Pertama di Dunia, Misi Wisatawan ke Planet Mars Segera Dilakukan

Supported by:



Spoiler for :



Dennis Tito (flashnewstoday.com)


Washington - Wisatawan luar angkasa pertama di dunia, Dennis Tito membeberkan misinya ke Mars. Misi yang akan diluncurkan kurang lebih dalam waktu 5 tahun ke depan ini bukanlah misi sekali jalan, karena nantinya akan kembali lagi ke bumi.

Dalam misi ini, dua pesawat jelajah luar angkasa tidak akan mendarat di Planet Merah itu atau memasuki orbitnya, namun hanya mengudara di sekitar planet Mars dan kemudian kembali ke bumi.

Menurut multi jutawan Amerika Serikat itu, misi ini akan memakan waktu selama 501 hari. Misi ini akan dilakukan pihak Tito bekerja sama dengan sejumlah perusahaan seperti Paragon dan Applied Defense Solutions.

"Penjelajahan manusia di luar angkasa merupakan katalis kritis bagi kemakmuran dan perkembangan masa depan kita. Ini adalah misi 'A Mission for America' yang akan memicu perkembangan teknologi, pengalaman dan momentum bagi era penjelajahan luar angkasa selanjutnya," tutur Tito (72) seperti dilansir AFP, Kamis (28/2/2013).

Badan Antariksa AS alias NASA telah menetapkan target untuk mengirimkan misi berawak ke Mars pada tahun 2030 mendatang. Misi tersebut difokuskan pada misi jarak pendek dengan mengirimkan robot seperti Curiosity yang telah berhasil mendarat di Mars tahun lalu.

Namun yayasan non-profit milik Tito, Inspiration Mars mencetuskan rencana yang cukup ekstrem, bahkan tanpa adaya kejelasan soal kendaraan yang akan digunakan maupun sumber pendanaannya. Kendati demikian, Kepala Divisi Teknologi yayasan tersebut, Taber MacCallum memastikan bahwa misi wisata ke Mars bisa dilakukan.

"Para ahli yang telah menganalisis risikonya, pencapaian dan jadwal yang padat, menemukan bahwa sistem dan teknologi yang ada hanya membutuhkan integrasi yang tepat, teruji dan dipersiapkan dengan matang untuk penerbangan," ujar MacCallum yang juga Kepala Korporasi Pengembangan Luar Angkasa Paragon.

Menurut MacCallum, tanpa adanya pendaratan di permukaan Mars, maka akan memperkecil risiko misi ini dan memudahkan manuver yang harus dilakukan pesawat. Sementara itu mengenai pendanananya, MacCallum menegaskan, pihaknya tidak berniat meminta dana kepada NASA.

Dibutuhkan dana sekitar US$ 1 miliar hingga US$ 2 miliar (Rp 9,6 triliun - Rp 19,3 triliun) untuk melakukan misi yang dicetuskan Tito tersebut. MacCallum menyatakan, pihaknya akan mengalang dana secara privat dan melalui donasi amal.

Menanggapi pengumuman ini, NASA pun menyambut baik. Mereka bahkan menyatakan hendak melakukan kolaborasi dengan yayasan Inspiration Mars milik Tito. "Menjadi bukti dari keberanian industri luar angkasa komersial di Amerika dan semangat berpetualang dari rakyat Amerika sendiri," demikian pernyataan NASA.

Dalam sejarah penjelajahan luar angkasa, nama Tito sudah cukup dikenal. Pada tahun 2001 lalu, dia merupakan penerbang non-astronot pertama yang mampu mencapai luar angkasa. Saat itu, Tito membeli tiket untuk ikut dalam misi luar angkasa Rusia menggunakan pesawat Soyuz, yang tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional selama seminggu.

Sumber: 1 2


Yakin bisa balik ke bumi tuh setelah ngorbit di Mars?

Klo ane mah gak usah macem2, di bumi msh banyak tempat bagus buat dikunjungi. Gunung Bromo mgkn (ane belum ksana ) atau yg paling deket ke Batu, disana smua ada

Tanpa takut ketabrak meteoroid kepapar sinar kosmik dan yg paling konyol diserang alien atau kehabisan sumber energi buat pulang
Quote:Original Posted By FW190D
Meteorit nggak bisa nabrak kali om

Kalo meteor bisa


Yang namanya trit musti ada pengetahuan yg dibagikan, nih gan ada istilah yg mungkin kita msh belum paham, apasih bedanya meteoroid, meteor, sm meteorit
Quote:Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul. Persatuan Astronomi Internasional pada sidang umum IX pada 1961 mendefinisikan meteoroid sebagai berikut :
Sebuah benda padat yang berada/bergerak dalam ruang antarplanet, dengan ukuran lebih kecil daripada asteroid dan lebih besar daripada sebuah atom atau molekul.
Ketika memasuki atmosfer sebuah planet, meteoroid akan terpanaskan dan akan menguap sebagian atau seluruhnya. Gas-gas di sepanjang lintasannya akan terionisasi dan bercahaya. Jejak dari gas bercahaya ini disebut sebagai meteor, atau bintang jatuh. Jika sebagian meteoroid ini mencapai tanah, maka akan disebut sebagai meteorit.

Yang ane bilang meteoroid, bukan meteorit
Quote:Original Posted By Sun.Dong.Yang
kalo gw setuju ama ts, dibumi masih terlalu banyak tempat wisata

apalagi di Indonesa

tapi mungkin yang namanya hobi orang berbeda, tau mungkin juga karena gengsi




Sumbangan nya donk gan

Nitip trit: Karena Jujur, Gelandangan Tua Ini Dapat Hadiah Rp 1,5 Miliar
kek jendral cccp blakangnya i tu
pesawat roket nya mau make model yg mana tuh??
pejwan trid ht
ini orang mungkin tissue toiletnya dari uang kertas $100an kali ya
widih keren dah,, tar jangan lupa juga buat kaskus disana
ke mars>? ke bali aja dech ane, oksigen ndak beli,,,,

pejwan di trit HT
bagus dah kalau daah bisa ke mars

pejwan trit ht
Mau ke luar angkasa secara cuma-cuma ?

V
v
v

Matilah terlebih dahulu
Keren gan, mau ke mars.. Kira kira selamet ga ya?
Ane pejwan di trit HT
gile gw wisata ke raja ampat aja belom pernah,,

ini udah mau ke mars aje...

sepi uy pejwan di trit ht agan ini hahahaha, mending uangnya buat ane aja om, cicilan jaket kulit ane masih lum lunas
buang buang duit aja
nice inpoh gan

wow mantap bner bisa ke mars jadi ngiler

jiahh ke mars, sekitar dalam negeri aja belon
pejwan di tritt HT
wah bisa menjadi lahan bisnis yang menjanjikan tuh
besok aah ane juga mau ke jalan mars
gimana jadinya kalo ketabrak meteor, tiba" jatuh ke ruang tak terbatas, disana ada bumi baru
disono ada pantai kagak yah