KASKUS

Kecelakaan Pesawat Militer Indonesia

Permisi para formiler, membaca diskusi para sesepuh di thread Pesawat Tempur Tua F-5 Tiger TNI AU Terbang Kembali saya mau menanggapi namun berhubung nanti malah menjadi OOT, maka saya memilih membuat thread baru. Silahkan share bagi yang memiliki info, pengalaman, pengetahuan tentang sejarah kecelakaan pesawat TNI yang telah terjadi. Saya berharap dengan thread ini, kita dapat mengenang dan mengingat pengabdian para korban. Salam

NB: Untuk sementara hanya kecelakaan yang menyebabkan pesawat total loss

Hercules
CN-235, Fokker 27, NC-212
F-16
Hawk 109/209 Foto Kecelakaan Hawk 209 TT-0212
Puma/Super Puma
Hawk Mk 53
Bell 212 dan AS-332 Super Puma TNI AL
OV-10F
kecelakaan selama tahun 2012

  • Fokker F-27 A-2708 21 Juni 2012 di Jakarta, 11 tewas (7 kru) dan 11 terluka
  • Hawk 200 TT-0212 16 Oktober 2012 di Kampar, tdk ada korban jiwa
paling bnyk itu periode 2004-2009. kalo ga salah itung, ada sktr 15 pswt jatuh... sampe2 SBY ngambek pas ditanya wartawan,"knp di jaman bapak ini bnyk pesawat jatuh?"...

Hercules

1. T-1307: Hilang saat Operasi Dwikora. Diperkirakan jatuh setelah terbang terlalu rendah di Selat Malaka. Pilot Letkol Udara Djalaludin Tantu. Membawa 47 orang pasukan PGT, salah satunya Kolonel Sugiri Sukani. (Almarhum kakek saya sempat hampir naik pesawat ini sebelum dilarang sama komandannya, Kapten Soeroso)

2. T-1306: Jatuh karena Friendly Fire di Long Bawang, Kalimantan saat Operasi Dwikora, 17 September 1965. Pilot Mayor Udara Soehardjo dan Copilot Kapten Udara Erwin Santoso. Tertembak di sayap sebelah kanan. Membawa 36 pasukan RPKAD yang berhasil diterjunkan di ketinggian minimum. Tidak ada korban jiwa, tetapi pesawat total loss.

3. AI-1322: Pesawat yang dimodifikasi menjadi Patmar. Jatuh di pegunungan Sibayak dalam rute Padang-Medan. Pilot Sodik beserta crew gugur di kondisi cuaca berawan di sore hari. Penyebab diperkirakan kelelahan awak karena telah terbang melebihi toleransi setelah melakukan patroli selama lebih dari 12 jam.

4. A-1324: Pesawat tipe C-130HS (Long Body) jatuh pada 5 Oktober 1991 dengan mengangkut 119 pasukan jatuh di Batu Ampar, Condet. Dipiloti Mayor PNB Sjamsul (AAU 1980) beserta 11 orang crew. Korban tewas mencapai 133 orang (termasuk 2 orang korban di darat). Korban selamat atas nama Pratu (sekarang Serma) Bambang Subagio dengan luka bakar 30%. Penyebabnya diperkirakan matinya 2 mesin secara bersamaan saat climbing. (FYI, pasukan yang dimaksud bukanlah Paskhas, tapi siswa Sekolah Bahasa Inggris Teknik atau SBIT dan D-1 yang "bepura-pura" menjadi Paskhas pada peringatan HUT ABRI)

5. A-1329: Terbakar habis di Lanud Lhoksumawe akibat over shoot pada tanggal 20 Desember 2001. Dipiloti oleh Kapten PNB Ridho (AAU 1994). Jenis L-100-30 eks Pelita, baru dioperasikan TNI AU pada 15 April 1999. Tidak ada korban jiwa. Penyebabnya adalah kesalahan manusia. (Kalau yang ini, saya hampir onboard dengan pesawat ini. Ini adalah penerbangan pengganti setelah rencana awal menggunakan B-707 Ska 17 namun pesawat mengalami trouble sehingga diganti dengan Hercules di sore harinya)

6. A-1325: Jatuh di Magetan, Madiun pada tanggal 20 Mei 2009. Pesawat tipe L-100-30 dipiloti Mayor PNB Danu dan mengangkut 98 orang dan 14 crew termasuk Pangkosekhanudnas Marsekal Pertama Harsono. Korban jiwa sebanyak 97 orang termasuk 2 orang di darat.

