KASKUS

CIS AGL 40: Pelontar Granat Otomatis Andalan Rantis TNI


Untuk segmen senjata serbu yang dioperasikan perorangan, bisa dibilang AGL-40 tidak hanya mematikan, tapi sekaligus mampu menghancurkan target lawan secara masif. Inilah kebisaan yang ditawarkan dari pelontar granat otomatis alias AGL (automatic grenade launcher) 40.

Kelebihan senjata ini tak lain karena pengoperasiannya yang praktis tetapi punya daya hancur yang lumayan dahsyat. Jenis amunisinya pun unik, berbentuk mirip ‘deodorant,’ granet kaliber 40 mm ini juga dapat dilontarkan dalam platform senjata serbu seperti M-16 A1/A2. M-16 biasa ditambahkan pelontar granat M203 single shot weapon yang baru digunakan US Army pada awal 1970. M203 efektif memberikan daya deteren kepada musuh. Serupa dengan M-16, bahkan senapan serbu SS-1juga punya varian SS-1 SPG-1A yang dibekali pelontar granat 40 mm. Baik M-16 dan SS-1 merupakan senapan serbu kaliber 5,6 mm standar TNI.

M16-A1 dengan pelontar granat M203

Personel Korps Marinir TNI AL menyandang SS-1 SPG-1

Kembali ke CIS 40 AGL, pelontar granat otomatis ini punya kemampuan meluncurkan proyetil sejauh 2.200 meter. Dengan pola linked belt, AGL ini dapat memuntahkan antara 350 hingga 500 granat per menit. Bisa kebayang, bagaimana sasaran yang bisa dihancurkan, pastinya sangat luar biasa daya rusaknya. Proyetil granat ini pun meluncur cukup cepat ke target, yakni 242 meter per detik. Karena kinerjanya yang tinggi, dalam operasi pertempuran laras bisa sangat cepat panas. Sesuai petunjuk dari produsennnya, untuk keamanan maka setiap 10.000 kali tembakan laras harus diganti.

Dalam penggunaanya, CIS AGL 40 biasanya memakain cartridge box yang berisi 32 butir amunisi. Dengan Tipe amunisi CIS AGL 40 terbagi dua, yaitu high velocity dan low velocity. Sedangkan untuk hulu ledak tersedia dengan pilihan HE (high explosive), HEDP (high explosive dual purpose), flare, thermobaric, target practice, infra red illumination, dan non lethal. Yang terakhir non lethal bisa difungsikan sepeti granat asap dalam pembubaran demonstrasi. Sementara bicara soal daya hancur, dengan hulu ledak HE dampak ledakan bisa dirasakan hingga radius 30 meter. Wow!
Land Rover Defender MRCV Kopassus dengan 40 AGL

Land Rover Defender MRCV Kopassus dengan AGL 40 pada dudukan rollbar

land_rover_defender_28_of_82

land_rover_defender_79_of_82

Pelontar granat ini dirancang antara tahun 1986 – 1989 oleh Singapura. Mulai dari rancangan hingga produksi perdana dilakukan oleh Chartered Industries of Singapore (CIS) – sekarang ST Kinetics. CIS AGL 40 resmi diproduksi sejak 1991 hingga kini. Selain memperkuat AB Singapura, senjata ini nyatanya telah diproduksi berdasarkan lisensi oleh Pindad dengan sebutan seri SPG-3. Selain Indonesia, AGL 40 juga digunakan oleh AB Thailand, Uruguay, Sri Lanka, Peru, Filipina, Maroko, Mexico, dan Georgia. Dalam bentuk yang relative serupa, pelontar granat otomatis dengan kaliber 40 mm juga diproduksi oleh negara lain, seperti MK 19 buatan AS, Denel Y3 AGL buatan Afrika Selatan, AGS-17 (kaliber 30 mm) buatan Rusia, dan Heckler & Koch GMG dari Jerman.

Karena unggul dalam mobilitas dan praktis dalam gelar tempur, AGL 40 bisa dibilang ‘laris manis’ digunakan di lingkungan TNI. Satuan elit yang sudah terang-terangan meminang senjata ini adalah Kopassus TNI AD dan Kopaska TNI AL. Kopassus terlihat mengadopsi AGL 40 pada rantis (kendaraan taktis) di jeep Land Rover Defender MRCV, P1 Pakci, Alvis Mamba, Flyer 4×4, dan Casspir MK3. Sementara Kopaska terlihat telah memasang AGL 40 pada X38 Combat Boat. Lain dari itu AGL 40 juga dipasang sebagai pilihan senjata pada panser Anoa 6×6 buatan Pindad dan ranpur sepuh BTR-40. Kesemuanya memperlakukan AGL 40 sebagai senjata portable, yang sewaktu-waktu dapat dilepas.

