Star Mengintip Teknologi di Balik e-KTP

Quote:
Quote:
Quote:Terima kasih saya ucapkan kepada mimin, momod & kaskuser yang telah memilih Thread ane menjadi HT
Spoiler for HT#6:

Spoiler for no repost:

Quote: Sebelum Membaca bantu Rate 5 dulu ya gan
Quote:Kalah dari Malaysia, kapasitas penyimpanan e-KTP Indonesia hanya 8 KB.
Kecil amat ya kapasitasnya gan

Quote:E-KTP
Quote:Larangan fotokopi e-KTP menuai banyak reaksi. Beberapa di antaranya bertanya-tanya, mengapa tidak boleh difotokopi. Bahkan, Ketua Komisi II Bidang Pemerintahan DPR, Agun Gunanjar, akan memanggil Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi untuk minta penjelasan.

Sementara itu, Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT, Hammam Riza mengatakan, ada pemahaman yang salah dalam larangan fotokopi e-KTP. Menurut dia, dengan adanya sistem e-KTP fotokopi sudah tidak diperlukan lagi.

"Fotokopi telah digantikan oleh pembaca kartu (card reader)," jelas Hammam pada VIVAnews, Rabu 8 Mei 2013.

Ia menambahkan, card reader dapat memverifikasi data asli pemegang e-KTP secara realtime dan online. Dengan demikian, pada sistem ini sudah tidak dibutuhkan fotokopi. Verifikasi e-KTP dilakukan dengan pemindaian sidik jari.

Hammam juga membantah bahwa fotokopi dapat merusak e-KTP. "Kalaupun difotokopi, e-KTP juga tidak rusak. Chip e-KTP tidak akan terpengaruh dengan laser fotokopi atau intensitas elektronik yang dikeluarkan elektron," ujarnya.

Hal yang harus dihindari dalam pemakaian e-KTP adalah perlakukan secara fisik. "Kalau distappler, digores-gores, tentu akan rusak," jelasnya.
Untuk itu, ia meminta masyarakat agar mengikuti ketentuan yang ada pada pemakaian e-KTP. Satu hal lagi, pengguna juga tidak perlu me-laminating e-KTP karena kartu didesain dalam tujuh lapisan.

Dibandingkan Malaysia

e-KTP generasi pertama ini memiliki kapasitas penyimpanan 8 KB, yang hanya dapat menyimpan biodata demografi pemilik e-KTP. Sebagai perbandingan, kapasitas e-KTP di Malaysia sudah mencapai 128 KB.

Namun, Hamman mengatakan, ini bukan dikotomi menang kalah. Soal kapasitas, menurutnya tergantung aplikasi yang dibutuhkan.

"Kita berharap, e-KTP generasi kedua bisa berkapasitas 512 KB, sehingga bisa multifungsi, misalnya bayar bensin dan tol," ujarnya.

Lebih lanjut, e-KTP juga disiapkan dalam menyambut sistem perdagangan bebas ASEAN 2015. Nantinya, e-KTP tak hanya bisa dibaca di Indonesia, tetapi di semua negara ASEAN.


Quote:Demikian Thread ane tentang sekilas info mengintip teknologi dibalik e-KTP negara kita tercinta. Semoga bisa menambah wawasan & berguna buat kita semua. Budayakan coment & tinggalkan Budaya Silent Reader
Quote:

Terimakasih sudah berkunjung ke thread ane
semoga bermanfaat

Kaskuser yang baik ialah yang selalu meninggalkan komentar
dan jika berkenan bagi nya



