kalian pada yang menghina Syamsir,
akan saya laporkan kepada orang dibawah ini



Spoiler for :
Hahaha....ciri Khas ISL.....longpass kedepan!! Tambang bego aja keliatan di mata dunia
Udeh 8-0 gan
Kenapa posting ane ilang yah? Long Pass ala ISL lagiii.....cekidot khasnya Jokdri
SELAMAT !!!!!!!!


Bwat La Nyolot, Hinca P., Djokri, Bakery, Pelatih Tarkam RD, Pemain Tampol, dan pemain2 yg menganggap dirinya pemain hebat n dewa ....



Once again .....


CONGRATS BRO ...... NYANG PENTING JEGERRRRRRRRR ...........
Umuh Muchtar : Persija Pantas Dapat Sanksi Berat

Jumat, 26 Juli 2013 08:02 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...t-sanksi-berat


Quote:TRIBUNNEWS.COM - Gagalnya laga melawan Persija Jakarta di Gelora Bung Karno pada Sabtu (22/6) menyusul insiden penyerangan bus rombongan pemain Persib Bandung membuat manajemen Maung Bandung meminta kepada PSSI dan PT Liga Indonesia memberikan sanksi berat kepada Macan Kemayoran.

Demikian dikatakan Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar kepada Berita Kota Super Ball, Kamis (25/7).

"Persija harus bertanggungjawab atas kejadian itu. Mereka harus mendapat sanksi berat. Jangan cuma dikurangi tiga poin, tetapi juga disanksi tidak boleh menggunakan Gelora Bung Karno sebagai laga home selama satu atau dua tahun," kata Umuh.

Menurut Umuh, sanksi seperti ini untuk memberikan efek jera kepada seluruh tim peserta Liga Super Indonesia (LSI). Sehingga tidak lagi meremehkan persiapan keamanan terhadap tim tamu.

"Ini juga menjadi perhatian kami. Persib harus mencontoh kejadian itu dan jangan sampai hal itu terjadi di Bandung. Kalau memang sampai terjadi, kami siap menerima sanksi berat dari PSSI atau PT Liga Indonesia," tutur Umuh.

Umuh menyesalkan persiapan dari manajemen Persija menyambut Persib. Sehingga kejadian penyerangan terhadap pemain Bandung itu pun sering kali terjadi.

Tetapi anehnya manajemen Persija Jakarta tidak mau berkaca untuk mencari perbaikan.

"Kami sudah mengirimkan surat kepada PSSI dan PT Liga Indonesia agar Persija diberikan sanksi berat. Kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi. Tidak hanya untuk Persib Bandung tetapi juga terhadap tim lainnya," jelas Umuh.

Menurut Umuh, pihaknya meminta ketegasan dari PT Liga Indonesia dan PSSI terkait tim yang akan menjadi tuan rumah.

Khususnya terhadap tim-tim besar, seperti Persija yang berpotensi terjadi gesekan.

"Sebelum bertanding harus benar-benar dipastikan keamanannya. Jangan dibilang aman tetapi ternyata di luar stadion malah mengerikan. Kalau tidak ada pertolongan Tuhan, saya tidak tahu bagaimana nasib kami," paparnya.

Umuh yakin yang menyerang timnya itu suporter Persija.

"Sejak kami meninggalkan Hotel Kartika Chandra, sudah terdengar suara The Jak...Bahkan panitia penyelenggara saja ada yang berteriak The Jak di hadapan kami. Kalau sudah begini masak dibilang penyerang bus kami itu bukan berasal dari suporter Persija.Kalau bukan mereka lalu siapa," terang Umuh.

Terkait pertandingan tunda, Umuh mengaku sampai saat ini belum mengetahui dengan pasti lokasi pertandingannya.

"Sampai saat ini kami belum mengetahui pertandingan dialihkan ke stadion mana. Yang pasti kami tidak mau kalau pertandingan tunda itu digelar di Gelora Bung Karno. Pertandingan harus dilaksanakan di luar Jakarta," papar Umuh.
Dibantai Chelsea, Media Inggris Cemooh Indonesia All-Stars

Hasil buruk yang dituai Indonesia All-Stars saat menjajal Chelsea Kamis malam mendapatkan reaksi dari media-media Inggris. Menurut Daily Mail, sekumpulan pemain terbaik Indonesia itu adalah yang terlemah dalam empat laga ujicoba The Blues sejauh ini.

