KASKUS

Menghina Bendera dan Lambang Aceh Dihukum 6 Bulan + ISU TERKINI

Dalam menyikapi segala sesuatu. Pro dan Kontra adalah hal yang wajar dan lumrah.



Baca Juga Bukan Wewenang TNI Mempersoalkan Lambang & Bendera Aceh

Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) telah mengesahkan Qanun bendera dan lambang Aceh, tepatnya pada pukul 22:15 WIB, hari Jumat (22/03/2013).

Qanun tersebut telah pula diundangkan ke dalam Lembaran Daerah pada hari Senin (25/03/2013) dan tercatat sebagai Qanun Aceh Nomor 3 tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh.

Pemerintah Aceh menyebutkan bahwa Qanun tersebut berlaku segera setelah diundangkan, pun begitu tetap harus menuggu evaluasi dari pemerintah pusat melalui Menteri dalam negeri.

Nah, apabila Qanun tersebut telah dapat dilaksanakan, maka bagi setiap orang yang terbukti menghina bendera dan lambang Aceh, akan dipidana dengan hukuman kurungan paling lama 6 (enam) bulan kurungan dan/ atau denda paling banyak Rp 50 juta.

Hal tersebut diatur dalam BAB V Pasal 26 Qanun Aceh Nomor 13 tahun 2013 yang bunyinya “setiap orang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 24 dan pasal 25 diancam dengan pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp.50.000.000 (lima puluh juita rupiah)”.

Sementara ketentuan tentang perbuatan larangan terhadap bendera dan lambang Aceh yang dapat dipidana, diatur dalam pasal 24 dan pasal 25 Qanun tersebut yang bunyinya sebagai berikut:

Pasal 24, setiap orang dilarang:

a. Merusak, merobek, menginjak ngijak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan bendera Aceh.
b. Memakai bendera Aceh untyk reklame atau iklan komersial.
c. Mengibarkan bendera Aceh yang rusak, robek, luntur, kusut attaau kusam; dan
d. Memakai bendera Aceh untuk langit langit , atap, pembungkus barang, dan penutup barang yang dapat menurunkan kehormatan bendera Aceh.

Pasal 25, setiap orang dilarang:

a.Mencoret, menulis, menggambar, atau membuat rusak lambang Aceh dengan maksud menodai, menghina atau merendahkan kehormatan lambang Aceh.
b. Menggunakan lambang Aceh yang rusak dan tidak sesuai dengan bentukk, warna, dan ukuran yang sesuai.
c. Membuat lambang untuk kepentingan perseorangan, partai politik, perkumpulan, organisasi dan/ atau perusahaan yang sama atau menyerupai lambang Aceh; dan
d. Menggunakan lambang Aceh untuk keperluan selain yang diatur dalam Qanun ini.

Source AtjehLink

Update Inikah Penampakan New Bendera Aceh?

Agar tidak terus menjadi polemik yang berkepanjangan.


Bagaimana jika Bendera Aceh mengadopsi unsur penggabungan Bendera Kesultanan Aceh Darussalam (Alam Peudeung, Kejayaan) dan Perjuangan (Bulan Bintang, Garis Hitam) Guna mengenang para syuhada yang telah syahid dalam perjuangan lebih dari 30 tahun.

FILOSOFI :

BULAN-BINTANG : Merupakan sebagai simbol ISLAM.
PEDANG : Alam Peudeung melambangkan simbol Aceh di masa Kejayaan.
MERAH : Merah sebagai simbol keberanian yang berlaku universal.
GARIS PUTIH : Putih sebagai simbol suci juga berlaku universal.
GARIS HITAM : Bentuk duka cita untuk mengenang para syuhada yang telah gugur dalam perjuangan.

Secara Keseluruhan, Bendera diatas tidak menghilangkan satu unsur pun dari ke-dua Bendera, Kerajaan dan Perjuangan.