Quote:THREAD INI DI SPONSORI OLEH

KLIK BANNER UNTUK BEKUNJUNG KE MARKAS
Reserved By d1w4
Sumber

update,info tentang e KTP

Penjelasan dari bpk M.Mustafa Sarinanto sebagai pengembang dari teknologi e- ktp
Quote:Saya coba jawab ya..
- Apakah teknologi yang dipakai di e-KTP? RFID? NFC?
MMS : Sebetulnya teknologi yang digunakan berbasis smart card bertipe contactless card, yaitu chip smart card yang mampu berkomunikasi dengan pembaca (reader) tanpa kontak langsung secara fisik melainkan menggunakan gelombang radio dengan frekuensi 13,56MHz (sesuai dengan standar yang digunakan utk itu). Memang bisa dikatakan sebagai bagian dari keluarga RFID yaitu kartu identitas yang menggunakan frekuensi radio. Walaupun ada sebagian pemahaman bahwa yang lazim disebut dengan RFID card biasanya adalah RFID tag yaitu yang tidak dilengkapi dengan kemampuan prosesor lengkap sebagaimana layaknya sebuah 'mini komputer' di dalam kartu.
Kalau diperhatikan di standar yang digunakan yaitu ISO 14443 (tipe A), maka itu sebetulnya adalah standar yang mengatur tentang smart card tipe contactless card, sebagai pengembangan terhadap standar smart card yaitu keluarga ISO 7816.
Dalam perkembangannya, belakangan ini diangkat sebuah teknologi yang memanfaatkan kemampuan induksi dari gelombang elektromagnetik untuk pemanfaatan yang lebih menarik, dengan basis yang tidak terlalu berbeda dengan standar contactless smart card tadi, yaitu beroperasi di frekuensi 13,56MHz. Teknologi ini memberikan keleluasaan bagi gadget untuk melakukan 'komunikasi' antar mesin (M2M : machine to machine), yang dapat dianggap seperti membukakan jalan bagi gadget untuk menjadi contactless reader. Nah, karena beroperasi pada frekuensi yang sama dan berpijak pada teknologi serta standar yang berdekatan, maka walhasil contactless smart card dapat dengan mudah dibaca oleh perangkat yang sudah dilengkapi dengan chip NFC (seperti smartphone kelas atas saat ini). Sebaliknya, karena prinsip smart card adalah 'mini komputer', maka gadget ber-NFC tersebut juga dapat 'menjelma' (seakan-akan) sebagai sebuah smart card, karena dapat dibaca oleh contactless reader lainnya, bahkan oleh sesama smartphone lainnya.
Tidak ada chip NFC di dalam e-KTP, tapi pembaca NFC dapat dijadikan sebagai pembaca smart card (bahkan e-KTP kalau memang syarat teknis lainnya dipenuhi)
- Apakah alatnya aktif atau pasif? Adakah batre di dalamnya?
MMS : e-KTP tidak dilengkapi dengan baterei, karena tenaga penggeraknya berasal dari luar kartu, yaitu dari pembaca (reader). Sebagaimana kita ketahui bahwa dengan prinsip kerja induksi elektris (seperti cara kerja transformator yang dapat menginduksi kumparan lainnya sehingga dapat seakan-akan meneruskan aliran listrik), chip di dalam smart card dapat bekerja kalau diaktifkan oleh reader, untuk kemudian berkomunikasi untuk menyampaikan instruksi yang diarahkan oleh reader. Prinsip induksi seperti ini tidak dapat bekerja pada jarak yang jauh, sehingga biasanya penggunaan contactless smart card berada pada rentang jarak yang cukup dekat (kurang dari 10 cm). Di banyak contoh penggunaan, digunakan istilah 'tap' atau disentuhkan, sebagai pemahaman yang mudah untuk membuat smart card ini bekerja.
- Apa cara yang paling tepat untuk membaca sebuah e-KTP?
