalam rekaman yang diputar jaksa. (Mut/*)


Emberrrrrr Berisi Aer DIngin Buat Nyirem Kepala

Ini Percakapan Telepon Fathanah-LHI Skenariokan Kuota Impor Sapi

Politik · Hukum · Peristiwa · Kriminal · Berita Unik · Sosial Budaya · Opini Anda · Info Anda · Forum · Foto · TV

detikNews
Berita

Jumat, 17/05/2013 16:51 WIB
Sidang Suap Impor Daging
Ini Percakapan Telepon Fathanah-LHI Skenariokan Kuota Impor Sapi
Ikhwanul Habibi - detikNews
(Foto: Ikhwanul Habibi/detikcom)
Jakarta - Ahmad Fathanah diketahui sudah berbincang-bincang dengan Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) mengenai pengaturan impor daging sapi. Berikut transkrip percakapan Fathanah dan LHI pada 9 Januari 2013, jauh sebelum mereka tertangkap.

Transkrip percakapan ini antara nomor HP +62816940797 (LHI) dan HP bernomor 628118003535 (Fathanah), pada 9 Januari 2013, diperlihatkan di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, dengan terdakwa kasus dugaan suap impor sapi, pejabat PT Indoguna Utama, Arya Effendi dan Juard Effendi dengan saksi Ahmad Fathanah.

Sebagian percakapan antara Fathanah dan LHI ini menggunakan bahasa Arab. Salah satunya mengenai skenario meminta tambahan kuota impor sapi untuk PT Indoguna Utama kepada Menteri Pertanian.

Percakapan, antara lain, membahas soal permintaan jatah Rp 5.000/kg dari kuota 8.000 ton yang akan diajukan. Jika skenario berhasil, maka Fathanah dan LHI akan mendapat Rp 40 miliar. (Lihat percakapan: Ee tsamaniya (tertulis khamaniya-Red) alaf alheim ee huwa hiya ta I dunna kullu annukhud arbain milyar cash).

Berikut petikan percakapan Fathanah dan LHI lebih lengkap:
0797 Assalamualaikum
3535 Waalaikum salam ya ayuhal rais
0797 Ayyuha sakhfarat
3535 Khoir alhamdulillah.. afwan pertama istri-istri antum sudah menunggu semua ini
0797 Hah?
3535 Istri-istri antum sudah menunggu semua
0797: Waduh
3535: Hahaha (Tertawa)
0797: Yang mana aja
3535: Ada semuanya
0797: Yang pustun pustun apa jawa sarkia?
3535: Pustun
0797: Hehehe (Tertawa)
3535: He he he.. kapan an?
0797: Haaa?
3535: Kapan datang?
0797: Ana nanti malam naik pesawat dari sini jam setengah sepuluh, dari dari Riau. Ee terus besok sore ke Medan
3535: Ke Jakartanya kapan?
0797: Haa?
3535: Ke Jakartanya?
0797: Nanti malam
3535: Jadi sempat ke Jakarta ntar malem?
0797: Ya nanti malam pulang sebentar
3535: He eh
0797: Jam, dari sini jam setengah sepuluh sampai situ mungkin sekitar jam sebelasan kali ya
3535: He eh
0797: He eh
3535: Ke Ibu EL kapan kita bakten?
0797: Nah..ana kan kasih jadwal, mudah-mudahan besok pagi atau..
3535: Besok pagi. Ismak ismak e kalam la arab ya ana. Ee ee huwa hiya tukdhil khamaniya alaf batruk ton alheim
0797: He eh
3535: Ee tsamaniya (tertulis khamaniya-Red) alaf alheim ee huwa hiya ta I dunna kullu annukhud arbain milyar cash
0797: E he
3535: Laham to allaf
0797: Hiya turid kam turid e
3535: Ya
0797: Ee tahil kam tsamania fakod
3535: Kalau bisa asyara dua puluh ribu tiga puluh ribu tapi yang yang riil yang dia mau masukkan itu adalah lapan ribu
0797: Ya. ya oke. Jadi itu ada dua ya
3535: Hee
0797: Ada dua ee ada dua hal. Pertama dia harus meyakinkan menteri
3535: Iyak
0797: Tentang teorinya itu yang itu bahwa data BPS itu tidak benar
3535: Iyak. Iyak
0797: Dan bahwa swasembada itu mengancam ketahanan daging kita di dalam negeri
3535: Iyak
0797: Eee. Ee itu kalau bisa dia bawa-bawa data
3535: Ada ada sudah siap
0797: He eh terus kemudian. Ee baru yang kedua
3535: Ee

...................