Berikan pendapat Agan?


Source http://www.atjehcyber.net/2013/03/in...dera-aceh.html

Indahnya Perbedaan pendapat, Garuda di dadaKU
Indahnya Komeng tanpa menyenggol RAS/SARA
Agan Tertarik Beritanya Boleh di serta kan


Komeng yg Super Dari Kaskuser Lainnya...
Quote:Original Posted By fbigo
Mewakili sebagian masyarakat Aceh...

Bendera, Lambang dan Himne Aceh itu seharusnya sudah ada sejak dulu pasca Tsunami, tapi gak tau kenapa baru sekarang lahir Qanun-nya (agak telat juga). Bendera, Lambang dan Himne Aceh itu adalah AMANAT dari Perjanjian Damai antara Pemerintah RI dan GAM di Helsinki 8 tahun yang lalu. Karena dia adalah bagian dari perjanjian damai, maka haruslah ditunaikan sesegera mungkin. Apabila ada pihak-pihak yang keberatan di Jakarta, maka Anda harus kembali ke meja perundingan Helsinki lagi.

Masyarakat Indonesia tak perlu panik soal lahirnya Qanun Bendera, Lambang dan Himne Aceh. Karena Aceh telah berkomitmen tetap bersama Republik Indonesia dengan mengatur daerah dan wilayahnya sendiri yang akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

UU Pemerintahan Aceh itu, di yakini atau tidak, sesunguhnya mirip dengan UU Negara Bagian seperti di Malaysia, Australia, Jerman maupun Amerika Serikat. Hanya saja Jakarta tidak ingin menyebut Aceh sebagai negara bagiannya, karena akan repot mengubah UUD 1945 menjadi UUD Negara Federal.

Jadi sebenarnya UU Pemerintahan Aceh itu adalah bukan Otonomi Khusus yang biasa, melainkan Otonomi "Sangat Khusus". Ya, sangat khusus untuk Aceh saja, namun tidak untuk Papua dan Jogja. Dalam bahasa awamnya kira-kira bermakna : "Jakarta mengizinkan Aceh membuat peraturan daerahnya sendiri yang dianggap baik untuk kehidupan masyarakat Aceh yang religius, asalkan tidak minta MERDEKA dari NKRI".

Jadi tidak ada masalah soal "Bendera, Lambang dan Himne Aceh" itu, yang terpenting bagi rakyat adalah perdamaian tetap terjaga, pertumbuhan ekonomi dapat meningkat bagi devisa negara dan Aceh pun tetap satu saf bersama NKRI.

Jayalah Aceh Ku ! ... Jayalah Indonesia Ku !


TAMBAHAN LAGI, BIAR MENARIK DISKUSI KITA

Quote:Original Posted By fbigo
Ane Mau Bantah , boyeh donk, Yg salah Meng Artikan Isu di Thread ini
Pepatah singkat "Tak Kenal Maka Tak Sayang"
MOHON DI PAHAMI !!!



Telaah Isi Qanun Bendera Aceh :

Pengibaran Bendera Aceh Rupanya Hanya Di Tempat Khusus dan Lebih Rendah Dari Bendera Merah Putih

- Pengibaran Bendera Aceh Dilakukan Disamping Kiri Bendera Merah Putih, 50 cm Lebih Rendah Dari Tiang Bendera Merah Putih.

Inilah Sekilas Isi Qanun Bendera & Lambang Aceh.

