KASKUS

Biar tertib KRL tidak berhenti di stasiun UI....mantap

Wooowww mod dijadiin HT toh pantesan rame bener

KRL Tak Berhenti di Stasiun UI Jam 10 Sampai 2 Siang


DEPOK - PT Kereta Api Indonesia meminta seluruh penumpang jurusan Jakarta-Bogor untuk memahami sosialisasi tiket elektronik (E-ticketing) yang bakal diberlakukan. Salah satu dampaknya adalah kereta rel listrik tidak berhenti di Stasiun Universitas Indonesia

Meski banyak dikeluhkan oleh penumpang, khususnya mahasiswa, namun ujicoba sosialisasi itu terus dilakukan mulai 25-30 April 2013. KRL tidak berhenti di Stasiun Universitas Indonesia pada pukul 10.00-14.00 WIB.

"1 Juni 2013 akan diberlakukan e-ticketing. Oleh karena itu sosialisasi terus kami lakukan. Di Stasiun UI tak ada mesin tiket elektronik, karena itu KRL tidak berhenti," ujar Humas DAOP I PT KAI, Sukendar Mulya kepada Okezone, (27/04/2013).

Sukendar memahami banyak keluhan dari penumpang khususnya mahasiswa. Namun ia meminta para penumpang bisa maklum demi kenyamanan dan sterilisasi di sepanjang peron.

"Memang komplainnya sudah dari Desember, kami paham itu. Karena itu untuk adik - adik mahasiswa yang perlu berhenti di UI untuk sementara naik ojek dulu deh, baru UI dulu kok sejauh ini," tegasnya.

Sukendar mengatakan, sosialisasi itu akan terus berlanjut pada stasiun-stasiun yang belum memiliki mesin tiket elektronik. Sejalan dengan hal itu, PT KAI juga secara bertahap akan memasang mesin tiket elektronik pada stasiun yang memiliki tiket elektronik di stasiun Jakarta-Bogor.

Sukendar membantah bahwa tidak berhentinya KRL di Stasiun UI karena mahasiswa UI memprotes pembongkaran kios di dalam Stasiun UI. "Kami sudah berkumpul di Ombudsman. Ketika itu hadir PT KAI, Kementerian Perhubungan, stake holder lainnya, dan perwakilan pemerintah di dari Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Dalam pertemuan itu semua sepakat untuk penataan stasiun," katanya.

Embernya: http://m.okezone.com/read/2013/04/28/501/798821

Tambahan berita dr tribunnews:

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - PT Kereta Api Indonesia akhirnya melakukan sosialisasi tiket elektronik (e-ticketing) di Stasiun Jakarta-Bogor. Salah satu caranya adalah kereta rel listrik (KLR) tidak berhenti di Stasiun Universitas Indonesia.

Ujicoba dilakukan mulai 25 April-30 April 2013. KRL itu tidak berhenti di Stasiun UI pukul 10.00-14.00 WIB.

"1 Juni 2013 akan diberlakukan e-ticketing. Oleh karena itu sosialisasi terus kami lakukan. Di Stasiun UI tak ada mesin tiket elektronik, karena itu KRL tidak berhenti," ujar Humas DAOP I PT KAI, Sukendar Mulya, Sabtu (27/4).

Sukendar mengatakan, sosialisasi itu akan terus berlanjut pada stasiun-stasiun yang belum memiliki mesin tiket elektronik. Sejalan dengan hal itu, PT KAI juga secara bertahap akan memasang mesin tiket elektronik pada stasiun yang memiliki tiket elektronik di stasiun Jakarta-Bogor.

Sukendar membantah bahwa tidak berhentinya KRL di Stasiun UI tersebut karena mahasiswa UI memprotes pembongkaran kios di dalam Stasiun UI.

"Kami sudah berkumpul di Ombudsman. Ketika itu hadir PT KAI, Kementerian Perhubungan, stakeholder lainnya, dan perwakilan pemerintah dari Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Dalam pertemuan itu semua sepakat untuk penataan stasiun," katanya.

Sementara itu, sejumlah mahasiswa UI mengeluhkan KRL tidak berhenti di Stasiun UI.

"Aneh..kok Sabtu siang ini KRL tidak ada yang berhenti di Stasiun UI. Tidak ada pengumumannya lagi. Masa begini nih sih pelayanannya," ujar Marcia mahasiswa UI.

Marcia menyatakan, dia pun akhirnya berhenti di Stasiun Pancasila dan melanjutkan perjalanan ke UI dengan menggunakan angkutan umum lainnya.

Hal senada disampaikan Tia, mahasiswa FIB UI. Ia menambahkan bahwa tidak berhentinya KRL di Stasiun UI karena mahasiswa UI tidak setuju pembongkaran kios di dalam stasiun tersebut.

