KASKUS

Talking |COW PROTOCOL Failed| PKS Minta Maaf Soal Insiden 'Pengawal' Hilmi di KPK

Selasa, 14/05/2013 17:15 WIB
PKS Minta Maaf Soal Insiden 'Pengawal' Hilmi di KPK
Elvan Dany Sutrisno - detikNews



Jakarta - PKS meminta maaf atas kericuhan yang terjadi antara 'pengawal' Hilmi Aminuddin yang berpakaian batik dengan wartawan di KPK. PKS beranggapan insiden dorong mendorong itu bukan kesengajaan.

"PKS mohon maaf. Tidak tahu apa yang terjadi, mungkin dorong mendorong," kata Kepala Humas PKS Mardani Alisera dalam keterangannya, Selasa (14/5/2013).

Saat itu kericuhan terjadi antara 'pengawal' Hilmi dan wartawan. Saat Hilmi usai diperiksa KPK, 'pengawal' berbatik itu menghalangi wartawan yang ingin mengambil gambar. Alhasil terjadi dorong mendorong yang berujung pada baku pukul.

'Pengawal' Hilmi akhirnya diamankan polisi. Mereka dibawa ke pos polisi terdekat. "PKS menganggap wartawan kawan seperjuangan. Selalu diprioritaskan dan utama," tuturnya.

Mardani juga menerangkan bahwa pria berbatik itu bukan pengawal. "Bukan pengawal dan dicek tidak ada yang melakukan itu," tutupnya.

Code:
http://news.detik..com/read/2013/05/14/171538/2245739/10/pks-minta-maaf-soal-insiden-pengawal-hilmi-di-kpk?9922032



Selasa, 14/05/2013 15:57 WIB
Pengawal Hilmi Bikin Ricuh, Pengacara: Saya Nggak Tahu Siapa Mereka
Rina Atriana - detikNews



Jakarta - Belasan pria berbatik mengawal Hilmi Aminuddin saat usai diperiksa KPK. Mereka menghalangi kerja wartawan hingga membuat ricuh. Siapa mereka sebenarnya?

"Saya nggak tahu," kata pengacara Hilmi, Zainuddin Paru, saat dikonfirmasi di KPK, Selasa (14/5/2013).


Atas insiden itu, Paru pun meminta maaf. "Maaf insiden tadi, saya pribadi tidak tahu itu dari mana," tegasnya.

Belasan pria berbatik itu membuat barikade pengamanan terhadap Hilmi. Saat wartawan berusaha mewawancarai ketua majelis syuro PKS tersebut, mereka menghalanginya. Kericuhan pun tak terhindarkan.

Beberapa pria berbatik itu kini diamankan polisi.

Code:
http://news.detik..com/read/2013/05/14/155754/2245562/10/pengawal-hilmi-bikin-ricuh-pengacara-saya-nggak-tahu-siapa-mereka?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+detik%2FkgMZ+%28detikNews%29


Oh really? Sekarang lu mengatakan pengawal berbaju batik itu bukan pengawal Hilmi?

Pertanyaan gw ke Mardani & Paru: Kalau mereka bukan pengawal Hilmi, kenapa mereka bisa datang bersamaan dengan Hilmi?


Quote:Kedatangan Hilmi tampak dikawal belasan pria berbaju batik. Mereka tersebar di sejumlah sudut Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Terlihat dua pria berbaju batik berdiri di dalam lobi Gedung KPK, mengawal Hilmi yang tampak duduk di lobi gedung dikelilingi anggota majelis Syuro PKS, politisi PKS, dan pengacaranya, Zainuddin Paru. Hilmi tampak terlibat pembicaraan dengan pengacaranya sambil menunggu dipanggil masuk ke gedung KPK.

Bukan hanya di dalam lobi, pria berbaju batik juga terlihat memagari kaca Gedung KPK yang berdekatan dengan tempat duduk Hilmi. Mereka seolah menghalang-halangi para pewarta untuk mengambil gambar Hilmi dari balik kaca.