Sumber:
-Edisi Spesial Angkasa, The Essentials From World Aircrash, Memahami Kecelakaan Udara
-Pengalaman pribadi
^^nambahin.. hercules A-1302 pecah ban di wamena papua th 2009. ga ada korban kalo ga salah.. pesawat total loss..

CN-235, Fokker 27, NC-212

1. A-2301: Jatuh Lhoksumawe pada tanggal 21 Juli 2005. Pesawat dipiloti Kapten Pnb Iman Subekti dan Copilot Lettu Pnb Jerimias Waang. Dalam kecelakaan ini gugur 3 orang pamen TNI, yaitu Danyonif 521/DY Letkol Inf Tugas Wignyu, Danyon 312/KH Letkol Inf Tito Otman, Kasdim 0105 Aceh Barat Mayor Inf Topan F. Sumantri. Penyebabnya diduga karena mesin pesawat mati secara tiba-tiba saat melakukan pendaratan (crash landing). Sumber

2. A-2703: Pesawat jenis Fokker-27 milik TNI AU jatuh dan menabrak hanggar ACS (aircraft services) milik PT Dirgantara Indonesia pada tanggal 6 April 2009. Pesawat dipiloti Kapten Penerbang Gedhe dan Co-pilot Letnan Satu Yudo Pramono. Gugur 24 orang , terdiri atas 6 awak pesawat dan 18 siswa para lanjut tempur A-33 Korps Pasukan Khas TNI AU yang tengah melakukan orientasi latihan penerjunan. (Sumber, Sumber)

3. A-2708: Jatuh komplek perumahan Halim Perdanakusuma. Pesawat sedang latihan terbang dengan pilot Mayor PNB Heri Setyawan dan Copilot Lettu Paulus Adi Prakoso. Penyebabnya diduga kerusakan mesin. Korban jiwa sebanya 11 orang yang terdiri dari 7 orang crew dan 4 orang di darat. Sumber

4. NC-212 U-614: Pesawat milik TNI AL jatuh di Desa Selimo, Kecamatan Kurima, Kabupaten Jayawijaya, 40 km selatan Kota Wamena, Irian Jaya di daerah perbukitan dengan ketinggian 11.800 kaki (3.597 meter). Kesembilan penumpangnya, yakni Panglima Kodam XVII Trikora Mayjen Tonny A Rompis, Kepala Polda Irja Inspektur Jenderal (Pol) FX Soemardi, Kepala Kejati Irja Bismar Mannu, Ketua DPRD Irja Nathaniel Kaywai, Ajudan Gubernur Irja Serka (Pol) Jit Mau, Pilot Mayor (P) Sutopo Waluyo dan Co-pilot Lettu (P) Dedy Haryanto, bersama dua kru pesawat, yakni Kelasi Gunawan dan Sertu Sulian, meninggal dunia. Sumber

5. A-2106: Jatuh di Gunung Salak Bogor pada tanggal 26 Juni 2008. Pesawat dalam misi uji coba alat Digital Mapping Camera buatan Jerman. Sebanyak 5 awak pesawat Cassa tersebut adalah Mayor Pnb Arjiyanto (Kapten pilot), Kapten Pnb Agung (co pilot), Lettu Pnb Feby Fitrian, Lettu Tek Bambang Trianto, dan Pelda Agus Riyanto. Sedangkan 13 penumpang yang ikut dalam pesawat adalah Kolonel Pnb Albertus Sulaksono, Kolonel Sus Djafaara, Letkol Tek Wahyu Hidayat, Letkol Sus Supriyadi, Mayor Sus Susika, Kapten Sus Doni, Lettu Sus Ronald, serta Gatot, Putra, dan Ami dari PT Integraph. Sedangkan tiga warga asing yang ikut dalam pesawat tersebut adalah Mahendra Kumar (India), Kwong Ping Anthony (Inggris), dan Tan Hong King (Singapura). Semuanya meninggal dunia. Sumber Sumber