Banda Aceh - Pada saat mengatakan sejak 25 Maret 2013 bendera bintang bulan sudah boleh berkibar di Aceh, bahwa bendera itu hanya boleh dikibarkan di:

a. Meuligoe Wali Nanggroe Aceh;
b. Kantor Gubernur Aceh;
c. Kantor bupati/walikota;
d. Gedung atau kantor lembaga Pemerintah Aceh;
e. Gedung atau kantor lembaga instansi vertikal di Aceh;
f. Gedung atau kantor lembaga Pemerintah Kabupaten/Kota di Aceh;
g. Gedung atau kantor DPRA;
h. Gedung atau kantor DPRK;
i. Gedung atau kantor penghubung dan/atau perwakilan Pemerintah Aceh di daerah lain;
j. Gedung atau kantor Badan Usaha Milik Negara;
k. Gedung atau kantor Badan Usaha Milik Aceh;
l. Gedung atau kantor Badan Usaha Milik Pemerintah Kabupaten/Kota;
m. Gedung atau kantor Camat;
n. Gedung atau kantor Mukim;
o. Gedung atau kantor Keuchik;
p. Gedung atau halaman satuan pendidikan;
q. Gedung atau kantor swasta;
r. Rumah jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur;
s. Rumah jabatan pimpinan DPRA;
t. Rumah jabatan Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota;
u. Rumah jabatan pimpinan DPRK;
v. Gedung atau kantor atau rumah jabatan lainnya; dan/atau
w. PPS perbatasan dan pulau-pulau terdepan/terluar di wilayah Aceh.

Dan harus bersanding dgn bendera merah putih.

(2) Pengibaran Bendera Aceh dilakukan disamping kiri Bendera Merah Putih dengan ukuran tinggi tiang 50 cm lebih rendah dari tinggi tiang Bendera Merah Putih.

Semoga ini bisa menjawab kekhawatiran agan2 di Trit ini maupun di ForumTercinta kita ini

Jayalah Aceh Ku ! ... Jayalah Indonesia Ku !


Yag penting ga ada perag kayak dulu.
siKOMENG Lanjut di Mari

#RUFA(Resapect Unity For All)



Quote:Original Posted By TankMogok
Kok Sir Beye ga urusin masalah ginian???apa dia lagi sibuk sama partainya jadi gak urusin masalah kedaulatan negara......nanti kalo didiemin terus bakal ada bendera papua,bali,jogja,kalimantan,jawa timur,sulawesi...bakal bubar republik ini.....

Agan Ini juga Gatal: mau Komeng !
Good job...
Quote:Original Posted By maslakone


Maaf ya, tanpa mengurangi rasa hormat kepada masyarakat aceh.
Bukannya sama aja itu sudah mencederai rasa memiliki sebagai bangsa dan negara?
Kenapa yang dipilih adalah lambang GAM?
Kenapa tidak lambang yang netral?
Bukannya itu sama aja pemerintah mengakui GAM?

Saya sendiri kecewa dengan sikap pemerintah, yang hanya mementingkan isi perut dan selangkangannya sendiri.

Membuat Aceh menjadi Istimewa sama dengan memberikan aceh sebagai daerah status quo dan saya tidak kaget kalo akhirnya akan berdiri Negara Aceh Merdeka yang lepas dari Indonesia.


Komeng yg Paling Greget
Quote:Original Posted By sojumori
Menurut saya telah terjadi kekeliruan dalam memahami isi MOU Helsinki.

Sesuai dengan Memorandum Of Understanding Between The Government Of The Republic Of Indonesia And The Free Aceh Movement (MoU Helsinki) dalam artikel 1.1. Undang-undang tentang Penyelenggaraan Pemerintahan di Aceh dan 1.1.5. Aceh memiliki hak untuk menggunakan simbol-simbol wilayah termasuk bendera, lambang dan hymne. Selanjutnya sesuai dengan UU No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yang merupakan turunan dari MoU Helsinki, dalam Pasal 246 yaitu :

(1) Bendera Merah Putih adalah bendera nasional dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

(2) Selain Bendera Merah Putih sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah Aceh dapat menentukan dan menetapkan bendera daerah Aceh sebagai lambang yang mencerminkan keistimewaan dan kekhususan.

(3) Bendera daerah Aceh sebagai lambang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) bukan merupakan simbol kedaulatan dan tidak diberlakukan sebagai bendera kedaulatan di Aceh.

