Jadi kangen nonton pilem "Janur Kuning",
saat ane masih sd dan nontonnya di gedung serbaguna kecamatan
nanya.. Salah seorang pejuang bernama komarudin (kalo ga salah) yg 'sakti' kebal, berkumis dan baju putih tapi bukan aktor Him Damsik yah, itu tokoh nyata atau boongan?


sorry kalo oot
Quote:Original Posted By Pathfinder99


terbakar atau dibakar gan...
setau ane, selesai panen padi (biasanya di musim kemarau) kebiasaan para petani sering membakar tumpukan lalang padi yang habis dipanen gan agar siap untuk ditanam di musim berikutnya...


Kalau masih banyak rawa akan sulit terbakar, tapi karena adanya proyek kanalisasi yang mengalirkan air dari rawa2 yang ada di 2 tempat tersebut. Akibatnya, rawa jadi kering saat dibakar langsung menjadi-jadi dan yang terbakar adalah di kedalaman 2-4 meter di bawah permukaan tanah. Bayangkan jika air tidak dialirkan dan tidak dijadikan sawah!!!

sori nyimpang dikit

Kembali ke topik
sesepuh kaskus adakah yang tahu bagaimana strategi yang digunakan untuk menguasai kembali Ibukota RI kala itu? soalnya selama ini bisa dibilang sulit sekali mencari artikel mengenai kronoligis perang tersebut?
serangan umum 1maret mungkin ditiru vietnam jd tet offensive kali ya...
tapi kenapa lebih banyak partisan daripada TNI ya
atau TNI yang berseragam partisan biar tidak terlalu menyita perhatian tentara belanda
Yang pasti tujuan sebenarnya dari SU 1 maret tercapai yaitu untuk menegaskan kepada dunia internasional kalo negara republik indonesia masih ada lengkap dengan pemerintahan dan angkatan bersenjatanya.
Quote:Original Posted By Geneto76
serangan umum 1maret mungkin ditiru vietnam jd tet offensive kali ya...


tapi kalau dibandingkan masih lumayan jauh Tet offensive, kalau nggak salah 68, tahun 72 mulai ditarik tentara amrik, 75 saigon jatuh ke NVA, kalau dibandingkan sama SU 1 Maret 1949 dengan KMB 23 agustus 49-2 november 49 dengan dibentuknya RIS Desember 49, masih efektif dan efisien Serangan Umum 1 Maret 49
Quote:Original Posted By Capt.McMillan


la itu dicritaken kalo pasukannya merayap gan
ane sebenernya jg kurang ngerti sih definisi merayap ini beneran merayap atau gimana
mungkin juga terbantu medan di Jogja kala itu yang didominasi persawahan
belum lagi para TNI dulu kan kalo ane liat sragamnya masih campur aduk, ada yg ky civilian jg mungkin disusupin ke kotanya caranya gitu IMO



Mohon izin gan newbie menambahkan
Dalam SU 1 Maret pasukan TNI bergerak jauh2 hari dengan kelompok2 kecil,pergerakan pasukan yang besar tentu akan menimbulkan kecurigaan terhadap lawan,di kota jogja sendiri TNI tidak benar2 hilang karna adanya pembagian wilayah tugas terhadap TNI dibawah pimpinan Letkok Soeharto,makany setelah penyerahan kedaulatan soeharto sempat berdebat dengan Sri sultan masalah serah terima kota karna soeharto beranggapan tidak perlu TNI berbaris masuk ke kota,karna setelah belanda pergi pasukan TNI akan keluar dengan sendirinya dari dalam kota.ini membuktikan bahwa TNI tidak pernah pergi dari kota jogja, SU 1 maret di laksanakan oleh pasukan TNI yg di kota jogja serta di backup pasukan luar kota,tanda pengenal janur kuning disepakati untuk mengenali pasukan yang campur aduk dari luar dan dalam kota, brigade Gajah Merah belanda kalang kabut karna hampir semua kekuatan mereka terfokuskan untuk melayani serangan gerilya luar kota..makanya induk pasukan lemah,,kesempatan untuk melakukan serangan untuk mendapatkan simpati dunia luar...SU 1 maret diakui sebagai serangan fenomenal pada saat itu,,,
wah daripada soehartonya kebal peluru,,,,,tapi dalem hel ini kalo liat difilem daripadanya janur kuning dalem hel ini komarudin yang kebal daripadanya punya peluru,,,,,ternyata daripada soeharto kebal juga,,,,,,

sayang londo gak baca sejarahnya daripada pitung,,,,pitung bisa ditewasken oleh daripadanya pelurunya emas
Quote:Original Posted By 4bugs
Jadi kangen nonton pilem "Janur Kuning",
saat ane masih sd dan nontonnya di gedung serbaguna kecamatan
nanya.. Salah seorang pejuang bernama komarudin (kalo ga salah) yg 'sakti' kebal, berkumis dan baju putih tapi bukan aktor Him Damsik yah, itu tokoh nyata atau boongan?