MMS : e-KTP kita saat ini (yang tidak ada chip pad nya diluar sebagaimaan smart card tipe contact) dibaca secara contactless, yaitu dengan disentuhkan atau didekatkan dengan alat pembaca. Bukan dengan ditancapkan ke dalam reader atau digesekkan, karena memang tidak ada media kontak langsungnya. Tapi tidak sembarang reader dapat digunakan untuk membaca e-KTP, karena memang e-KTP dibangun dalam koridor pengamanan tertentu yang mensyaratkan adanya beberapa modul dan protokol pengamanan untuk dapat membaca isi e-KTP.
- Apakah e-KTP read-only, atau read-write?
MMS : Pada prinsipnya, e-KTP kita ini bekerja seperti sebuah komputer, ada bagian yang berfungsi seperti ROM, dan ada yang berfungsi seperti RAM (atau hard disk) pada komputer. Untuk data penduduk, dibuat dengan dapat diupdate.
- Adakah unsur keamanan/enkripsi di dalam data yang disimpan e-KTP?
MMS : Sebagaimana telah dikemukakan di atas, mengingat karakter penduduk Indonesia yang cukup 'kreatif', maka sedari awal e-KTP dirancang dengan prosedur dan modul pengamanan tertentu, bekerjasama dengan Lembaga Sandi Negara. Secara umum, pengamanan diberikan di dalam kartu, dan juga di dalam reader.
Dan, terakhir, apa ada informasi mengenai format data di dalam e-KTP supaya informasinya bisa dipakai secara publik?
MMS : Pada intinya untuk dapat memakai data e-KTP diperlukan kerjasama antara Kemendagri (sebagai pemilik data penduduk Indonesia) dan pengelola data tersebut (seperti Perbankan, ASKES, JAMSOSTEK dll di kemudian hari). Dan sejauh ini memang format data e-KTP tidak dirancang untuk 'terbuka' melainkan hanya dapat dibaca dengan prosedur dan modul tertentu. Sehingga hanya reader tertentu saja yang diberikan kewenangan untuk membaca e-KTP, tidak sembarang reader.
- Apakah benar e-KTP akan rusak jika difotokopi?
- Rusak atau tidaknya e-KTP jika difotokopi belum dapat dijawab dengan cepat. Kami tidak menghendaki menjawab secara instan, melainkan perlu dilakukan pengujian teknis. Ada beberapa hal yang bisa saja memiliki korelasi, dari sudut pandang saya yang menekuni bidang semikonduktor, yaitu apabila ada 'rangsangan energi' yang melebihi energi yang digunakan untuk menyimpan data ke dalam chip semikonduktor (yaitu berupa tersimpannya elektron ke dalam posisi tertentu yang membuat semikonduktor mampu menyimpan data), maka bisa saja 'rangsangan energi' tersebut akan mengacaukan susunan elektron tersebut dan menyebabkan memori menjadi terhapus, atau terformat ulang. Kalau panas tertentu, pada hakekatnya sudah pernah dilakukan pengujian terhadap konsistensi data di kartu di dalam suatu rentang tertentu. Jadi saat ini secara teknis belum bisa diambil kesimpulan apapun. Saya sendiri pernah beberapa kali memfotokopi e-KTP saya, dan sejauh ini belum ada masalah. Tapi tetap tidak bisa dijadikan dasar argumen teknis mengenai hal ini.
- Prinsip pemanfaatan data e-KTP memang menempuh kebijakan 'tertutup', artinya jika ingin membacanya harus berkoordinasi dengan Kemendagri. Ini tentunya merupakan bagian dari melindungi kepentingan penduduk sendiri. Karena hal ini merupakan masalah sensitif di negara berpenduduk lebih dari seratus juta ini. Ini agak berbeda dengan kebijakan di negara lain, misalnya Malaysia. Di sana, pada dasarnya data yang tercetak di kartu adalah data yang 'open', artinya reader apapun (asal sesuai dengan standar yang digunakan), dapat membaca MyKad mereka. Tapi jangan lupa, tipe kartu mereka pada dasarnya adalah contact smart card, sedangkan e-KTP bertipe contactless smart card.
Lebih detailnya silahkan berkunjung
Quote:Sumber