"Chelsea 8 Indonesia All-Stars 1: Atau seharusnya NO-Stars (tidak ada bintang)?" tulis judul kemenangan The Blues di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, di situs dailymail.co.uk.

Permainan Chelsea memang sangat mendominasi. Tim Indonesia yang diasuh Rahmad Darmawan benar-benar tidak berkutik sehingga harus menelan kekalahan telak. Empat gol di babak pertama, lalu empat gol lagi di paruh kedua. Gol balasan sendiri muncul lewat gol bunuh diri.

Menurut Daily Mail, tim Indonesia adalah tim terlemah tiga tim yang dijajal Chelsea selama tur Asia Tenggara. Sebelumnya, tim asuhan Jose Mourinho hanya menang 1-0 atas Bangkok XI dan 4-1 atas Malaysia XI.

Bahkan kata-kata lebih pedas dikeluarkan oleh Mirror. "Lawan yang sangat buruk tak mampu mengimbangi. Para pemain Chelsea tampaknya lebih terganggu oleh nyamuk dibanding Indonesia All-Stars," tulis salah satu surat kabar terlaris di Inggris tersebut.

Beda lagi dengan The Independent. Koran oposisi Negeri Ratu Elizabeth itu menilai buruknya performa pemain Indonesia akibat carut-marutnya kondisi sepakbola Indonesia selama beberapa tahun belakangan.

"Presiden asosiasi sepakbola negara tersebut, Djohar (Arifin) Husin dicemooh sangat keras semalam," tulis The Independet.

Namun, satu hal yang positif yang ke luar dari media-media Inggris adalah semangat yang ditunjukan puluhan ribu suporter yang memadati SUGBK. Nyanyian tanpa henti sejak sebelum laga sampai akhir laga membuat media Inggris terperangah.

"Atmosfirnya sangat tak bisa dipercaya. Para fans mendukung The Blues dengan suara dan semangat yang luar biasa. Dan lagi-lagi volume suara mereka sedikit bertambah saat tuan rumah hampir mencetak gol. Dan seperti yang jarang mereka lakukan, kali ini mereka bikin gol," tambah Matt Barlow, yang menulis untuk Daily Mail. (umi)

http://bola.viva.co.id/news/read/432...esia-all-stars

udah suram sepakbolanya
rusak juga harga diri bangsa
PT LPIS Bantah Gugat PSSI

Selasa, 30 Juli 2013 21:47 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...tah-gugat-pssi


Quote:TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) membantah melayangkan gugatan untuk PSSI, AFC, dan FIFA ke CAS. Menurut Kepala Bidang Komunikasi LPIS Abi Hasantoso, gugatan yang dilayangkan memang mengatasnamakan kuasa hukum LPIS, tetapi yang menjadi sumber gugatan adalah Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

"Enam orang ini yang memikirkan nasib LPIS ke depan sebagai operator liga yang sah menurut FIFA. Jadi bukan dari kami. LPIS tidak pernah layangkan gugatan itu," tegasnya, Selasa (30/7/2013).

Abi menjelaskan konten gugatan yang diajukan tersebut adalah penolakan monopoli oleh PT Liga Indonesia. Sebab keputusan untuk melebur ISL dan IPL sangat tidak adil karena hanya empat klub IPL yang akan diikutkan dalam liga tahun depan.

Melalui Djoko Driyono selaku Sekjen, PSSI sendiri mengaku tak terlalu khawatir dengan gugatan tersebut. Menurut Djoko, PSSI sudah mengomunikasikan perihal gugatan tersebut pada FIFA.

"FIFA meminta PSSI tak terlalu fokus gugatan PT LPIS. Kami disarankan untuk melakukan pekerjaan yang sudah dijalankan saja," katanya.

Selain itu PSSI berencana memanggil LPIS untuk membahas persoalan ini pada Jumat (2/8/2013) mendatang.

