Lightbulb ►► 5 Penghambat Aliran Rezeki ◄◄

Spoiler for NoRepost:


Quote:5 Penghambat Aliran Rezeki

Sesungguhnya pada diri setiap manusia, telah ditetapkan bagi mereka rezekinya sejak roh ditiupkan pertama kali ke dalam kandungan ibu. Bermacam-macam tingkatan rezeki setiap manusia. Namun demikian, bukan berarti tidak bisa berubah karena walau bagaimanapun itu adalah hak prerogatif Allah SWT.

Rezeki yang dituliskan tersebut bisa diibaratkan 1 botol aqua yang penuh berisi air. Ketika itu habis maka habislah usia manusia hidup di dunia ini. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa rezeki telah ditetapkan, hanya tinggal bagaimana cara kita meraihnya. Anda mau meraihnya dengan jalan halal penuh berkah, ataupun dengan jalan haram yang pasti sudah ada jaminan rezeki untuk kita semua. Maka tidak salah jika AA Gym, Ust. Mansur, dll, lebih suka mengatakan menjemput rezeki daripada mencari rezeki.

Beberapa dari kita mungkin meras, kok ya rezeki saya rasanya seret banget. Usaha ini itu, tidak juga membuahkan hasil Pokoknya serba sulit deh. Jika itu terjadi, maka kita perlu introspeksi diri. Jangan-jangan ada hal-hal yang membuat rezeki kita ditahan oleh Allah hingga sampai akhir hayat pun kita hidup berkesusahan. Nah, ada 5 hal yang menjadi penghambat rezeki kita yaitu ….

1. Hilangnya Rasa Tawakkal Kepada Allah

Kadangkala ketika rezeki kita mulai mengalir, ada rasa bangga dalam diri. Seolah-olah kita merasa bahwa ini semua adalah hasil dari kerja keras dan semangat pantang menyerah yang ada dalam diri kita. Kita merasa super hebat dan luar biasa. Kita lupa bahwa kesemuanya itu tidak terlepas dari faktor “x” yaitu Maha Pemurah dan Pengasihnya Allah.

Ketika itu terjadi, maka bersiaplah karena itu adalah titik balik dari tanjakan kesuksesan kita. Dan itulah titik balik dimana kita bukannya naik malah terus meluncur ke bawah. Bukankah Allah sudah berfirman “… Aku adalah seperti prasangka hambaku…”. Maka, pada saat kita berpongah-pongah ria dan lupa kepadaNya, maka Dia akan menganggap kita tidak membutuhkannya lagi. Disaat itulah Allah berpaling dari kita dan mencabut faktor “x” yang sebetulnya banyak mendominasi keberhasilan usaha kita.

2. Terlalu Banyak Dosa

Terlalu banyak dosa akan membuat hati kita tertutup debu. Memupuskan setiap doa yang dipanjatkan ke langit. Bahkan ada seorang Syekh terkenal yang mengatakan bahwa penutup dari pintu rezeki adalah dosa yang terlampau banyak. Sedangkan pembukanya adalah taubat. Jadi kalau Anda merasa rezeki seret, cobalah bercermin dosa apa saja yang sudah Anda perbuat selama ini.

Allah itu adil. Siapa yang berusaha maka pasti akan diberikan hasil. Ada hukum tanam benih tuai hasil. Selama kita usaha, ada hasil dibalik semua itu. Kalau kita tekun pasti berhasil. Tapi kalau tidak berhasil, dosa apa coba yang ada dalam diri kita. Jadi segeralah bertaubat. Saya pikir itu wajar dan bisa dianalogikan dengan mudah. Bayangkan saja Anda adalah karyawan di sebuah perusahaan. Kira-kira kalau perilaku Anda tidak baik, kerjaan ngga pernah beres, mudah dapet promosi kenaikan jabatan ngga? Kira-kira atasan melirik Anda ngga ntuk dinaikkan jabatannya? Apalagi Allah yang punya kuasa menaik turunkan rezeki dan kedudukan kita.

3. Berbuat Maksiat dalam Mencari Nafkah

Jaman sekarang jujur itu susah, orang yang ngga jujur aja kadang masih susah dapet duit. Akhirnya mark up sana mark up sini. Demi mencari uang melimpah. Sikut sana sikut sini, kalau perlu pakai dukun atau sewa orang untuk melakukan hal yang tidak-tidak. Ini terang-terangan membuat rezeki kita ditahan oleh Allah. Andaikata kita merasa dapat banyak duit itu semua tidak berkah. Dan ciri-ciri harta yang tidak berkah diantaranya :

Sering dibelanjakan untuk hal yang sifatnya sia-sia belaka. Tidak banyak mendatangkan manfaat, baik dirinya maupun orang lain dan lingkungan sekitarnya.
Sering dilanda penyakit, baik itu penyakit lahir maupun penyakit batin (iri, dengki, dll)
Sulit sekali hatinya tergerak untuk membelanjakan harta berlebih tersebut di jalan Allah. Padahal di setiap harta kita, ada hak orang lain yang mesti diberikan.