"Saya tadi terpaksa turun di Pondokcina. Ongkos saya tambah besar, karena saya harus naik ojek Rp 5.000. Kalau turun di Stasiun UI bisa jalan lewat jalan setapak hutan ke FIB," katanya. (dod)



Komeng ane: Akibat stasiun UI yg belom steril & belom bisa terpasang alat e-ticketing (next nya hayohhh stasiun mana lagi yg gak tertib & mau menyusul)....Yah kalo susah ditertibin,tutup ajah stasiunnya (ide briliant)....lagi juga anak UI khan udah tajir2,kayaknya gak butuh kereta deh....liat ajah parkiran mobil & motor di UI mantap gan

Buat agan2 dr UI yg bilang gak semua anak UI tajir2 & pake kendaraan,komeng ane diatas itu hanya sindiran biar kalian berpikir kalo tindakan segelintir orang yg ngotot mempertahankan pedagang itu hanya akan merugikan banyak orang toh

Update buat komeng2 yg bermutu,bentar yak ane liat2 di page selanjutnya dolo

Siapa sih yg gak mau stasiun kita kayak gini

Quote:Original Posted By prim123


Ane setuju sama pendapat agan, sebuah kemajuan memerlukan ketertiban dan bagi yang tidak mau mengikuti peraturan, beri ketegasan. Sebagai pengguna KRL ane jg lebih suka kondisi stasiun yang tertib dan teratur.
ane harap stasiun2 KRL suatu hari nanti bisa kaya begini :
Spoiler for ane pengin kayak gini:




matabelo


Komeng dr anak UI asli yg kenal si paolo eh faldo maldini

Quote:Original Posted By komagi
ane anak ui gan,sebenernya mau berhenti atau gak berhenti di st ui ane gak masalah,spt dibilang pocin ui sangat dekat jaraknya,lagipula ane anak rantau gan,biasa hidup susah,jd ga masalah mau jalan dikit atau jalan jauh
cm ada bbrp komen tentang keterlaluan bem faldo dsb lah,jujur saja saya memang sependapat sama agan2,waktu blokir jalan rel alasannya sangat2 bodoh,ktka saya bicara sama orang bem saya dikatai "cm omong doang",akhirnya saya balas "tak apa omong doang,setidaknya saya tidak merugikan banyak orang",tidak bisa dijawab lg oleh beliau,lagi dgn berkoar2 membela rakyat miskin jangan usir pedagang atau jgn hapus kereta eko saya dikatain lagi sbg bukan orang sosialis (orang bem lg),kemudian sya balik tanya,"kalau kau sudah perjuangkan mereka,terus mau kau apakan mereka? berani jamin mereka tidak merusak fasilitas (peron,sistim persinyalan,rangkaian kereta,naik ke atap membahayakan penumpang)?berani jamin lebih tertata? berani jamin mereka lebih maju hidupnya? berani jamin bakal pasti lebih baik?",beliau hanya jawab "saya belum berencana spt itu",kbtulan ane juga pengamat perkeretaapian gan,jd ane tau banget apa yg tjd di KAI,dan kebetulan anak ui,ane setuju2 aja kalo mereka ditertibkan scr tegas,ane jg udah senep liat kelakuan barbar mereka,
NAH,dari cerita ane diatas,sebetulnya ane yakin tidak semua anak ui seperti "oknum2" tsb,hanya saja karena membawa nama "UI",jadi seolah2 seluruh UI citra spt itu,ane tidak menyalahkan agan2 sekalian,setiap orang berhak berpendapat,ane hanya membagi pengalaman dan sedikit fakta bahwa ui spt apa,dan kalo boleh jujur memang tidak selalu spt yang tercitra,tp apa boleh buat "akibat nila setitik,rusak susu sebelanga",segelintir oknum,1 UI kena,sekali lagi ane tegaskan anak UI baik2 semua,mgkn yang berlaku spt itu ada provokasi dari entah siapa..


NB : faldo maldini udah lama lengser gan,pas blokir juga udah,cm waktu itu ketua bem baru belum dilantik
pekiwan kalo boleh untuk kaskuser semua


Komeng yg bilang gak semua anak UI bawa kendaraan

Quote:Original Posted By hengan
Sotoy TS nya emangnya yang naek mobil mahasiswa doang dosen karyawan yang kebanyakan naek mobil belom lagi anak2 S2 ama S3 yang kuliah kebanyakan kan udah tajir kalo mahasiswa mah kebanyakan masih naik angkutan umum liat aja bikin jarang banget sepinya..


Kalem gan .....jd selama kalian blokir stasiun kemarin,berarti sesama almamater kalian banyak yg ngetawaain kalian dong .....haduh memang jiwa pejuang sekali yah, mudah2an sukses menghadapi kerasnya dunia kerja setelah lulus dr UI nanti yah gan ....inget gan kalo udh masuk dunia kerja yg real,kalo kalian masih suka menggoreng isu2 tentang orang kecil maka akan tersingkir sedikit demi sedikit

