Gara-Gara capek Latihan timnas. pilar Garuda merah putih Walkout minta Istirahat.

TEMPO.CO, Jakarta -- Dua puluh satu pemain meninggalkan sesi latihan tim nasional, Jumat pagi, 15 Maret 2013. Mereka walk-out dengan alasan letih akibat kompetisi sehingga tidak kuat menjalani porsi latihan yang diberikan pelatih Luis Manuel Blanco.

Mereka adalah Hamka Hamzah, Ricardo Salampessy, Muhammad Roby, Zulkifli Syukur, Ruben Zanadi, Abdul Rahman, Faturahman, Ahmad Bustomi, Imanuel Wanggai, Ferdinand Sinaga, Ian Louis Kabes, Zulham Zamrun, Boas Solossa, Eka Ramdani, Ponaryo Astaman, Dedi Hartono, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Tantan, Jajang Mulyana, dan Bayu Gatra,

"Kami masih lelah akibat kompetisi dan masih butuh istirahat. Sedangkan pelatih memberikan porsi latihan fisik yang berat, yang juga telah kami dapat di klub," kata salah seorang pemain, ZUlkifli Syukur, di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Hamka Hamzah cs meninggalkan latihan tim sekitar pukul 10.00 WIB, setelah sebelumnya berdiskusi dengan pelatih dan manajer timnas, Habil Marati. Para pemain itu pun langsung meninggalkan GBK dan kembali ke hotel.

"Kami sudah komunikasikan hal itu ke pelatih dan ia memberi izin. Tidak masalah," kata Zulkifli lagi.

Hal sama dikatakan pemain lain, Zulham Zamrun. "Kami keletihan, tapi nanti sore akan kembali berlatih bersama," kata Zulham Zamrun.

Adapun Habil Marati mengaku bisa memaklumi keinginan para pemain itu. "Mereka memang masih letih. Tap jika ingin menjadi pemain timnas, saya membutuhkan pemain yang disiplin dan loyal," kata Habil.

Latihan Jumat pagi sendiri memang dimulai di bawah terik matahari. Dimulai pukul 09.00 WIB, para pemain langsung diberi materi pembentukan fisik, seperti berlari bolak-balik selama delapan menit.

Beratnya materi latihan itu pun terlihat dari air muka dan respon para pemain. Salah seorang pemain asal Persipura Jayapura, Imanuel Wanggai, sempat berkeluh-kesah saat melahap porsi latihan fisik.

"Pulang, Persipura. Pulang, Persipura," kata pemain yang akrab disapa Manu itu berkali-kali. Ungkapan itu dilontarkan Imanuel dengan nada yang cukup keras di depan manajer timnas, Habil Marati. Adapun Habil hanya terdiam melihat respon Imanuel.

Mayoritas pemain memang baru saja bergabung ke timnas karena masih harus memperkuat klub di kompetisi Liga Super Indonesia. Misalnya saja, pemain Persipura dan Mitra Kukar yang masih bermain pada 13 Maret kemarin di Kutai Kertanegara. Begitu juga pemain asal Pelita Bandung Raya dan Persisam yang bermain pada tanggal yang sama.

Semoga aja ini bukan isyarat Buruk ya gan. Ntar semoga juga jangan ada alesan-alesan lain.

Jadi keinget komentator Liga Australia kira kira begini komen dia mengenai pemain sepakbola Indonesia

Quote:Rata-rata kekurangan pemain indonesia adalah cuma ukuran otot mereka, fitnessnya kurang, mereka cuma berfikir skill dan teknik,padahal daya tahan tubuh, kelenturan, kebugaran, termasuk skala lemak dan otot harus diperhatikan dalam sepak bola modern

Lalu ada pertanyaan
Bagaimana dengan Messi, Xavi dan Maradona ?

Quote:
Mereka memang pendek, tapi Skillnya xtra ordinary. Massa Ototnya penuh dan seimbang. pembentukannya lebih dari 5 tahun. dan merekapun di Support oleh teammate yang Bertubuh tinggi, Skill baik dan kemampuan fisik atletis




Semoga Menpora Roy Sukro , PSSI dan seluruh jajaran insan pesebakbola Indonesia sadar akan pengembangan dengan penerapan sport science sejak dini, badan tidak tinggi tapi kalau di latih dengan metode sport science terutama di latihan jumping dan body strength serta nutrisi yang baik, masalah ini bisa di atasi.