3535: Iya
0797: Kalau besok pagi-pagi bisa nggak dia kira-kira?
3535: Dia udah punya data konkrit tentang data BPS, dia udah punya data konkrit tentang swasembada itu, tidak jelas, tidak jelas peruntukannya
0797: Ya ya oke. Ee nanti ana akan minta jadwal pagi, mungkin di rumahnya Pak Menteri atau apa
3535: Besok pagi, thoyib
0797: Ya, nanti pagi-pagi ente
3535: Ya, endu nalat
0797: Ha
3535: Kis nalan arbain milyar ar. Saha
0797: E ro fak de (tidak jelas) faham ya rojulas (tidak jelas) laila laila tamurro alaiyaa fil mator
3535: Thoyib ana hud ka fil mator laila mubasyaroh
0797: Makasih
3535: Fillah
0797: Ana tak faham ana jik ra (tidak jelas)
3535: Khulud SJ Cruiser itu jangan diisi premium, rusak itu
0797: Enggak enggak. Ya Pertamax Pertamax
3535: Ana sudah bilang si sapa namanya si Imron, Imron kamu pegang jerigen dua tiga biji untuk anu cadangan kalau dia kosong di tengah jalan nggak ada itu pompa bensin harus isi Pertamax
0797: Sudah-sudah
3535: Langsung but

sumber: http://news.detik..com/read/2013/05/...-sapi?ntprofil

UDAH DISKENARIOKAN TOH DENGAN ALASAN

Tentang teorinya itu yang itu bahwa data BPS itu tidak benar
3535: Iyak. Iyak
0797: Dan bahwa swasembada itu mengancam ketahanan daging kita di dalam negeri


INTINYA KONSIPRASI IMPOR DAGING SUDAH DISIAPKAN DENGAN ALASAN DI ATAS
Quote:Original Posted By Dwee27
Akankah pemberitaan PKS akan menjadi lebih positif?
Mari kita tunggu..
Semoga yang benar tetaplah benar, dan yang salah tetaplah salah..


setuju gan ..... memeang susah untuk menuju kebenaran ....... kita tunggu aja ...

ane pegang PKS, 5:0 dah!!
Quote:Original Posted By johanbudeg


kok gak ada percakapan tentang IMPOR SAPI ya ??

jadi lucu nih .... kelihatan banget KPK (KOMISI PEMBUAT KASUS)


iya nih, sungguh sangat disayangkan memang, suatu lembaga yg diyakini bisa menegakkan kebenaran malah bersikap menzholimi. itulah kalau kekuasaan sdh merajalela sampai keadilanpun bisa dibeli.

Allah tdk diam agan2, kebenaran akan terungkap. krn ane melihat kasus ini dengan akal sehat sehingga bisa tau mana yg benar dan salah.

kl agan lihat tv one dan metro td yg menayangkan live persidangan kasus suap impor sapi pasti bertanya, kok tiba2 sj tuh tv langsung menghentikan tayangan livenya setelah kesaksian AF yg malah berlawanan dengan Opini Media selama ini yang
menyudutkan LHI dan PKS, bahkan bisa
dikatakan kesaksian AF menjungkirbalikan dan
merontokkan Opini Media..

ADA APA.....???

Quote:Original Posted By ox69xo
ane pegang PKS, 5:0 dah!!

ini maen bola apa maen Basket?
kok pake skor2an segala?
ati2 loh ntar ada Mafia Pengaturan SKOR, kayak liga2 terkenal EROPA.
Kali ini KPK siap siap kalah
Quote:Original Posted By bocaijo


sumber: http://news.detik..com/read/2013/05/...-sapi?ntprofil

UDAH DISKENARIOKAN TOH DENGAN ALASAN

Tentang teorinya itu yang itu bahwa data BPS itu tidak benar
3535: Iyak. Iyak
0797: Dan bahwa swasembada itu mengancam ketahanan daging kita di dalam negeri


INTINYA KONSIPRASI IMPOR DAGING SUDAH DISIAPKAN DENGAN ALASAN DI ATAS


halah....lupa ya..ini indonesia ...
BBM,daging,textil,dll...ya seperti itulah gan...
Quote:Original Posted By justshare79


iya nih, sungguh sangat disayangkan memang, suatu lembaga yg diyakini bisa menegakkan kebenaran malah bersikap menzholimi. itulah kalau kekuasaan sdh merajalela sampai keadilanpun bisa dibeli.

