KASKUS

padahal klo di eksekusi pada saat penangkapan bisa jadi gak jadi polemik seperti ini..hal yg biasakan klo ada statemen "melawan saat penangkapan atau mencoba melarikan diri"...
Quote:Original Posted By Fideliaku
padahal klo di eksekusi pada saat penangkapan bisa jadi gak jadi polemik seperti ini..hal yg biasakan klo ada statemen "melawan saat penangkapan atau mencoba melarikan diri"...


itu kan klo niatnya emang mau balas dendam,

nah pertanyaannya, apa niatnya gerombolan punisher itu emang mau balas dendam?

siapapun mrk, dengan melihat cara mengorganisasi dan melibatkan banyak orang, ini kayanya bukan hanya gerakan 'gerombolan' liar, tapi udah institusi..
Quote:Original Posted By sengkuni
Apakah rencana penitipan tahanan ke Lapas Cebongan ini diumumkan ke media ? Kalo tidak, tentu yang tau info ini hanya polisi dan pihak lapas.. So, agak janggal apabila kopassus langsung tau kalo tersangka sudah pindah ke lapas, kecuali polisi menginfokan ke mereka..


iya kayanya bukan kopasus deh gan...

ngk ngerti pokoknya firasat gw bukan mereka.

operasi mereka kan taktis. pernah liat sendiri soalnya
masa iya berondong byk peluru.

tp terlepas itu, ane setuju siapa yang ngebunuh org dengan sengaja, mau mabok atau sadar ( bukan kecelakaan lho..) maksud nya dari awal ada tendensi ngebunuh ya hukuman yg adil dibunuh balik.

ane termasuk ngk setuju hukuman buat pembunuh cm sebatas seumur hidup

semoga tni yang dikeroyok sama begudal2 itu diterima segala amal baiknya.

dan para penembak itu, ane nyatakan salut for your work, peduli setan skrng kalian banyak dicaci maki, ngk papa tangan kotor, yang penting efek dominonya preman2 begudal2 itu ngk sok2an kaya anjing lagi.
Quote:Original Posted By skull13579
wah kalo nyerang Lapas gini beda gk ya Gan dengan kudeta? Klo Petrus kan nembak sebelum proses hukum, bisa jadi mungkin melawan saat mau diamankan.... hehehe.... dan itu tidak melawan simbol2 negara.... kabar2nya juga senjata yang dipake kalibere 7,62 ya, wah senapan kuno tuh.... semakin kabur aja.... hahahahaha...... maap nglindur....


apanya yang kuno ?amunisinya ? senjatanya ? kalau kuno kenapa PT.PINDAD produksi itu amunisinya ? nulis kok ngelantur
Quote:Original Posted By ikandoreng


itu kan klo niatnya emang mau balas dendam,

nah pertanyaannya, apa niatnya gerombolan punisher itu emang mau balas dendam?

siapapun mrk, dengan melihat cara mengorganisasi dan melibatkan banyak orang, ini kayanya bukan hanya gerakan 'gerombolan' liar, tapi udah institusi..

kalo nawaitu sih hanya tuhan dan pelaku yg tau
ane sih berharapnya ini hanya shock buat para preman yg masih keliaran entah legal atau pun ilegal.entah ber beking atau tidak
Quote:Original Posted By AnggaLLAH



analisa ngawurnya... tanggal 22 itu hanya mengikuti hasil briefing tanggal 21....

btw... keempatnya akan diarak bak pahlawan....
http://www.tempo.co/read/news/2013/0...-Keliling-Kota


Dari artikel itu nampaknya yang pengen mengarak adl LSM-LSM gak jelas, bukan masyarakat NTT sendiri
tindakan LSM-LSM bodoh ini justru membangun stigma bhw masyarakat NTT mendukung preman dan menimbulkan diskriminasi. sy yakin mayoritas masyakat sono sejatinya tidak mau diidentikkan dengan premanisme, tapi apa mau dikata demi agenda terselubung LSM2 ini reputasi masyarakat sana dikorbankan.
Quote:Original Posted By tongoloka
Selasa, 26 Maret 2013 | 08:56 WIB
Drama 14 Jam Serangan Penjara Cebongan Sleman
Besar Kecil Normal

TEMPO.CO, Jakarta - Penyerangan terhadap Lembaga Permasyarakatan Cebongan hanya berselang 14 jam setelah empat tahanan yang tewas dipindahkan dari Rumah Tahanan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta ke lapas itu. Mirip operasi aparat.

Koran Tempo edisi Selasa 26 Maret 2013 membuat kronologi penyerangan ini dalam cerita komik. Berikut kronologinya:

Jumat
08.15. Kepala Lapas Cebongan, Sukamto, mendapat informasi bahwa 11 tahanan akan dititipkan oleh Polda DIY ke Cebongan.