Pendapat kaskuser tentang e-ktp
Quote:Original Posted By arulsea

8 kb cukup untuk menyimpan data text demografi, sidik jari, tanda tangan dan foto.Tidak semudah membalikkan telapak tangan Gan, apalagi masih banyak dari kalangan elit yang ingin menghambat realisasi eKTP.
satu mesin server sun oracle exadata quarter rack (21 TB) cukup untuk data eKTP nasional indonesia.
ya benar sekali, eKTP menggunakan RF-ID dengan chip contact less, jadi card reader tidak sampai menyentuh fisik eKTP untuk bisa membacanya.
KTP model lama tidak akan berlaku lagi, setelah eKTP sudah semuanya terealisasi... denger2 sih 2014 KTP lama sudah tidak berlaku. CMIIW
Quote:Original Posted By galiagila
mau sharing pendapat sedikit tentang e-ktp krn saya ngikutin perkembangan e-ktp ini dr awal (iseng-iseng aja ngikutin berita krn seru dan selalu rame).
E-ktp manfaatnya besar coba deh liat segi positifnya jgn dr segi negatifnya saja.masalah korupsi pasti adalah, tp coba bandingkan dgn project monorail atau apalah yg budgetnya hampir sama dgn project e-ktp. dan kl dilihat dr nilai barang yg ada di kelurahan, kecamatan dan kabupaten saya rasa itu barang bukan barang murah. Indonesia mempunyai sekitar 470an kabupaten dan lebih dr 5000 kecamatan yg saya rasa nominal 1set perangkat di kecamatan bs lbh dr 100jt. nah agan hitung dah nominal barang yg ada di kecamatan tersebut ditambah biaya teknis laennya yg membutuhkan biaya tdk sedikit krn msh banyak wilayah di Indonesia yg jalanannya bkn aspal n susah dijangkau bkn hanya di papua tp di jawa barat pun ada yg jalanannya msh tanah.
Masyarakat skrng kan memang tdk mau ribet n gampang terpancing isue. jelek sedikit semua yg positif hilang. sebenarnya dgn adanya e-ktp para penipu yg sering mengedit ktp ato apalah untuk memudahkan tujuannya dan mendapatkan untung itu nantinya akan susah karena prinsip e-ktp yg single data. jd wajar saja kl banyak yg tdk setuju dgn e-ktp ini, ini hanya sebagian kecil contoh dampak dr adanya e-ktp, dan saya percaya masih banyak dampak baik dan buruknya dgn e-ktp ini. tp kl ga skrng kita punya data yg lrngkap dan komputerisasi mau kapan lg??? .
maaf bukan bermaksud apa". tp sekali sekali lihat dr segi positif jgn dr segi negatif trs, tujuan pemerintah saya rasa bagus untuk program e-ktp ini, memang kadang pemerintah suka ga benernya. hehehe...

Quote:Original Posted By chenxin
E-KTP menggunakan RFID 13.56 MHz yaqitu mniddle frequency, untuk membacanya memerlukan reader khusus yang membaca sectoral memory.
masih dicari apakah diencryp atau nggak.... semoga ga kelupaan encryp data hahahaha... kalau nggak ane bisa buat E-KTP sendiri ntar.....

Quote:Original Posted By IanNilianto

nih gan layer dalam smartcard pvc dengan teknologi contacless...

Quote:Original Posted By IanNilianto
begini nih foto yang pvc smartcard dengan contactless dan antennanya...

taro page one gan biar pada jelas masalah contacless smartcard


.
smoga bisa terwujud ektp multifungsi, bisa juga bertindak sebagai kartu atm
Jadi ada card readernya tho.

Tapi sayangnya e-KTP ane udah berbulan-bulan belom jadi
skalian buat member hotel keluarga kyknya keren tuh
tidak ada tehnologi dalam e ktp...
yg ada adalah proyek ektp yg berkepanjangan...
semoga ektp yg akan datang mendatangkan proyek baru yg lebih menyedot anggaran
Quote:Original Posted By donkrack
smoga bisa terwujud ektp multifungsi, bisa juga bertindak sebagai kartu atm

semoga aja gan biar tidak terbuang sia sia dana yang sudah dikucurkan selama ini
Quote:Original Posted By adhitsulistian
Jadi ada card readernya tho.

Tapi sayangnya e-KTP ane udah berbulan-bulan belom jadi

iya gan. nanti di sediakan card reader untuk membaca E-KTP,jadi tidak perlu di fotokopi lagi gan.ane dulu juga lama gan jadinya kira kira 2 bulan baru jadi
Quote:Original Posted By redozka
skalian buat member hotel keluarga kyknya keren tuh

wah enak banget tuh gan 1 untuk semua nih kalau begitu
Quote:Original Posted By 0ralucu
tidak ada tehnologi dalam e ktp...
yg ada adalah proyek ektp yg berkepanjangan...
semoga ektp yg akan datang mendatangkan proyek baru yg lebih menyedot anggaran

kenapa gan? apa agan kurang setuju dengan di terbitkannya E-KTP
Quote:Original Posted By d1w4


kenapa gan? apa agan kurang setuju dengan di terbitkannya E-KTP


apa agan kagak liat masalah yang ditimbulkan dari pembuatan e-ktp ini???
Proyek berkelanjutan. Skrg 8kb. Lusa d perbesar 512kb. Tiap kantor swasta dan pemerintahan hrs punya mesin scanner juga programnya. Proyek besar yg sangat rawan korupsi. Ingat pajak yg αƙαπ d korupsi oleh aparatur negara dgn proyek ȋ̊ni.
Quote:Original Posted By darradell


apa agan kagak liat masalah yang ditimbulkan dari pembuatan e-ktp ini???

semua program pemerintah itu selalu ada dampaknya gan,baik itu dampak positif atau pun dampak negatif.yang agan maksud dampak yang negatif atau yang positif ya?

