KASKUS

Timor Leste Berminat Beli Pesawat Buatan PTDI

Timor Leste berminat membeli pesawat helikopter Bell 412 EP dan NC-212 buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI), kata Manajer Pemasaran PTDI Teguh Graito di Bandung, Jumat (26/4).

"Timor Leste merupakan salah satu negara ASEAN yang menjadi target pemasaran produk PTDI. Kami sudah melakukan pembicaraan terkait minatnya untuk membeli dua helikopter dan dua pesawat NC-212," kata Teguh Graito.

Untuk merealisasikan proyek penjualan itu, kata Teguh, PTDI telah melakukan pembicaraan intensif dengan salah seorang perwakilan dari Timor Leste.

"Pembicaraan telah dilakukan baik di Bandung maupun di Dili, kami lihat minat mereka cukup besar untuk menggunakan produk kita," katanya.

Namun, menurut Teguh, pihaknya masih terus melakukan penjajakan untuk merealisasikan proyek tersebut.

Lebih lanjut, Teguh Graito menyebutkan, perusahaan kedirgantaraan nasional itu tengah fokus untuk pengembangan pasar internasional khususnya di kawasan ASEAN, di samping melakukan pemasaran di dalam negeri, khususnya untuk mendukung program pertahanan.

"Pasar bagi produk pesawat yang diproduksi PTDI cukup terbuka lebar, antara lain di Asia Pasifik dan ASEAN," katanya.

Menurut Teguh, kebutuhan negara-negara dunia terhadap pesawat CN-235 cukup tinggi. Potensi kebutuhannya sekitar 400 unit per tahun. Demikian halnya jenis NC-212 juga cukup diminati dengan potensi kebutuhannya 400 unit per tahun.

Ia menyebutkan, Malaysia dan Brunei merupakan negara yang telah menggunakan pesawat CN-235. Demikian halnya Korea Selatan yang memiliki skadron CN-235, belum termasuk pesawat CN-235 Maritim Patrol.

Sinegal dan Burkina Paso juga menggunakan pesawat unggulan produksi PTDI tersebut dan sejauh ini operasionalnya masih cukup prima.

"Pasar Afrika dan Amerika Selatan juga cukup besar, namun kami akan fokus di Asia Pasifik serta ASEAN, karena kebutuhan pesawat jenis itu cukup besar," kata Teguh.

Ia menyebutkan, tahun ini PTDI tengah menggarap proyek CN-235 pesanan Thailand yang akan rampung pada September 2013," kata Teguh.

Sedangkan untuk memperkuat produksi, pihaknya terus berupaya untuk mendapatkan pembiayaan untuk proyek itu. Hal itu telah dilakukan dengan perbankan BUMN nasional, selain itu juga melakukan penjajakan dengan Bank Expor Impor.

"Penjajakan dilakukan antara lain dengan Islamic Development Bank (IDB), masih terus dilakukan. Yang pasti progress pasar yang cukup besar untuk CN-235 maupun N-295, serta produk pesawat lainnya," kata Teguh Graito.

sumber: http://www.suarapembaruan.com/home/t...tan-ptdi/34597

=========================

semmoga segera ada kesepakatan
semoga aja ada kelanjutannya, biar nggak kayak Irak yang nggak jelas jadi beli alutsista dari Indonesia apa nggak.
Semoga tidak hanya minat tapi ada realisasi juga
sejak kapan timles masuk ke Asean
klw cuma wacana masuk Asean ada papua nugini, Bangladesh, Taiwan yg juga ada wacana masuk
Timles baru wacana, singapur nolak karena Timles cuma bakal jadi beban doang, myanmar juga gak suka karena PM timles ngomongin klw burma harus mencontoh Timles walo akhirnya myanmar setuju, tapi gak sepenuh hati mereka nerimanya
de ja vu...

paling ge-er lagi...
serasa baca berita dari RIA Novosti. Klaim sepihak dari negara ybs kalo negara lain berminat sm produk mereka.
Semoga cm perasaan saya saja... semoga beneran jadi pelanggan PTDI
soal pembiayaan, gmn tuuh nyot,....phk bank pasti mikir2 jg ngliat perekonomian timor leste..
Quote:Original Posted By kagengar
sejak kapan timles masuk ke Asean
klw cuma wacana masuk Asean ada papua nugini, Bangladesh, Taiwan yg juga ada wacana masuk
Timles baru wacana, singapur nolak karena Timles cuma bakal jadi beban doang, myanmar juga gak suka karena PM timles ngomongin klw burma harus mencontoh Timles walo akhirnya myanmar setuju, tapi gak sepenuh hati mereka nerimanya


perasaan sea games dulu udah ada timles dah ,artinya kan udah join asean juga gitu ? bener ga bro
benar atau tidak klaim sepihak ini, kita tunggu update dari 'kenyot tactical first response' team

______
[QUOTE=opanktmui[/QUOTE]

Itu avatar Anda, Sule ya?
smoga di bayar kontan+lunas.....
Harusnya pemerintah berani ngeluarin kredit export buat tuh timles, pasti mereka mau lah... gayaan dikit gitu
Quote:Original Posted By opanktmui


perasaan sea games dulu udah ada timles dah ,artinya kan udah join asean juga gitu ? bener ga bro


iya ikut, tapi status mreka masih observer sampe sekarang
Timles paling sering minta bantuan indonesia agar masuk Asean
Timles ni duitnya darimana ya? punya hasil alam/jasa apa?
Quote:Original Posted By mengkom
Timles ni duitnya darimana ya? punya hasil alam/jasa apa?


