Quote:Original Posted By nubigede
halah......tritnya monoLog mengiring opini banget....
bikin malu pks sendiri aja.
mana ada dalam satu trit satu suara minoritas gt.....
maho bener dah TS nya....
lulusan pesantren mana sih?

tritnya kaum gaY


benar sekali nih berita okezone hary tanoe menggiring opini dan berita tidak valid. harusnya momon okezone jangan masuk sumber kaskus tidak valid
okezone milik hary tanoe pasti sudah disuap uang yg besar dari PKS

yakin neh percaya sama pengakuan fatonah ??? tar dibeberkan rekaman gimana ?


baru sepenggal pengakuan gtu kok langsung percaya aje
Wah padahal ane pengen posting berita ini, nggak tahunya udah ada yg posting..



Quote:Original Posted By justwan
gue tau siape yg paling terguncang dgn berita ini......
SI RAJA BOLON.........WKWKWKWKWKWK........ KOMENTAR DONG LU..... JANGAN COLI MULU....

Kalo Mr. Right Hand itu klonengannya juga bukan?

Quote:Original Posted By mediabenar
okezon bohong nih
mana mungkin salah. harus salah PKS titik
okezone milik hary tanoe pasti sudah disuap PKS nih


Wkwkwk, iya deh, media yg paling bener...

Btw masukin pejwan dong.. Ada berita lagi nih,

Spoiler for BERITA KAGET:


Sori dopost
Quote:Original Posted By fauzone
Sori dopost


angkat dulu ah...................biar gak tenggelam
pasang badan nih ceritanya? KPK tinggal kasih bukti2 rekaman aja, mau ngeles gimana pun kalau sudah dikasih rekaman pasti ngaku
politik timbangan gan ini..
si biru pakai kpk sebagai kendaraan..
sikap seorang jendral yg disayangkan.

Menteri Pertanian Sebut Fathanah Suka Berbohong

pake okezone..?? boleh ....
http://news.okezone.com/read/2013/05...suka-berbohong

JAKARTA - Menteri Pertanian Suswono membantah telah terjadi pertemuan di Lembang, Jawa Barat, untuk membahas pemenuhan pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian terhadap PT Indoguna Utama.

"Di Lembang sendiri kita tidak pernah ada pertemuan dengan Fathanah, Pak LHI (mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq), ustadz Hilmi dan saya. Sama sekali tidak pernah ada pertemuan itu," katanya saat istirahat sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (17/5/2013).

Bantahan ini, menurut Suswono, untuk meluruskan pernyataan mantan Ketua Asosiasi Perbenihan, Elda Devianne Adiningrat yang begitu percaya dengan pernyataan Ahmad Fathanah sehingga disebutkan dalam Berita Acara Pemeriksaannya.

"Anda tahu séndiri, melalui sopirnya kan pernah bicara bahwa dia (Fathanah) pembohong, kalau lagi di hotel ngakunya di DPP PKS. Ini sudah menunjukkan dia suka bohong, sangat naif sekali kalau Ibu Elda langsung percaya," pungkasnya.

Seperti diketahui,dalam BAP, Elda menyebutkan bila pada 30 Desember 2012, dia bersama Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman melakukan pertemuan dengan Ahmad Fathanah di Senayan City, Jakarta.

Dalam pertemuan, disebutkan Elda, Fathanah menyampaikan mengenai hasil pertemuan di Lembang, Jawa Barat terkait pemenuhan pengurusan kuota impor daging sapi terhadap PT Indoguna. Dalam pertemuan itu, disebutkan ada Suswono, Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin, Luthfi.


katanya gak..percayaaaaa.... koq... di Percaya Juga...
boooommm shakalaka !!! makin terurai sedikit demi sedikit, bongkar terus !!!
Simsalambim up !!!
ketauan kan, sebagian besar pompom yang meramaikan dengan hujat2an di thread daging sapi adalah klonengan ... begitu berita begini langsung ngumpet semua ...
pks emang selalu di salahkan karena partai partai lain takut dengan pks , pks emang partai paling bersih . pks bukan sekali dua kali saja di fitnah seperti ini .
Spoiler for Sejarah pks di fitnah:

nah di tambah lagi pks tidak punya senjata seprti di bawah :
Spoiler for senjata politik:
Quote:Original Posted By transformer101
pasang badan nih ceritanya? KPK tinggal kasih bukti2 rekaman aja, mau ngeles gimana pun kalau sudah dikasih rekaman pasti ngaku