Ini salah satu kutipan Bukti Pentingnya Fisik dalam olahraga sepakbola

Quote:

"'Kami kekurangan pemain berbadan tinggi. Kita sering kecolongan angka, pada bola-bola mati. Kalah duel di udara yang seharusnya bisa dicegah. Kami harus bisa menghadapi tim-tim yang berfisik kuat. Sekarang ini kita seringnya ditaklukkan secara fisik." Arsene Wenger



"Pulang, Persipura. Pulang, Persipura," kata pemain yang akrab disapa Manu itu berkali-kali. Ungkapan itu dilontarkan Imanuel dengan nada yang cukup keras di depan manajer timnas, Habil Marati. Adapun Habil hanya terdiam melihat respon Imanuel.

Manu Manu .. ngancem niye?? kamu pemain hebat dan taktergantikan ya???

Update terbaru terkini

Quote:
Jakarta - Pelatih mencoret pemain yang tak disiplin, pihak BTN menganulirnya. Penonton menyindir pemain yang berlatih, yang disindir pun tidak senang dan berbalik menghampiri penonton.

Itulah yang terjadi pada sesi latihan timnas hari ini, Jumat (15/3/2013), yang semula sempat diprediksi akan "meriah" karena mulai akan diikuti oleh lebih banyak pemain.

Kontroversi di sesi tersebut diawali ketika tadi siang Blanco mencoret 14 pemain, setelah memimpin sesi latihan pagi. Alasannya, mereka dinilai indisipliner. Ke-14 pemain tersebut adalah Samsidar, Zulham Zamrun, Hamka Hamzah, Ahmad Bustomi, Zulkifli Syukur (Mitra Kukar), Ponaryo Astaman, Tantan (Sriwijaya), Boaz Solossa, Riccardo Salampessy, Immanuel Wanggai, Ferinando Pahabol, Patrich Wanggai, Ian Louis Kabes, dan Ruben Sanadi (Persipura).

Namun, wakil ketua Badan Tim Nasional (BTN) Harbiansyah tidak terima dengan putusan Blanco tersebut. Bahkan terlontar dari mulutnya kemungkinan mencopot pelatih Argentina yang baru sebulan direkrut pihaknya itu.

"Mana ada pelatih yang langsung mencoret pemain sebelum kita berlatih. Menyentuh bola pun mereka juga belum. Saya jadi ragu tentang kapasitas dia sebagai pelatih," cetus Harbiansyah.

"Saya akan laporkan kepada ketua BTN. Harus ada evaluasi. Karena kita masih punya beberapa pelatih, seperti Jacksen Thiago, dan Rahmad Darmawan. Walau pelatih punya hak, tapi jika di luar nalar maka merupakan kesalahan besar."

Kemudian, pada sesi latihan sore di Lapangan C Senayan, latihan sempat diikuti hanya 23 pemain. Setengah jam kemudian menyusul 14 pemain yang dicoret tadi, plus beberapa pemain lain. Setibanya di lapangan mereka tidak langsung turun. Mereka masuk ke ruang ganti dan sempat terdengar nada-nada bercanda. Harbiansyah kemudian meminta mereka ke lapangan dan ikut berlatih.

"Sudah kalian ikut saja dulu. Lari-lari, masa mau di dalam ruangan terus," bujuk dia.

Para pemain itu akhirnya mau mengikuti latihan yang dipimpin asisten pelatih Jorge Di Gregorio dan pelatih fisik Marcos Connena, yang berlangsung selama sekitar 30 menit. Sesudah itu mereka kembali ke ruang ganti. Hamka Hamzah sempat berseloroh dengan mengatakan, "Udah ah, kita nonton timnas IPL saja."