Migas. Walaupun tidak banyak, tapi untuk ukuran negara kecil lumayan. Timor Leste nggak bakal bisa beli 1 skuadron F-16, tapi kalau cuma beli helikopter dan pesawat patroli biar bisa memantau sumur minyak lepas pantainya, bisa lah.
Quote:Original Posted By mengkom
Timles ni duitnya darimana ya? punya hasil alam/jasa apa?


om sampean qo ngerendahin negara lain gitu ?
biarin aja lah mereka mau dapet duit dari mana ....

yang penting mereka sudah ada niatan dan berminat, bersyukur dong om ....
dari hampir semua komen om mengkok belakangan ini kayanya om mengkom g suka ya produk negri ini di lirik negri orang .. maaf om ane g ngerti kenapa pas produk negri ini dah mulai di lirik sama negri orang, ada saja yang menyindir dan menghujat negara peminat. maaf ya om ..
Quote:Original Posted By 412hiukencana


om sampean qo ngerendahin negara lain gitu ?
biarin aja lah mereka mau dapet duit dari mana ....

yang penting mereka sudah ada niatan dan berminat, bersyukur dong om ....
dari hampir semua komen om mengkok belakangan ini kayanya om mengkom g suka ya produk negri ini di lirik negri orang .. maaf om ane g ngerti kenapa pas produk negri ini dah mulai di lirik sama negri orang, ada saja yang menyindir dan menghujat negara peminat. maaf ya om ..


lah ane cuma nanya biasa aja kok..karena emang gak tau..kok dibilang ngerendahin..di kata kalimat ato kata yang mana ngerendahin? perasaan situ aja kali..

coba tunjukin yang mana komen ane ga pengen produk dalam negri maju?

Quote:Original Posted By mengkom


lah ane cuma nanya biasa aja kok..karena emang gak tau..kok dibilang ngerendahin..di kata kalimat ato kata yang mana ngerendahin? perasaan situ aja kali..

coba tunjukin yang mana komen ane ga pengen produk dalam negri maju?



maksud ane om, biarin lah si timles ngelirik ,, toh kalo negara ini mau beli alutsista ke negara lain, negara lain itu kan ngeledek kan negri ini dapet duit dari mana ...

iyaa percaya qo om mengkom pengen produk negara ini maju ...
mungkin sama seperti yang lain ....
cuma ane ragu sama komentar om mengkom menyikapi negara calon first buyer itu ... maaf yaa om .. hihihi
Quote:Original Posted By 412hiukencana


maksud ane om, biarin lah si timles ngelirik ,, toh kalo negara ini mau beli alutsista ke negara lain, negara lain itu kan ngeledek kan negri ini dapet duit dari mana ...

iyaa percaya qo om mengkom pengen produk negara ini maju ...
mungkin sama seperti yang lain ....
cuma ane ragu sama komentar om mengkop menyikapi negara calon first buyer itu ... maaf yaa om .. hihihi


emang ane ngeledek? kata siapa ane gak pengen timor leste beli? sumpah beneran ane gak ngerti dari sisi mana ente ngeliatnya.. coba tolong tunjukin biar ane bisa instrospeksi..

coba dibaca lagi kata-kata ane..itu murni pertanyaan..

kalo ada yang nanya "Indonesia duitnya darimana ya? punya hasil alam/jasa apa?"
dengan senang hati ane jawab, indonesia punya migas, hasil pertanian, kehutanan..jasa manufaktur.." apa yang aneh?
Inilah beda bahasa lisan dan tulisan, bisa beda persepsi.
Kembali ke topik aja, dulu kan pernah ada berita juga Irak pernah tertarik sm produk Indonesia, kelanjutannya gmna? ato jangan2 ini sama jg endingnya, sekedar tertarik/berminat?
sory lho, bukannya pesimis, cuma belajar dari pengalaman aja...
Quote:Original Posted By SEPURTUA
Inilah beda bahasa lisan dan tulisan, bisa beda persepsi.
Kembali ke topik aja, dulu kan pernah ada berita juga Irak pernah tertarik sm produk Indonesia, kelanjutannya gmna? ato jangan2 ini sama jg endingnya, sekedar tertarik/berminat?
sory lho, bukannya pesimis, cuma belajar dari pengalaman aja...


Bener Gan, saudara dan teman ane pernah salah paham dg maksud ane waktu baca BBM dari ane, tapi setelah ane telpon baru mereka paham maksud ane sebenarnya.