6. NC-212 200 (Milik Penerbad, informasi sangat terbatas. Kondisi pesawat tidak diketahui, apakah total loss atau tidak. Bagi yang memiliki informasi mohon dibagi infonya) jatuh di tambak cilendek Semarang. Sumber
Quote:Original Posted By mugiwarapirates
kecelakaan selama tahun 2012

  • Fokker F-27 A-2708 21 Juni 2012 di Jakarta, 11 tewas (7 kru) dan 11 terluka
  • Hawk 200 TT-0212 16 Oktober 2012 di Kampar, tdk ada korban jiwa


Quote:Original Posted By bronco1978
paling bnyk itu periode 2004-2009. kalo ga salah itung, ada sktr 15 pswt jatuh... sampe2 SBY ngambek pas ditanya wartawan,"knp di jaman bapak ini bnyk pesawat jatuh?"...


Terima kasih atas tambahannya. Insya Allah akan saya cari informasi yang tersedia.

Quote:Original Posted By bronco1978
^^nambahin.. hercules A-1302 pecah ban di wamena papua th 2009. ga ada korban kalo ga salah.. pesawat total loss..


Untuk A-1302 tidak total loss gan. Tahun lalu aja masih dipakai buat latihan terjun payung Karbol (Sumber)
Quote:Original Posted By kalashinikov777

Untuk A-1302 tidak total loss gan. Tahun lalu aja masih dipakai buat latihan terjun payung Karbol (Sumber)


heh.. waktu itu kabarnya ga bisa diperbaiki dan dinyatakan total loss.. bagus lah kalo ternyata masih terbang.. thx koreksinya...

bsk gw tambahin bbrp data gw, plus foto2...
Spoiler for foto hawk 200 TT-0212:
jamannya mbah harto kalau gak salah ada F 16 yg jatuh juga....tapi gak ada yg berani ekspose di media kayaknya

F-16

TS-1604: F-16B double seat, spin dan jatuh di Tulungagung pada tanggal 15 Juni 1992. Pilot eject dan selamat. (Kalau ada yang punya informasi pilotnya, tolong di share ya). Sumber

TS-1607: F-16A single seat, jatuh di ujung runway 24 Lanud Halim 10 Maret 1997. Pilot, Kapten PNB Dwi Sasongko gugur. Penyebabnya diduga karena cuaca buruk. Sumber

(Sumber: f-16.net)

Hawk Mk 109/209

TT-1216: Hawk 209 asal Skadron Udara 12 Pekanbaru. Kecelakaan terjadi pada tanggal 9 Juni tahun 1999. (Informasi mengenai kecelakaan sulit ditemukan, mohon share bagi yang memiliki). Sumber

TT-1215: Hawk 209 asal Skadron Udara 12 Pekanbaru jatuh di Hutan Segati, Langgam, Pelalawan, Riau pada tanggal 4 Oktober tahun 2000. (Informasi sangat terbatas, bagi yang punya informasi lebih rinci mohon bantuannya). Sumber

TT-0104: Hawk 109 asal Skadron Udara 1 Pontianak jatuh saat sedang melakukan manuver 10 meter diatas permukaan tanah sebelum landing pada tanggal 19 Oktober tahun 2000. Kecelakaan ini menewaskan pilot pelatih Letkol Pnb Teddy Kustari dan pilot penerbang Lettu Pnb Donny Simanjuntak. Sumber

TT-0201: Hawk 209 asal Skadron Udara 12 Pekanbaru. Kecelakaan terjadi pada tanggal 16 November 2001. (Informasi mengenai kecelakaan sulit ditemukan, mohon share bagi yang memiliki). Sumber

TT-0207: Hawk 209 asal Skadron Udara 12 Pekanbaru jatuh di ujung landasan pacu Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Pesawat dipiloti oleh Mayor PNB Dadang. Penyebabnya diduga kerusakan mesin. Pilot eject dengan selamat. Sumber Sumber