12.30. Sukamto mendapat laporan dari anak buahnya bahwa dari 11 tahanan, ada empat tahanan berkaitan dengan pembunuhan anggota Komando Pasukan Khusus, Sersan Satu Santoso.

13.30. Kepala Lapas meminta penambahan personel keamanan kepada Kepolisian Resor Sleman dan Mlati. Polisi menjamin akan ada pengamanan tertutup.

18.30. Sukamto mendapat informasi dari anak buahnya bahwa ada gerombolan sedang masuk ke Yogya terkait kasus pembunuhan anggota Kopassus. Dia langsung berkoordinasi dengan anak buahnya untuk meningkatkan keamanan.

comment : informasinya dari mana (katanya dari pak Plokis)?, mengingat penyerang menggunakan avanza dan innova, bagaimana membedakannya?..kalau pakai truck Reo mungkin lain cerita. Atau nongkrongi markas Grup 2 untuk memata2ai pergerakan ?

23.00. Kepala Lapas Cebongan menghubungi Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Yogyakarta, Rusdianto. Dia mengusulkan agar kepolisian menambah jumlah personelnya di Cebongan. Rusdianto berjanji akan menelepon Kepala Polda Brigadir Jenderal Sabar Rahardjo.

23.30. Rusdianto menghubungi Kepala Polda DIY, tapi teleponnya mati. Ia lalu menghubungi Direktur Narkoba Polda DIY dan meminta penambahan personel polisi di Cebongan.

Sabtu
00.30 WIB. Penyerangan sekitar 15 menit itu terjadi. (Lihat juga:
Operasi Buntut Kuda Penjara Cebongan Sleman)

- Sekelompok orang bersenapan laras panjang datang dengan lima minibus Toyota Avanza dan Innova. Ada juga saksi yang melihat lima orang mengendarai sepeda motor.
- Lima belas orang di antaranya melompati pagar yang tingginya tak sampai 1,5 meter. Sekitar dua-lima orang berjaga di luar penjara.
- Satu orang menggedor gerbang penjara dan menyodorkan surat meminjam tahanan.
- Setelah mengancam akan meledakkan Lapas, 15 penyerang masuk ke ruang portir. Di sana mereka sempat menyiksa delapan sipir.
- Dari ruang portir, sebagian menyebar. Ada yang menuju ruang kepala lapas untuk mengambil kamera CCTV. Ada juga yang menjemput Kepala Keamanan Lapas Margo Utomo untuk mengambil kunci blok dan sel empat tahanan yang diincar.
- Empat penyerang masuk ke blok empat tahanan itu. Tapi hanya satu yang masuk ke sel dan menembak empat tahanan itu. Simak penyerangan 'profesional' di penjara Cebongan Sleman di sini.

--------------------------------------------------------------------------------------------
Jaraknya cuma 13 jam (12.30 tahanan dititipkan, 00.30 lapas di serbu)

Kejanggalan2 lainnya :

http://www.tempo.co/read/news/2013/0...ngan-LP-Sleman

Selasa, 26 Maret 2013 | 15:48 WIB
Kejanggalan Sebelum Penyerangan LP Sleman
Besar Kecil Normal

................................

"Rentan waktu dari pemindahan sampai penyerangan cuma 14 jam, sangat janggal," kata Riyo saat dihubungi Tempo, Senin, 25 Maret 2013. Pihak Polda beralasan, rutan yang mereka miliki tidak layak untuk digunakan. Disebutkan, Rutan Polda sedang akan direnovasi. "Tapi pantauan kami, Rutan Polda tidak rusak, masih bisa digunakan."

.........................................................................

Riyo pun menuturkan, keempat kliennya mengaku aneh dengan pemindahan penahanan mereka. Salah satunya, Juan. Anggota kepolisian itu mengaku pengawalan pemindahan dari Polda ke Cebongan sangat berlebihan.[/B]

"Mengawal kami seperti mengawal teroris saja. Sebanyak 15 anggota pengawal bersenjata lengkap," kata Riyo menirukan penuturan almarhum Juan.
...........................................................................

Namun, begitu dititipkan di LP Cebongan, Polda tidak memberikan pengamanan khusus. Tidak ada anggota Polda yang ditinggal untuk menjaga keempat tersangka. Pengamanan sepenuhnya diserahkan ke Lapas Cebongan. "Ini kok terkesan polisi seperti lepas tangan dan cuci tangan."

Menurut Riyo, usai kejadian Polda tidak melakukan upaya menutup akses keluar-masuk Provinsi Yogyakarta. Menurut dia, jika polisi sigap melakukan razia, kemungkinan bisa menjaring pelaku penyerangan Lapas Cebongan.

...................