Liga Impian, tiap matchday adalah big match, dijamin rame penonton
Semen Padang
Homebase: Padang
Stadion: H.Agus Salim
Maskot: Kerbau
Warna kebesaran: Merah
Kapten: Elie Aiboy
Pemain2 top: Edward Junior Wilson, Vendry Mofu, Titus Bonai

Sriwijaya Palembang
Homebase: Palembang
Stadion: Jakabaring
Maskot: Elang
Warna kebesaran: Kuning/Merah
Kapten: Ponaryo Astaman
Pemain2 top: Tantan, Diego Michiels, Ramdhani Lestaluhu

Persija Jakarta
Homebase: Jakarta
Stadion: Gelora Bung Karno
Maskot: Macan Loreng
Warna kebesaran: Oranye/Putih
Kapten: Ismed Sofyan
Pemain2 top: Fabiano Beltrame, Robertino Pugliara, M.Ilham

Pelita BR Bandung
Homebase: Bandung, Karawang
Stadion: Si Jalak Harupat, Singaperbangsa
Maskot: Badak
Warna kebesaran: Biru/Hitam
Kapten: Eka Ramdani
Pemain2 top: Mijo Dadic, Gaston Castano, Marwan Sayedeh

Persib Bandung
Homebase: Bandung
Stadion: Si Jalak Harupat, Siliwangi
Maskot: Macan Kumbang
Warna kebesaran: Biru
Kapten: Atep Rizal
Pemain2 top: Abanda Herman, Sergio van Dijk, Kenji Adachihara

Persebaya Surabaya
Homebase: Surabaya
Stadion: Gelora Bung Tomo
Maskot: Hiu & Buaya
Warna kebesaran: Hijau
Kapten: Uston Nawawi
Pemain2 top: Andik Vermansyah, M.Taufiq, Erol Iba

Arema Malang
Homebase: Malang
Stadion: Kanjuruhan, Gajayana
Maskot: Singa
Warna kebesaran: Ungu
Kapten: Greg Nwokolo
Pemain2 top: Kayamba Gumbs, Cristian Gonzales, Victor Igbonefo

Mitra Kukar Tenggarong
Homebase: Tenggarong
Stadion: Aji Imbut
Maskot: Naga
Warna kebesaran: Kuning/Hijau
Kapten: Hamka Hamzah
Pemain2 top: Ahmad Bustomi, Raphael Maitimo, Ilija Spasojevic

Persisam Putra Samarinda
Homebase: Samarinda
Stadion: Segiri
Maskot:Pesut
Warna kebesaran: Oranye
Kapten: Muhammad Roby
Pemain2 top: Lancine Kone, Ferdinand Sinaga, Bayu Gatra

Persipura Jayapura
Homebase: Jayapura
Stadion: Mandala
Maskot: Cendrawasih
Warna kebesaran: Merah/Hitam
Kapten: Boaz Solossa
Pemain2 top: Patrich Wanggai, Yoo Jae-Hoon, Zah Rahan Krangar

Liga hanya satu divisi, tanpa degradasi...
Musim selanjutnya 2 tim tambahan, mungkin

Persela Lamongan
Homebase: Lamongan
Stadion: Surajaya
Maskot: Lele
Warna kebesaran: Biru Muda
Kapten: Gustavo Lopez
Pemain2 top: Samsul Arif, Han Sang-Min, Zaenal Arifin

Barito Putra Banjarmasin
Homebase: Padang
Stadion: Demang Leman, 17 Mei
Maskot: Bekantan
Warna kebesaran: Kuning
Kapten: Mekan Nasyrov
Pemain2 top: Okto Maniani, Djibril Coulibaly, Makan Konate
Valentino: Pemain Jangan Mudah Dirayu Manajemen

Minggu, 18 Agustus 2013 10:33 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...rayu-manajemen


Code:
TRIBUNNEWS.COM - CEO Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) Valentino Simanjuntak mendukung aksi mogok latihan skuad Persija Jakarta.

Tetapi, ia mengimbau agar gerakan pemain konsisten dan tidak mudah "dirayu" manajemen klub.

"Kami jelas mendukung aksi pemain Persija untuk mendapatkan hak-hak mereka. Yang penting, pemain harus kompak dan tidak gampang dirayu atau ditekan manajemen karena pembayaran gaji tepat waktu adalah hak pemain," kata Valentino kepada Berita Kota Super Ball, semalam.