(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai bentuk bendera sebagai lambang sebagaimana dimaksud pada ayat diatur dalam Qanun Aceh yang berpedoman pada peraturan perundang-undangan

Kalau menilik bunyi ayat 4 artinya bendera tsb hrs berpedoman dengan peraturan perundang-undangan.Tapi kalau qanun yg sekarang telah menetapkan bendera GAM sebagai bendera Aceh sepertinya bertentangan dengan PP 77 tahun 2007 tentang lambang dearah. Disana, pasal 4, 5, 6, bahwa lambang daerah tidak boleh bertentangan. Tidak menyerupai misalnya di Papua melambangkan burung Mambruk yang merupakan lambang dari gerakan separatis (OPM), ada juga juga di Maluku Selatan (RMS), juga dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ini artinya qanun tersebut bisa dikoreksi oleh pemerintah pusat.

Taruh page one gan kalau berkenan



Pengetahuan TS "Dangkal" Mungkin Agan2 lain bisa bantu doi...
Quote:Original Posted By .si46an.
ada yang bisa jelasin ,kenapa Aceh bisa jadi DI? dan kenapa Jogja bisa jadi DI, perbedaan ke 2 daerah itu apa. thx


Quote:Original Posted By erdent
saya juga warga ACEH asli mau komeng ah..

IMHO bukannya bendera dan lambang Aceh yang diatur dalam MOU Helsinki melarang penggunaan atribut GAM? Sehingga kalo ada qanun yang mengatur pengesahan bendera dan lambang Aceh dengan menggunakan atribut GAM akan dimentahkan oleh Pemerintah Pusat? Well, kita lihat aja kedepannya gimana..

Jujur aja pas ane ngelihat bendera dan lambang ini ditetapkan sebagai bendera & lambang Aceh, ane kurang setuju. karena menurut ane bendera dan lambang ini secara tersirat seakan menunjukkan eksistensi GAM masih ada. dan ini bakalan membuat konflik kecil di beberapa wilayah di provinsi Aceh.

ditambah penggunaan bendera dan lambang ini tidak menggambarkan suku2 minoritas yang ada di Provinsi Aceh (Gayo, Alas, Kluet, Aneuk Jamee, Simeuleu, Singkil, Tamiang). Ane takutkan Provinsi Aceh yang ane cintai ini akan pecah menjadi 3 (Aceh, Aceh Leuser Antara, dan ABAS)



Curahan Hati agan ini matabelo
Quote:Original Posted By Ilike2BKaskuser
lalu apa guna nya prajurit NKRI dahulu rela mempertahan kan kedaulatan Indonesia sampai meregang nyawa ??? apa kah mereka mati konyol ? toh akhirnya tetap GAM juga yang berkuasa ??? kasian Indonesia ....
matian2 membela kedaulatan akhirnya politik jua yang berbicara .... sungguh kasian ane dengan pemerintahan Indonesia sekarang ....


Biar di anggap ngak cuma nge-junk boleh lah
Quote:Original Posted By DenTaiPak.99
bendera punya,lagu punya,hukum punya,partai ada,jadi lebih gampang kalo mau misahkan diri


Dengarkan Curhat ku...
Quote:Original Posted By Aragons
Jujur aja sebagai Warga NKRI hati ane kurang sreg melihatnya tapi gak sepantasnya menyalahkan masyarakat aceh. ini salah Para pelaku yang ikut perundingan kalo dibiarkan seperti ini bener kata nazaruddin republik ini bisa bubar.. :'(


dari agan reno yg NETRAL, BUKAN Eno Netral,,,,
Quote:Original Posted By RenoMyGeisha
Karena ane gk trlalu paham pasal2 sperti yg di pajang komennya sama TS
Ane bahas desain benderanya aja yak

IMHO
Kenapa gk dicampurkan aja ada unsur merah putihnya
Itu kan bulan bintang di tengah
Nah background Bulan warna merah
Dan background bintang warna putih
Kalau mau emang menandakan bahwa memang tdk ada konspirasi
Why not?

