Presiden Venezuela Hugo Chavez Meninggal Dunia

Quote:

KOMPAS.com - Presiden Venezuela Hugo Chavez meninggal dunia dalam usia 58 tahun. Demikian diungkapkan wakil presiden Nicolas Maduro, Selasa waktu setempat.



Dalam pengumuman nasional, Maduro mengatakan Chavez meninggal Selasa (5/3/2013) pada pukul 16.25 waktu setempat. Menurut CNN, Maduro meneteskan air mata saat memberitakan hal itu.

Sebelumnya Chavez dilaporkan menderita infeksi baru menyusul perawatan kanker yang tengah dijalaninya. Semenjak menjalani perawatan kanker di Kuba, Chavez tidak pernah kembali muncul di hadapan publik.

Banyak warga Venezuela kemudian mendesak agar kondisi kesehatan Chavez diumumkan secara rinci ke publik.

Chavez, yang menjabat presiden selama 14 tahun, diyakini memiliki kanker di sekitar panggulnya, tetapi penyakit pasti yang dideritanya dirahasiakan.

Dia mengumumkan pada Juni 2011 silam bahwa dia menderita kanker dan telah menjalani empat kali operasi sejak saat itu, termasuk perawatan kemoterapi dan radiasi.

Selama ini, Chavez diklaim mengambil keputusan negara dari tempat tidur di rumah sakit, tetapi ada beragam spekulasi mengemuka terkait kondisi kesehatannya.

Chavez kembali terpilih untuk enam tahun masa jabatan lagi saat pemilu berlangsung Oktober 2012, tetapi Mahkamah Agung memutuskan sumpah jabatan yang mestinya berlangsung 10 Januari lalu bisa ditunda karena penyakit yang dideritanya.

SUMBER



Quote:Chavez, Meyakini Sosialisme hingga Mati

CARACAS, KOMPAS.com — Hugo Chavez, Presiden Venezuela yang menyatakan dirinya sebagai "sosialis abad ke-21" dan musuh Amerika Serikat, meninggal pada Selasa (5/3/2013). Hal itu diumumkan Wakil Presiden Nicolas Maduro. Chavez, yang telah lama berjuang melawan kanker, berusia 58 saat meninggal.

Perjalanan Chavez menuju kursi presiden pada tahun 1999 mewarnai era baru politik Venezuela dan hubungan negara itu di dunia internasional. Chavez adalah presiden sayap kiri pertama di kawasan Amerika Latin sebelum diikuti pemimpin lainnya di kawasan tersebut.

Mantan tentara penerjun payung ini terkenal dengan pidatonya yang panjang mengenai berbagai hal, mulai dari kejahatan kapitalisme hingga cara yang tepat untuk menghemat air saat mandi.

Sebagai seteru AS yang paling vokal di kawasan itu, ia memengaruhi para pemimpin lainnya untuk mengambil sikap yang sama terhadap Paman Sam.

Namun, pada bulan-bulan terakhir, kehidupan Chavez ditandai dengan keheningan akibat kondisi kesehatannya yang memburuk. Chavez menjalani operasi keempat pada tanggal 11 Desember 2013 di Kuba dan semenjak itu tidak terlihat lagi di hadapan rakyatnya. Sejumlah foto yang dirilis pada bulan Februari adalah foto terakhir Chavez yang beredar di masyarakat.

Meski kondisinya makin memburuk, pemerintah tetap menyuarakan pesan penuh harapan akan kembalinya Chavez sebagai pemimpin mereka. Harapan itu terus diembuskan walau Presiden yang baru terpilih kembali itu makin lemah dalam perjuanagnnya melawan infeksi pernapasan.

Semasa berkuasa, Chavez mengampanyekan rencana ambisius untuk mengubah Venezuela yang kaya minyak menjadi negara sosialis dalam apa yang disebutnya Revolusi Bolivarian. Nama itu diambil dari idola Chavez, Simon Bolivar, pejuang kemerdekaan negara-negara Amerika Selatan di awal tahun 1800-an.