Quote:Original Posted By JorgePosada


Oke saya setuju sama kebijakan KRL ga berhenti di stasiun UI yg emang belum steril toh fine fine aja Pocin-UI jg tinggal jalan/naik bikun. Tapi yaelah sampean sakit ati apa iri ga dapet UI apa gamampu apa begimana bos ampe blg anak UI tajir2 gaperlu kereta? Banyak bgt yg pelanggan KRL bos biar sampean tau, KRL itu transportasi penting buat anak UI apalg yg kuliah-pulang alias ga kos/asrama dan itu jumlahnya buanyak banget, anak biasa2 aja dan beasiswa banyak bgt kok, standar, pulang naik kereta angkot bus juga banyak bgt. Angkutan bangsanya bikun penuh terus bos pas jam2 kuliah semua fakultas alias pagi-sore, artinya anak2nya merakyat kok gakaya yg mas bos TS bilang. Komen boleh bebas dipersilahkan tp dijaga bos komennya jgn soktau begitu liat TSnya


Kalem senyor jorger ....kalo masih mau disindir yah pahamilah masalahnya

Quote:Original Posted By rinoino
komen untuk yg agan tulis terakhir. ga semua mahasiswa-mahasiswi di UI tajir, itu cuma stereotype.


Siap juragan,itu cuma sindiran kok kalo masih terima disindir yah....seperti hal nya blokir rel kemaren,emang yg blokir mikirin kepentingan penumpang yg lain?

komen dr agan yg awam tentang UI-Poncin

Quote:Original Posted By KaptenKucing
buset deh.
dulu pernah ke stasiun pocin, eh gak taunya jalan dikit udeh masuk kampus UI. ckk.
ga ada bedanya turun di UI sm pocin menurut gue mah


komen dr masyarakat umum pengguna stasiun UI

Quote:Original Posted By setemelta
stasiun UI harus tetep ada, klo harus naik kereta ga jauh2 hrs ke pocin kantor ane deket sama sta KA UI.....
klo ga ada pilihan laen mau apa lagi..... Tolong Pejabat yang berwenang di PT KAI
Fasiltas dan kenyamanan di utamakan jangan nyari labanya doang


Lanjutt di post-7 bawah yah gan


Quote:"Memang komplainnya sudah dari Desember, kami paham itu. Karena itu untuk adik - adik mahasiswa yang perlu berhenti di UI untuk sementara naik ojek dulu deh, baru UI dulu kok sejauh ini," tegasnya.

Pocin ke UI paling brp meter, lagian di Pocin juga ada halte bus UI, kebangetan klo masalah gini digede2in sama masiwa UI
Ane setuju

Sekarang mah tegas-tegasan aja

Daripada susah diatur yang mending diginiin
Karena di stasiun UI belum ada mesin elektronik, nah.. kenapa di stasiun UI belum ada mesinnya?
apakah karena gak bisa dipasang gara-gara belum tertib?

biar mahasiswa UI pengguna kereta demo Aktivis UI aja
Faldo Maldini gimna reaksinya ya gn ikhsanlie?

walau kadang terkesan sadis tapi memang hal-hal ini memang perlu dilakukan buat "shock terapy" habis sudah berkali-kali diingatkan baik-baik yang tetap saja pada ngelunjak & tetap gak mau tertib
Quote:Original Posted By KomodoJogging


Pocin ke UI paling brp meter, lagian di Pocin juga ada halte bus UI, kebangetan klo masalah gini digede2in sama masiwa UI


tinggal naek Bikun yah?
Quote:Original Posted By KomodoJogging


Pocin ke UI paling brp meter, lagian di Pocin juga ada halte bus UI, kebangetan klo masalah gini digede2in sama masiwa UI


Maklum gan jiwa aktivisnya lagi membara-membaranya .....apalagi mereka2 yg konon relamati demi membela pedagang,padahal cuma ujicoba sementar & cuma beberapa jam....tp udah ada yg mewek

Mereka ibarat anak bebek baru lepas dr anggonan induknya gan,jd masih mencari jatidiri....mudah2an mereka bisa sadar setelah menikmatinya kerasnya kehidupan ini

Lanjutan komeng2 dr agan2 semua


Quote:Original Posted By neonick17
Untuk yang satu ini ane setuju sama PT.KAI sekalian stasiun2 laen yang gag mau tertib teratur ditutup aja juga sekalian. Lagian ngapain mahasiswa ikut2an belain pedagang yang jelas bikin kumuh dan kotor stasiun. Emang ente2 gag seneng liat stasiun2 kereta di Luar Negeri paa rapi2 and bersih2..... Ane aja ngiri liatnya..... Ayo keluarin ilmu2 kalian para mahasiswa gimana caranya bikin sarana dan prasarana transportasi yang aman....nyaman dan mudah.


Quote:Original Posted By malovu


Emang sebanyak apa sih yang protes?
Paling selusin dua lusin.
Perasaan dulu gw jalan dari Pocin ke Stasiun UI asik2 aja ko.


Quote:Original Posted By higa


Kan Stasiun UI yang pake bukan cuma mahasiswa UI doang Gan, banyak karyawan/karyawati yang naik dari stasiun ini, kasiang dong kalau ditutup

Semoga ada jalan keluar yang terbaik untuk masalah ini.


Quote:Original Posted By DavidEsHa


wow.. comrade!!!

gw juga setuju sama pendapat lo

gw juga salah satu mahasiswa ui yang berpikir kalo pemblokiran rel waktu itu tindakan bodoh..entah apa yang ada dipikiran orang2 BEM ini..

makanya gw ga pernah ngikut2in berita seputar BEM.. isinya gitu semua,, mendingan belajar atau main aja dah..

udah dari jaman gw semester 3 gw ga peduli sama BEM-BEMan ntah itu fakultas atau universitas..