Sekali lagi cuma opini ane hehehe

Ane dipihak netral aja
Kalau memang itu yg terbaik dan sudah dipikirkan mateng2 sama pemerintah pusat +pemerintah daerah aceh
Kenapa tidak untuk menghargainya? Hehehe


Quote:Original Posted By WAKAW.cmiiw
Harusnya dua-duanya dikibarin, dan merah putih posisi tiang harus lebih tinggi daripada bendera Aceh nya

Ini kok cuma bendera Acehnya doang yang dikibarin?
Oke lah mungkin masih euforia punya bendera baru kali yak?


APA KATA DUNIA...???
Quote:Original Posted By blue_93n3
he...3x, masyarakat dunia akan tertawa melihat Negara Indonesia yang memiliki 2 bendera dalam satu negara.


Quote:Original Posted By PandoraKnight
bagi gw sih ga msalah...selama warga aceh masih menganggap aceh adalah bagian dari NKRI..
mungkin ga tepat waktunya, isu GAM sampe sekarang masih beredar, dan GAM sendiri masih ingin memerdekakan diri. lain ceritanya klo GAM udah bubar


Quote:Original Posted By otoy_banget
The Worst scenario conspiracy by ME:

Sepertinya ada upaya jangka panjang dari simpatisan GAM sendiri..

pelan2 GAM akan membuat Aceh memisahkan diri dari NKRI.

Pasca tragedi tsunami, GAM tahu betul sangat tidak mungkin meneruskan perjuangan mereka melalui senjata.
Tindakan separatis di masa bencana justru akan sangat merugikan nama mereka di masyarakat Aceh. Akhirnya GAM putar haluan untuk melakukan perjuangannya dengan cara damai.

Setelah Aceh siap dan mampu, mungkin suatu saat para simpatisan GAM akan melepaskan diri dari NKRI.
================================


Seharusnya para wakil rakyat di aceh sedikit memiliki empati terhadap rakyat RI secara umum. Penggunaan lambang dan Bendera gerakan Separatis mungkin sangat menciderai perasaan rakyat Indonesia di darah2 lain di Indonesia. Karena seolah2 mereka sengaja menantang dan tidak berkomitmen untuk menjaga integritas dengan NKRI.

Well, setidaknya ane sebagai bagian kecil dari bangsa merasakan hal itu..
balik ke masa bencana Tsunami, ane yakin semua elemen bangsa Indonesia ikut menangis melihat bencana yang terjadi di Aceh.
Bantuan berupa materi maupun non materi terkumpul dari seluruh wilayah Indonesia, saat itu kami benar2 merasakan apa yang Aceh rasakan, karena Aceh merupakan saudara kami, bagian dari NKRI. tapi jangan sampai gara2 masalah ini, merusak hubungan antara aceh dan NKRI.


Quote:Original Posted By velocity340
simplenya sih jaman dulu tiap daerah ada panji atw benderanya,sama kya majapahit atw padjajaran,klo yg ane pernah liat sih yg padjajaran tu jg disebelahnya ada bendera merah putih.... mikir positif anggap aja itu lambang daerah gampangkan...
Btw mau dong gan bendera acehnya,drdulu pgn punya

nb : yg lebih adil lg klo menghina bendera merah putih hukumannya harus 100x lipat


Quote:Original Posted By alvi50
Menurut ane, mau seistimewa apapun, selama masih bagian dari Indonesia, tidak boleh ada bendera lain selain Sang Merah Putih..

Satu yg harus diingat adalah kedudukan MoU tidak bisa mengalahkan peraturan perundang-undangan maupun UUD 1945 yang mengatur mengenai bendera merah putih.

