KASKUS

Exclamation Seusai Diperkosa Bergilir, Siswi SMK Dibakar Dua Kali...[Keji Banget..!!]

Seusai Diperkosa Bergilir, Siswi SMK Dibakar Dua Kali
Sebelum dibakar, korban Priya Puspita Restanti (16) warga Medelan, Ngemplak, yang jasadnya ditemukan di bawah pohon bambu di area persawahan daerah Selomartani, diperkosa lalu dibunuh dengan menggunakan balok kayu.

Kapolres Sleman AKBP Hery Sutrisman menjelaskan, awalnya Priya pada Selasa (9/4/2013) sore diajak oleh Bbg ke suatu tempat untuk makan. Kemudian di tengah jalan, keduanya bertemu dengan Bg. Setelah itu, ketiganya pergi menuju rumah Yn di daerah Gatak, Selomartani, Kalasan. Rumah kosong itu milik keluarga Yn.

"Mereka bertiga menenggak minuman keras, namun saat itu korban belum dipaksa untuk minum," papar Hery.

Kemudian Yn menghubungi temannya berinisial Adr, Jn, Ed dan Tn. Setelah mereka datang, baru kemudian semuanya meminum ciu.

"Baru setelah keempatnya datang, korban dipaksa untuk meminum minuman keras," katanya.

Sekitar pukul 23.00 WIB, korban pingsan dan diperkosa bergiliran. Pemerkosaan itu kali pertama dilakukan Adr. Pada Rabu (10/4/2013) pagi, kepala korban dipukul oleh Adr menggunakan balok kayu hingga tewas.

"Setelah tewas, mayatnya diletakkan di dalam kamar rumah," ujarnya.

Para pelaku kembali mendatangi rumah kosong milik keluarga Yn pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB dan sepakat membuang mayat korban ke area persawahan pinggir sungai di daerah Kringinan, Selomartani, dengan menggunakan sepeda motor.

"Sebelum dibuang, kalung dan cincin korban diambil dan dijual dengan harga Rp 1,5 juta. Uang tersebut dibagi-bagi para pelaku," terangnya.

Setelah itu, pada Jumat (12/4/2013), salah satu pelaku, yaitu Adr, melewati area persawahan tersebut dan mencium bau busuk. Adr lantas membakar mayat Priya. Tak berhenti di situ, Minggu (14/4/2013), pelaku lainnya, Bg kembali membakar jasad Priya karena masih menebarkan bau busuk.

"Korban dibakar sebanyak dua kali. Pertama dilakukan oleh Adr dan kedua olah Bg," bebernya.

Lebih lanjut Hery mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah mengamankan dua tersangka, yakni Yonas dan Bg. Polisi juga mengamankan Ar, Shy, dan Ed sebagai saksi. Sementara itu, empat orang lainnya yang masih dalam pengejaran, yakni Adr, Bbg, Jn, dan Tn.

"Dari hasil pemeriksaan, para tersangka diberatkan pada tindakan perampokan, pemerkosaan, dan pembunuhan," tegasnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Yonas, korban merupakan mantan pacarnya yang sudah 6 bulan lalu putus. "Kami sudah putus 6 bulan lalu. Tidak ada dipikiran untuk membunuh mantan," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada Selasa (16/4/2013) sore lalu, warga di Dusun Kringinan, Selomartani, Kalasan, Sleman, dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan di bawah pohon bambu dalam kondisi terbakar. Korban diketahui bernama Priya Puspita Restanti (16), warga Dusun Medelan, Ngemplak, Sleman.

SUMBER
Tersangka
Spoiler for :

TKP
Spoiler for TKP:

UPDATE
Quote:Oknum Polisi Diduga Terlibat Kasus Perkosaan dan Pembakaran Siswi SMK
Salah satu dari tujuh tersangka perkosaan, pembunuhan sekaligus pembakaran terhadap Priya Pustipa Restanti (16), siswi SMK YPPK Maguwoharjo, Depok, adalah oknum polisi berpangkat brigadir polisi tingkat satu (briptu). Oknum tersebut diketahui masih aktif bertugas di Polsek Kalasan, Sleman.

Kepala Polres Sleman AKBP Hery Sutrisman membenarkan informasi bahwa ada salah satu oknum polisi yang diduga terlibat dalam perbuatan sadis itu. Walau demikian, ia mengungkapkan bahwa masih perlu penyidikan lebih lanjut mengenai sejauh mana keterlibatan dan peran oknum polisi berinisial Hrd itu.