40mm annunition ST Kinetics

IMAG0239

CIS 40GL

Bila diusung oleh personel infrantri, karena bobotnya AGL harus menggunakan tripod

Meski bisa dioperasikan oleh seorang personel, bobot senjata ini yang mencapai 33 kg menjadikannya harus didudukan dalam platform tripod. Sementara bila di jeep Land Rover Kopassus nampak dipasang pada dudukan rollbar. Di lingkungan Asia Tenggara, AGL 40 telah digunakan dalam kancah pertempuran, diantaranya dioperasikan oleh Marinir Filipina dalam perang anti gerilya. Bagaimana dengan medan operasi di Indonesia? Boleh jadi AGL 40 atau SPG-3 pernah digunakan dalam operasi militer di NAD. (Haryo Adjie Nogo Seno)
http://www.youtube.com/watch?feature...&v=q6wlHy7fR60
Spesifikasi AGL 40
Produksi : Singapura – lisensi oleh Pindad sebagai SPG-3
Kaliber : 40×53 mm
Panjang senjata : 966 mm
Berat : 33 kg
Kecepatan proyektil : 242 meter per detik
Kecepatan tembak : 350 – 500 amunisi per menit
Jarak tembak max : 2.200 meter
Usia laras : 10.000x tembakan

Sumber : Indomiliter
oooohhh my god....

Quote:Original Posted By cherrypopper
oooohhh my god....



Epic fail!
Quote:Original Posted By cherrypopper
oooohhh my god....





FYI ... munisi pelontar granat otomatis tidak bisa saling dipertukarkan dg munisi pelontar granat senapan walau sama2 berkaliber 40mm
salah masang apa bijimane tuh
Quote:Original Posted By cherrypopper
oooohhh my god....



Quote:Original Posted By loneAbe


Epic fail!


Quote:Original Posted By 412hiukencana




mungkin karena dianggap masih bisa dipake akhirnya kotak 9mm dipake buat wadah munisi AGL, sesuai dg kebijakan multi role dan multi fungsi
Quote:Original Posted By 412hiukencana






kotak munisi kan ukurannya standar om..7.62mm juga sama aja ukuran ammo boxnya..
NATO gitu loh..segala macem dibikin standar..

http://en.wikipedia.org/wiki/Ammunition_box
Quote:Original Posted By LeopardLoader


mungkin karena dianggap masih bisa dipake akhirnya kotak 9mm dipake buat wadah munisi AGL, sesuai dg kebijakan multi role dan multi fungsi

v
v
Quote:Original Posted By mengkom


kotak munisi kan ukurannya standar om..7.62mm juga sama aja ukuran ammo boxnya..
NATO gitu loh..segala macem dibikin standar..


yaaaa, saya tau itu... cuma kan ini pas pameran tho... sebisa mungkin berikan informasi yg paling pas. minimal tuh ammo box di cat dulu atau apa..

baidowi, kebiasaan kyk gini jgn di pelihara.. pada saat kondisi "kepepet" dan kotak dalam kondisi tertutup, ai yakin logistik bekang maen angkut aja.. bayangin begitu perwira ato SMG user nemuin kotak 9mm parabellum isinya 40 mm grenade, ato malah sebaliknya. bener2 gak bagus...


hanya saran... kegagalan dimulai dari hal yg simpel, dan kadang kita anggap remeh..
Quote:Original Posted By mengkom


kotak munisi kan ukurannya standar om..7.62mm juga sama aja ukuran ammo boxnya..
NATO gitu loh..segala macem dibikin standar..

http://en.wikipedia.org/wiki/Ammunition_box


punya TNI lisensi dari Singapore jadi nya NATO ...

