Poll: Lebih percaya siapa gan?

This poll is closed View Polling Result
Ahok 77% (195 votes)
DPRD 8% (21 votes)
golput gan 15% (37 votes)

Cool Voting Hot Kaskus!!! DPR DKI yg Dimotori PARTAI WONG CILIK vs AHOK on Skandal Palyja

versi ahokQuote:Maju Kena Mundur Kena, Ahok Setuju Saham Palyja Dijual

Liputan6.com, Jakarta : Pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tentang persetujuan penjualan 51% saham Suez Environment di Palyja ke Manila Water Company dipertanyakan karena perusahaan itu dianggap tidak kredibel. Namun, Ahok mengaku bahwa langkah itu merupakan strategi semata.

"Itu strategi kita. Karena kalau kita batalkan sekarang, kita harus membayar beberapa triliun. Jadi maju kena mundur kena sama dia. Dibiarkan, dia juga nggak mau inves. Masa mau tunggu 2020 sekian baru mau diambil alih," ungkap Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (5/3/2013).

Ahok mengakui adanya ketidakadilan dalam kontrak dengan Suez Environment
. Untuk itu, ia setuju dengan penjualan Palyja karena itu merupakan satu-satunya cara mengubah kontrak.

"Kontrak lama itu sangat tidak adil. Kita batalkan, kita kena denda. Peluangnya untuk mengubah kontrak hanya ada ketika dia mau menjual. Di situ saja peluangnya," imbuh Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan, awalnya ia sudah menawarkan ke pihak Suez agar 51 persen saham itu dijual ke Pemprov DKI melalui BUMD. Namun, perusahaan asal Prancis tersebut tetap ngotot menjual saham ke Manila Water.

"Mereka anggap kita cari peluang. Mereka kan mau MoU dengan Manila, ya kita tekan Manila. Kami akan katakan ke Manila Water, 'Kamu tau tidak kalau kamu membeli ini, kami baru akan setuju kalau kamu melakukan seperti ini'," pungkas Ahok.(Ado)


versi pdipQuote:PDIP: Setujui Penjualan Palyja, Ahok Remehkan DPRD

"Basuki tak menganggap DPRD sebagai rekan kerja, karena mengambil keputusan sendiri. Padahal sejak Desember, kita sudah keluarkan rekomendasi penolakan penjualan, kenapa sekarang malah setuju, ini kan menganggap remeh kita," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Sayogo Hendrosubroto, Kamis (14/3/2013).

Politisi asal PDI Perjuangan ini menuturkan, DPRD lebih setuju jika penjualan saham Palyja ke BUMD DKI. Dengan demikian, pengaturan kerjasama bisa dilakukan dengan mudah. "Kalau dengan asing, uang warga yang beli air mengalir ke luar negeri semua, teknisinya orang luar, karyawannya digaji besar, itu biaya operasional pasti tinggi, beda dengan perusahaan lokal," jelasnya.


Sayogo menilai Basuki membolak-balikkan pemikiran logis ketika mengatakan penjualan menjadi jalan keluar pelaksanaan renegosiasi kontrak. "Itu namanya pikirannya terbalik, masa’ orang mau beli, dikasih perjanjian lama, harusnya kontrak baru, kemudian baru dijual," tegasnya.

Ia meminta Gubernur DKI Jakarta, Jokowi menolak permohonan Suez menjual sahamnya ke perusahaan air Filipina itu. "Kalau Wagub bilang Manila Water hebat, coba lihat sejarah. Dulu Lyonaisse dan Thames juga hebat, mereka perusahaan kelas dunia," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Basuki yang juga Ketua Proses Due Diligence penjualan Palyja menyatakan persetujuannya menjual saham Palyja. Menurutnya, dengan dijual dari PT Suez Environtment (pengelola Palyja), Pemprov DKI bisa melakukan renegosiasi. Tidak seperti selama ini dimana proses renegosiasi kontrak mandek.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok, ia sudah mengecek kinerja Manila Water di sejumlah negara dan rekam jejaknya bagus. PT Suez Environment sebagai pemilik PT Palyja menandatangani kesepakatan pada (18/10/2012) lalu untuk menjual saham Palyja sebesar 51 persen.

Padahal saat ini sedang diadakan proses renegosiasi kontrak antara Palyja dengan PAM Jaya. Seperti diketahui, kerjasama pengelolaan air di Jakarta ditandatangani pada 6 Juni 1997 untuk masa konsesi 25 tahun mulai 1 Februari 1998 hingga 31 Januari 2023. Dua operator asing, yaitu Palyja dan Aetra ditunjuk langsung untuk menyediakan air minum untuk warga Jakarta.

Namun, hingga saat ini pelayanan dua operator masih buruk. Selain itu, kerjasama juga merugikan PAM Jaya karena memiliki potensi utang sebesar Rp 18,2 Triliun kepada dua operator saat perjanjian berakhir pada 2022. Proses renegosiasi sudah dilakukan PAM Jaya dengan Aetra, namun belum dengan Palyja.


