KASKUS

Pengusaha Ini Rangkul Penyandang Tuna Rungu untuk Bekerja

Memperingati Hari Kartini



"hidup kita akan lebih bahagia jika kita bisa membuat orang lain hidupnya lebih baik…"
Ratnawati Sutedjo


(Sumber Foto : Tabloid Nova)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak banyak orang yang menyediakan lapangan kerja bagi para penyandang disabilitas. Namun seorang perempuan pengusaha di Jakarta justru menyasar para penyandang tuna rungu sebagai tenaga kerja utamanya. Ia menjadi penolong ekonomi bagi belasan karyawannya.

Sekilas terlihat tak ada yang berbeda dari pasangan ini. Mereka beraktivitas seperti layaknya orang normal. Namun ternyata keduanya adalah pasangan yang terlahir sebagai tuna rungu. Kondisi ini sempat membuat mereka sulit mencari pekerjaan.

Hingga akhirnya di tengah keputusasaan mereka justru diterima bekerja di sebuah yayasan.

Adalah Ratnawati Sutedjo sosok perempuan di balik yayasan ini. Ia mengaku panggilan jiwalah yang menggerakan hatinya mendirikan perusahaan yang khusus mempekerjakan orang-orang disabilitas khususnya tuna rungu. Ada 15 tuna rungu yang bekerja dengannya.

Di sini para penyandang tuna rungu dibimbing untuk bisa berkarya. Mereka memproduksi sejumlah kerajinan tangan yang laku keras di pasaran. Tas tempat tisu, boneka, dan juga kain batik.

Ratna menuturkan tak mudah untuk mencapai kondisi seperti sekarang ini. Bersama-sama mereka berjuang untuk mengatasi masalah terbesarnya komunikasi.

Kegigihan, ketulusan hati, dan kesabaran yang Ratna miliki menggambarkan sosok Kartini di era modern. Ia berjuang untuk kaum yang selama ini terpinggirkan.

Saat peraturan pemerintah mewajibkan perusahaan untuk mempekerjakan satu persen dari total karyawan untuk orang-orang disabiltas. Ratna justru telah melakukan hal yang jauh lebih besar. Mayoritas karyawannya adalah kaum disabilitas.

Apa yang dilakukan Ratna tak hanya menguntungkan secara ekonomi bagi kaum difabel. Tapi ada yang jauh lebih bermakna, yaitu bagaimana membuat para penyandang tuna rungu ini merasa percaya diri dan dihargai sebagai manusia.

Editor: Deni Fauzan



luar biasa ya om..

harus jadi inspirasi.....menjadi bermanfaat itu indah

ayo semangat

Bagus memperkerjakan tuna runggu, tidak akan diteriakin, tidak akan ada demo.....
ada aturan khusus tuh tentang bahasa komunikasinya
Quote:Original Posted By Ma_79
Bagus memperkerjakan tuna runggu, tidak akan diteriakin, tidak akan ada demo.....


sarkas lo bener2 kebangetan dan bener2 ga lucu

wah bisa jadi woman on top di indonesia nih
semoga banyak yayasan-yayasan atau bahkan perusahaan yang membaca trit ini, sehingga mereka mulai melirik saudara kita yang mempunyai kekurangan untuk bisa dilatih potensinya, sehingga dapat membantu perekonomian kedua belah pihak.
ane sangat setuju gan, daripada melihat orang-orang yang mempunyai keterbatasan mengemis di pinggir2 jalan.
Quote:Original Posted By Ma_79
Bagus memperkerjakan tuna runggu, tidak akan diteriakin, tidak akan ada demo.....


kalo komen mikir bro
komen ente menjurus ke rasis
GA BISA!!!

Di mata serikat pengusaha TETAP jahat



(Di atas sarcasm, gw benci serikat buruh!)
iya iya
gak bakalan ikut serikat buruh kan?
baguslah kalau begitu
Quote:Original Posted By Ma_79
Bagus memperkerjakan tuna runggu, tidak akan diteriakin, tidak akan ada demo.....




kalau membantu dengan sabar dan ikhlas tidak akan ada demo om....yg ada bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah gitu...