==============================================================
tanggapan utk isi berita
===============================================================
ga berenti di st UI?? no problemo.. masih ada stasiun pocin kok.. st ui sama st pocin jaraknya cuman berapa ratus meter gitu.. dan lagi ga berentinya cuman jam tertentu aja..

yang ga setuju palingan mereka yang berkepentingan.. mungkin anak psikologi/fisip yang kuliah jam segitu.. karena kalo mau kuliah tdnya turun di st ui aja trus jalan kaki, skg jadi musti nunggu bikun atau naik ojek..

tapi skg jadi ada ga enaknya juga.. fyi gw juga kalo mau pergi lebih sering lewat st pocin daripada st ui.. soalnya lebih duluan dilewatin kereta yg dari arah bogor.. jadi ga rebutan sama yg naik di st ui.. dan relatif lebih sepi keretanya walaupun sedikit..
kalo skg selama keretanya ga berenti di st ui, st pocin bakalan rame dah.. hufh


Quote:Original Posted By satankid
katanya mau liat indonesia yang tertib dan menuruti hukum,tapi kenapa cuman gara" ST.UI gak dilewatin kereta aja pada berkoar" dan malah membela para PKL??kan jelas disana mereka melanggar hukum dan membuat kenyamanan di stasiun berkurang toh jelas ada peraturannya mereka boleh berdagang dimana dan tidak boleh berdagang dimana,ok kita tau kalo mereka emang orang yang kurang mampu,tapi kalo udah melanggar hukum atau membuat kenyamanan di stasiun berkurang yah jelas mereka salah,jadi coba masing" berfikir ke arah sana jangan cuman berkoar" karena emosi malu dong udah gede tapi masih kaya gitu,keputusan PT.KA itu sangat tegas dan menurut ane bagus untuk membuat stasiun menjadi nyaman dan bersih.

maaf nubitol ini berbicara,maafkan juga kalo ada salah kata heheheheh


Tanggapan anak UI juga nih

Quote:Original Posted By comber106vet
wahhh baru baca ane juga anak ui tapi bukan ui yg berstasiun itu
emang sih pocin ui deket ane juga masih suka main ke kober dll

menurut ane emg si faldo ini eror yah itu kan aset pt kai terserah pt kai dunk mau di apain walau sdh dr tahun jebot jualan dsn ttp aja...
pedagang sana harusnya ngerti walau tuh tempat mereka tembok dll ttp aja scr hukum itu milik pt kai

sbaiknya pedagang nrimo lah di gusur, bgmn pun itu hak pt kai.... sy sbg yellow jacket malu dg insiden pemblokiran stasiun o/ yg katanya bem ui

semoga ui ttp jaya


Quote:Original Posted By edware2r
Menurut ane sih ya gpp lah cuma sementara ini aja,
Harusnya mahasiswa itu lebih bijaksana dlm hal ini, katanya kan deket juga sm stasiun yg sblmnya.
Kalo tugas pemerintah itu mengatur utk kebaikan semua,kenapa kita2 ga legowo aja sih nurutin apa yg jd kebijakan pemerintah....
Kalo misal aktivis2 itu ga bs nerima kebijakan,coba donk kasih solusi yg seperti gmn biar semua bs tertib dan teratur.
Ane sih yakin,misal mrk2 yg demo itu suruh jd pemerintah pengambil kebijakan juga belum tentu bisa.


Quote:Original Posted By R.d.T.


justru masih banyak loh gan mahasiswa/i yang menggunakan kereta
terutama yang jauh2 rumahnya..

kebetulan sih ane make mobil pribadi, tapi sesampai dikampus biasanya ane nungguin di stasiun ui dulu, jadi temen-temen yang naik kereta bisa nebeng sampe fakultas deh


Quote:Original Posted By grhez
menurut ane sih.
yang paling di rugikan sih sebenernya bukan mahasiswa UI,mahasiswa ui sih turun di pocin juga ga masalah
tapi mahasiswa BSI yang paling kena dampaknya
biasanya kan banyak anak BSI dari bogor atau jakarta turun di UI terus lanjut jalan kaki
klo krl ga berenti di UI,mereka harus nambah biaya buat ongkos angkot klo turun di UP atau pocin
padahal rata-rata mahasiswa BSI ga semapan mahasiswa UI dalam hal ekonomi
(maaf ga maksud merendahkan)
tapi klo emang maksudnya baik buat ketertiban & kenyamanan sih ane dukung aja

saran ane,semoga secepatnya di stasiun UI juga terpasang alat e-ticketing biar semua kembali normal lagi


Quote:Original Posted By dikta 81
gw mau sedikit mengkritisi kelakuan mahasiswa UI dulu ama sekarang.
- sekarang itu anak UI lebih banyak mengkritisi & demo masalah yg lebay.gw sekarang jarang liat tuh mereka demo mengenai keprihatinan mereka dengan bangsa ini jangankan diluar di dalem kampus juga ga ada tanda tandanya. mungkin sekarang mereka merasa lebih intelek dibandingkan kampus lain.
gw masih inget jaman tahun 98, yg waktu itu gw masih sekolah. bagaimana mereka begitu peduli dengan nasib negaranya dari dalam kampus sampe luar kampus terlihat bagaimana solidaritas dan perjuangan mereka untuk bangsa ini tergambar banget kampus reformasinya.