Sementara itu, di pinggir lapangan, sejumlah penonton masih mengikuti sesi tersebut. Ketika terdengar ada yang berseloroh, "ayo dong, yang latihan jangan timnas IPL saja, kita ingin semua pemain timnas", beberapa pemain terlihat emosi dan menghampiri ke arah penonton. Sempat terlihat adu argumentasi di antara mereka.

Suasana tak kondusif berlanjut ketika seluruh pemain bubar menuju bus untuk kembali ke hotel. Dengan nada tinggi dan mengundang perhatian banyak orang, Hamka Hamzah tiba-tiba sempat berseru, "Apa itu pemain naturalisasi. Sini gue tampol-tampolin!"


KOmeng-KOmang kaskuser yg suka sepakbola

Quote:

Quote:Original Posted By H34dQu4rt3r5
ya memang fisiknya kurang kok Gan.. terutama stamina ya.. kan keliatan bgt itu..

coba liat permainan timnas terutama menit2 terakhir.. sdh banyak yg jalan.. turnover.. kecolongan.. dst.. ya gitu klo staminanya udah abis.. konsentrasi pasti turun..

teknik timnas kita emang bagus Gan? klo dibandingin kita2 sih iya
bandinginnya sama timnas negara lain dong...


at least klo tekniknya kurang masi bisa ditutupi sama fisik yg mumpuni..

btw klo ane liat situasinya di timnas ngga kondusif.. BTN nnya juga perlu diganti aja sebagian orang2nya terutama si Harbiyansyah itu (klo emang bener beritanya ya..)

sama itu pemain yg 14 org dicoret aja.. kita nggak perlu orang2 yg sulit diatur demi kebaikan bersama...

Tehniknya kita Bandingkan sama Pemain Thailand atau Vietnam ya gan??
Thailand diatas kita kayaknya gan.

Quote:Original Posted By Symptom12
Yang ane tahu si Van Dijk sama Irfan Bachdim malah menyatakan mereka gak keberatan dengan porsi latihan yang harus mereka terima walaupun mereka baru sampai. Yang nauralisasi ternyata lebih loyal ketimbang yang lokal

Itu Dia penyebab si Hamka hamza ampe triak2 "Gue tampol tampolin"

Klo one by one sama Van Dijk ane rasa bs di smackdown tuh Hamka.
Hamka hamzah itu pemain Nasional kelakuan Tarkam, wasit sering banget dia dorong2 dia bully. ngak mencerminkan pemain Timnas yg baik.



Quote:Original Posted By 1535
buat agan2 yang pro sama keputusan pelatih sma aja kyak org bego sok iye sama disiplin, emank disiplin ga ada toleransi yah???
disiplin juga liat2 kondisi pemain donk, emank lu kata indonesia sma kyak argentina/eropa yang cuman satu pulau doank jadi klo kmna2 gak terlalu nguras tenaga??? pemain jga butuh istirahat bertemu dngan keluarga, bukankah keluarga jga termasuk memotifasi pemain dalam bertanding??? liat peta bung, negara kita negara kepulauan kmna2 butuh tenaga extra??? nie gw copas kta2xcoach Jacksen F. Tiago : "Seandainya coach Blanco diberikan jadwal kompetisi ISL & sebuah peta negara Indonesia, pasti beliau akan lebih sabar dlm ambil keputusan!!!



Jadi ente setuju dengan sikap Manu yg tidak menghormati Coach dan Asisten , Lalu sikap Hamka yg melecehkan Pemain naturalisai , dan sikap walkout yg dilakukan 21 pemain tersebut??

Gimana mau maju sepakbola kita gan... Prestasi boleh pas pasan. tapi Level dan profesionalisme harus berubah lbh baik lagi.

satu lagi
EDAN !! Dikit2 bonus Dikit2 Bonus buat pemain!! kalau lawan Arab dapet point dikasih Bonus uang...



Kunjungi Thread ane lainnya

http://www.kaskus.co.id/thread/5142b...s-kuliah-edan/
BONUS 500 JUTA BUAT PEMAIN

Quote:
JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Tim Nasional (BTN) menjanjikan bonus Rp 500 juta bagi 23 pemain tim nasional yang akan menghadapi pertandingan lanjutan Pra-Piala Asia Australia 2015 melawan Arab Saudi, 23 Maret mendatang.