Quote:Original Posted By cherrypopper


hanya saran... kegagalan dimulai dari hal yg simpel, dan kadang kita anggap remeh..


that is the point..
Quote:Original Posted By cherrypopper
oooohhh my god....



peluru aslinya disimpen dalam kulkas biar gak meleduk kena panasssss

Quote:Original Posted By cherrypopper

v
v


yaaaa, saya tau itu... cuma kan ini pas pameran tho... sebisa mungkin berikan informasi yg paling pas. minimal tuh ammo box di cat dulu atau apa..

baidowi, kebiasaan kyk gini jgn di pelihara.. pada saat kondisi "kepepet" dan kotak dalam kondisi tertutup, ai yakin logistik bekang maen angkut aja.. bayangin begitu perwira ato SMG user nemuin kotak 9mm parabellum isinya 40 mm grenade, ato malah sebaliknya. bener2 gak bagus...


hanya saran... kegagalan dimulai dari hal yg simpel, dan kadang kita anggap remeh..


OOT
kek nya lupa di cat deh gan...

tapi ga pa pa,..at least ngecoh musuh yg neropong dari jauh ...oii aman tuh cuma senjata ringaaan ...eh ternyata bedhiaaarrr,...modar kabeh

tinggal sisa pasukan yang teriak demi Tuhaaaannn
Quote:Original Posted By bluerider6089


tinggal sisa pasukan yang teriak demi Tuhaaaannn


arya wiguna...
-------------------------------------------------------------------------------------------
ngemeng2 CIS AGL 40/SPG 3.. udah nyoba di integrasiin ama RCWS belum ya di kita (dislitbangad, pindad, etc).. jadi inget video RCWS ukraina itu...
Quote:Original Posted By cherrypopper

v

hanya saran... kegagalan dimulai dari hal yg simpel, dan kadang kita anggap remeh..


Gua suka kata kata ini..
numpang nanya, 1 magazen/kotak pelontar granat 40mm ini ada brapa butir ya?
Quote:Original Posted By cherrypopper


yaaaa, saya tau itu... cuma kan ini pas pameran tho... sebisa mungkin berikan informasi yg paling pas. minimal tuh ammo box di cat dulu atau apa..

baidowi, kebiasaan kyk gini jgn di pelihara.. pada saat kondisi "kepepet" dan kotak dalam kondisi tertutup, ai yakin logistik bekang maen angkut aja.. bayangin begitu perwira ato SMG user nemuin kotak 9mm parabellum isinya 40 mm grenade, ato malah sebaliknya. bener2 gak bagus...


hanya saran... kegagalan dimulai dari hal yg simpel, dan kadang kita anggap remeh..


lha om, jangan kan pameran..........

konon kabarnya, ketika Eagle Claw Operation, SF yg dari Jerman salah ngambil box ammo...........

yg diambil blank ammo instead of real one.................

dan hal ini baru diketahui ketika mereka kembali dari tugas..............

kebayang ndak, kalo memang terjadi dan "contact" terjadi di gedung pemerintah Iran yg ada sandera nya....................



Quote:Original Posted By JadgpanzerIV


Gua suka kata kata ini..


kebanyakan makan risk management plan, dan SMS ya kyk gini efeknya buat saya...

Quote:Original Posted By dika160507
numpang nanya, 1 magazen/kotak pelontar granat 40mm ini ada brapa butir ya?


Quote:Dalam penggunaanya, CIS AGL 40 biasanya memakain cartridge box yang berisi 32 butir amunisi

Quote:Original Posted By mikhey


lha om, jangan kan pameran..........

konon kabarnya, ketika Eagle Claw Operation, SF yg dari Jerman salah ngambil box ammo...........

yg diambil blank ammo instead of real one.................

dan hal ini baru diketahui ketika mereka kembali dari tugas..............

kebayang ndak, kalo memang terjadi dan "contact" terjadi di gedung pemerintah Iran yg ada sandera nya....................





om, update cerita selengkapnya di trit nya om humus itu lho.. tahukah anda...
pasti enak banget disimak....
Quote:Original Posted By cherrybombers


om, update cerita selengkapnya di trit nya om humus itu lho.. tahukah anda...
pasti enak banget disimak....


hahaha..............

itu trit saya om.................



Quote:Original Posted By mikhey


hahaha..............

itu trit saya om.................





hooooooo... sorry.. hahahahaha...
Quote:Original Posted By cherrybombers


om, update cerita selengkapnya di trit nya om humus itu lho.. tahukah anda...
pasti enak banget disimak....


Quote:Original Posted By mikhey


hahaha..............

itu trit saya om.................





Quote:Original Posted By cherrybombers


hooooooo... sorry.. hahahahaha...


yang ini bisa bikin izza senyum lagi