Valentino mengatakan, kasus penunggakan gaji pemain telah terjadi sejak musim lalu. Bahkan, sejumlah pemain melakukan aksi mogok berlatih di awal musim sebelum gaji mereka dilunasi. Namun, aksi tersebut tidak berjalan maksimal karena dilakukan segelintir pemain.

Menurut Valentino, gerakan yang dilakukan pemain harus konsisten dan kompak. Bahkan, aksi mogok disarankan tetap dilakukan jika jadwal pertandingan tiba.

"Saya harap, mereka berani mogok bertanding jika belum dilunasi sampai jadwal pertandingan dimulai," tegas Valentino.

Pria yang juga berprofesi sebagai presenter olahraga itu belum bisa menyarankan melakukan proses hukum. Sebab, para pemain Persija belum resmi melaporkan data dan fakta kepada APPI.
Indra Sjafri Ciutkan Timnas Indonesia U-19

Senin, 19 Agustus 2013 10:36 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...indonesia-u-19


Quote:TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan uji coba melawan tim Pra PON Jawa Timur, menurut Pelatih Tim Nasional Indonesia U19 Indra Sjafri, merupakan proses seleksi para pemain Garuda Muda.

Seleksi diutaman kepada 11 pemain dari tim Sociedad Anónima Deportiva Indonesia (SAD) atau Deportivo Indonesia.

Skuad Garuda Muda asuhan Indra Sjafri hanya menang tipis 1-0 dalam uji coba yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, akhir pekan lalu.

Menurut Indra, kemenangan tipis tersebut tidak membuatnya kecewa. "Saya memang tidak melihat hasil, uji coba ini memang seleksi. Ya karena kami kedatangan 11 pemain SAD itu," kata Indra Sjafri sebagaimana dilansir Bola.net.

Meski demikian, Indra mengaku sudah memiliki gambaran pemain-pemain untuk kerangka utamanya.

Dari total 37 pemain yang sekarang ada di timnas U19, nantinya akan diciutkan menjadi 30 pemain.

"Tapi maaf saya belum bisa menyebut nama-nama yang tersisih. Saya masih akan rapatkan dengan tim pelatih nanti malam," sambungnya.

Dari 30 pemain itu, menurut Indra, nantinya akan kembali diciutkan menjadi 20 pemain. Nah, 20 pemain itulah yang nantinya akan dipersiapkan menghadapi Uni Emirat Arab pada pertandingan uji coba di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (20/8).

"Pihak Uni Emirat Arab meminta a 20 pemain dan delapan ofisial tim. Jadi yang 10 harus saya tinggal," terang Indra.

Timnas Indonesia U19 dipersiapkan untuk tampil pada turnamen Piala AFF U19 di Surabaya, Jatim, 9-22 September mendatang.
Animo Bola Sangat Tinggi, Alasan FIFA Bantu Bikin Lapangan Timnas

Rabu, 21 Agustus 2013 22:30 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...apangan-timnas


Quote:TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Senior Manager Development Programer Asia FIFA, David Borja, membeberkan alasan FIFA membantu Indonesia membangun pusat latihan di Sawangan, Depok. Menurut Borja, FIFA kagum dengan tingginya atmosfer sepak bola di negara ini.

"FIFA kagum karena semua provinsi di sini terlibat sepak bola," ujar Borja seusai menggelar pertemuan dengan ketua PSSI Djohar Arifin, Rabu (21/8/2013).

Borja juga menjelaskan, FIFA menilai Indonesia memiliki banyak pemain berbakat untuk menjadi pemain hebat. Kondisi sepak bola Indonesia yang mulai membaik turut menjadi alasan uluran bantuan itu.

"Kondisi sepak bola di sini sudah membaik, juga banyak bakat potensial yang bisa jadi pemain hebat," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, FIFA melalui program Goal Project mengucurkan dana 500 ribu dollar Amerika untuk pembangunan pemusatan latihan di Sawangan, Depok. Pemusatan latihan itu rencananya akan diisi oleh mess pemain, pusat kebugaran dan lapangan sintetis.