Jadi, sederhana saja, seharusnya Kemendagri menolak Qanun tersebut.

Kalo memang GAM mau membuat Aceh memisahkan diri dari Indonesia, buatlah usaha itu menjadi usaha yang jantan dan berani, nyatakan perang dan kita liat siapa pemenangnya.


Quote:Original Posted By inzhabil
wah yang penting di aceh gak terjadi konflik lagi deh,,
mengenai lambang, ane udah tau bakaln ada, krena emng uda ad mou nya,,jadi yg kagak tau, jangan bilang orang aceh masih ingin merdeka deh,,
moga rakyatnya makin sjahtera


gagal di amankan

Spoiler for BONUS PICT:


TS Asli Orang ACEH Mau Kasih Pendapat Jua...

"Bendera GAM resmi dipakai sbg bendera Aceh. Knapa pula hrs ada konvoi krn senang bendera itu jd bendera resmi, toh ga ada bendera pembanding saat rembuk utk diresmikan? Lagipula penetapan bendera itu tdk ada hubungan sama sekali dg telah terjadinya perubahan yg sangat besar thd kesejahteraan rakyat Aceh, kemiskinan & korupsi masih banyak. Wahai bendera, apa daya mu? Cuman bisa berkibar aja? Itupun krn ditiup angin.."
TAMBAHAN INPO MEJENG DI MARI
Quote:Original Posted By batu.merah
ini yang pernah ane baca sich....



http://dongengarkeologi.wordpress.co...aan-majapahit/



baca sendiri deh...

http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_...dera_Indonesia


Yang Galau Tentang Masalah BENDERA
Quote:Original Posted By c4h.63mblun6.lg


masih kalah keren sama bendera Partai ma mennn



apalagi bendera klub bola











selama merah putih selalu dihati kenapa resah



Quote:Original Posted By abufatih19
Ane bukan orang Aceh gan. tapi kebanyakan orang Indonesia lupa akan sejarah bangsa ini. Apalagi buku2 sejarah yg diajarkan disekolah2 tidak pernah membuka rahasia kenapa rakyat Aceh bangkit melawan. Indonesia bisa punya pesawat tempur pertama kali dan senjata2 utk peperangan melawan belanda adalah hasil dari sumbangan rakyat Aceh. Dan dihadapan ribuan rakyat aceh, Soekarno pernah berjanji akan memberikan kekuasaan penuh kepada rakyat aceh utk menegakkan syariat islam di daerahnya pasca kemerdekaan. namun setelah pasca kemerdekaan janji soekarno itu tidak dipenuhi. dan justru tokoh aceh Daud beureuh saat itu ditangkap dan di cap sebagai pemberontak.


Balsan komeng di atas dari agan ini
Quote:Original Posted By 5758.168


bkn seperti itu gan,setau ane,bung karno bkn ingkar janji,tp pimpinan rakyat aceh aja yg kurang sabar,krn indonesia waktu itu msh blm stabil keamanannya,msh blm bnr2 tuntas bersiin belanda di tanah air,byk chaos dimana2,kl negara blm stabil,trs didlm negri sendiri merongrong menuntut ini itu,pdhal rakyat lain msh byk yg kesulitan,kelaparan dimna2,sangat ga pantaslah,,emang wataknya aja dr dl ga sabaran..

bagi ane ini sangat melecehkan,kecuali dia kibarin bendera merah putih diatas bendera dia sih gpp,,ini dikibarin tunggal,,

SUNGGUH TERLALU!!!

DILUAR JANGKAUAN AKAL SEHAT SETIAP RAKYAT INDONESIA YG DIDLM JIWANYA ADALAH JIWA MERAH PUTIH


TURUT BERDUKA CITA


mau bikin negara sendiri nih


minimal daerah istimewa kibarin 2 bendera:
1. bendera GAM
2. bendera indonesia

mentang2 di kasi ke istimewaan jadi merasa di atas angin

jogya aja daerah istimewa juga gak kek aceh
trus bendera merah putih dikemanain sama mereka ?
Mau gua cari ahh benderanya.. Buat jadi seprei dan handuk pas tuh.. Buat lap pantat..