Quote:Original Posted By mblebesz
Proyek berkelanjutan. Skrg 8kb. Lusa d perbesar 512kb. Tiap kantor swasta dan pemerintahan hrs punya mesin scanner juga programnya. Proyek besar yg sangat rawan korupsi. Ingat pajak yg αƙαπ d korupsi oleh aparatur negara dgn proyek ȋ̊ni.

itulah penyakit negeri ini gan yang susah di hilangkan. lihat peluang dikit saja sudah puluhan trilun raib.
lah terus kalo mau ngelamar kerja gimana? bukannya harus pake foto copy KTP ya?
5 triliun untuk kapasitas 8kb.



lama-lama kayak koneksi internet.

Quote:Original Posted By linton01
lah terus kalo mau ngelamar kerja gimana? bukannya harus pake foto copy KTP ya?

kedepanya ga perlu fotokopi gan.sudah disiapkan card reader.cuma semuanya tu perlu proses

Quote:Original Posted By batu.merah
5 triliun untuk kapasitas 8kb.



lama-lama kayak koneksi internet.



nah ituloh yg buat kita kecewa masak cuma 8kb kpasitasnya.padahal dananya ga sedikit gan
Quote:Original Posted By 0ralucu
tidak ada tehnologi dalam e ktp...
yg ada adalah proyek ektp yg berkepanjangan...
semoga ektp yg akan datang mendatangkan proyek baru yg lebih menyedot anggaran


sebenarnya manfaat E-KTP bagus sekali
selain memudahkan pendataan juga mampu untuk identifikasi kriminal

sayangnya ga berani memakai teknologi terbaru

masalah anggaran bisa kok ditelusuri, teknologi makin canggih
Quote:Original Posted By 0ralucu
tidak ada tehnologi dalam e ktp...
yg ada adalah proyek ektp yg berkepanjangan...
semoga ektp yg akan datang mendatangkan proyek baru yg lebih menyedot anggaran

rasanya ini komeng yg paling nyanthol di otak ane.
Quote:Original Posted By mblebesz
Proyek berkelanjutan. Skrg 8kb. Lusa d perbesar 512kb. Tiap kantor swasta dan pemerintahan hrs punya mesin scanner juga programnya. Proyek besar yg sangat rawan korupsi. Ingat pajak yg αƙαπ d korupsi oleh aparatur negara dgn proyek ȋ̊ni.


Gak mungkin langsung upgrade ke 512 KB gan.

Palingan juga upgrade dari 8KB - 16KB - 32KB - 64KB - 128KB - 256KB... baru deh 512KB.

Bayangin aja.. berapa duit yg bisa dikorupsi dari proyek2 tsb
E-KTP ane pas baru dapet dari kelurahan, ga dapet plastik pembungkus kyk yg lain n udah gores2 di bagian hologram nya
Quote:Original Posted By wahyubison


sebenarnya manfaat E-KTP bagus sekali
selain memudahkan pendataan juga mampu untuk identifikasi kriminal

sayangnya ga berani memakai teknologi terbaru

masalah anggaran bisa kok ditelusuri, teknologi makin canggih


Masalah anggaran bisa di telusuri ??? Prettt
...tt !! Tai kucing itu mah.. buk tinya sampe skrg mana ?? Anggaran mana yg bsa d telusuri ? Klo dana udah mauk proyek, lenyaplah sudah....

Quote:Original Posted By h4nd


Gak mungkin langsung upgrade ke 512 KB gan.

Palingan juga upgrade dari 8KB - 16KB - 32KB - 64KB - 128KB - 256KB... baru deh 512KB.

Bayangin aja.. berapa duit yg bisa dikorupsi dari proyek2 tsb


keknya dari 8kb ke 512kb butuh waktu yg lamaaaaaa.... bgt gan
Telat mulu Indonesiaku