Pengelola Parkir Yg Melepas Tanggung Jawab Atas Kehilangan Bisa Dipidana 5 Th

Quote:Jakarta - Putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengganti kehilangan kendaraan saat parkir oleh pengelola parkir dinilai sangat strategis. Oleh sebab itu, Pemda di seluruh Indonesia diharapkan mengadopsi hal tersebut ke dalam peraturan daerah (perda) yang dibuatnya.

Kasus terakhir, MA menghukum pengelola parkir di Bumi Serpong Damai (BSD) mengganti kendaraan Kijang Innova Vovo Budiman sebesar Rp 140 juta. MA juga menilai Perda Kota Tangerang No 8/2002 soal Parkir harus dikesampingkan karena melanggar UU Perlindungan Konsumen.

"Sudah seharusnya seluruh Perda Perparkiran di seluruh wilayah Indonesia disesuaikan dengan UU Perlindungan Konsumen," demikian kata advokat publik, David Tobing saat berbincang dengan detikcom, Selasa (2/4/2013).

Perda yang memuat semangat perlindungan konsumen ini sudah diadopsi Perda DKI Jakarta Nomor 5/2012 tentang Perparkiran. Dalam Pasal 49 dicantumkan Ganti kerugian kendaraan yang hilang atau rusak pada saat parkir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48, di luar ruang milik jalan menjadi tanggung jawab penyelenggara parkir melalui asuransi. Ketentuan tersebut mengubah Pasal 36 ayat 2 Perda DKI Jakarta Nomor 5/1999 tentang Perparkiran.

"Menteri Dalam Negeri harus menegur Pemerintah Daerah yang masih memberlakukan Perda-Perda bermasalah ini," tegas David.

Nah, ternyata pengelola parkir jika masih melepas tanggung jawab atas kehilangan kendaraaan di areal kerjanya, bisa dipidanakan. Ancaman 5 tahun penjara menanti pengelola parkir yang masih mengalihkan tanggung jawab kehilangan ke konsumen.

"Pasal 62 UU Perlindungan Konsumen disebutkan apabila masih dicantumkan klausul baku maka dapat dikenai sanksi pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 2 miliar," pungkas David.

Hingga saat ini, ada 5 kasus tentang ganti rugi atas klausul baku perparkiran yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Dua kasus tentang mobil hilang yaitu antara Anny Gultom vs Secure Parking dan Vovo Budiman vs PT Dinamika Mitra Pratama.

Dua kasus tentang motor hilang yaitu antara Sumito Y Viansyah vs Secure Parking dan Riwandi Kencana Mulja vs Secure Parking dan satu kasus tentang barang yang hilang dalam kendaraan yaitu antara Imelda Wijaya vs PT Anugrah Bina Karya.

Apakah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernah membatalkan Perda perparkiran yang tidak memihak konsumen?

"Hingga saat ini kami belum pernah membatalkan kasus Perda seperti itu," ujar Kepala Biro Hukum Kemendagri, Prof Zudan Arif Fakrulloh.


Quote:Jakarta - Meski memakan waktu 5 tahun, pengelola parkir akhirnya dihukum Mahkamah Agung (MA) harus mengganti Kijang Innova milik Ir Vovo Budiman sebesar Rp 140 juta. Perda Tangerang tentang Parkir juga dinilai melanggar hukum.

Berikut 6 pertimbangan hukum majelis hakim atas kasus Vovo yang dirangkum detikcom dari putusan perkara tersebut, Senin (1/4/2013):

1. UU Perlindungan Konsumen

Dalam Pasal 4 UU Perlindungan Konsumen diatur mengenai hak dan kewajiban konsumen dan pelaku usaha. Dalam huruf a disebutkan hak konsumen atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa. Adapun kewajiban konsumen adalah membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati.

2. Rambu Parkir

Terdapat rambu yang dipasang pada pintu masuk dan keluar tempat parkir yang dikelola pengelola parkir. Dapat dilihat adanya ketentuan yang menyebutkan 'karcis tanda parkir merupakan bukti pemilik kendaraan menyewa lahan parkir di area parkir yang disediakan. Jika karcis parkir hilang, maka pemilik kendaraan wajib memperlihatkan STNK atau surat keterangan resmi lainnya dan dikenakan denda administrasi'.