"Setelah melakukan banyak diskusi, membaca, debat, dan melakukan perjalanan di seluruh dunia, saya yakin—dan saya meyakini hal selama hidup saya—bahwa jalan menuju dunia baru yang lebih baik bukan melalui kapitalisme. Jalan yang benar adalah sosialisme," kata Chavez dalam program televisi mingguannya di tahun 2005.

Chavez memanfaatkan kekayaan minyak Venezuela, yang meningkat secara dramatis selama masa jabatannya, untuk menjalankan program-program sosial bagi warganya yang miskin. Dia memperluas monopoli minyak negara untuk pendanaan "misi sosial" bernilai jutaan dollar. Program yang mendapat banyak dana antara lain pemberantasan buta huruf, menyediakan makanan pokok terjangkau, dan memberikan akses ke pendidikan tinggi.

Namun, Chavez juga meninggalkan warisan berupa penindasan terhadap politisi dan media yang menentangnya.

Dia memusatkan kekuasaan di badan eksekutif dengan mengubah lembaga-lembaga yang sebelumnya independen—seperti peradilan, badan pemilihan umum, dan militer—menjadi loyalis partisan.

Melalui keputusan-keputusan yang pro-presiden, lawan-lawan politiknya diganjal saat mencalonkan diri dalam pemilu melawan partai yang berkuasa.

Pemerintah Chavez juga membungkam media-media oposisi. Ia mengesahkan undang-undang yang memaksa puluhan radio dan stasiun televisi tidak lagi memiliki hak siaran.

Lawan-lawan politik Chavez juga mengkritik program-program sosialnya, yang dianggap tidak berkelanjutan dalam jangka panjang. Pengontrolan terhadap harga, misalnya, justru mendongkrak laju inflasi, sedangkan pengambilalihan lahan-lahan pertanian oleh negara membuat produksi tertekan.

Namun, sebagai pembelaan, dalam sebuah pidato panjang tanpa teks, Chavez menuduh Amerika Serikat berada di pihak oposisi yang mencoba mengatur penggulingannya dan menyebut Presiden George W Bush sebagai iblis di depan Majelis Umum PBB.

Selain program-program sosial dalam negeri, pemerintah Chavez juga memompa uang untuk kebijakan luar negerinya. Chavez menginvestasikan jutaan dollar dalam minyak dan uang tunai di negara-negara yang memiliki ideologi serupa.

Chavez menganggap mantan pemimpin Kuba Fidel Castro sebagai mentornya. Ia juga menyekutukan Venezuela dengan Iran dan negara-negara lain yang menentang Amerika Serikat.

Meski mengagumi Castro, Chavez menjadikan Simon Bolivar sebagai sumber inspirasinya, bahkan mengubah nama negaranya menjadi Republik Bolivarian Venezuela.

Chavez sendiri menjadi semacam mentor bagi orang-orang lain. Para pemimpin kiri yang terpilih setelah Chavez, seperti Evo Morales di Bolivia, Rafael Correa di Ekuador, dan Daniel Ortega di Nikaragua, mengikuti gaya Chavez dalam beberapa hal.

Walau sering berpidato panjang lebar dan berapi-api, Chavez juga bisa menjadi sangat tertutup. Dia lama menutupi sakit kankernya dan tidak pernah menjelaskan jenis kanker apa yang menggerogotinya. Orang-orang Chavez di pemerintahan merahasiakan rincian perawatan Presiden dan kondisi kesehatannya yang terus menurun hingga ajal menjemputnya.

Kematian Presiden Venezuela ini meninggalkan kondisi yang tak mudah diprediksi, mengingat tidak ada penerus yang kuat dari partainya, dan kondisi oposisi yang masih gamang. Kematian Chavez bisa berarti digelarnya pemilu meskipun Chavez berkehendak Maduro menggantikannya.

sumber


Quote:Original Posted By sjaria
turut berduka atas wafatnya hugo chavez, presiden yang dikenal dunia luas.

hugo chavez dan gus dur




Semoga diterima di sisi Tuhan YME dan keluarga diberi ketabahan.