Allah tdk diam agan2, kebenaran akan terungkap. krn ane melihat kasus ini dengan akal sehat sehingga bisa tau mana yg benar dan salah.

kl agan lihat tv one dan metro td yg menayangkan live persidangan kasus suap impor sapi pasti bertanya, kok tiba2 sj tuh tv langsung menghentikan tayangan livenya setelah kesaksian AF yg malah berlawanan dengan Opini Media selama ini yang
menyudutkan LHI dan PKS, bahkan bisa
dikatakan kesaksian AF menjungkirbalikan dan
merontokkan Opini Media..

ADA APA.....???



ada apa dengan KPK ==> Komisi Pembuat Kasus

JOHAN BUDEG kemana neh belum koar2 lagi ngalihin isu dengan kasus DADA ROSADA ya?
udah kejepit ilang
Kalo begini baru pada muncul para cyber army yg tololnya ga ketulungan.

Silahkan dibaca itu transkripnya...kaitkan dhn kebohongan2 petinggi PKS.

Punya otak bok ya dipake
Lagian yg nyebut 1 buat PKS siapa

Udah banyak berita tuh ttg petinggi PKS yg kenal AF dan pertemuan di lembang juga ada buktinya.

Ayo dong...masa kemampuan cyber army cuman segini
Quote:Original Posted By johanbudeg


ada apa dengan KPK ==> Komisi Pembuat Kasus

JOHAN BUDEG kemana neh belum koar2 lagi ngalihin isu dengan kasus DADA ROSADA ya?
udah kejepit ilang

Ente ini gimana sih? Kan Johan Budeg itu ente sendiri??

gw kok bingung liat transkrib nya
gak ngerti sama sekali
transkrib alay aja masih bisa dimengerti
ini si LHI sama fathonah kebanyakan pake bahasa dewa apa yah
assalammu'alaikum.. semoga yang benar tetap benar. yang salah terlihat tetap salah.. mau tanya ni akhi22 disini, kalau seandainya pak LHI terbukti bersalah, korupsi/mencuri, apakah tangannya akan dipotong? soalnya kan PKS berlandaskan agama islam...

kalau ada kader/bahkan pemimpin PKS yang korupsi tangannya dipotong ga?

semoga yang benar tetap benar yang salah terlihat salah.. aamiin..
btw kok di thread ini , para cyber PKS banyak yg ngepost
Quote:Original Posted By pinysang_hoeka
siap2 tobat tuh para tukang fitnah dimari, ups tp kan sebagian mereka memang dibayar untuk itu ya ups ups


penebusan dosa tepatnya agan, ooaku percaya

Quote:Original Posted By goezz
yakin tengelam nih berita kwoakwoawka


sundul aja kok repot
Quote:Original Posted By justshare79


iya nih, sungguh sangat disayangkan memang, suatu lembaga yg diyakini bisa menegakkan kebenaran malah bersikap menzholimi. itulah kalau kekuasaan sdh merajalela sampai keadilanpun bisa dibeli.

Allah tdk diam agan2, kebenaran akan terungkap. krn ane melihat kasus ini dengan akal sehat sehingga bisa tau mana yg benar dan salah.

kl agan lihat tv one dan metro td yg menayangkan live persidangan kasus suap impor sapi pasti bertanya, kok tiba2 sj tuh tv langsung menghentikan tayangan livenya setelah kesaksian AF yg malah berlawanan dengan Opini Media selama ini yang
menyudutkan LHI dan PKS, bahkan bisa
dikatakan kesaksian AF menjungkirbalikan dan
merontokkan Opini Media..

ADA APA.....???



ini lagi clon sapi yang dalam cow protocol

kalo mo bela ga usah kyk gini pliss
padahal yg ngedukung ga ada 3
clongingnya banyak

pke cloning puji clonengan dia yg lain
kyk ngomong sendiri
×