Persema Pesimis bisa Kerja Sama dengan Kompas TV

Sabtu, 24 Agustus 2013 12:44 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...ngan-kompas-tv


Quote:TRIBUNNEWS.COM - Upaya Persema Malang menjalin kerja sama dengan Kompas TV belum membuahkan hasil.

Klub asal Malang itu mengaku pesimistis dengan peluang mereka untuk bisa menjalin kerja sama dengan Kompas TV. Hal ini diungkapkan CEO klub berjuluk Laskar Ken Arok ini, Dito Arief.

"Jujur saja kami merasa peluangnya berat," ujar Dito.

"Dalam menjalin kerjasama, Kompas TV mempertimbangkan basis suporter dan prestasi-prestasi yang telah diraih klub. Selain itu, tentu saja daya tarik pemain-pemain dari klub tersebut," sambung Dito.

Sebelumnya, sempat muncul wacana bahwa manajemen Persema bakal menggandeng Kompas TV untuk menyiarkan laga kandang mereka secara langsung. Apabila sukses, Persema akan mengikuti jejak PSM Makassar dan Persebaya Surabaya yang sudah terlebih dahulu menggandeng Kompas TV.

Selain Kompas TV, manajemen Persema juga dikabarkan bakal melakukan kerjasama dengan salah satu perusahaan asuransi. Kerja sama tersebut meliputi pembuatan kartu asuransi bagi suporter dan sponsor utama di jersey resmi Persema.
Indra Pusing Coret pemain

Selasa, 27 Agustus 2013 15:15 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...g-coret-pemain


Quote:TRIBUNNEWS.COM - Performa menawan ditunjukkan Timnas U-19 dengan menggilas Gresik United 4-0 dalam laga uji coba di Stadion Petrokimia Gresik, Senin (26/08/2013).

Giliran pelatih Indra Sjafri yang pusing memutuskan pemain yang akan dicoret

Seusai laga, Indra bersama staf pelatih langsung menggelar rapat untuk mengevaluasi tim sebelum memulangkan dua pemain.

"Ini sesuai dengan keinginan saya, ada peningkatan di barisan depan. Artinya kerja sama lebih efektif. Tidak lagi membuang peluang," kata Indra kepada Berita Kota Super Ball, Senin (26/08/2013).

Indra menurunkan trio Dhinan-Dimas Drajad-Maldini di lini serang. Sektor tengah masih ditempati Muhammad Hargianto, Evan Dimas, dan Alqomar Tehupelasury.

Skema lini tengah ini sukses menahan Uni Emirates Arab (UAE) 0-0 di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis lalu.

Di sektor pertahanan, Indra bereksperimen dengan menggeser Putu Gede ke bek sayap kanan. Biasanya, Putu dipasang bersama Hansamu Yama Pranata sebagai bek tengah. Kali ini, Yama berpasangan dengan Muhammad Sahrul Kurniawan. Pos bek sayap kiri masih ditempati M Fatchurohman.

Pada 45 menit pertama, Garuda Muda hanya mencetak satu gol lewat Dhinan di menit ke-30. Pada paruh kedua, Indra mulai memasukkan pemain pengganti.

Hasilnya tiga gol diciptakan Hendra Sandi Gunawan menit ke-67 dan ke-74 serta Muchlis Hadi Ning Syaifulloh menit ke-73. Gresik United yang diperkuat gabungan pemain senior dan timnas U-21.

"Sekarang jauh lebih produktif. Kami akan terus mengasah kemampuan hingga putaran final Piala AFF," tegas Indra.

Pelatih Gresik United Widodo Cahyono Putro menilai, U-19 perlu bekerja keras untuk mencapai hasil maksimal di Piala AFF.

Menurut Widodo, karakter tim belum tampak. Apakah tim menekan sejak awal, menunggu serangan, atau mengandalkan penguasaan bola. Widodo menggaris bawahi, hal itu terjadi karena Indra sedang mencoba pemain.

"Semua itu proses. Saya dengar masih ada pencoretan. Wajar kalau belum muncul karena mungkin Indra ingin memberi kesempatan sekali lagi kepada pemainnya. Penilaian baru bisa dilakukan paska turnamen. Secara individu, mereka lumayan. Proses pembentukan tim tidak semudah membalikkan telapak tangan. Saya berharap tim ini bisa diteruskan ke U-21 atau U-23 dengan proses tambal sulam," ulas Widodo.