Kepolisian Daerah Yogyakarta maupun Kepala LP Cebongan belum memberikan tanggapan mengenai kejanggalan yang diungkapkan Riyo. (Baca lengkap:S erangan Penjara Sleman)

------------------------------------------------------------

Ada apa ini..ada apa sebenarnya?


Tahanan waktu dipindahkan, dikawal 15 personil... Pada saat penyerangan lapas, 15 penyerang masuk, 2 - 5 menunggu..

Dikawal 15 = diserang 15 kebetulan kah?
Quote:Original Posted By akanovak


Ada gak kemungkinan executornya pegang dua senapan? jadi gak perlu reload dulu dengan logikanya toh "musuhnya" gak pegang senjata...


ga kaya cak Nur Is tuh

Quote:Original Posted By anazh12


Tahanan waktu dipindahkan, dikawal 15 personil... Pada saat penyerangan lapas, 15 penyerang masuk, 2 - 5 menunggu..

Dikawal 15 = diserang 15 kebetulan kah?


masuk akal..penyerangan berlangsung cepat karena mereka tau tempatnya, tau situasi dan kondisi..(mungkin) pernah kesana...atau sudah familiar dengan tempat itu.

Quote:Original Posted By man-jakarta


gan..setau ane..petrus itu awalnya memang di jogya..
waktu itu operasi pemberantasan gali istilahnya..kalau tidak salah sie..
yang memulai dandim..apa ini akan di mulai lagi ya..
kan dari kodim ada yg kena juga

ente betul gan. tepatnya istilahnya waktu itu 'militer dari garnizun yogyakarta'.
Quote:Original Posted By ngepamah


iya kayanya bukan kopasus deh gan...

ngk ngerti pokoknya firasat gw bukan mereka.

operasi mereka kan taktis. pernah liat sendiri soalnya
masa iya berondong byk peluru.

tp terlepas itu, ane setuju siapa yang ngebunuh org dengan sengaja, mau mabok atau sadar ( bukan kecelakaan lho..) maksud nya dari awal ada tendensi ngebunuh ya hukuman yg adil dibunuh balik.

ane termasuk ngk setuju hukuman buat pembunuh cm sebatas seumur hidup

semoga tni yang dikeroyok sama begudal2 itu diterima segala amal baiknya.

dan para penembak itu, ane nyatakan salut for your work, peduli setan skrng kalian banyak dicaci maki, ngk papa tangan kotor, yang penting efek dominonya preman2 begudal2 itu ngk sok2an kaya anjing lagi.

gak ada yang nyaci maki gan. semua rakyat mendukung, kecuali para preman dan (mungkin) daerah asal mereka sendiri.
Quote:Wiranto: Dalam Sehari, Kasus Penyerangan Lapas Cebongan Bisa Dibongkar
Wed, 27/03/2013 - 14:42 WIB


RIMANEWS - Bekas Panglima ABRI Wiranto menegaskan 17 ninja atau pasukan siluman pelaku penyerangan Lapas Cebongan Sleman yang memberondong empat tahanan titipan bisa dibongkar sehari.

Sesumbar Wiranto ini disampaikannya dalam, 'Kuliah Umum Kandidat Presiden 2014: Landscape Politik Indonesia" yang diselenggarakan Soegeng Sarjadi Syndicate di Garden Terrace, Four Season Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2013).

"Dalam hati saya, serahkan kepada saya, satu hari saya bongkar. Ini bukan masalah bisa atau tidak bisa tapi apakah mau atau tidak mau. Yang mudah dipersulit di negeri ini untuk mendapat keuntungan," ujar Wiranto yang tegas.

Ketua Umum DPP Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat) ini mengaku sangat memprihatinkan Indonesia sebagai negara hukum ada upaya orang tak terpuji mendobrak lapas dan tidak ketahuan siapa pelakunya. Ini dahsyat kalau dibiarkan, begitu katanya.

Menurut Wiranto, dalam kasus penyerangan lapas ini, semua pemimpin instansi yang memiliki senjata harus mengedepankan kejujuran. Dan mereka harus berorientasi bahwa siapa pun pelakunya harus mendapat sanksi hukum yang tegas.

"Yang salah harus ditindak, tidak boleh dilindungi. Dalam konteks kemarin itu, yang dibutuhkan kejujuran seorang pemimpin untuk memeriksa ke dalam dan menyampaikan kalau ada anak buahnya terlibat harus dilaporkan kepada kepolisian," tukas Wiranto.

Ia mengaku, sebagai warga pada umumnya tidak bisa melakukan penyelidikan dalam kasus penyerangan lapas Cebongan, hanya sekadar menghimbau siapa pun yang memiliki kewenangan untuk bersikap jujur dalam menyelesaikan masalah.

Modal jujur ini yang Wiranto terapkan kala peristiwa 98 lalu, di maan saat itu dirinya harus melakukan introspeksi ke dalam, menggelar pemeriksaan mencari anak buahnya yang salah melakukan penculikan. Namun, upaya itu bukan untuk menuduh tapi mencari tahu pelakunya.