"Hrd (53) diamankan pada Sabtu (20/4/2013) lalu dan masih menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Sleman," terangnya, Rabu (24/4/2013).

Hery menjelaskan, berdasarkan keterangan kelima tersangka, Hrd memang saat kejadian berada di lokasi. Namun, perihal ia ikut memerkosa korban atau tidak, polisi masih mendalaminya.

"Beberapa pelaku memberi keterangan ia (Hrd) ikut memerkosa. Namun, beberapa lagi mengatakan tidak," ungkapnya.

Menurutnya, bisa juga Hrd berperan sebagai pemberi ide membakar tubuh korban untuk menghilangkan barang bukti. Meski demikian, hal itu masih merupakan dugaan dan belum bisa disimpulkan.

"Akan kita periksa apakah memang Hrd yang menyusun rencana itu (pembakaran untuk menghilangkan barang bukti)," papar Hery.

Jika terbukti bersalah, maka oknum tersebut akan dijatuhi sanksi disiplin Polri dan diproses secara hukum. "Kita akan profesional dalam mengungkap kasus ini. Penyelidikan akan dilakukan secara maraton biar segera terungkap," ungkapnya.

Soal motif pembunuhan, Hery menyatakan bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan itu secara pasti. Pasalnya, dari penyidikan terhadap para tersangka, keterangan yang dihasilkan masih simpang siur. "Akan kita coba dalami dari tersangka CA yang baru tadi malam kita tangkap. Semoga bisa terkuak motif sebenarnya dari tersangka ini," tandasnya.
SUMBER

Ane prihatin gan, niat menuntut ilmu malah berakhir tragis....
Jika di pikir², kejadian ini lebih biadab dari perkosaan mahasiswi di India....
SETREEESSS!!
para pelaku dikasi perlakuan yang sama kayak korban.....ga usa deh..lsg dibakar idup2 aja mestinya

buat korban turut berduka aja

intinya mesti dikasi tau ke remaja2 putri di luar sana..klo pas hangout sama temen, si temen udah keluarin miras lsg angkat kaki atau kabur seribu langkah tanpa ba bi bu soalnya pasti dibunuh di ujung2nya



HHENDRYZ WAS HERE
Benar2 sadis ane berharap pelaku dapat dihukum mati
lah katanya ada yang inisial Hrd yang polisi itu.. kok ga jadi tersangka pulak
Langsung eksekusi di depan regu tembak aja tuh para pelaku.
Quote:Original Posted By hhendryz
para pelaku dikasi perlakuan yang sama kayak korban.....ga usa deh..lsg dibakar idup2 aja mestinya

buat korban turut berduka aja

intinya mesti dikasi tau ke remaja2 putri di luar sana..klo pas hangout sama temen, si temen udah keluarin miras lsg angkat kaki atau kabur seribu langkah tanpa ba bi bu soalnya pasti dibunuh di ujung2nya



HHENDRYZ WAS HERE


setuju pisan gan, cm yg susah itu pas ngasi tau para remaja nya gan....
jaman sekarang, remaja kl dinasehati malah ngelawan...[miris]
yaelah otak cawet
,miris
Quote:Original Posted By black_
lah katanya ada yang inisial Hrd yang polisi itu.. kok ga jadi tersangka pulak


ud di update gan, silahkan di review...
ya Allah . . .
miris bgt, semoga korban tenang di alam sana
hukum mati ajalah semuanya, secepatnya
gila, kalo gw keluarga korban kalo tuh pelaku gak di hukum mati gw bakar sekalian ma penjaranya
Gila ni orang, sadis bener....
enaknya di tembak pake peluru karet berkali kali ampe mampus
Bego, pantas dieksekusi, ,
gak bisa mikir ane kalo liat peristiwa gini, kebangetan dah sudah,

up

emang kejam bgt ne org.... coba kalo anak ny ndiri digituin gmn rasa ny
hukum mati lah ini..
gawat banget orang kaya gini klo masih di biarkan berkeliaran bisa2 ntr ada korban lg
keji banget
miris gw bacanya
jahat banget itu pelakunya. dibakar balik harusnya
Quote:Original Posted By badutsirkus
keji banget
miris gw bacanya


sama gan,gw juga terharu ni.
Quote:Original Posted By d4h4m
Bego, pantas dieksekusi, ,
gak bisa mikir ane kalo liat peristiwa gini, kebangetan dah sudah,


iya gen, mau jd apa bangsa kita ini.....