Kalo secara harfiah sih, jelas Ahok ngejilat omongannya sendiri kemarin
Tapi kan ini DPR,,,, lo pade ngerti kan kelakuan anggota hewan
Loohhh, tapi sekarang beda ini sampe wakil ketuanya dari PDIP loh yang ngomong!!!
Pweeee Deee I Pe !!! Parteinya wong ciliik !
Tau Jokowi? Lalu Megawati. Ganjar. Soekarno (fotonya)


to the poin, biar ketauan banyakan mana pendukungnya, jangan sampe absen ngisi voting diatas.

let the battle begin!
ane vote pks aja gan.. kok ga ada pilihannya ya?
kok jadi seperti ada aroma persaingan mega-prabowo ya
Quote:Original Posted By Geblekpisan
ane vote pks aja gan.. kok ga ada pilihannya ya?



sama gan ane vote buat pekaes

Quote:Original Posted By saepul.saunk



sama gan ane vote buat pekaes



milih yg ga ditanyain di pilihan

skor sementara 5 lawan 4
ini mo apa sih
ahok jokowi kalau ambil satu keputusan yah bareng
Yg tandatangan jokowi dan tiap malem mereka brainstorming
Mo adu dombain penggemar jokohok yaq?
TS ggagal

"Itu strategi kita. dah jelas lho si ahok ngomong kita bukan kata gw
Udah ah ane vote PKS aja
Quote:Original Posted By WAMIN
TS terguncangs ampe begini, ini gara2 KJS nga efektif nih, ruang kelas III buat TS yg sedang kena penyakit terguncangs penuh terus, akhirnya berdampak seperti ini



mikir paranoid sekehendak elo boleh, tapi tetap isi voting diatas
jelas2 itu dprd sama ahok berseberangan pikiran
sementara saya masih netral
lagipula ndak tinggal di jakarta jadi ndak pernah ngerasai jadi konsumen PAM disana
Quote:Original Posted By penggugatmk
versi ahok

versi pdip

Kalo secara harfiah sih, jelas Ahok ngejilat omongannya sendiri kemarin
Tapi kan ini DPR,,,, lo pade ngerti kan kelakuan anggota hewan
Loohhh, tapi sekarang beda ini sampe wakil ketuanya dari PDIP loh yang ngomong!!!
Pweeee Deee I Pe !!! Parteinya wong ciliik !
Tau Jokowi? Lalu Megawati. Ganjar. Soekarno (fotonya)


to the poin, biar ketauan banyakan mana pendukungnya, jangan sampe absen ngisi voting diatas.

let the battle begin!



iya iya.. kalo di jual ke BUMD uangnya bisa buat perut lo (dpr) ? uda kerjaan ngga profesional dapet air besih apa ntar masyarakat? mending ke luar negeri jelas profesional. jangan bawa2 nasionalis untuk membenarkan perut lu orang dah...
Quote:Original Posted By anthonius_zhou



iya iya.. kalo di jual ke BUMD uangnya bisa buat perut lo (dpr) ? uda kerjaan ngga profesional dapet air besih apa ntar masyarakat? mending ke luar negeri jelas profesional. jangan bawa2 nasionalis untuk membenarkan perut lu orang dah...


sama kaya pulsa gan kita udah nyetor uang ke qatar negri unta itu untuk setiap pulsa yg kita beli, tapi nggak apa2 yg penting pulsa untuk rakyat mencukupi
Golput

Pilih diatur negri sendiri

tapi harus berani tidak membayar denda

Konsekuensi diselesaikan belakang
Quote:Original Posted By mbia


sama kaya pulsa gan kita udah nyetor uang ke qatar negri unta itu untuk setiap pulsa yg kita beli, tapi nggak apa2 yg penting pulsa untuk rakyat mencukupi


yap, elo harus terimakasih sama sri baginda baduga yang mulia ibu megatron beserta pengurus partainya yg sukses menjual indosat dan telkomsel ke luar negri
terus menjual murah gas tangguh ke tempat 6000 babi ngambang


wkwkwkwk komen atas ane lucu banget,,,,ada plesetan megatron nya
Quote:Original Posted By WAMIN
TS terguncangs ampe begini, ini gara2 KJS nga efektif nih, ruang kelas III buat TS yg sedang kena penyakit terguncangs penuh terus, akhirnya berdampak seperti ini


dopost sama yg di bawah
Quote:Original Posted By WAMIN
TS terguncang
s ampe begini, ini gara2 KJS nga efektif nih, ruang kelas III buat TS yg sedang kena penyakit terguncangs penuh terus, akhirnya berdampak seperti ini


Tsnya abis di tampol sama mencret.dimuka sampai goblok bray
Lu tahu doski gimana kan bray

ah elaaahhhh
Quote:Original Posted By annuuu
wkwkwkwk komen atas ane lucu banget,,,,ada plesetan megatron nya


iya gan
sampe yang gw kuot gak berani lagi muncul disini
blunder dia ngomong gitu malah junjungannya kena
Quote:Original Posted By bangkhalifah
Golput

Pilih diatur negri sendiri

tapi harus berani tidak membayar denda

Konsekuensi diselesaikan belakang


yang ini baru jantan, kayak pak chaves
ane pengen pilih pekaes, mana pilihannya
klo di jual ke BUMD kan lu tau sendiri bray,... korupsi dimana mana.... biarin aja di jual ke asig yg penting pelayanan bener ya ga bray...
ah lu kayaga tau gw aja lu.....hahahahahahaha
Quote:Original Posted By kevindepp
klo di jual ke BUMD kan lu tau sendiri bray,... korupsi dimana mana.... biarin aja di jual ke asig yg penting pelayanan bener ya ga bray...
ah lu kayaga tau gw aja lu.....hahahahahahaha


sesuatu yang buruk dipenanganan tidak harus diberikan ke swasta mas.

perbaiki administrasi,

saya rasa political will Jokowi sudah kesana, banyak administrasi di pemkot DKI yang sudah di"bersihkan". dalam perkara ini cara Jokowi dalam mendisiplinkan para pejabat bisa dilakukan di BUMD. mengapa tidak didisiplilnkan seperti kasus marunda. semua bisa dilakukan jika ada political will.
karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak.