KASKUS

Luwak White Koffie Diduga Mengandung Babi, Ini Penjelasan dari LPPOM MUI



Luwak White Koffie Diduga Mengandung Babi, Ini Penjelasan dari LPPOM MUI
Rabu, 17/04/2013 14:45 WIB

Jakarta - Beberapa minggu ini beredar informasi soal produk Luwak White Koffie yang disinyalir mengandung unsur babi. Padahal produk ini sudah mendapatkan sertifikat halal dari LPPOM MUI. Benarkah demikian? Berikut klarifikasi Direktur LPPOM MUI, Ir. Lukmanul Hakim, M.Si.

Berdasarkan rilis yang diterima detikFood (17/04/2013), Luwak White Koffie sudah memiliki sertifikasi halal dari LPPOM MUI Provinsi Jawa Tengah. Sertifikasi halal tersebut berlaku hingga tanggal 29 Desember 2013.

Salah satu komposisi yang disebut-sebut mengandung unsur babi adalah emulsifier E471. E471 berasal dari lemak, yang bisa berasal dari lemak hewani maupun nabati. Lemak hewani bisa berasal dari hewan sapi ataupun babi.

Kode E sendiri merupakan standar internasional untuk aditif dalam produk pangan, yang bisa berupa bahan pewarna, pengawet, pengasam, pemanis, penstabil, pengemulsi, maupun senyawa antioksidan.

Sementara itu, emulsifier E471 dalam Luwak White Koffie digunakan dalam krimer yang menjadi salah satu komposisinya. Kandungan emulsifier E471 dalam krimer di Luwak White Koffie dibuat dari bahan lemak nabati. Krimer tersebut juga sudah berstandar halal.

"Krimer pada Luwak White Koffie tersebut diperoleh dari Krimer yang sudah memiliki sertifikat halal LPPOM MUI Pusat. Bahan tersebut sudah dilakukan pengkajian secara mendalam dan berasal dari bahan nabati yang halal", tulis Lukmanul dalam salah satu poin klarifikasinya yang dilayangkan pada detikfood (17/04).
http://food.detik..com/read/2013/04/...?991104topnews


Kode E471 terpampang dalam kemasan Luwak White Koffie (Foto: LPKP Surabaya)

LPKP Surabaya Ragukan Label Halal MUI
Luwak White Koffie Diduga Mengandung Lemak Babi
Selasa, 19 Maret 2013 18:05 WIB

lensaindonesia..com: Kopi Luwak White Koffie diduga mengandung lemak babi. Dugaan bahwa kopi putih produksi PT Javaprima Abadi-Semarang ini “tidak hahal” setelah ditemukan kode E471 dalam kemasannya. Diketahui, kodifikasi makanan atau minuman yang diwali dengan hutuf “E” adalah produk yang mengandung lemak babi. “Dikalangan BPOM mengenal kode E471 itu kandungan lemak babi. Kami heran, mengapa produk ini bisa beredar bebas dipasaran,” kata Direktur Lembaga Pengkajian Kota Pahlawan (LPKP) Surabaya, Zaenal Karim, Selasa (19/03/2013).

Ia juga mengaku heran, meski terdapat kode E471, namun dikemasan Luwak White Koffie tersebut juga tercetak logo halal Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Tolong jangan hanya label halal saja yang di-fatwakan. Lebel haram juga sangat penting digunakan. Masa umat diajak subhat terus-terusan,” tegasnya.

Zaenal menyebutkan, kode-kode yang positif mengandung lemak babi diantaranya adalah: E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635 dan E904.