Ketua BTN, Isran Noor, mengatakan, apa pun hasil laga tersebut, Andik Vermansah dan kawan-kawan akan tetap mendapatkan bonus. "Selain bonus itu, para pemain juga akan diberikan uang saku masing-masing sebesar Rp 1 juta per hari. Itu untuk uang saku bagi 23 pemain yang terpilih melawan Arab Saudi," ujar Isran kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/3/2013).

Isran menambahkan, sebelum 23 pemain tersebut resmi dibentuk, setiap pemain yang mengikuti pelatnas akan diberikan uang saku masing-masing Rp 500 ribu per hari. BTN, kata dia, akan mencari dana dari sponsor dan pemerintah agar bonus segera bisa diberikan kepada pemain.

Skuad inti timnas Indonesia untuk melawan Arab Saudi sendiri direncanakan akan diumumkan paling lambat pada Selasa (19/3/2013). Dengan begitu, setiap pemain yang masuk ke dalam skuad inti setidaknya akan mendapat guyuran bonus sebesar Rp 26 juta dari tambahan uang saku mereka setelah menjalani laga melawan Arab.

BTN sebelumnya memanggil total 58 pemain untuk mengikuti seleksi timnas Pra-Piala Asia 2015. Selain Arab dalam babak kualifikasi Grup C, Indonesia bergabung bersama Irak dan China.








Ini dia yang bikin hancur nasionalisme pemain kita.

Lagian juga uda males2an ngapain juga dikasih bonus.

Kagak beres!!

Liat tuh pebulu tangkis dan atlet2 cabang lain yg lbh pantas mendapatkan bonus malah banyak hidupnya melarat dan berkekurangan
ahaha ini yg salah pelatih apa pemain yah ? pemain timnas manja.
resiko sih sebenernya.
disini dituntut profesionalisme seorang atlit..
Ada setujunya ada engganya...setujunya, krn kndisi geografis indonesia yg besaaaaaar bgt, pmain jg msti ngelwtin prjlnan yg jauh n mlelahkan (ex. persipura n klub2 kalimantan), jd bisa dmklumi...yg ane ga setujunya, trkadang emg pltihan kebugaran d indo msh blm mju, sering qt lihat d prtndingan isl, bru mnit 60-70, pmain2 kyanya dh mles nglakuin duel udara, krn emg tnaga trkuras bgt klo dh loncat2..hal itu bkan spnuhnya kslahan pmain, tp tim kepelatihan n tntunya metode standar kepelatihan spkbola indo
seperti bukan atlet pro. kapan mau maju? sedangkan menu nya atlet adalah latihan. jadi inget wakttu masih ditangani sama anatoly polosin, pemain timnas kita sampe pada mencret2, tapi hasilnya Juara gan...
pemain sekarang memble. gitu aja dah nyerah
ya semoga bukan pertanda buruk buat timnas melawan arab saudi nanti,.
(kalo gak salah)
ISL memang biang....
dari dulu gak berubah2 masalah disiplin...
itu yg jauh2 dari belanda, thailand aja gak pake ngeluh2.
mental preman semua.. dikira timnas masih seperti dulu yg pelatihnya gampang digertak
anjir manja banget!!!! jgn dipanggil lah pemaen manja kaya gt!!
semoga aja bukan sinyal buruk bwat persepakbolaan indonesia gan
Gak tau ane mesti nyalahin sapa, pelatih atau pemainnya yang males neh. bola kan gak cuma ngomong skill doang. faktor brain, agility, fitness juga berperan loh
Quote:Original Posted By dimasgustamas
ahaha ini yg salah pelatih apa pemain yah ? pemain timnas manja.


Anda yg menilai. ane yakin Blanco geleng2 kepala

Quote:Original Posted By chandrarock22
resiko sih sebenernya.
disini dituntut profesionalisme seorang atlit..

Tapi sudahkah mereka pro layaknya pro?