Sembarangan aja bendera itu dikibarin tanpa ada merah putih..pake dihormat segala.. Najis dah.. Bung karno dan hatta ama pahlawan lainnya kalo tau pasti udah garuk2 papan liang lahatnya nih
Quote:Original Posted By alvings08
gagal di amankan


Pakai smartprett mustahil pertamax wkwkw
benderanya kayak pacman ya

Spoiler for :
banyak yang sirik gk punya bendera sendiri.
wah apa nih.. kok mulai laen, katanya cmn semacam simbol ky ormas..

tu bendera jadiin popok bayi aja
WEW KOK GITU?
Quote:Original Posted By rayacelly


Pakai smartprett mustahil pertamax wkwkw


wah agan udah beralih profesi yha...
kok jadi dukun...
jadi serba tau...
ane bikin ntu bendera gam jadi keset kaki gan .
mental separatis.... dikasih angin dikit langsung ngelunjak

Jogja juga daerah istimewa, tp ga lebay kaya Aceh

mungkin kebanyakan konsumsi ganja ya, jadi makin ga tau diri
waleh2 sepi amit
Mewakili sebagian masyarakat Aceh...

Bendera, Lambang dan Himne Aceh itu seharusnya sudah ada sejak dulu pasca Tsunami, tapi gak tau kenapa baru sekarang lahir Qanun-nya (agak telat juga). Bendera, Lambang dan Himne Aceh itu adalah AMANAT dari Perjanjian Damai antara Pemerintah RI dan GAM di Helsinki 8 tahun yang lalu. Karena dia adalah bagian dari perjanjian damai, maka haruslah ditunaikan sesegera mungkin. Apabila ada pihak-pihak yang keberatan di Jakarta, maka Anda harus kembali ke meja perundingan Helsinki lagi.

Masyarakat Indonesia tak perlu panik soal lahirnya Qanun Bendera, Lambang dan Himne Aceh. Karena Aceh telah berkomitmen tetap bersama Republik Indonesia dengan mengatur daerah dan wilayahnya sendiri yang akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

UU Pemerintahan Aceh itu, di yakini atau tidak, sesunguhnya mirip dengan UU Negara Bagian seperti di Malaysia, Australia, Jerman maupun Amerika Serikat. Hanya saja Jakarta tidak ingin menyebut Aceh sebagai negara bagiannya, karena akan repot mengubah UUD 1945 menjadi UUD Negara Federal.

Jadi sebenarnya UU Pemerintahan Aceh itu adalah bukan Otonomi Khusus yang biasa, melainkan Otonomi "Sangat Khusus". Ya, sangat khusus untuk Aceh saja, namun tidak untuk Papua dan Jogja. Dalam bahasa awamnya kira-kira bermakna : "Jakarta mengizinkan Aceh membuat peraturan daerahnya sendiri yang dianggap baik untuk kehidupan masyarakat Aceh yang religius, asalkan tidak minta MERDEKA dari NKRI".

Jadi tidak ada masalah soal "Bendera, Lambang dan Himne Aceh" itu, yang terpenting bagi rakyat adalah perdamaian tetap terjaga, pertumbuhan ekonomi dapat meningkat bagi devisa negara dan Aceh pun tetap satu saf bersama NKRI.

Jayalah Aceh Ku ! ... Jayalah Indonesia Ku !
asal adil saja.....jgn yg hina merah putih di biarkan di sana...tapi yg hina bndera aceh di hukum......
Quote:Original Posted By JhanCook
benderanya kayak pacman ya

Spoiler for :


Kaga takut dihukum 6 bulan loe? Just kidding
semoga aja tetep jadi bagian NKRI
×