Setelah menghadapi Gresik United, Timnas U-19 menunggu konfirmasi uji coba menghadapi Timor Leste pada 31 Agustus mendatang. Jika urung terlaksana, Indra sudah menyiapkan lawan pengganti yakni Jember United.

Uji coba ditutup dengan agenda melawan Deltras Sidoarjo sebelum terjun ke putaran final Piala AFF U-19 10 hingga 22 September mendatang di Surabaya.

Agenda Uji Coba U-19

31 Agustus 2013,
- U-19 vs Timor Leste (tandang)

2 September 2013
- U-19 vs Deltras Sidoarjo

Hasil uji coba
- Kamis 18 Juli 2013
U-19 vs Diklat Salatiga 3-1
PSSI Harus Gelar Kompetisi Usia Muda Berjenjang

Kamis, 29 Agustus 2013 15:09 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...uda-berjenjang


Quote:TRIBUNNEWS.COM - Kepala bidang Organisasi Olahraga Prestasi Kemenpora Edi Nurinda Susila (48) melihat tantangan besar dihadapi PSSI untuk mengembangkan diri pascamasuknya Federasi Sepak Bola Australia atau FFA menjadi anggota baru Federasi Sepak Bola Asia Tenggara.

Ia berharap, PSSI menyadari pentingnya kompetisi usia muda berjenjang.

Efek keputusan itu, Timnas Australia berhak mengikuti kompetisi dua tahunan Piala AFF.

"Ada tantangan besar serta konsekuensi yang berat dengan hadirnya Australia ke AFF. Semua masyarakat bola tahu dan paham sepak terjang Timnas Australia di level internasional. Hasilnya bisa positif dan negatif. Positifnya akan menjadi persaingan yang kompetitif ketat di AFF. Negatifnya, ya katakanlah sulit bagi Indonesia meraih prestasi," ungkap Edi, Rabu (28/08/2013).

Menurut Edi yang hobi memancing, PSSI perlu melakukan terobosan. Pembinaan sepak bola nasional harus dilakukan secara berjenjang dan tidak hanya bersifat parsial.

"Indonesia butuh pembinaan yang jangka panjang bukan sesaat. Biasanya setiap kali ada turnamen, baru ada pemusatan latihan satu atau dua minggu sebelumnya," tuturnya.

"Dari sejumlah turnamen AFF pilih mana yang harus menjadi fokus dan bagaimana cara mencapainya," tambah Edi.

Edi menegaskan, PSSI harus mampu menggelar turnamen usia muda secara berjenjang dan pemusatan latihan bagi Timnas kelompok umur. Kompetisi sejatinya wadah untuk menghasilkan pemain tangguh untuk kepentingan timnas. "Pemerintah memberikan dukungan pembinaan bagi atlet-atlet terbaik bangsa," tegas Edi.
Tim Nasional U-19 Tantang Jember United

Jumat, 30 Agustus 2013 13:17

http://www.tribunnews.com/superball/...-jember-united


Quote:
TRIBUNNEWS.COM - Pelatih tim nasional U19 Indonesia, Indra Sjafri, menjadikan laga ujicoba melawan juara Divisi III Liga Indonesia, Jember United, di Lapangan Jenggolo, Sidoarjo, Jumat (30/08/2013) petang, sebagai pemantapan timnya.

Mendekati putaran final Piala AFF U-19, Indra menyebut anak-anak asuhnya dalam kondisi siap tempur.

Tim sudah memasuki persiapan tahap akhir. Secara keseluruhan, kami sudah siap untuk hadapi Piala AFF U-19. Tinggal bagaimana mematangkan tim inti dan menentukan pemain pengganti. Siapa menggantikan siapa," kata Indra kepada Berita Kota Super Ball, Kamis (29/8).

Ujicoba sebelumnya diagendakan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur. Namun, lokasi tidak bisa digunakan terkait pemilihan Gubernur Jawa Timur periode 2013-2018. Hingga dua hari setelah pemilihan, stadion harus steril dari beragam kegiatan.