sorry kalo oot

Oalaaahh itu film namanya janur kuning to
Dulu pas SD sempet ntn pilem ada pejuang ditembakin gak koit, lg mau buka gerbang gitu, tp akhirnya ditembak MG, koit jg deh CMIIW

perencaan penyerangannya bener2 oke, akomodasi pasukan sebanyak itu bisa diatur dengan baik
Coba daerah lain koordinasi ikut melakukan serangan serentak, bakal kocar kacir londonya

^^ film yg dimaksud kalau nggak salah Lebak Membara, dan musuhnya tentara jepang, btw emang ada adegan tentara ditembaki tapi kebal peluru di Janur Kuning ?

Oh ya satu lagi, kalau kata Wimanjaya K. Liotohe yg menulis "30 bohong besar Soeharto", malah ada yg bilang Pak Harto nggak ikut SU 1 Maret, dia asyik makan soto di Klaten kalau kata org tsb

coba cek saja di google dgn kata kunci "suharto makan soto" AND "serangan umum"
Quote:Original Posted By pyocorus
Kalau masih banyak rawa akan sulit terbakar, tapi karena adanya proyek kanalisasi yang mengalirkan air dari rawa2 yang ada di 2 tempat tersebut. Akibatnya, rawa jadi kering saat dibakar langsung menjadi-jadi dan yang terbakar adalah di kedalaman 2-4 meter di bawah permukaan tanah. Bayangkan jika air tidak dialirkan dan tidak dijadikan sawah!!!

sori nyimpang dikit


Tepatnya, lahan gambut itu akan mudah terbakar karena banyaknya gas metan yang tersimpan hasil dari dekomposisi benda-benda organik yang membusuk di rawa-rawa. Dan posisinya nggak usah dibakar, karena pada saat matahari bersinar terlalu terik pun secara alami bisa menimbulkan kebakaran. Selama deposit gas metan yang ada di bawah tanah lahan gambut belum habis, ya lahan gambut bakal selalu berisiko terbakar. Tapi sebaliknya, lahan gambut pun potensial dipakai baik untuk pertanian maupun untuk bahan bakar.

Quote:Original Posted By Capt.McMillan

Oalaaahh itu film namanya janur kuning to
Dulu pas SD sempet ntn pilem ada pejuang ditembakin gak koit, lg mau buka gerbang gitu, tp akhirnya ditembak MG, koit jg deh CMIIW

perencaan penyerangannya bener2 oke, akomodasi pasukan sebanyak itu bisa diatur dengan baik
Coba daerah lain koordinasi ikut melakukan serangan serentak, bakal kocar kacir londonya


Memang, tapi ane ragu kalau dilakukan di selain Yogyakarta efeknya bisa sama besar, ya soalnya Yogyakarta waktu itu adalah ibu kota Republik Indonesia, jadi Serangan Umum 1 Maret saat itu bisa dianggap sebagai pasukan Republik yang merebut kembali ibukotanya walau hanya selama 6 jam.

Quote:Original Posted By 4bugs
Jadi kangen nonton pilem "Janur Kuning",
saat ane masih sd dan nontonnya di gedung serbaguna kecamatan
nanya.. Salah seorang pejuang bernama komarudin (kalo ga salah) yg 'sakti' kebal, berkumis dan baju putih tapi bukan aktor Him Damsik yah, itu tokoh nyata atau boongan?


sorry kalo oot


emang tokoh nyata gan, tp g tau kalo kebal/saktinya itu nyata apa g

Spoiler for Memoar VENTJE H.N. SAMUEL:


Quote:Original Posted By stuka1788


Quote:Original Posted By Capt.McMillan

Coba daerah lain koordinasi ikut melakukan serangan serentak, bakal kocar kacir londonya

Memang, tapi ane ragu kalau dilakukan di selain Yogyakarta efeknya bisa sama besar, ya soalnya Yogyakarta waktu itu adalah ibu kota Republik Indonesia, jadi Serangan Umum 1 Maret saat itu bisa dianggap sebagai pasukan Republik yang merebut kembali ibukotanya walau hanya selama 6 jam.


mungkin maksudnya jika di kota2 lain juga diserang besar2an serantak tgl 1 maret itu, mungkin perlu waktu lebih lama bagi londo untuk membebaskan diri, secara kekuatan mereka udah diikat TNI di kota masing2, jika demikian efek politisnya lebih gede, bisa saja berarti "kekalahan total" belanda di aspek militer meski kekuatannya masih sangat kuat, tp g bisa keluar dari markasnya.
Quote:Original Posted By dayatseila
mungkin maksudnya jika di kota2 lain juga diserang besar2an serantak tgl 1 maret itu, mungkin perlu waktu lebih lama bagi londo untuk membebaskan diri, secara kekuatan mereka udah diikat TNI di kota masing2, jika demikian efek politisnya lebih gede, bisa saja berarti "kekalahan total" belanda di aspek militer meski kekuatannya masih sangat kuat, tp g bisa keluar dari markasnya.