4. Dalam Bekerja Sering Melupakan Allah

Ciri-ciri paling mudah ditemui adalah meremehkan Shalat. Ketika kita benar-benar sibuk dan tiba waktunya shalat, kita cenderung menunda-nunda. Lebih penting kerjaan daripada shalat. Bahkan yang kebangetan, sampai ngga shalat gara-gara kerjaan. Atau bisa juga berupa ketidakjujuran dalam berbisnis. Kita menganggap tidak ada yang tahu kebohongan kita. Itu artinya, kita sudah melupakan Allah yang selalu mengamati dan mengetahui setiap tindakan kita. Kalau Anda luoa padanya, Dia pun dengan mudah melupakan Anda.

5. Enggan Bershodaqoh

Shodaqoh itu memiliki beberapa kelebihan jika dilakukan dengan ikhlas.

Menolak “bala” yang datang kepada kita, entah itu berupa penyakit, musibah, ataupun hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Kalaupun terpaksa terjadi (karena kehendak Allah), maka skalanya akan menjadi lebih kecil untuk kita.
Pupuk Kebaikan. Maksudnya dengan kita rajin bershodaqoh, sama artinya kita menebar pupuk-pupuk kebaikan. Ini nantinya akan menyuburkan pohon kebaikan dan berujung pada hak kita untuk memetik buah kebaikan itu sendiri. Bukankah sudah janji Allah bahwa setiap kita bershodaqoh dengan ikhlas, Alah akan melipatgandakan gantinya untuk kita. Cobalah dan buktikan sendiri.
Menjadi pelicin turunnya rezeki. Sudah banyak orang sukses yang merumuskan teori “Makin banyak memberi, makin banyak menerima”. Keluarkan sebagian harta Anda untuk shodaqoh dan tunggulah, sesungguhnya akan datang lebih banyak ganti yang dibarikan oleh Allah. Itulah mengapa orang-orang sukses kelas dunia (Donald Trump, Warren Buffet, Bill Gates, dll) berlomba-lomba menyumbangkan sebagian harta ataupun penghasilan dari bisnisnya untuk kegiatan sosial. Dan Anda lihat, bukannya bangkrut, malah bisnis mereka semakin besar.


Quote:Saya kira ini dulu sharingnya. Semua materi di atas saya resume dari tausiah Al Ustadz Syekh Ali dengan penafsiran ala Arief Maulana. Jika ada yang salah, mohon dimaafkan dan dibetulkan karena tidak ada manusia yang sempurna.

Bagi Yang Merasa Thread Saya Bermanfaat Boleh Bershodaqoh Seikhlas nya..
Terimakasih.. wassalam..

Klik=> <=Klik



originally posted by : Keith091
Reserved


originally posted by : Keith091
diamankan dari iklan


originally posted by : Keith091
wah.... yg paling benar itu yang gak pernah sedekah......
bener gan, banyak terlupakan nih, kadang jg jd sombong ma yang PUNYA, kalolg sukses.
nice info..
bener semuasih gan,, tapi paling dasar kata ust.yusman sih ridho orang tua gan,,
mantab dah gan trit nya..

makasih infonya gan,buat ane instropeksi diri jg...
yang paling berat shodaqoh gan...ane aja merasa demikian...
cuma ada masukan dari teman2 yang lebih paham jadi alhamdulillah sedikit ane jadi rajin shodaqoh..bukan nilai nya tapi rasa ikhlas untuk memberi di jalan Allah...
Quote:Original Posted By utresna
bener gan, banyak terlupakan nih, kadang jg jd sombong ma yang PUNYA, kalolg sukses.
nice info..


Quote:Original Posted By bujangmiayam
bener semuasih gan,, tapi paling dasar kata ust.yusman sih ridho orang tua gan,,


Quote:Original Posted By crutzs
mantab dah gan trit nya..



Quote:Original Posted By denay
makasih infonya gan,buat ane instropeksi diri jg...


Quote:Original Posted By rocktrap
yang paling berat shodaqoh gan...ane aja merasa demikian...
cuma ada masukan dari teman2 yang lebih paham jadi alhamdulillah sedikit ane jadi rajin shodaqoh..bukan nilai nya tapi rasa ikhlas untuk memberi di jalan Allah...


semoga thread saya bermanfaat bagi kaskuser..mohon nya ya..



originally posted by : Keith091
kalo menurut ane sih gan 1 lagi tuh kurangnya ,jangan jauh dari allah
dan salah satunya lagi yang seret rezeki itu zinnah,tapi apadaya namanya laki2 udah liat cewe sexy terus bugil mau ngapain lagi
nice thread gan rate bintang 5 dlu
ane setuju gan, thank u dah ingetin ane
Makasih gan udah di ingetin
nice trit tapi yg paling susah kayaknya sholat 5 waktu
ane setuju gan dan ane menyadari itu makasih dah ingetin ane
Menurut ane harus banyak banyak ber sedekah biar rejekinya berkah
nice info gan
Ane setuju banget gan.....
Banyak2 bersedekah pasti nanti dpt ganti yg lebih besar