Code:
http://nasional.kompas.com/read/2013/05/14/09550085/Penuhi.Panggilan.KPK.Hilmi.Bawa.Pengawal



Juga COW PROTOCOL Mardani dan Paru jadi gagal karena omongan dari Fahri Hamzah PKS sendiri mengakui bahwa Hilmi memang sengaja diberi pengawal sesuai saran kader2 PKS dan malah menyalahkan wartawan.
Quote:"Saya punya saran agar pengaturan teman-teman yang meliput itu perlu diatur Humas KPK secara lebih baik," kata Fahri di Kantor DPP PKS, Selasa (14/5/2013).

Menurutnya, akibat yang ditimbulkan dari insiden yang terjadi di Gedung KPK hari ini tidak hanya akan merugikan wartawan, tetapi juga narasumber yang diliput.

"Sebab, itu dapat menyebabkan kecelakaan fisik dan isu-isu yang tidak enak," katanya.

Terkait pengawalan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin, hari ini, dikatakan, sebelumnya Hilmi meminta untuk tidak dikawal ketika datang ke KPK. Namun, karena permintaan dari rekan-rekan partai, akhirnya Hilmi pun dikawal.

"Saya tidak tahu sebab semalam itu, Pak Hilmi itu tadinya minta tidak didampingi. Tadinya minta mau datang sendiri naik taksi. Cuma teman-teman bilang jangan begitu," katanya.

Code:
http://nasional.kompas.com/read/2013/05/14/20093772/Soal.Insiden.di.KPK.Ini.Tanggapan.PKS


Semakin jelas PKS mencla mencle dan berbohong. Semoga wartawan lebih waspada dalam mewawancarai orang2 PKS yg suka playing victim, lebih baik di-crosscheck dgn sumber yg lain.

As always, should you or any of your bodyguards be caught or killed, PKS will disavow any knowledge of your actions. This cow will self-destruct in five seconds. Good luck, Don Hilmi.
hahah tuh akhirnya dah kayak judul film
kapan rilisnya gan
Reaksi menggambarkan mutu otak kok gan
Ini berita lengkap counter omongan Mardani dan Paru.
Penuhi Panggilan KPK, Hilmi Bawa Pengawal
Penulis : Icha Rastika | Selasa, 14 Mei 2013 | 09:55 WIB



Sejumlah pengawal Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin tampak berjaga-jaga di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (14/5/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin tampak dikawal ketat ketika memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (14/5/2013). Hilmi memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi bagi mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang kuota impor daging sapi.

Kedatangan Hilmi tampak dikawal belasan pria berbaju batik. Mereka tersebar di sejumlah sudut Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Terlihat dua pria berbaju batik berdiri di dalam lobi Gedung KPK, mengawal Hilmi yang tampak duduk di lobi gedung dikelilingi anggota majelis Syuro PKS, politisi PKS, dan pengacaranya, Zainuddin Paru. Hilmi tampak terlibat pembicaraan dengan pengacaranya sambil menunggu dipanggil masuk ke gedung KPK.

Bukan hanya di dalam lobi, pria berbaju batik juga terlihat memagari kaca Gedung KPK yang berdekatan dengan tempat duduk Hilmi. Mereka seolah menghalang-halangi para pewarta untuk mengambil gambar Hilmi dari balik kaca.

Adapun Hilmi tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta sekitar pukul 08.45 WIB. Saat diberondong pertanyaan wartawan, Hilmi yang mengenakan pakaian serba putih dan peci putih itu tidak berkomentar. Dia hanya tersenyum kemudian langsung masuk ke lobi Gedung KPK. Tak lama setelah Hilmi tiba di Gedung KPK, tampak anggota Dewan Perwakilan Rakyat asal fraksi PKS Aboe Bakar Al Habsyi memasuki Gedung KPK untuk mendampingi Hilmi. Tampak pula sejumlah anggota Majelis Syuro PKS ikut mengawal Hilmi.