- sekarang ini anak ui banyak dihuni ama anak mami yg klo dateng dianterin n balik juga dijemput.ga bisa bersosialisasi ama lingkingan sekitar.jangankan sosialisasi ama sekitar kemaren gw dapet berita yg miris banget dimana banyak anak ui yg kenal ama temen satu kontrakan. klo dahulu jangankan temen satu kontrakan tetangga kontrakan yg ada disekelilingnya juga mereka kenal orangnya(bukan dari satu jurusan lho ya)

- mengenai kelakuan lebih parah lagi.hampir tiap malam mereka selalu membuat gaduh dengan teriak teriak dll.pernah ada berita klo ada bnyak kon**m berserakan di pekarangan belakang salah satu rumah warga dimana dia bertetangga dengan salah satu rumah kontrakan yg cukup besar.

sorry bukan mau ngejelekin, tp mau mengkritik membangun aja secara gw juga dari sono



Jangan bahas diluar stasiun yah gan

Quote:Original Posted By harvey_sijabat
ane anak UI gan, tp anak daerah. Juga sama dgn agan dari atas, ane ga punya mobil motor, hanya modal jalan kaki dan bis kuning. Selama stasiunnya dipindahin yg bisa dijangkau bis kuning sih ga papa gan hahaha. Tp ane mau ngasih komen yng berimbang gan

Ane merasa kasihan aja ama pedagang di Stasiun UI, nanti udh ga ada mata pencahariannya lagi. Memang sih penertiban, biar disiplin stasiun yang bersih dan bebas dari pedagang terlaksana. Cuma ane sebagai anak daerah juga pernah ngerasain hidup di jakarta atau depok ga gampang, susah cari duit.Mahasiswa juga mungkin udh pada klop dengan pedagang sana, klo sarapan makan roti dari pedagang sana, klo misalnya lupa fotokopi atau materai padahal udh diperon ada juga tkg fotocopya disana. Maksudnya itu stasiun udh menjadi keluarga sendiri gan bagi mahasiswa comuters haha. Mungkin ini sebab beberapa mahasiswa ada yang merasa keberatan.

Jujur sih ane ga bisa ngasih solusi, ane tetap setuju keputusan pemerintah ini. Ane juga bermimpi gan stasiun bisa bersih kayak yang di eropah sanah. Apalagi ane anak daerah yang daerahnya ga punya kereta api, cuma 5 tahun sekali mungkin nyobain kereta api pas ke jawa, tp stiap 5 tahun itu kayaknya ane ga terlalu menemukan eprubahan berarti di stasiunnya. Semoga dengan perubahan jadwal ini bisa jadi kebijakan yang tepat untuk mendukung pemugaran stasiun-stasiun di Jakarta dan sekitarnya



perlu dicatat juga, ga semua mahasiswa UI mempunyai pikiran tak beradab untuk memblokir rel. ane juga ga setuju dengan hal itu gan.
Terus mau mengklarifikasi pernyataan agan2 yg bilang dosen nya tajir2, anak s2 nya tajir jadi pada make mobil. Dosen ane ada yg pake commuter gan, secara dia bidangnya teknik mesin, trus dia nya lebih suka berkendara dengan kendaraan umum smbil mengamati kendaraan2 tersebut. Guru besar lg hahaha. Anak s2 juga ga semuanya tajir gan, ada yg pernah minjem duit ke ane malah untuk bayar kosan. Itu kebanyakan anak daerah juga gan yang ga punya mobil n motor. Trus klo mereka penelitian kebanyakan ada juga yg pergi ke salemba, nah itu juga pada pake kereta tuh gan. Jadi jangan menggeneralisasi apa yang agan ga tau, karena itu akan membuat agan smeakin terlihat bodoh



ini lg

minta tolong di pekiwan gan bila berkenan


Lanjut di post ane yg bawah lagi yah gan,biar berimbang yah gan yg pro-kontra

sekalian universitasnya ditutup
Mestinya gitu,yang gak mau tertib bye- bye! no excuse! Bertameng rakyat kecil berperilaku uncivilized!
Quote:Original Posted By japek
Faldo Maldini gimna reaksinya ya gn ikhsanlie?

walau kadang terkesan sadis tapi memang hal-hal ini memang perlu dilakukan buat "shock terapy" habis sudah berkali-kali diingatkan baik-baik yang tetap saja pada ngelunjak & tetap gak mau tertib


Si paolo maldini kayaknya kaga naek kereta dah ....padahal rombongan roker ekonomi dr sabes & mabes angkatan sore jam 5 udah kangen sm provokator tukang blokir itu,apa poster mukanya si maldini kita tempel di kereta ekonomi ajah yah ....biar penumpang yg keganggu ajah yg kasih hadiah

