KASKUS

4 Hal yang Dapat Dipelajari Brand Anda dari Blog-blog Bisnis Terbaik



Sebuah blog terbukti dalam banyak kasus menjadi alat publikasi yang ampuh bagi perusahaan dan secara langsung mampu meningkatkan keterlibatan konsumen sehingga kemudian terbentuklan komunitas. Namun, ada juga sebagian pemilik bisnis yang merasa bingung saat harus menampilkan diri dalam blog. Mereka kurang percaya diri, tak merasa begitu ‘seksi’ di mata calon konsumen. Apakah Anda salah satu dari mereka?

Jika iya, ubahlah cara pandang Anda karena keuntungan blog lebih banyak dari yang Anda pikir. Dampak yang dapat diberikan pada brand Anda oleh blog bisnis yang dikelola dengan tepat, terutama untuk perusahaan-perusahaan yang sektor industrinya tak begitu menarik perhatian dan mungkin bagi banyak orang sangat membosankan dan menawarkan sedikit celah untuk berkreasi. Misalnya, bidang asuransi jiwa dan kesehatan.

Jangan menyerah dulu. Tak peduli apapun yang Anda coba promosikan blog bisnis Anda, berikut adalah 4 kiat mudah untuk membuat blog untuk bisnis Anda yang akan membuat pembacanya terkejut dan sekaligus puas seperti disarikan dari laman thedailymuse.com.

Temukan suara brand Anda (dan buatlah menyenangkan untuk dibaca)

Siapa yang pernah berpikir untuk menggunakan suara (gaya menyampaikan pesan) yang lebih santai, jenaka malah bisa mengangkat brand yang biasa-biasa saja? Itulah yang dilakukan oleh “Warby Parker” melalui blognya. Alih-alih menggunakan suara yang formal dan kaku, perusahaan itu memilih gaya penyampaian yang kreatif, lebih membumi dengan pengalaman sehari-hari pembaca, menghibur dan lucu. Melalui tagline blog “Musings, inspirations, and fun stuff from your friends at Warby Parker” , perusahaan seolah-olah menanggalkan kesan korporat yang serius dan lebih memahami karakter konsumen masa kini. Jangan lupakan unsur kemanusiaan dan humor.

Kemaslah konten dengan kreatif

Kita bisa belajar dari cara penyajian konten blog milik General Electric (GE) yang menarik. Di sini, mereka mengemas konten yang biasa dan tak begitu menarik tentang foto-foto lokomotif KA dan pembangunan terowongan angin menjadi lebih menarik, informatif, dan indah untuk dibaca dan dinikmati. Brand Anda juga bisa melakukannya dengan mengetahui apa yang disukai oleh audiens dan berkreasilah secara ‘liar’. Unggah foto-foto spontan yang informatif, artistik yang masih relevan dengan bidang industri Anda. Jangan lupakan membuat infografis yang berwarna-warni tetapi serasi dan mudah dimengerti mengenai topik-topik industri yang lebih rumit. Pajang gambar GIF para karyawan yang sedang sibuk bekerja. Atau minta komunitas Anda untuk memamerkan produk dan jasa Anda dengan menyebarluaskan konten.

Edukasi

Salah satu cara terbaik meningkatkan interaksi dengan para anggota komunitas dan menarik anggota baru ialah memberikan edukasi yang bermanfaat dalam format yang mudah dicerna, enak dinikmati siapapun. Blog edukatif lebih dibutuhkan oleh perusahaan dan brand yang bidang industrinya cukup sukar dipahami orang awam. Contoh yang bisa ditiru ialah blog milik Whole Foods “Whole Story,” yang di dalamnya membahas resep dan makanan lezat nan sehat, dan blog milik AmEx “Open Forum,” yang dipenuhi tips untuk UMKM.

Bersosialisasi

Daripada menunggu orang datang, mengapa Anda tidak proaktif mendatangi mereka? Tentukan segmen konsumen yang Anda bidik, baru pilih jenis platform jejaring sosial yang sesuai dengan mayoritas kepribadian mereka. Anda bisa memilih untuk berjejaring di Tumblr tempat blogging menjadi lebih praktis dan mendorong audiens berinteraksi melalui konten yang Anda unggah di platform jejaring sosial. Untuk melihat contoh ideal, Anda bisa mengunjungi akun Tumblr IBM: ibmblr.tumblr.com, atau enroutemagazine.tumblr.com milik maskapai penerbangan Air Canada. Saksikan dan pelajari bagaimana brand-brand itu berinteraksi dengan konsumen di Tumblr.

Saat Anda hendak mendirikan blog bisnis , amatilah blog-blog lain yang sudah lebih dulu muncul dan mapan serta sukses. Pelajari dan amati bagaimana mereka menyajikan konten dan membangun interaksi dari waktu ke waktu. Meski begitu, jangan sampai melupakan kelebihan dan daya tarik brand Anda sendiri. Pikirkan cara yang lebih kreatif dari yang sudah ada dengan menggunakan kelebihan dan daya tarik tersebut. Selamat mencoba! (*Akhlis)

Selengkapnya