soal rekaman kan udah dibahas sama fatonah, ente pasti males baca ya, atau emang menghindari dari fakta persidangan ?
0617 Halo
3535 Mau dibawa kemana nganter ini yang empat puluh ribu dollar ?
6017 Eee empat puluh ribu ?
3535 Iya dua ratus lima puluh sudah ditransfer ke itu, siapa. Dua ratus lima puluh juta, transfer. terus...
6017 Ente ente ada di mana sekarang?
3535 Ana lagi di Depok. Tapi mau ke Jakarta. Mau diantarin kemana?
6017 Ada lagi di DPP jam satu baru mau meninggalkan DPP
3535 Ya udah Ana usahakan deh kalau lewat DPP, lewat DPP ana tinggalin langsung jalan nih. Ya udah siap aja
6017 Ana ana kirain ente mau kirim lima ratus lima puluh
3535 Eh jadi Ana rugi. ini bisa-bisa. bisa-bisa gunung antum ini, gunung antum ini. Nanti Ana kasih tau. Gunung Antum bisa meledak lho. Artinya betul-betul nggak ada pemasukan di Antum, Terus korek korek korek korek korek akhirnya. Akhirnya meledak sendiri deh. Ngak kayak bisa tidur lagi di rumah.
6017 Ngak..nggak yang yang yang dulu kan potong pajak dua puluh lima persen. Kalo yang sekarang ..haha..
3535 Ya Allah, ini pajak kali ini, pajak preman, ya akhi. Ini pajak pereman ini.
6017 Ya udah, Ana jam satu berangkat, kalau mau kesini sebelum jam satu ya.
3535 Ke KPU. Kalau ada nyusul deh, dimana Ana titip sapa Yopa kek, Siapa kan itu yang tugas hari ini. Ana tahu siapa. ya udah. Kan bisa bisa gunung meledak sendiri nih. Kagak ada pemasukan.
6017 Ya udah. Yok, Wassalamualaikum.
3535 Yassalam.
Fathonah dipercaya

Fathonah juga bilang 10 jt bukan untuk hal intim dengan maharani
buktinya??

TS nya pasti kader PKS ni masih bisa-bisanya percaya kata2nya Fatonah
Bagian dari COW PROTOCOL-nya COWSA NOSTRA..
Memang sangat wajar ada tumbal dalam organisasi mafia, apalagi kalo sudah menyangkut para Don..

Quote:Original Posted By Assassinations
Bagian dari COW PROTOCOL-nya COWSA NOSTRA..
Memang sangat wajar ada tumbal dalam organisasi mafia, apalagi kalo sudah menyangkut para Don..


ngarang indah lagi deh, pasti pelajaran mengarangnya dapat nilai 10 ya ?
Save PKS dari godaan selangkangan

Spoiler for toge:
jadi alasan KPK menangkap LHI apa ya ? buktinya apa ? Sedangkan LHI ga pernah terima itu duit.
sundul ahh.. biar pada liat panasbung pks yang kocak2
pada malu ni yeeee
Tahun 2005, Luthfi Hasan & Ahmad Fathanah Pernah Dilaporkan ke Polisi

Quote:
Jakarta - Kedekatan Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah seperti yang dilansir KPK bukan isapan jempol semata. Keduanya memang dekat secara personal dan hubungan bisnis. Bahkan mereka pernah berurusan dengan polisi.

Dalam arsip berita detikcom pada 4 April 2005, Luthfi Hasan pernah diadukan ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penipuan. Kala itu, Luthfi sebagai komisaris utama PT Atlas Jaringan I, sementara Ahmad Fathanah yang menggunakan nama Olong Achmad Fadli Luran menjadi direktur utama.

Pelaporan dilakukan oleh Direktur PT Osami Multimedia, Amalia Murad. Menurut tim kuasa hukum Amalia saat itu, Olong Achmad Fadli Luran alias Ahmad Fathanah pernah membuat perjanjian unuk menyediakan voucher pulsa Mentari dan Simpati sebesar Rp 7,1 miliar dengan PT Osami.

Belakangan, PT Atlas melakukan wan prestasi, dimana saat memasuki bulan keempat ternyata penyediaan voucher itu tersendat. Sehingga masih menyisakan sebesar Rp 5,4 miliar dan hingga waktu tertentu belum terealisasi.

Ahmad Fathanah sempat disidang di PN Jakarta Pusat. Sementara untuk Luthfi, belum ada kejelasan soal perkembangan kasusnya.

Pengacara Luthfi, M Assegaf, saat dikonfirmasi soal ini menegaskan, belum tahu menahu. Dia belum membicarakan persoalan materi kasus dengan Luthfi sebab baru bisa bertemu Senin (4/1) besok.

"Saya tidak tahu, soal materi saya sama sekali tidak tahu, saya belum ketemu. Rencana kita tim hari Senin, akan ketemu, kita akan korek," terang Assegaf saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (3/1/2013).


sumber

bendahara pks terlibat penipuan dan dilaporkan polisi
Jakarta - Komisaris Utama PT Atlas Jaringan I, Luthfi Hasan Ishak yang juga bendahara umum DPP PKS dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Dia dilaporkan atas kasus penipuan sebesar Rp 5,4 miliar yang menimpa Direktur PT Osami Multimedia, Amalia Murad. Luthfi dilaporkan oleh kuasa hukum Amalia di Poda Metro Jaya, Senin (4/4/2005) malam. Laporan disampaikan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya. Fachmi A Bachmid salah satu kuasa hukum Amalia kepada wartawan menceritakan kronologis kejadian tersebut. Kejadian itu bermula ketika PT Atlas lewat dirutnya Olong Achmad Fadli Luran membuat perjanjian unuk menyediakan voucher pulsa Mentari dan Simpati sebesar Rp 7,1 miliar dengan PT Osami. Belakangan PT Atlas melakukan wan prestasi, dimana saat memasuki bulan keempat ternyata penyediaan voucher itu tersendat. Sehingga masih menyisakan sebesar Rp 5,4 miliar dan hingga kini belum terealisasi. Setelah dipelajari berdasarkan keterangan dari terdakwa Olong yang saat ini sedang disidangkan di PN Jakarta Pusat, ternyata dana tersebut masuk ke rekening pribadi Luthfi. Makanya, lUthfi dilaporkan atas kasus penipuan tersebut. Kuasa hukum Amalia lainnya, Ade yuliwan menambahkan, terdapat beberapa kejanggalan dalam kasus ini. Dimana Luthfi yang seharusnya menjadi saksi dalam kasus Olong, ternyata BAP-nya raib dari bundelnya. "Selain itu juga Luthfi juga sempat menwarkan damai, yang menawarkan 6 proyek PKS kepada Amalia dengan fasilitator Tamsil Linrung di Hotel Mulia," ungkapnya. "Luthfi juga seperti yang disampaikan Olong menyatakan, bahwa dana yang sebesar Rp 5 miliar juga untuk menfasilitasi Hidayat Nur Wahid menjadi Ketua MPR," tegasnya. Atas laporan tersebut, Luthfi akan dikenakan pasal 378 dan 372 KUHP yakni tentang penipuan dan penggelapan

sedikit feed back ke masa lalu. untuk mengungkapkan siapa af ini
karna cyber cow biasa suka pake sumber gaje kaya pkspiyungan atau blogspot, makanya saya mengutip statement mereka disana

http://pks-ketapang.blogspot.com/201...ong-mulai.html

point 7-8-9

7 *mungkin ada perintah dekati PKS* Olong langsung “silaturrahim dgn LHI, kmudian “merayu” mengajak kerjasama.

8 Gak tanggung2, th 2004 #Olong merayu menempakkan LHI sebagai komisaris AJS.

9 Jebakan thn 2004 terhadap LHI gagal, yg diputus bersalah Pengadilan Negeri Jakpus adalah #Olonghttp://news.detik..com/read/2013/02/03/113516/2159778/10/tahun-2005-luthfi-hasan-ahmad-fathanah-pernah-dilaporkan-ke-polisi …

http://posmetrobatam.com/2013/05/10/...kan-citra-pks/

Tifatul menegaskan, Ahmad Fathanah bukan kader dan bukan pengurus PKS. Meski, dia tak menampik Fathanah berteman dengan Luthfi Hasan Ishaq sejak lama. Tapi dia mengingatkan, Ahmad Fathanah punya rekam jejam yang tak bagus.

“AF pernah masuk penjara th 2005, terbukti wanprestasi voucher dan palsukan ttd LHI,” ujar Tifatul melalui akun Twitternya @tifsembiring yang diberi hashtag #HormatiProsesHukum, tadi malam.


pertanyaannya. katakanlah kalau di tahun 2005 si af atau ollong ini sudah pernah mencatut nama pks dan memalsukan tanda tangan lhi yang saat itu masih bendahara. kenapa tahun sekarang bisa ikut jalan jalan ama group pks.
bisa ketemu ama don hilmi. bisa ikut pertemuan pertemuan elite pks.

apakah af ini cuma bemper doang ? coba pake akal sehat. misalkan sahabat situ memalsukan tanda tanggan situ. nipu pake nama situ. dan setelah bebas. situ kerja sama lagi ama dia ? lucu kan.

eh maaf. sorry saya lupa. lhi dan pks kan pemaaf. jadi udah di maafkan. dan af di pake lagi. terutama kalau bisa setor dana segar lagi oh

sorry my mistake. maaf yah

bemper yah pasti pasang badan buat bos nya lah