Indra kemungkinan besar memasang skema 4-3-3 dengan menempatkan trio Ilham Udin Armaiyn, Muhammad Dimas Drajad, Maldini. Di tengah, biasanya Indra bertumpu kepada kreativitas dan determinasi Muhammad Hargianto, Alqomar Tehupelasury, dan Evan Dimas Darmono.

Sebagai pengganti, Indra menyiapkan Zulfiandi, Hendra Sandi Gunawan, atau Paulo Oktavianus Sitanggang. Nama terakhir terdaftar sebagai pemain Jember United.

Pilihan lini belakang lebih beragam. Formasi inti terdiri dari Mahdi Fahri Albaar, Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, Muhammad Fatchu Rochman. Namun, bisa saja Putu yang fasih menjalani peran bek sayap kanan atau gelandang bertahan dirotasi.

Sementara pelatih Jember United, Yani Faturrachman, menegaskan timnya berusaha memberikan penampilan terbaik. Jember United dalam masa persiapan menuju Divisi II PT Liga Indonesia musim 2013. Putaran pertama dijadwalkan bergulir mulai 28 September.

Pada musim lalu, Jember United keluar sebagai juara Divisi III sehingga meraih tiket promosi. Menurut Yani, kesempatan melawan tim nasional sangat langka.

"Kami akan berusaha main sebaik mungkin dan enak ditonton," tutur Yani.

Mengenai materi pemain, Jember United rata-rata didominasi kelahiran 1994 (13 orang). Sisanya diisi pemain kelahiran 1995 (tiga orang), 1993 (lima orang), serta 1992 (dua orang).

"Soal permainan, kami tetap main seperti biasa. Mengandalkan variasi serangan. Mengenai kualitas timnas, saya melihat kerja sama dan semangat juang mereka sangat bagus. Cuma, penyelesaian akhir saja yang masih kurang," ulas Yani.
Hanya 4 Tim dari LPI Layak Ikut Kompetisi Musim Depan

Senin, 2 September 2013 14:08 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...si-musim-depan


Quote:
TRIBUNNEWS.COM - Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Haryo Yuniarto menyatakan, hanya empat hingga enam tim dari kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI) yang layak mengikuti kompetisi Liga Indonesia musim 2014.

Sebagian besar klub terkendala finansial.

Haryo mengaku, pihaknya sudah menerima laporan dari PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku pengelola kompetisi dan PT Liga Indonesia (LI), operator kompetisi Liga Super Indonesia (LSI).

Berdasarkan data statistik itu, hampir seluruh klub kesulitan memenuhi hak pemain dan pelatih. Haryo memperkirakan, tunggakan klub dari LPI dan LSI mencapai Rp 2 miliar.

"Kalau soal tunggakan gaji, BOPI tidak bisa masuk lebih dalam. Kalau pemain yang gajinya belum dibayar, silakan tuntut sesuai hukum," ujarnya kepada Berita Kota Super Ball di sela-sela festival sepak bola antar SSB Piala Bergilir Mensesneg 2013 U-12 se-Jabodetabek, Minggu (01/09/2013) pagi.

"Jika ada klub yang menunggak, tuntutannya akan terus berlanjut hingga musim kompetisi mendatang. Kami sedang memformulasikan dengan PSSI dan PT Liga soal kompetisi musim 2014. Di kompetisi LSI, sekitar 16-17 layak ikut kompetisi. Dari LPI mungkin hanya 4-6 klub yang sehat," tambah Haryo.

Ketika ditanya mengenai 'melempemnya' BOPI dalam mengawal kompetisi di Indonesia, Haryo menyebutkan, percuma jika kompetisi dihentikan setengah jalan.

Sebelum kick-off LSI, BOPI sempat tidak mengeluarkan rekomendasi. Hal itu krusial karena menentukan apakah pihak kepolisian memberikan izin keramaian atau tidak.
Persija LPI Cuek Didiskualifikasi PSSI

Rabu, 4 September 2013 16:22 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...alifikasi-pssi


Quote:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemberian sanksi diskualifikasi oleh Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terhadap klub Liga Prima Indonesia (LPI), Persija, ditanggapi dingin pihak manajemen klub.

Haris Kadar Hidayat, pengurus klub Persija LPI mengatakan, keputusan pemberian sanksi tak memengaruhi keadaan di timnya.