Lanjutan komen dr agan2


Quote:Original Posted By chirrow
ane UI angkatan 2008, lulus 2012
mulai kerja oktober tahun lalu dan tiap hari naik kereta pulang pergi.
pas kemarin rame2nya demo dan rel diblokir ane kena dampaknya jg tu.
rasanya pengen ane sentil aja tu junior2 ane.
abis kerja cape jd lama pulangnya gara2 rel nya diblokir



Quote:Original Posted By BP7
gigit jari deh itu si faldo maho and the gank (oknum bem).

gara2 ulah mereka satu kampus kena getahnya



Quote:Original Posted By rian95
kasian nama baik UI dicemarin sama segelintir aktivis nasionalis gadungan



Quote:Original Posted By saputra.ricky
jalan dikit kan bisa toh....

berarti PT KAI mengajarkan mahasiswa/i UI tuk hidup sehat gan...

ambil positif nya aja donk, katanya orang yg berintelektual


Quote:Original Posted By bsikaleee

wkwkwkwkwk,, bagaimna ini generasi yellow sekarang?? malu donk sama angkatan2 sebelumnya yang sdh mengharumkan kampus,, terlebih lg sama SOE HOEK GIE


Quote:Original Posted By divdev
ane sebagai roker yg tiap hari turun naik krl dari sta ui merasa sangat keberatan dgn kebijakan ini. terutama utk pagi hari! waktu ekstra 5 menit yg harus ditempuh gara2 kebijakan PT KAI ini membuat ane harus brangkat 15 menit lbh pagi!
kayaknya lbh mudah kalo dipasangin mesin e-ticketing nya kan?

PT KAI, think wise!!


Quote:Original Posted By tukcen
Jaman ane dulu sering ke sono, ndak ada masalah signifikan mo brenti di Sta. UI ato Sta. PoCin.. Asal bus kuningnya masih ngider aja.
Lha yg repot kalo bus kuningnya dah pade ngendon balik ke garasi, ntu Sta. PoCin emang scara jarak kurang mengakomodir fakultas yg lokasinya di Utara, apalagi yg di Barat Laut.

Sebenernya jalan aja bisa siy, jaman kampus Depok baru dibuka, emangnya ada bus kuning..? Itung2 olah raga deh, asal jgn pas matahari lagi gak diskon ya, bisa2 keling tuh udahannya..


Quote:Original Posted By kaosfilmcopyori
ga ada yang gak setuju klo stsiun itu rapi dan bersih,tapi yang menjdi masalah kan siapa pihak yang bertanggung jawab membiarkan kios kios ilegal itu sempat berdiri? pihak bertanggung jawab ya pt .ka membuat perangkap ,secar moril manusia pasti protes.Lawan!


Ditunggi hasil investigasinya yah gan,cari & tangkap dong oknum yg jebak itu

Quote:Original Posted By recto28
apa yang dikatakan pihak KAI mungkin untuk sesuatu yang baik.
dan harapannya sih untuk ke depan, mesin e-ticketing tetap di pasang di St. UI secara main stationnya kan itu bukan pocin.

dan setiap pagi itu anak FE gak bisa naik bikun lagi kalo turun di pocin, karena bikun merah itu gak lewat FE kalo pagi. kasihan mereka.

ane bakal membiasakan diri turun di pocin.


Tenang gan ini cuma ujicoba & di jam2 tertentu sajah

Quote:Original Posted By ryo_13
Ooo.. UI.. Universitas Insya Allah..
Ya udah gapapa sih.. baru stasiun, mana mental anak UI yang katanya penuh Totalitas Perjuangan?? mana katanya Anak UI yang Pro Rakyat?? mana katanya anak UI yang agent of exchange ??

Gue rasa itu semua udah berubah. Gede-in IP aja dah sono biar pada lulus jadi budak-budak korporasi yang gede macam ASTRA dll.

#alumniUI02


Quote:Original Posted By Brontokz
Boleh komeng dikit ya bang TS, tolong ditaro di post 7

Dibilang di stasiun UI ga ada mesin nya, kayaknya engga tuh, dulu waktu baru ada kartu magnetik yang voucher, setahun-dua tahun lalu, udah ada disitu dulan malah sebelom di pocin, cuma karena ga pernah dipake juga (ga pernah lihat diaktifin sama petugas yang menjaga) mungkin sudah ga berfungsi.

Terus yang komen-komen "anak mami" aduh ya ampun jangan ga sensitif gitu lah. Anak smp jaman sekarang aja mau beli pulsa di warung sebelah rumah perlu naek motor, ga dihina-hina juga. (curcol).

Jarak dari stasiun UI ke stasiun pocin emang bener cuma beberapa ratus meter, cuma karena posisinya sedemikian rupa sehingga ada yang jarak tujuan (fakultas, kosan (kalo habis pulang ke rumah), asrama, dll) bisa jadi dua-tiga kali lipat dibandingkan kalau via stasiun UI. Kalau bawaannya enteng mah enak, lah kalo bawa barang berat? Penghuni UI (karyawan, dosen, dan mahasiswa) ada lebih dari 20 ribu, yang ngomong pada tajir karena lihat parkiran, monggo di hitung ada berapa kendaraan mahal disana. Sebanding tidak?