"Saya tidak dalam menuduh siapapun. Tapi kalau masing-masing instansi yang punya senjata melakukan suatu penyelidikan ke dalam, ini akan selesai," terangnya sambil menambahkan dirnya tak mau mengira-mengira siapa pelaku penyerangan lapas ini.(yus/trbn)

Sumber : klik


kunci nya 'JUJUR'
Danrem juga bilang itu..., inyinya jujur, dan jangan bilang juga yang mati itu mahasiswa....

kalo izza bilang, sekarang 4 preman mati ribut...8 kopassus mati di papua cuma bentar ributnya...

ada yg menarik dari omongan pak danrem: kita jangan dipecah pecah, kalau kita gampang dipecah pecah yang suka di luar, masa ini media buanyak banget analisa analisa tapi kok ga ada analisa kalo ini bikinan luar?, itu sabah lagi ribut, jangan jangan mereka ga seneng kita tenang....
^^ berani berbuat harus berani bertanggung jawab mbak.

kalau benar sayang dan cinta sama bangsa dan negeri ini, jangan pernah melakukan kesalahan sekecil apapun yang bisa mencoreng nama baik bangsa dan negara.
Quote:Original Posted By anazh12


Tahanan waktu dipindahkan, dikawal 15 personil... Pada saat penyerangan lapas, 15 penyerang masuk, 2 - 5 menunggu..

Dikawal 15 = diserang 15 kebetulan kah?


Analisanya silahken dilanjut gan.
Ditunggu report mendalamnya.
Quote:Original Posted By Judess


kunci nya 'JUJUR'


dan bisa dimulai dengan menanyakan kejujuran 'pihak yang memindahkan/menitipkan tahanan itu' sebenernya...

Quote:Original Posted By Judess
^^ berani berbuat harus berani bertanggung jawab mbak.

kalau benar sayang dan cinta sama bangsa dan negeri ini, jangan pernah melakukan kesalahan sekecil apapun yang bisa mencoreng nama baik bangsa dan negara.



setuju...saya sangat setuju sama agan..jud ini..
analisa ngawur dari ane ni

jumlah personil :
- 15 orang yang berada d sekitar LP, termasuk wakil leader, eksekutor, penjaga depan, penjaga dalam, ambil cctv dll.
- 1 orang panah, menunjukan jalan dari luar kota menuju batas kota jogja.
- 1 orang panah, menunjukan jalan termudah dari batas kota jogja menuju LP.
- 1 orang panah, menunjukan jalan keluar dari LP menuju titik kumpul (batas kota).
- 2-3 orang mata-mata berjaga di ring perimeter 200-500 m dari LP
- 1 orang Leader menunggu di titik kumpul (batas kota).
- 3-5 orang Logistig, secara ngurus 17 ak-47, mobil 5-7, makan rokok 3 hari, rompi, topeng garong kaga gampang.
- 1 orang "Big Father" menunggu di kontrakan, update laporan dari Leader.

Total bisa mencapai 25-28 orang dalam acara pesta ini.
yang susah di prediksi jumlah orang logistik, secara mengurusi 17 ak-47 tidak mudah , baik menyuplai maupun menyimpan setelah di gunakan.


Quote:Original Posted By betano
analisa ngawur dari ane ni

jumlah personil :
- 15 orang yang berada d sekitar LP, termasuk wakil leader, eksekutor, penjaga depan, penjaga dalam, ambil cctv dll.
- 1 orang panah, menunjukan jalan dari luar kota menuju batas kota jogja.
- 1 orang panah, menunjukan jalan termudah dari batas kota jogja menuju LP.
- 1 orang panah, menunjukan jalan keluar dari LP menuju titik kumpul (batas kota).
- 2-3 orang mata-mata berjaga di ring perimeter 200-500 m dari LP
- 1 orang Leader menunggu di titik kumpul (batas kota).
- 3-5 orang Logistig, secara ngurus 17 ak-47, mobil 5-7, makan rokok 3 hari, rompi, topeng garong kaga gampang.
- 1 orang "Big Father" menunggu di kontrakan, update laporan dari Leader.

Total bisa mencapai 25-28 orang dalam acara pesta ini.
yang susah di prediksi jumlah orang logistik, secara mengurusi 17 ak-47 tidak mudah , baik menyuplai maupun menyimpan setelah di gunakan.





lho kok tau 3 hari...hayooo....???
Quote:Original Posted By Judess
^^ berani berbuat harus berani bertanggung jawab mbak.

kalau benar sayang dan cinta sama bangsa dan negeri ini, jangan pernah melakukan kesalahan sekecil apapun yang bisa mencoreng nama baik bangsa dan negara.


colek
×