Menurut dia, untuk mengetahui produk makanan atau minuman itu halal atau haram harus dilihat ada tidaknya kode “E” dan tiga digit angka dibelakangnya.
“Jika memang emulsifier yang dipakai adalah kode E471 dan tidak ada embel-embel lain, misal: lecithin de sojaatau soy lecithin, berarti produk tersebut mengandung adalah pork or varken (babi),” terangnya. “Sebenarnya tak hanya E471 tapi juga E472,” tambahnya. E471 dan E472 biasa dikenal dengan sebutan lecithin è originnya merupakan ekstrak dari tulang babi. Kedua additive ini merupakan senyawa turunan dari asam lemak (fatty acid).
Biasanya kedua additive ini sangat sering ditemukan pada produk-produk makanan mengandung cokelat, roti, ice cream dan biskuit.@ridwan_licom
http://www.lensaindonesia..com/2013/...emak-babi.html

--------------------------




Yaaa cepat aja ditarik dari pasaran. Gua juga baru paham, kalau Luwak 'White Koffe' itu ternyata ada yang palsu

buajingannn ada yang KW ternyata
anjrit najis banget
selama ini kalo ada yang berbau minyak babi itu biasanya suapnya kurang.

kaya produk apa gitu yang tiba2 hilang berita "mengandung babi" nya dan tiba2 ada cap halal dari .....

ohhhhh! itu yg KW ???!
padahal demen bgt ane minum ini
pantesan enak gan
udah mah ini berak ditambah babi
Ah paling persaingan dagang seperti kasus2 dulu, tau sendiri itu merek kopi sekarang lagi diatas angin dengan gelontoran budget marketing yg gak kira2 di tv. Siapa coba rival yg gak ketar-ketir.

nb:ada tulisan cina bukan berarti dibuat di cina mas bro, bisa jadi itu untuk dipasarkan dicina sana.

bukannya kemarin sudah di bahas ya ??
masalah kode E tidak sama dengan babi

Quote:
Zaenal menyebutkan, kode-kode yang positif mengandung lemak babi diantaranya adalah: E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635 dan E904.


sudah di jawab
Quote:Original Posted By widya poetra


Sekedar meluruskan....



Hoax,
kode "E" gak selalu mengandung lemak babi.
Kode "E" kode untuk bahan tambahan pangan yang digunakan di Eropa sono.



E471 gak mesti dari babi, bahkan bisa dari nabati. Jadi pernyataan di atas tidak sepenuhnya benar.



Wajar saja heran karena kemakan isu geje dari blog geje. Buktinya di bawah ini.



E100 -> itu kurkumin, tau kurkumin dari mana? Bukan babi, tapi dari kunyit.
E110 -> sunset yellow, pewarna kuning sintetis, gak ada kaitannya ama lemak babi.
E120 -> pigmen warna merah dari serangga, bukan dari babi.
E140 -> klorofil, entah sejak kapan babi punya klorofil
E141 -> senyawa kompleks klorofil

Segitu aja deh,
tulisan E sekian-sekian mengandung babi biasa kita temukan di blog-blog ga jelas.




Kagak ada aturan dari BPOM untuk menuliskan pada label secara mendetail emulsifier asalnya dari mana. Jadi gak ada tuh kewajiban nulis "E471 (dari kedelai)". E471 saja sudah cukup. Audit E471-nya asalnya darimana itu urusannya LPPOM.


Malu2in aja jadi direktur lembaga pengkajian.
Kemakan isu blog2 ga jelas.

source: http://www.guidedways.com/halalfoodguide.php#



Tentang Emulsifier E471 pada komposisi Luwak White Koffie

Belakangan ini sedang beredar luas tentang gosip bahwa Luwak White Koffie mengandung lemak babi, berikut ini pemberitaanya. Karena itu, saya mohon kepada sesama muslim dimana pun, untuk memeriksa secara seksama bahan2 produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya dengan daftar kode E-CODES, berikut ini karena produk dengan kode-kode di bawah ini, positif mengandung lemak babi :

E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.

Pertanyaanya adalah, benarkah kandungan emulsifier E471 pada Luwak White Koffie mengandung lemak babi?

Jawabannya adalah belum tentu.

E adalah singkatan dari Europe atau European Union. sedangkan 3 angka di belakangnya adalah kode nomor jenis bahan. Adapun untuk kode 471 adalah emulsifier (kode angka 400-499 teridir dari thickeners, gelling agents, phosphates, humectants, emulsifiers).

E471 sendiri merupakan bahan pengemulsi, dimana fungsinya adalah sebagai aditif pada makanan, selain itu juga berfungsi untuk memudahkan proses pencampuran bahan antara minyak dan air. Bahan ini biasanya digunakan pada makanan yang mengandung lemak dan air, seperti es krim, kek, coklat dll, (itulah sebabnya susu pada es krim bisa tercampur, padahal secara proses, susu dan air itu tak dapat dicampur).

Kembali ke pokok bahasan.

Emulsifier E471 sendiri dibuat dengan 2 bahan, yaitu tumbuhan dan hewan, untuk yang dibuat dari tumbuhan, Insya Alloh pasti halal, tapi untuk emulsifier E471 yang dibuat dari hewan , maka itu tergantung pada hewan yang digunakan dan bagaimana cara menyembelihnya.

Hal ini sesuai dengan undang-undang halal haram yang dikeluarkan oleh pemerintah Saudi terhadap bahan Emulsi ini, yaitu Mushbooh, Halal if it is from plant fat, Haraam if it is from pork fat, alias halal jika dari lemak tanaman, dan haram jika dari lemak babi.

Sekali lagi, Luwak White Koffie itu halal apa haram sih?

Jika dilihat di kemasannya yang sudah ada cap Halal dari MUI, Jadi Insya bisa dipastikan bahwa Luwak White Coffie itu halal. (lagian kalo dilogika, gak mungkin MUI kecolongan untuk memberi cap Halal atau haram pada Luwak White Koffie yang Notabene iklannya mucul berkali-kali tiap hari di TV, apalagi sebelumnya dulu MUI pernah kecolongan oleh salah satu produk penyedap -anda tahu sendiri lah-, jadi pasti MUI sekarang lebih ketat dan selektif untuk memilih nproduk yang memang benar-benar layak untuk diberi label Haram). Dan lagi, kalo ndak percaya sama MUI, mau percaya sama siapa lagi?

Besar kemungkinan isu itu penggunaan lemak babi pada Luwak White Coffie itu berhembus karena adanya persaingan tidak sehat antar produsen. Kasus seperti ini juga dulu pernah terjadi sebelumnya dan menimpa Produk es krim Magnum.
http://www.kaskus.co.id/post_reply/5...27cfd363000002
waduhh..gw gak merhatiin masalah dikemasannya... coba tar gw cek dirumah masih ada tinggal 1 sachet.. mudah2an yg asli dehh..
kampret yang sering gua beli itu ternyata wait kopi KW

wanjenk

yang asli brp duit ya gan ? soalnya gua sering beli sebungkus serebu perak
ga cuma tuh white coffee yg ada kode "E" nya

bbrp minggu lalu ane beli minuman kopi kaleng di indom*aret merk pokka klo ga salah jg tercantum kode "E". bahkan komposisi asli yg tertera dikaleng nya ditutupin sm stiker komposisi yg udah ditranslate bhs indonesia.
sungguh bikin resah aja
jyaaannn
saya simpulkan ada 2 masalah
1. mengandung emulsifier E yg ternyata blm tentu mengandung babi

2. ada barang KW yg musti bikin kita lebih hati2

bener kan???
mirip bener kemasannya sama yg asli. Ini mah bakal susah bedainnya
Wow pantesan enak dan bikin nagih :
Quote:Original Posted By damdamdaradam
saya simpulkan ada 2 masalah
1. mengandung emulsifier E yg ternyata blm tentu mengandung babi

2. ada barang KW yg musti bikin kita lebih hati2

bener kan???


Pokoknya kode E dari babi :
percaya aja deh, yang statement kan Direktur Lembaga Pengkajian Kota Pahlawan (LPKP) Surabaya, Zaenal Karim
direktur lho, masa salah sihhh
tunggu si E klarifikasi ah
untung ane gak ngopi gituan
ohh shit meeennnnnn ....