Angry Tersangka Suap Impor Daging Bungkam


Tersangka Suap Impor Daging Bungkam
www.inilah..comonFollow on Google+

inilah..com, Jakarta - Tersangka kasus dugaan suap impor daging di Kementerian Pertanian, Juard Effendi kembali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Direktur PT Indoguna Utama itu kembali bungkam saat tiba di KPK, Senin (4/3/2013). Juard lebih memilih langsung masuk ke lobi KPK. Tersangka lain, Ahmad Fathonah juga diperiksa, namun kali ini dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Selain Juard, KPK juga kembali memeriksa Direktur Utama PT Indoguna Maria Elizabeth Liman dan pengurus DPW PKS DKI Jakarta Fuad Yatim. "Keduanya diperiksa sebagai saksi," ujar Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Senin.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat orang tersangka, yaitu Anggota Komisi I DPR yang juga mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, orang dekat Luhfi Ahmad Fathanah, Direktur PT Indoguna Utama Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi. [mvi]

http://nasional.inilah..com/read/det...m#.UTVz5DfYR6M

--

Jangan bungkam dong oom, ayo ngoceh...., sebut nama-nama yang terlibat biar hukuman ente bisa jadi lebih ringan


Sapi lagi sapi lagi

Partai korupsi sapi emang tob lah!
Quote:Original Posted By RajaBolon


Jangan bungkam dong oom, ayo ngoceh...., sebut nama-nama yang terlibat biar hukuman ente bisa jadi lebih ringan

Nunggu Yudi Setiawan bergabung dalam club Luthfi, Fathanah, dan Elda.
Quote:Original Posted By emperasanko
KPK Diminta Ambil Alih Kasus Direktur PT Cipta Inti Parmindo
Tribunnews.com - Jumat, 1 Maret 2013 23:38 WIB


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Direktur PT Cipta Inti Parmindo Yudi Setiawan, Eben Eser Ginting meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera ambil alih kasus yang sedang menimpa kliennya.

Eben menegaskan, permohonan pengambilalihan perkara oleh KPK sehubungan dengan perkara hukum yang sedang menimpa kliennya,Yudi Setiawan.

Dijelaskan, penanganan perkara kliennya di Kepolisian tidak maksimal.

“Kita minta KPK segera ambil alih kasus ini,” kata Eben dalam siaran persnya kepada wartawan, Jum’at (1/3/2013).

"Klien kami telah disangka turut serta melakukan tindak pidana korupsi pada kredit model Keppres Bank Jatim cabang HR Muhammad Surabaya," ujarnya.

Kepolisian, lanjutnya, tidak berimbang dan tidak obyektif dalam melakukan pemeriksaan terhadap Yudi. Apalagi, dalam kasus tindak pidana korupsi pada Bank Jatim penyidik tidak pernah mengusut penerima aliran dana dari rekening-rekening yang telah disita menjadi barang bukti.

“Dalam kasus ini Polri telah tebang pilih. Karena, penyidikan hanya berkutat disekitar keluarga klien kami saja,” kata Eben.

Eben menegaskan kembali, ada yang lebih penting lagi ketimbang kasus ini. Dalam kasus Tipikor pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat dan Banten (tbk) cabang Surabaya kepada PT. Cipta Inti Parmindo, proses pencairan dana itu tidak lepas dari peran Elda Devianne Adiningrat.

“Kami menduga kuat dananya mengalir ke Ahmad Fahanah dan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaq,”
ujarnya.


Dana tersebut, jelasnya, digunakan untuk keperluan pengamanan proyek di Kementerian Pertanian. Dana dari Bank BJB ini juga digunakan untuk keperluan pembiayaan quota daging sapi impor, dimana ketiganya saat ini telah dijadikan tersangka oleh KPK.

“Dengan demikian, sepatutnya sebaran aliran dana yang begitu besar kepada penikmat dana ini diusut secara tuntas. Dugaan gratifikasi ini jelas harus diusut,” pungkas Eben.


Code:
hxxp://www.tribunnews.com/2013/03/01/kpk-diminta-ambil-alih-kasus-direktur-pt-cipta-inti-parmindo


Whistle Blower mulai nyaring.

Quote:Original Posted By emperasanko

Nunggu Yudi Setiawan bergabung dalam club Luthfi, Fathanah, dan Elda.



Trid bermutu kek gini wajib di-

Comment:
Wuihh ada Elda, yang juga lagi kena skandal BJB.. Hmmm, jadi si RajaBaliho kapan gan ditahan sama KPK?
Quote:Original Posted By RajaBolon


Trid bermutu kek gini wajib di-

Comment:
Wuihh ada Elda, yang juga lagi kena skandal BJB.. Hmmm, jadi si RajaBaliho kapan gan ditahan sama KPK?

KPK sudah menurunkan timnya mendalami keterlibatan Aher dalam BJB.
Quote:Original Posted By emperasanko
KPK Serius Dalami Keterlibatan Ahmad Heryawan di Korupsi BJB
Senin, 04 Mar 2013 - 22.03 WIB


Jakata - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serius mendalami dugaan korupsi pada penyelewengan kredit Bank Jabar-Banten (BJB). Berbekal laporan dari masyarakat, dugaan korupsi dari bank milik Pemprov Jawa Barat yang ditenggarai melibatkan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan itu tengah serius ditelaah lembaga superbody pimpinan Abraham Cs.

Keseriusan tersebut dibuktikan KPK dengan langsung menerjunkan tim sejak Minggu kemarin. Demikian dikatakan Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di kantornya, Jakarta, Senin (4/3/2013).

"Masih ditelaah di Dumas KPK. Tapi tim sudah turun ke lapangan sejak Minggu kemarin. Saya belum dapat informasinya untuk apa. Yang jelas tim masih proses penelahan," ucap Johan Budi.

Menurut Johan, laporan yang diterima pihaknya beda dengan kasus dugaan korupsi dalam penyaluran kredit di Bank Jabar yang tengah disidik Kejaksaan. Dimana dalam kasus tersebut Kejaksaan telah menetapkan pengusaha Elda Devianne Adiningrat sebagai tersangkanya. Elda sendiri tercatat sebagai saksi kasus dugaan suap impor daging sapi yang saat ini ditangani KPK.

"Yang dilaporkan ke KPK itu beda dengan yang Kejaksaan. Tapi belum dilakukan keputusan, apakah akan dikordinasikan ke Kejaksaan atau tidak," kata Johan.

Sebelumnya, Budget Advocacy Group (BAG) mengadukan dugaan korupsi di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (18/2/2013). Mereka mengadukan dugaan korupsi lewat pembobolan kredit Bank Jabar Banten ke Koperasi Bina Usaha Sukabumi senilai Rp 38 miliar dan PT Alpindo Mitra Baja Rp 123 miliar.

Ketua BAG Dedi Haryadi itu berharap, komisi antikorupsi segera menindaklanjuti laporannya dengan penyelidikan dan penyidikan lebih jauh tentang kemungkinan adanya jual-beli pengaruh di BJB berupa andil Gubernur Ahmad Heryawan dalam dugaan kasus-kasus itu.

Code:
hxxp://www.centroone.com/index.php/news/2013/03/1y/kpk-serius-dalami-keterlibatan-ahmad-heryawan-di-korupsi-bjb/




KPK langsung terjun begitu tahu BJB terkait SAPI.



biar nggak bungkam dipakasa aja suruh makan daging sapi mentah

siapa tau pada ngoceh nantinya
perlu disuap dulu kali biar ngoceh ....
kalau gak disuap korupsi, Indonesia kecewa kalau penghuninya kayak gini