Pakai ojek lima ribu rupiah minimal, lumayan bisa buat uang makan buat mahasiswa miskin semacam saya. Kalo saya mahasiswa tajir saya pakai kendaraan pribadi saja.

Saya ga mau membela diri, teman satu almamater, maupun menuduh dan menghina-hina pihak lain. Saya fine-fine aja sama keputusan PT KAI. Cuma saya gerah nya karena melihat, kayaknya orang itu kalau menghina mudah betul. Kalau sesuai sama yang dia mau, dipuji-puji. Tapi salah sedikit, duuuh kalimatnya mengiris hati. Lihat kasus apa saja di media online, komentarnya cuma sumpah serapah (bukan kasus UI). Saya mau menghimbau kepada para kaskuser agar lebih bijak menghadapi berita, mencoba mengetahui kedua sisi kisah, dan menggunakan bahasa yang baik jika mengkritik. Tulisan saya diatas semoga bisa menjadi rujukan untuk memahami beberapa kondisi di lapangan.


Quote:Original Posted By iqbaljafar007
Mamam dah tuh........
Jadi ini gara2 ulah si faldo and the genk kemaren ituh ? Ahahaha kena getahnya juga kan.
Tapi tolong di garis bawahi INI MASIH PERCOBAAN sekarang kalo anak ui nya mau 'percobaan' ini berakhir, jangan berulah lagi deh. Ikutin dulu peraturan ini, legowo untuk sementara waktu, nanti kan lama2 stasiun ui nya bakal di perbagus dan kereta jg pada berenti disono lg. Emg pd ga malu apa naik kereta di depan stasiun kampus yg katanya nomor satu di Indonesia tp stasiunnya masih tergolong kumuh, misal ada mahasiswa pertukaran pelajar yg pengen jalan2 naek kereta, liat stasiun depan kampusnya begitu gimana tanggepannya ? Ahahahahaha ga kebayang. Udah turutin dulu aja. Itu bikun dimanfaatin lah, kadang ada anak ui yg gamau naik bikun katanya males desek2an lah segala macem, manja amat. Itu fasilitas kampus, tolong dimanfaatin sebaik mungkin. Giliran gak dimanfaatin dimasukin kandangnya, eh protes juga. Maunya apa sih ? Skrg temen2 BEM dinegosiasiin lagi sama birokrat kampus deh, gimana caranya menghadapi 'percobaan' dari PT.KAI ini dengan cara lebih mengefektifkan bikun, mungkin penambahan armada bikun atau penyesuaian jam kedatangan bikun, kalo dr pemikiran ane sih pastinya PT.KAI udah mengadakan diskusi dengan pihak kampus, gak mungkin diantara dua instansi 'plat merah' membuat keputusan yg ada hubungan diantara keduanya tanpa mengadakan diskusi terlebih dahulu, skrg tinggal dr pihak mahasiswanya aja yg lebih menjalin birokrasi dengan pihak kampus dengan permasalahan yg ane udah jelasin diatas. Bukan ane ga pro rakyat kecil, skrg pedagang stasiunnya aja udah ngelanggar hukum dengan menempati lahan PT.KAI tanpa izin yg jelas, bertahun2 pula, udah kl misal pada peduli sm pedagang stasiun, relokasiin mereka, bikin tempat baru didaerah stasiun ui, kan kalo udah dibangun tempat baru gak ada yg dirugiin mau civitas akademika ui, pedagang, maupun PT.KAI. Dana pembangunannya drmn ? Nah kan katanya mahasiswa ui pada peduli, cariin dana mandiri lah, banyak ko perusahaan bonafit yg diajak kerjasama sama universitas nomor 1 di negara ini yg minat, gak akan nolak, perusahaan itu akan naik nilainya dr nilai sosial, ui pun ikut dapat apresiasi tinggi. Toh skrg setiap perusahaan bonafit menyediakan dana CSR perusahaan, tinggal gimana mahasiswanya lebih aktif menjalin kerjasama dgn perusahaan, wong yg acara musik asik-asikan aja perusahaan pada mau, masa yg bersifat sosial begini pada gak mau.

Terus kalo masalah mahasiswa ui nya nih ya dr pemantauan ane, mereka itu malah menjadi budak IP dan tugas, skrg cm bisa mikirin 'gimana ip gue bisa gede' tanpa harus memikirin kepentingan rakyat lain, dan ane jg yakin bbrp dr mereka ada yg gak paham dgn tri dharma perguruan tinggi, karna yg mereka peduliin hanya akademis untuk individu masing2.
Dan skrg udah jarang ane liat mahasiswa ui turun ke jalan dengan menyuarakan aspirasi rakyat banyak berkaitan dgn isu vital negara. Yah maka dr itu, gak bisa dengan isu tinggi, cm bisa ngegede-gedein masalah yg kurang vital dan akhirnya merugikan untuk masyarakat banyak (pemblokiran rel) dan akhirnya merugikan civitas akademikanya sendiri.