3.Mobil Keluar Salahi Prosedur

Tidak ada bukti yang menunjukkan keluarnya mobil dari area parkir yang dikelola oleh pengelola telah sesuai prosedur pada 8 September 2008. Alhasil, pengelola parkir telah berbuat tidak sesuai dengan kewajiban hukum yang harus memberi jaminan keamanan dan keselamatan bagi mobil milik Vovo.

4. Tiket Parkir

Vovo bisa menunjukkan tiket parkir dengan nama perusahaan pengelolaan parkir dalam perkara terkait.

5. Pasal 1366 KUH Perdata

Pasal 1366 KUH Perdata menyebutkan 'seseorang bertangung jawab tidak saja untuk kerugian yang disebabkan karena perbuatannya tetapi juga untuk kerugian yang disebabkan karena kelalaiannya atau kurang hati-hatiannya'.

6. Aturan Sepihak Cacat Hukum

Aturan pengelola parkir yang menyebutkan 'asuransi kendaraan dan barang-barang di dalamnya serta semua risiko atas segala kerusakan dan kehilangan atas kendaraan di parkiran dan barang-barang di dalamnya merupakan kewajiban pemilih kendaraan itu sendiri' adalah cacat hukum. Hal ini dilarang oleh UU Perlindungan Konsumen pasal 18 ayat huruf e.

Perda Kota Tangerang No 8/2002 pasal 9 ayat 2 yang 'membebaskan petugas parkir dari tuntutan dan tanggung jawab kehilangan kendaraan di tempat parkir' tidak sesuai dan bertentangan dengan UU Perlindungan Konsumen sehingga sepatutnya dikesampingkan.

Kemenangan Vovo terjadi di tiga tingkat pengadilan sekaligus. Yaitu di Pengadilan Negeri Tangerang, Pengadilan Tinggi Banten dan Mahkamah Agung. Sembilan hakim tersebut mengamini PT Dinamika Mitra Pratama (DMP) selaku pengelola parkir ruko Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang harus mengganti hilanya Innova yang terjadi pada 2008 sebesar Rp 140 juta.

(asp/nrl)

Sumbre

Reverved for Update
asal pengelelola parkirnya juga jelas dan legal..

nah ini, banyak pengelelola parkir liar..
siip.. jangan cuma pasang tarif mahal ajah begitu minta tanggung jawab bengong..
Jangan cuma mau Duitnya aja tuh pengelola parkir...
good inpo brader....

biasanya kalo di mall2,kalo kita ilang karcis parkir denda Rp 50 rb ,tp kalo kehilangan diluar tanggung jawab pengurus....
wah, jd nambah pengetahuan nih gan....
thx for sharing,,,,
Kalau kartu parkir kita hilang disuruh bayar denda
eh tapi kl kendaraan yg kita parkirkan hilang mereka g ganti lho
hebat ya
ini pernah kejadian di carefour cempaka putih. mentang2 parkir gratis... ada yg ilang si pengelola lepas tangan..
Iya lah harusnya pengelola parkir tanggung jawab, apalagi kalo kasus hilangnya kendaraan murni bukan rekayasa si pemilik mobil, masa tiket parkir 4rb/jam tapi kualitas pinggir jalan
Berarti kalau ada tulisan "segala kehilangan menjadi tanggung jawab anda", itu sebenernya melanggar aturan ya?

Wah gue setuju nih...

nah..kudu hati hati tu pak parkir or buk parkir..
parkir pinggir jalan bejimane tuh kek di roxy
setuju banget nih,suka kongalikong biasanya :
setubuh
worgh.. skrg tukang parkir di tuntut untuk makin tanggung jawab nih


kecuali parkir liar :

- duduk, liatin motor, geser serampangan, dapet duit, motor ilang ? itu derita loe...

Ya iyalah, kalau begini kan fair.
Bagus itu, saya sebel banget sama tukang parkir yang tidak mau tanggung jawab kalau ada kerusakan atau kehilangan kendaraan yang diparkirin. Kenapa saya kunci stang nggak boleh? Itu kan biar lebih aman? Emang kamu mau tanggung jawab kalo motor saya ilang?

Saya juga sebel sama tukang parkir yang maunya terima duit aja, giliran saya susah-susah ngeluarin motor saya yang didempet-dempetin sama motor2 lain sama dia, dia pura2 nggak tau. Begitu saya siap jalan, baru dia datang.

Dan awasi juga beberapa oknum tukang parkir yang suka merusak kendaraan, seperti ngempesin ban, dll.
Lah kalau parkir liar gmana tuh dapat ganti rugi gak?