....karena saling menghargai dan ikatan bathin udah kebangun diawal na



ayo jadi bermanfaat untuk orang lain

semangaaaaaaaaat....

iya luar biasa, harus diteladani
semoga terus bisa berkarya

kagum ane ama tu pengusaha.Insyaallah gak bakal didemo pegawainya deh
patoet ditjontoh dan diteladani ....
BTW kok mirip mbak welas


Quote:Original Posted By presiden.rhoma


sarkas lo bener2 kebangetan dan bener2 ga lucu



Quote:Original Posted By wahyubison


kalo komen mikir bro
komen ente menjurus ke rasis


Tunjukkin di mana letak rasis gua gan? g bicara memang kenyataan, mereka yang disabilitas ketika diberi kepercayaan, kerjanya lebih bagus dari manusia yang katanya "normal" tidak pernah demo, tahu kenapa?? Karena mereka tahu arti kata bersyukur... Tidak percaya?? Silakan dibuktikan sendiri..
Quote:Original Posted By menirnjah.ifoel
patoet ditjontoh dan diteladani ....
BTW kok mirip mbak welas






kalo difoto iya sepintas sama...

tapi kalo lagi nda make up belda lho om

Seharusnya pemerintah bisa membuat peraturan bagi perusahaan yg menggunakan tenaga kerja penyandang disabilitas dapat perlakuan khusus atau malah mengharuskan berapa % harus dari kalangan mereka
Quote:Original Posted By kolong61
Seharusnya pemerintah bisa membuat peraturan bagi perusahaan yg menggunakan tenaga kerja penyandang disabilitas dapat perlakuan khusus atau malah mengharuskan berapa % harus dari kalangan mereka




...udah ada om

UU No. 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat dan Peraturan Pemerintah No.43 tahun 1998 tentang Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial bagi Penyandang Cacat.

trus ada tambahan na bgini...

setiap perusahaan harus mempekerjakan sekurang-kurangnya 1 (satu) orang penyandang cacatyang memenuhi persyaratan jabatan dan kualifikasi pekerjaan sebagai pekerja pada perusahaannya untuk setiap 100 (seratus) orang pekerja perusahaannya.



Quote:Data Kementerian Sosial pada 2010 menyebutkan jumlah penyandang disabilitas mencapai 11.580.117 orang. Namun, peluang kerja bagi para penyandang disabel sangat terbatas, terutama penyandang disabilitas yang bekerja secara formal. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, selaku kementerian yang bertanggung-jawab di bidang ketenagakerjan, telah mengeluarkan aturan atau regulasi terkait dengan pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas, yaitu melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor KEP-205/MEN/1999 tentang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Cacat, serta mengeluarkan Surat Edaran Menteri No.01.KP.01.15.2002 tentang Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Cacat di Perusahaan. Kemnakertrans juga akan terus dan meningkatkan penyelenggaraan pelatihan bagi para tenaga kerja penyandang disabilitas guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka, baik dari sisi keahlian teknis maupun manajemen/administrasi keuangan, melalui pemanfaatan BLK-BLK yang ada, baik BLK milik Pemerintah Pusat maupun daerah.

Quote:Original Posted By baca.tulis




...udah ada om

UU No. 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat dan Peraturan Pemerintah No.43 tahun 1998 tentang Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial bagi Penyandang Cacat.

trus ada tambahan na bgini...

setiap perusahaan harus mempekerjakan sekurang-kurangnya 1 (satu) orang penyandang cacatyang memenuhi persyaratan jabatan dan kualifikasi pekerjaan sebagai pekerja pada perusahaannya untuk setiap 100 (seratus) orang pekerja perusahaannya.







Oh uda ada uunya ya om ane baru tahu soalnya thx informasinya mungkin penerapannya aja yg kurang maksimal ya om