Benar, masalahnya adalah untuk melakukan itu kita punya pasukan lagi atau nggak? Kalau jatuhnya nanggung, lebih baik memang dikonsentrasikan untuk merebut kembali ibukota dan mempertahankannya walau selama 6 jam.

Quote:Original Posted By dayatseila


emang tokoh nyata gan, tp g tau kalo kebal/saktinya itu nyata apa g

Spoiler for Memoar VENTJE H.N. SAMUEL:




mungkin maksudnya jika di kota2 lain juga diserang besar2an serantak tgl 1 maret itu, mungkin perlu waktu lebih lama bagi londo untuk membebaskan diri, secara kekuatan mereka udah diikat TNI di kota masing2, jika demikian efek politisnya lebih gede, bisa saja berarti "kekalahan total" belanda di aspek militer meski kekuatannya masih sangat kuat, tp g bisa keluar dari markasnya.


Yap itu yg ane maksud, kenapa gak assault serentak di berbagai kota (seenggaknya Solo sm Semarang)
Pernah baca memoar Ventje Sumual (jadi salah satu thread di formil) kalo koordinasi dengan daerah lain sulit dilakukan (mgkin gr2 alat komunikasi blm komplit)
jadinya ya duduki jogja aja selama 6 jam
Toh misi utama hanya ingin memperlihatkan bahwa TNI masih "bertaring"

Sercing Lebak Membara dulu aahhh
Kalo bisa kota lain ikutan bakal lebih meriah
Kayak Tet Offensive di Vietnam, wuiiii, dimana-mana sepanjang Vietnam bergolak. hihihi... Terus akhirnya ada pressure untuk mengakhiri perang.
Quote:Original Posted By sturmovik

Oh ya satu lagi, kalau kata Wimanjaya K. Liotohe yg menulis "30 bohong besar Soeharto", malah ada yg bilang Pak Harto nggak ikut SU 1 Maret, dia asyik makan soto di Klaten kalau kata org tsb

coba cek saja di google dgn kata kunci "suharto makan soto" AND "serangan umum"


tulisan yg tak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, apalagi dengan tendensi kebencian seperti itu....ada lagi yg mengatakan pelopornya adalah sri sultan.....sy lebih percaya memoar ventje sumual..
Quote:Original Posted By the.gudheg


klo baca di memoar ventje sumual, disana mlah disebutkan klo yg punya ide menyerang kota jogja secara besar2-an/serangan umum, dan dilakukan siang hari; adalah ventje sumual ( pada waktu rapat di sebuah desa di kulon progo )

btw, pada waktu itu kan pasukan belanda disebar ke pos2 kecil di sepanjang jalan/ daerah yg diduduki. nah, pada saat pergerakan pasukan yg mo menyerang/masuk jogja ini di malam hari itu kok gak ada yg terdeteksi pasukan belanda ya..? padahal yg dikerahkan pasukan dlm jumlah banyak. ada yg tau jawabannya..?


masuknya lewat riol gan
riol ( selokan pembuangan limbah cair ) jaman dulu di jogja gedhe banget, bisa muat orang. sampe sekarang masih ada sisanya.
siap pun yang merencanakan...siapa yang komandan dan siapa yang ikut berperang SU 1 Maret..

mereka semua pahlawan Indonesia

ane bangga sama mereka semua......
Quote:Original Posted By airmaniac


tulisan yg tak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, apalagi dengan tendensi kebencian seperti itu....ada lagi yg mengatakan pelopornya adalah sri sultan.....sy lebih percaya memoar ventje sumual..


Kalo ane mah lebih percaya Sri Sultan
Quote:Original Posted By 4bugs
Jadi kangen nonton pilem "Janur Kuning",
saat ane masih sd dan nontonnya di gedung serbaguna kecamatan
nanya.. Salah seorang pejuang bernama komarudin (kalo ga salah) yg 'sakti' kebal, berkumis dan baju putih tapi bukan aktor Him Damsik yah, itu tokoh nyata atau boongan?


sorry kalo oot


itu mah LEBAK MEMBARA, buka JANUR KUNING