Pekiwan gan TS biar pada baca. Makasih.


Quote:Original Posted By dymlosLouire
Utk. Agan Davidesha,

gw juga anak UI gan, dan gw keknya lbi parah dari lu, dari smst 1 uda ga pduli gw sm yg namanya BEM-BEMan
OKK aja ga dateng

eniwei,
setuju gw sama komeng" sesepuh di page 1, intinya kita masih mahaSISWA.. masih belajar..
gimana yah, gaya kita udah oke lah, membela rakyat kecil. tp caranya salah.. ga pada kepikiran ya pas kalian blokir itu rel, didalem kereta itu jg ada rakyat kecil yang lagi mau berangkat kerja nyari nafkah?

berpikirlah panjang, jangan mikir pendek sekedar pas itu doang..
gw takut jangan" kalian anak BEM protes" blokir rel, alasan terselubungnya pengen funfun doang bolos kelas? inget sistem DO yah kakak" ku tercinta

salam, anak FE '12
@TS pejwan kalo berkenan


Maaf yah gan jatah quote komeng pekiwan ane abis

Ya akhi/ukthi yang dicintai Don Mahmud.

PT. KA silakan berencana menutup Sta. UI, namun ingat, Sta. UI ini ada di wilayah yurisdiksi junjungan kami Don Mahmud! PT. KA harus mendapat ijin beliau sebelum melakukan manuver apapun terhadap Sta. UI! Camkan itu!!
Quote:Original Posted By salonPlusPluss
sekalian universitasnya ditutup


Ngawoooorrrrr,,,,,
hore
terima kasih atas perjuangan BEM UI
gw tunggu apa komentar mahasiswa UI yang bakalan dikutip ama wartawan .
apa bakalan seperti komentar yang kemaren ?

bantuin ts comot komentar salah satu mahasiswa UI :
Quote:Original Posted By komagi
ane anak ui gan,sebenernya mau berhenti atau gak berhenti di st ui ane gak masalah,spt dibilang pocin ui sangat dekat jaraknya,lagipula ane anak rantau gan,biasa hidup susah,jd ga masalah mau jalan dikit atau jalan jauh
cm ada bbrp komen tentang keterlaluan bem faldo dsb lah,jujur saja saya memang sependapat sama agan2,waktu blokir jalan rel alasannya sangat2 bodoh,ktka saya bicara sama orang bem saya dikatai "cm omong doang",akhirnya saya balas "tak apa omong doang,setidaknya saya tidak merugikan banyak orang",tidak bisa dijawab lg oleh beliau,lagi dgn berkoar2 membela rakyat miskin jangan usir pedagang atau jgn hapus kereta eko saya dikatain lagi sbg bukan orang sosialis (orang bem lg),kemudian sya balik tanya,"kalau kau sudah perjuangkan mereka,terus mau kau apakan mereka? berani jamin mereka tidak merusak fasilitas (peron,sistim persinyalan,rangkaian kereta,naik ke atap membahayakan penumpang)?berani jamin lebih tertata? berani jamin mereka lebih maju hidupnya? berani jamin bakal pasti lebih baik?",beliau hanya jawab "saya belum berencana spt itu",kbtulan ane juga pengamat perkeretaapian gan,jd ane tau banget apa yg tjd di KAI,dan kebetulan anak ui,ane setuju2 aja kalo mereka ditertibkan scr tegas,ane jg udah senep liat kelakuan barbar mereka,
NAH,dari cerita ane diatas,sebetulnya ane yakin tidak semua anak ui seperti "oknum2" tsb,hanya saja karena membawa nama "UI",jadi seolah2 seluruh UI citra spt itu,ane tidak menyalahkan agan2 sekalian,setiap orang berhak berpendapat,ane hanya membagi pengalaman dan sedikit fakta bahwa ui spt apa,dan kalo boleh jujur memang tidak selalu spt yang tercitra,tp apa boleh buat "akibat nila setitik,rusak susu sebelanga",segelintir oknum,1 UI kena,sekali lagi ane tegaskan anak UI baik2 semua,mgkn yang berlaku spt itu ada provokasi dari entah siapa..


NB : faldo maldini udah lama lengser gan,pas blokir juga udah,cm waktu itu ketua bem baru belum dilantik
pekiwan kalo boleh untuk kaskuser semua
mantap lah, emang harus diginiin dolo biar tau rasa tu oknum2 mahasiswa
pocin udah dipasang e-ticket kan, gpp dah kl ui doang mah tinggal ngesot
Quote:Original Posted By KomodoJogging


Pocin ke UI paling brp meter, lagian di Pocin juga ada halte bus UI, kebangetan klo masalah gini digede2in sama masiwa UI


mental manja, kagak mau susah
jaman dulu sebelum UI banyak dihuni anak orang kaya, mahasiswanya juga banyak yang mau jalan beberapa kilo
langkah tepat PT. KAI gan...

Yang ga mau maju, dilibas zaman.
hehe anak UI kenapa itu yaa.. pdhl pocin kan deket bgt sm UI.. apa merasa ga berhenti di stasiun UI, mereka jadi ga bisa pamer lagi? haha