Quote:Original Posted By livingdead
Ada setujunya ada engganya...setujunya, krn kndisi geografis indonesia yg besaaaaaar bgt, pmain jg msti ngelwtin prjlnan yg jauh n mlelahkan (ex. persipura n klub2 kalimantan), jd bisa dmklumi...yg ane ga setujunya, trkadang emg pltihan kebugaran d indo msh blm mju, sering qt lihat d prtndingan isl, bru mnit 60-70, pmain2 kyanya dh mles nglakuin duel udara, krn emg tnaga trkuras bgt klo dh loncat2..hal itu bkan spnuhnya kslahan pmain, tp tim kepelatihan n tntunya metode standar kepelatihan spkbola indo


Jadi menurut agan masih bisa ditoleran ya?

baru ngerasa digebor gaya brazil yooo, ama opa alfred aja masalah disiplin permainan udah bagus kok, kalo ama om blanco sekalian maen teknik
Quote:Original Posted By mandhon
seperti bukan atlet pro. kapan mau maju? sedangkan menu nya atlet adalah latihan. jadi inget wakttu masih ditangani sama anatoly polosin, pemain timnas kita sampe pada mencret2, tapi hasilnya Juara gan...
pemain sekarang memble. gitu aja dah nyerah

Objektiv pandangan agan, tapi mereka punya alesan gan. bisa apa Blanco??


Quote:Original Posted By adambumerang
ya semoga bukan pertanda buruk buat timnas melawan arab saudi nanti,.
(kalo gak salah)

Jangan gan.. plis jangan


Quote:Original Posted By mehzad
ISL memang biang....
dari dulu gak berubah2 masalah disiplin...
itu yg jauh2 dari belanda, thailand aja gak pake ngeluh2.
mental preman semua.. dikira timnas masih seperti dulu yg pelatihnya gampang digertak

Sifat apa Bakat terpendam ya gan??



Quote:Original Posted By suratnikah
mau skill bagus, tubuh tinggi kek kalau mental pemainnya pada ga profesional gak bakalan bisa maju

jadi malu sama negara2 afrika yang serba kekurangan tapi mental mereka mantap macam Ghana,Nigeria,Pantai Gading

Itulah ada kata profesionalisme dan nasionalisme


Quote:Original Posted By KlonenganHansip
semoga aja bukan sinyal buruk bwat persepakbolaan indonesia gan

Rumit gan.. bener bener Rumit


Quote:Original Posted By love.killer
Gak tau ane mesti nyalahin sapa, pelatih atau pemainnya yang males neh. bola kan gak cuma ngomong skill doang. faktor brain, agility, fitness juga berperan loh


Absolutley right gan!! setuju sama komeng ente
cuma bisa berdoa yg terbaik buat TIMNAS
ketauan kelemahan pemain timnas kwkwkkkwkwkwkkwkkw
coba bandingin dlu ama latihan timnas spanyol gan, klo emg lebih berat latihan timnas indonesia ya harusnya dikurangin.
latihan fisik ala kopassus kalo diterapkan sama hansip jelas ngeluh hansipnya gan.
skrg timnas mau jd kopassus apa hansip?

tp tetep GARUDA DI DADAKU
pemain bola di negara kita skil baru bagus dikit aja udah banyak gaya
Quote:Original Posted By vidyan
baru ngerasa digebor gaya brazil yooo, ama opa alfred aja masalah disiplin permainan udah bagus kok, kalo ama om blanco sekalian maen teknik


Smoga aja gan. ane ud gk brani berekspetasi tinggi sama timnas...
sedih kdang2 kalo liat yg ud terjadi di kepengurusan dan keprofesionalisme-an.

Terakhir si Kcil Okto absen tanpa izin
akhirnya di Skors sama Blanco.

Blanco menilai, di Timnas udah ada pembagian kelas, kelas Bintang dan bukan Bintang. nah yg bobrok ini justru Kelas Bintang!!

Tanpa babibu di skors Okto. Blanco sampe bikin statemen, Maradona aja klo di timnas Garuda gk disiplin, dia gk akan pakai.
toko sebelah bilang kalo tuh pemain dah pada dicoret, lah bejimana iki urusannya