Pengacara Hilmi, Zainuddin Paru mengatakan, kliennya akan diperiksa sebagai saksi untuk Luthfi dan Fathanah. "Beliau dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Fathanah, kasus korupsi dan pencucian uang, termasuk Pak Luthfi," kata Paru.

Saat ditanya apa yang diketahui Hilmi dalam kasus ini, Zainuddin mengatakan, belum tahu apa yang akan ditanyakan penyidik. "Mudah-mudahan nanti setelah beliau dimintai keterangan sebagai saksi," katanya.

Jawaban senada disampaikan Zainuddin saat ditanya apakah Hilmi menerima aliran dana pencucian uang Luthfi atau tidak. "Saya belum tahu, nanti siang ya," ucap Zainuddin. Dia juga enggan berkomentar soal indikasi adanya aliran dana pencucian uang ke kas PKS.

Dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi, KPK menetapkan Luthfi sebagai tersangka. Dia bersama orang dekatnta, Ahmad Fathanah diduga menerima pemberian hadiah atau janji dari PT Indoguna Utama terkait upaya menambah jatah kuota impor daging sapi untuk perusahaan tersebut. Nilai komitmen fee yang dijanjikan ke Luthfi mencapai Rp 40 miliar. Dari Rp 40 miliar tersebut, baru Rp 1,3 miliar yang terealisasi.

Terkait penyidikan kasus ini, KPK pernah memeriksa anak Hilmi yang bernama Ridwan Hakim. Ridwan beberapa kali diperiksa KPK setelah sempat terbang ke Turki sehari sebelum dicegah bepergian ke luar negeri. KPK juga telah memeriksa petinggi PKS lainnya seperti Bendahara PKS Mahfudz Abdurrahman, dan Sekretaris Jenderal PKS Taufik Ridho.

Code:
http://nasional.kompas.com/read/2013/05/14/09550085/Penuhi.Panggilan.KPK.Hilmi.Bawa.Pengawal



Soal Insiden di KPK, Ini Tanggapan PKS
Penulis : Dani Prabowo | Selasa, 14 Mei 2013 | 20:09 WIB



JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi memiliki regulasi prosedur peliputan wartawan. Tujuannya ialah agar dalam proses peliputan tidak terjadi benturan antara wartawan dan narasumber yang diliput.

"Saya punya saran agar pengaturan teman-teman yang meliput itu perlu diatur Humas KPK secara lebih baik," kata Fahri di Kantor DPP PKS, Selasa (14/5/2013).

Menurutnya, akibat yang ditimbulkan dari insiden yang terjadi di Gedung KPK hari ini tidak hanya akan merugikan wartawan, tetapi juga narasumber yang diliput.

"Sebab, itu dapat menyebabkan kecelakaan fisik dan isu-isu yang tidak enak," katanya.

Terkait pengawalan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin, hari ini, dikatakan, sebelumnya Hilmi meminta untuk tidak dikawal ketika datang ke KPK. Namun, karena permintaan dari rekan-rekan partai, akhirnya Hilmi pun dikawal.

"Saya tidak tahu sebab semalam itu, Pak Hilmi itu tadinya minta tidak didampingi. Tadinya minta mau datang sendiri naik taksi. Cuma teman-teman bilang jangan begitu," katanya.


Sebelumnya, dalam pemeriksaan Hilmi Aminuddin terjadi kericuhan. Terjadi bentrokan antara para pewarta dan pria yang diduga pengawal Hilmi saat petinggi PKS ini meninggalkan Gedung KPK, Jakarta. Kericuhan bermula ketika seorang pria yang mengenakan kaus kelabu tampak masuk ke dalam kerumunan wartawan dan menghalang-halangi pewarta mengambil gambar Hilmi.

Saat itu, Hilmi tengah berdiri memberikan keterangan singkat di tangga keluar Gedung KPK untuk kemudian masuk ke Pajero Sport yang telah menunggunya.

Melihat aksi seorang pria ini, para pewarta merasa keberatan. Terjadilah saling dorong dan saling sikut antara pewarta dan pengawal Hilmi. Ada belasan pria berbaju batik yang memang mengawal Hilmi sejak tiba di Gedung KPK pagi tadi hingga keluar sekitar pukul 15.00 WIB.

Setelah Hilmi masuk ke Pajero Sport dan meninggalkan Gedung KPK, bentrok semakin menjadi. Wartawan tampak marah dengan pria yang dianggap mereka telah mengganggu proses peliputan tersebut. Pria yang dicurigai sebagai pengawal Hilmi itu pun lari ke gedung sebelah KPK. Untungnya, petugas kepolisian langsung melerai massa.

Code:
http://nasional.kompas.com/read/2013/05/14/20093772/Soal.Insiden.di.KPK.Ini.Tanggapan.PKS
Kalau bukan pengawal, kenapa minta ma'af? Berarti memang pengawal, cuma PKS saja yang munafik...!!!

Mau jadinya...!!!
Quote:
terus siapa dong klo bukan pengawal ? klo bukan pengawal knp mesti ikut ngawal don hilmy ?
Mungkin ada kaskuser yang wartawan yang mau sharing foto pengawal kemarin satu-persatu. Bisa dizooming dan dicrop kan?! Ditunggu....!!!

jiahhh pengawal nya malah gak diakui... kayaknya CIA tuh gan
inikah pasukan2 dajjal akhir jaman?

manusia2 yg berani bersumpah atas nama Tuhannya dengan lantang, bertakbir, namun ternyata berdusta?

preman kelas receh
PKS bawa pengawal karena resah gelisah
Laknat lo PKS Jual agama demi se onggok daging dan wanita
taik kucing preman kayak gini cuman bisa hidup dijakarta doang
keluar jakarta paling banter transmigrasi ....... teling gue ini gaya yang pake
batik kayak udah PRO tapi muka lo LOW
PKS = Partai Kolor Sempak
Bwakakaka.. Bagaimanapun manuvernya pasti selalu kena, hahaha..
Kalo liat thread ini, malah jadi kepikir kalo trit kemaren yang soal persamaan MAFIA dan PKS itu ada benernya..

Hilmi ini adalah Capo di Tutti Capi atau Godfathernya..
Liat aja pengawalannya sampe segitu banyak..
Kalo orang yang bersih, untuk apa pake pengawalan segitu banyak..
Kalo orang yang bener taat agama, ngapain bawa pengawal manusia segitu banyak, apakah ga percaya dengan perlindungan Allah?
dah berapa kali kek gini yah

di beritain apa, mereka ngeles

tapi ujung2nya fakta yang berbicara benar

kredibilitas nya jadi meragukan

lama lama hilang kepercayaan kepada mereka

Semoga Pembohong Partai Kemunafikan Sejati ini Menerima Tulah dan Kesialan dari Seluruh Rakyat Indonesia
Menurut Cow Protocol, bila pengawal ketahuan, maka Pusat harus menyangkal Gan...
Mereka tadinya pake Invisible coat, tapi rusak jadi keliatan
Quote:Original Posted By cow.shake
Selasa, 14/05/2013 17:15 WIB
PKS Minta Maaf Soal Insiden 'Pengawal' Hilmi di KPK
Elvan Dany Sutrisno - detikNews



Jakarta - PKS meminta maaf atas kericuhan yang terjadi antara 'pengawal' Hilmi Aminuddin yang berpakaian batik dengan wartawan di KPK. PKS beranggapan insiden dorong mendorong itu bukan kesengajaan.

"PKS mohon maaf. Tidak tahu apa yang terjadi, mungkin dorong mendorong," kata Kepala Humas PKS Mardani Alisera dalam keterangannya, Selasa (14/5/2013).

Saat itu kericuhan terjadi antara 'pengawal' Hilmi dan wartawan. Saat Hilmi usai diperiksa KPK, 'pengawal' berbatik itu menghalangi wartawan yang ingin mengambil gambar. Alhasil terjadi dorong mendorong yang berujung pada baku pukul.

'Pengawal' Hilmi akhirnya diamankan polisi. Mereka dibawa ke pos polisi terdekat. "PKS menganggap wartawan kawan seperjuangan. Selalu diprioritaskan dan utama," tuturnya.

Mardani juga menerangkan bahwa pria berbatik itu bukan pengawal. "Bukan pengawal dan dicek tidak ada yang melakukan itu," tutupnya.

Code:
http://news.detik..com/read/2013/05/14/171538/2245739/10/pks-minta-maaf-soal-insiden-pengawal-hilmi-di-kpk?9922032



Selasa, 14/05/2013 15:57 WIB
Pengawal Hilmi Bikin Ricuh, Pengacara: Saya Nggak Tahu Siapa Mereka
Rina Atriana - detikNews



Jakarta - Belasan pria berbatik mengawal Hilmi Aminuddin saat usai diperiksa KPK. Mereka menghalangi kerja wartawan hingga membuat ricuh. Siapa mereka sebenarnya?

"Saya nggak tahu," kata pengacara Hilmi, Zainuddin Paru, saat dikonfirmasi di KPK, Selasa (14/5/2013).


Atas insiden itu, Paru pun meminta maaf. "Maaf insiden tadi, saya pribadi tidak tahu itu dari mana," tegasnya.

Belasan pria berbatik itu membuat barikade pengamanan terhadap Hilmi. Saat wartawan berusaha mewawancarai ketua majelis syuro PKS tersebut, mereka menghalanginya. Kericuhan pun tak terhindarkan.

Beberapa pria berbatik itu kini diamankan polisi.

Code:
http://news.detik..com/read/2013/05/14/155754/2245562/10/pengawal-hilmi-bikin-ricuh-pengacara-saya-nggak-tahu-siapa-mereka?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+detik%2FkgMZ+%28detikNews%29


Oh really? Sekarang lu mengatakan pengawal berbaju batik itu bukan pengawal Hilmi?

Pertanyaan gw ke Mardani & Paru: Kalau mereka bukan pengawal Hilmi, kenapa mereka bisa datang bersamaan dengan Hilmi?




Juga COW PROTOCOL Mardani dan Paru jadi gagal karena omongan dari Fahri Hamzah PKS sendiri mengakui bahwa Hilmi memang sengaja diberi pengawal sesuai saran kader2 PKS dan malah menyalahkan wartawan.


Semakin jelas PKS mencla mencle dan berbohong. Semoga wartawan lebih waspada dalam mewawancarai orang2 PKS yg suka playing victim, lebih baik di-crosscheck dgn sumber yg lain.

As always, should you or any of your bodyguards be caught or killed, PKS will disavow any knowledge of your actions. This cow will self-destruct in five seconds. Good luck, Don Hilmi.


Parah : fathonah begitu ketangkep gak diakuin, pengawal bikin rusuh ketangkep gak diakuin.
Ya akhi/ukthi yang dicintai Don Hilmy.

Antum sekalian harus percaya ucapan kader kami ini, bahwa itu yang gebukin wartawan bukan orang kami, apalagi kader atau simpatisan! Siapa aja bisa kan pake batik ke KPK!? Bisa saja itu demit sapi gentayangan terus nyaru jadi manusia dan kemudian pake' baju batik, iya kan??

Tolong jangan asal main tuduh ya!!!!
disewa pake uangnya patonah itu.....
kerenn yah pejabat2 kita pake pengawal hampir bnyk kaya presiden klo lg jalan2 hahaha
weleh pengawal sebanyak gt, begitu ada kasus, ngga diaku ya???