PENTING !!! Karena banyak yang komen sebagian bilang presiden Venezuela, sebagian bilang presiden Kolumbia.

Hugo Chavez adalah presiden Venezuela
Sedangkan presiden Kolumbia bernama Juan Manuel Santos.

Nah jangan salah2 komen lagi guys ....



turut berduka

calon presiden penggantinya sapa om?
semoga diterima di sisi tuhan YME...

Hugo sendiri juga belom dilantik secara resmi kan sejak menang pemilu oktober 2012 kemaren,kayaknya wakilnya yg jadi presiden...
Quote:Original Posted By vanboteng
turut berduka

calon presiden penggantinya sapa om?


wah siapaya ???

yang jelas bukan TS gan ....

bawah TS mungkin tau ...
nice info

kok di tipi belom ada beritanya

Salah satu tokoh anti kapitalisme Barat paling berpengaruh telah pergi...


Semoga bahagia di sana bersama Marx, Engels, Mao Zhe Dong, Che Guevara, dan teman2 seperjuangan lain, Fidel Castro, Rafael Correa & Evo Morales...
presiden anti kapitalis dan anti ameriki


RIP
Quote:Original Posted By INCUBATOR
nice info

kok di tipi belom ada beritanya



pihak tv belum baca thread gue ini gan ...

kalau udah baca, pasti lansgung disiarkan di tv
wah padahal katanya udah sempet pulang kemarenan
Quote:Original Posted By vanboteng
turut berduka

calon presiden penggantinya sapa om?


Dulu sih Chavez pernah bilang kalau dia akhirnya gak bisa lagi memimpin, maka yg jadi penggantinya adalah wakil presiden Nicolas Maduro


woooaagghhh, akhirnya meninggal dunia
mati muda...kasian

semoga penggantinya ga kalah galak dari dia.
Quote:Original Posted By Shuma-Gorath
Dulu sih Chavez pernah bilang kalau dia akhirnya gak bisa lagi memimpin, maka yg jadi penggantinya adalah wakil presiden Nicolas Maduro




dulu tuh kapan?
200 tahun Yg lalu?
Quote:Original Posted By stratovarius666

dulu tuh kapan?
200 tahun Yg lalu?


Bulan Desember 2012 lalu

http://www.nytimes.com/2012/12/09/wo...r-surgery.html
Quote:Original Posted By bambang4riyanto
Salah satu tokoh anti kapitalisme Barat paling berpengaruh telah pergi...


Semoga bahagia di sana bersama Marx, Engels, Mao Zhe Dong, Che Guevara, & Videl Castro...


wah mereka semua di "alam" sana pada ngumpul kira2 ngebahas tentang apa ya gan ???
turut berduka cita
Padahal kemaren sempet muncul ke publik

ada yang kesenengan tuh so called poros setan hilang satu
Setelah perjuangan panjang, akhirnya kalah juga sama penyakitnya
Semoga penggantinya sama beraninya :
Quote:Original Posted By Shuma-Gorath


Dulu sih Chavez pernah bilang kalau dia akhirnya gak bisa lagi memimpin, maka yg jadi penggantinya adalah wakil presiden Nicolas Maduro




Mirip borat..

Ane berduka juga,..ditaktor putih itu idola ane juga,...
Chavez meninggalkan Venezuela dalam ekonomi yang morat-marit dengan inflasi 30% akibat kebijakan minyaknya. semoga Maduro sebagai pengganti Chavez bisa belajar dari Norwegia yang juga kaya minyak dan juga menerapkan ekonomi sosialis/sosialis demokrat.

apapun itu, dunia membutuhkan Chavez-Chavez baru yang lantang menentang tekanan negara hegemoni besar. RIP Hugo.
turut
RIP hugo chavez