KASKUS

Wasit Dikeroyok di Pertandingan PSIS Semarang vs Persitara Jakarta Utara

sebelumnya maaf kalo
Menonton sepak bola Eropa akan disuguhkan teknik tinggi dari pemain dan adu taktik brilian milik para pelatih. Sedangkan di Indonesia masih banyak pemain yang memukuli dan mengeroyok wasit. Seperti yang terjadi di pertandingan Divisi Utama Liga Indonesia antara PSIS Semarang dan Persitara Jakarta Utara yang berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang, Senin (18/2). Insiden itu terjadi karena pemain Persitara marah terhadap wasit yang mengesahkan gol kedua PSIS. PSIS menang 2-1 di laga memalukan itu
Spoiler for pengeroyokan wasit:


Spoiler for pengeroyokan wasit 2:


Spoiler for pengeroyokan wasit 3:


sumber
wasit dikeroyok

demikianlah profil sepakbola indonesia sekarang,masih kurang kesadaran masih mengedepankan otot dari pada otak.
mungkin sebentar lagi timnas kita akan dibantai timnas timor leste kalau seperti ini terus

mohon di
dan tidak menolak


Spoiler for komeng bermutu:


Spoiler for komeng dari saksi mata:
duh ane malu jadinya ! hadweeeeeeeeeehhh sial ... bikin indonesia makin terpuruk ajaaa
hahaha.. paling malas sekarang ntn bola indo.
hadeuuuuuuuuu ribut mulu
salah satu sebab ane gk suka nnton sepak bola indonesia ya ini lah gan, gk jauh beda sama nonton tawuran antar pelajar
haduhh kasian bener tu simbah
harus dikasih hukuman yang setimpal!
idih, ga profesional banget.
Quote:Original Posted By inoeg2008
Hadeuuhh.. Emang mental anarkis..


kalo boleh saran bikin peraturan pemain yg berkelahi tidak boleh bermain lagi seumur hidup..
* pemilik klub maunya menang terus dan pasang target juara..
* pemain diiming2in bayaran dan bonus lebih kalo menang dan juara..
* pelatih didesak untuk terus menang dan juara...

PADA NGACA DULU LAH!.. Lihat kondisi klub (SECARA PENUH). Jangan cuma modal 1-2 bintang (atau yang menganggap dirinya pemain bintang) trus NGAREP MENANG atau JUARA!

Cari kambing hitam terus, gk ada koreksi diri dan permainan.. gk mau ngakuin kalau emang pemain lain lebih hebat.. mental juara? atau mental SOK juara?..

Sekarang berkaca sama liga2 maju di belahan dunia eropa.. Klub2 pasang target realistis.. liat materi pemain, kondisi klub (keuangan, medis, sarana dan prasarana latihan sendiri- GK ADA YANG NGELUH2 LAPANGAN LATIHAN PEMDA ATAU SOKONGAN- klub menghidupi diri sendiri dengan kontrak2 misalnya advertising).. Ketika ada kesalahan dari wasit, pemain atau klub gak MENGANGKAT HAL TERSEBUT SECARA BERLEBIH... Pemain tugasnya bermain dengan baik, pelatih membentuk tim, pengurus mengurus kehidupan tim (di eropa biasanya untuk 10 tahun kedepan sudah terjamin kehidupan sebuah klub)... Ketika kalah? Ya evaluasi dan berlatih lagi (baca: BERKACA)...

pemain bintang saling menyanjung satu sama lain.. demikian juga dengan pemain lain.. tidak banyak berkoar "SAYA LEBIH JAGO", tapi bermain sebaik mungkin.. bahkan gak sedikit yang mengomentari bahwa pemain lawan memang bermain sangat bagus... Bukan dengan TERUUUUUUUUUS-TERUUUUUUUUUUUSAN (sengaja ane bikin panjang) cari kambing hitam yaitu keputusan wasit... pemain kampret!
ga pemimpin ga pemain sama aja



Posted with kaskusQR
pemain bola perlu sekolah juga la biar gak kayak preman pasar...
kalau di inggris sudah dikriminalkan itu pemain
Quote:Original Posted By AmingDeMambo
duh ane malu jadinya ! hadweeeeeeeeeehhh sial ... bikin indonesia makin terpuruk ajaaa


kebiasaan dijalanan dibawa kelapangan gan

jangan lupa
miris gan liat nya ,, anarkis bener
Quote:Original Posted By bocojr
hahaha.. paling malas sekarang ntn bola indo.


iya gan,udah gtu mudah ditebak siapa yang menang

jangan lupa
Quote:Original Posted By Njep
* pemilik klub maunya menang terus dan pasang target juara..
* pemain diiming2in bayaran dan bonus lebih kalo menang dan juara..
* pelatih didesak untuk terus menang dan juara...

PADA NGACA DULU LAH!.. Lihat kondisi klub (SECARA PENUH). Jangan cuma modal 1-2 bintang (atau yang menganggap dirinya pemain bintang) trus NGAREP MENANG atau JUARA!

Cari kambing hitam terus, gk ada koreksi diri dan permainan.. gk mau ngakuin kalau emang pemain lain lebih hebat.. mental juara? atau mental SOK juara?..

Sekarang berkaca sama liga2 maju di belahan dunia eropa.. Klub2 pasang target realistis.. liat materi pemain, kondisi klub (keuangan, medis, sarana dan prasarana latihan sendiri- GK ADA YANG NGELUH2 LAPANGAN LATIHAN PEMDA ATAU SOKONGAN- klub menghidupi diri sendiri dengan kontrak2 misalnya advertising).. Ketika ada kesalahan dari wasit, pemain atau klub gak MENGANGKAT HAL TERSEBUT SECARA BERLEBIH... Pemain tugasnya bermain dengan baik, pelatih membentuk tim, pengurus mengurus kehidupan tim (di eropa biasanya untuk 10 tahun kedepan sudah terjamin kehidupan sebuah klub)... Ketika kalah? Ya evaluasi dan berlatih lagi (baca: BERKACA)...

pemain bintang saling menyanjung satu sama lain.. demikian juga dengan pemain lain.. tidak banyak berkoar "SAYA LEBIH JAGO", tapi bermain sebaik mungkin.. bahkan gak sedikit yang mengomentari bahwa pemain lawan memang bermain sangat bagus... Bukan dengan TERUUUUUUUUUS-TERUUUUUUUUUUUSAN (sengaja ane bikin panjang) cari kambing hitam yaitu keputusan wasit... pemain kampret!


karena mereka tahu siapa saja bisa juara kalo ada UANG gan,makanya pemain bukan faktor utama untuk jadi uang, kalo di inggris uang bisa "membeli" gelar dalam arti kiasan karena mereka mampu membeli pemain2 bintang agar timnya mampu berprestasi,tapi kalo disini uang bener2 bisa membeli gelar walau pemain pas2an.kayaknya sih gitu,kayaknya lho gan.

jangan lupa
Quote:Original Posted By masketirketir
hadeuuuuuuuuu ribut mulu


iya gan,kaya diterminal

jangan lupa
hadeh
sepak bole indo ribut mulu perasaan
Quote:Original Posted By mbia
kalau di inggris sudah dikriminalkan itu pemain


sudah ganti profesi gan tuh pemain kalo di inggris.

jangan lupa
×