Meskipun tak lagi berpartisipasi di LPI, timnya tetap melakukan latihan seperti biasa, di lapangan Sepak Bola PS Angkatan Udara.

“Anak-anak tetap menjalani latihan, tidak terpengaruh dengan keputusan komdis. Buang-buang energi saja, kalau harus bertemu dengan Hinca Pandjaitan (Ketua Komdis PSSI) ataupun Joko Driyono (Sekjen PSSI),” katanya saat dihubungi, Rabu (4/9/2013).

Mengenai kelanjutan kompetisi putaran kedua, Persija meminta PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) tetap melangsungkan kompetisi.

“Kami berharap LPIS memerjuangkan nasib kami dan PSSI, Supaya lebih bijak, biarkanlah kompetisi berjalan. Kami ingin bersatu, kami sudah capek membuat liga tandingan," tuturnya.

Pengurus klub Persija LPI pun mempersilakan bila Persija LSI mau menggunakan fasilitas sepak bola milik mereka, di kawasan Bandara Halim Perdanakusuma.

“Kami persilakan, karena kami punya tempat latihan dan mess,” ujarnya. (*)



dah part 7
ane sellu mantau sepak bola Indonesia lewat thread ini
Dua Pemuda Dikeroyok, Motornya Dibakar di Depan Prambanan

Kamis, 5 September 2013 01:21 WIB

http://www.tribunnews.com/superball/...epan-prambanan


Quote:TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Dua pemuda dikeroyok massa suporter sepakbola di Dukuh Koplak, Desa Kebodalem Kidul, Kecamatan Prambanan, tepat di depan Candi Prambanan, sekitar pukul 19.30 WIB, Rabu (4/9).

Selain dihajar, motor yang mereka kendarai juga dibakar hingga habis. Kedua korban bernama Joko Triwahyono (24) dan Agus Sutrisno (21), keduanya merupakan Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo.

“Mereka berdua yang berboncengan dikerja massa yang mengenakan baju suporter dari arah Jogja. Sampai di tempat kejadian mereka yang tertangkap langsung dilucuti pakaiannya dan dihajar. Yang satu sempat lari, kemudian yang satunya di amankan ke pos polisi. Salah satunya menggunakan jaket merah,” ujar Tanto (26), warga dukuh tersebut, di Klaten, rabu (4/9).

Motor berplat nomor AD 5783 V yang ditinggalkan kedua korban tidak terhindar dari amukan suporter bola tersebut. Motor tersebut kemudian dirusak dengan menggunakan batu, pot bunga, dan tongkat yang mereka bawa. “Jok kemudian dibuka dan bagian tangki disulut api,” tambahnya.

Kejadian itu berawal ketika Joko mengajak Tanto untuk menemui temannya di Prambanan. Namun dalam perjalanan, Joko yang mengenakan jaket merah bertemu dengan suporter bola dan dikira sebagai suporter bola. Kemudian keduanya dikejar ratusan massa yang menggunakan baju suporter bola.

Keduanya akhirnya dapat dihentikan di depan Candi Prambanan. Baju Joko dilucuti kemudian dihajar, namun Agus sempat melarikan diri. Petugas pos Polisi Prambanan, Klaten yang melihat kejadian tersebut kemudian mengamankan korban dari amukan suporter bola. Namun amarah suporter dilampiaskan kepada motor korban yang ditinggalkan di lokasi.

Joko mengaku dirinya tidak melawan saat dipukuli banyak orang. Dia bahkan sempat berteriak kalau dirinya bukan suporter salah satu klub bola. “Jaket yang sayakenakan memang berwarna merah. Namun bukan pendukung Pasoepati. Saya dipukul dan ditendang. Kepala saya dipukul pakai kunci letter T hingga berdarah. Teman saya (Agus) tidak apa-apa,” tuturnya.

Pihak Polres Klaten kemudian melakukan olah TKP. Kedua korban dimintai keterangan di Mapolsek Prambanan. Selain menyita bangkai sepeda motor korban, polisi juga mengamankan jaket warna merah.

Namun pihak polres Klaten belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. “Jangan saya. Besok saja sama Pak Kapolres langsung,” kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Danu Pamungkas saat memimpin olah TKP. (oda/tribun jogja)