TT-0203: Hawk 209 asal Skadron Udara 12 Pekanbaru gagal lepas landas dan tergelincir di landasan pacu Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru pada tanggal 30 Oktober tahun 2007. Pesawat dipiloti oleh Kapten PNB Hermawan Muhammad Kisha. Pilot selamat. Sumber Sumber

TT-0212: Hawk 209 asal Skadron Udara 12 Pekanbaru jatuh setelah melaksanakan latihan selama 49 menit. Pesawat dipiloti oleh Letda PNB Reza Yori Prasetyo. Pilot eject dan selamat. Penyebab diduga karena kerusakan mesin. Sumber Sumber

Puma dan Super Puma

H-3201: Heli NAS-332 Super Puma VIP asal Skadron Udara 17 jatuh di pegunungan Dieng Jawa Tengah pada tanggal 23 Desember tahun 2004. Heli dipiloti oleh Kapten PNB Rizky dengan Copilot Kapten PNB Damar. Heli tersebut membawa 14 orang termasuk crew pesawat. Sebagian penumpang dan crew merupakan penerbang di lingkungan TNI-AU dengan komposisi 6 penerbang berkualifikasi instruktur dan 4 penerbang non instruktur. Selurung penumpang gugur akibat peristiwa ini. Penyebabnya diduga akibat cuaca buruk.
(Salah satu penerbang yang gugur, Mayor PNB Sumanto merupakan teman ibunda saya pada waktu Sekkau tahun 2000) Sumber Sumber

H-3306: Helikopter jenis SA-330L Puma jatuh di Lanud Atang Sandjaja Bogor pada tanggal 12 Juni tahun 2009. Heli tersebut dipiloti oleh Mayor PNB Sobiq Fanani dan Copilot Letnan Satu PNB Wisnu. Heli tersebut membawa 7 orang termasuk pilot dan copilot. Akibat kecelakaan tersebut, 4 orang prajurit TNI-AU gugur termasuk pilot dan copilot. Sedangkan 3 orang lainnya selamat. Kecelakaan diduga akibat rusaknya sistem autopilot. Sumber Sumber

H-3303: Mid air collision dengan HT-3312. Kecelakaan terjadi pada tanggal 29 Desember tahun 1989. Sumber

HT-3312: Mid air collision dengan H-3303. Sumber

HT-3311: Sulit mencari informasi mengenai kecelakaan heli ini. Kecelakaan terjadi pada tanggal 4 Juni tahun 1996. Sumber
Quote:Original Posted By kalashinikov777


H-3303: Sulit mencari informasi mengenai kecelakaan heli ini. Kecelakaan terjadi pada tanggal 29 Desember tahun 1989. Sumber



mid air collision dgn HT 3312 klo gak salah. dua2 nya total loss.
Quote:Original Posted By cherrypopper


mid air collision dgn HT 3312 klo gak salah. dua2 nya total loss.


Terima kasih infonya pak Danlanud. Langsung saya search.

Hawk Mk 53

LL-5307: Hawk Mk 53 dari Skadron Pendidikan 103. Kecelakaan terjadi pada tanggal 17 Juni 1981. Mid air collision dengan LL-5308. Kedua pilot eject dan selamat. Sumber

LL-5308: Hawk Mk 53 dari Skadron Pendidikan 103. Kecelakaan terjadi pada tanggal 17 Juni 1981. Mid air collision dengan LL-5307 di Ujung Pandang. Kedua pilot eject dan selamat. Sumber

LL-5302: Hawk Mk 53 dari Skadron Pendidikan 103. Kecelakaan terjadi pada tanggal 17 September1981. (informasi detail mengenai kecelakaan sulit didapat) Sumber

LL-5304: Hawk Mk 53 dari Skadron Pendidikan 103. Kecelakaan terjadi pada tanggal 22 Oktober 1981. (informasi detail mengenai kecelakaan sulit didapat) Sumber

LL-5303: Hawk Mk 53 dari Skadron Pendidikan 103. Kecelakaan terjadi pada tanggal 10 Agustus 1983. Kedua pilot eject dari pesawat. Sumber

LL-5318: Hawk Mk 53 dari Skadron Pendidikan 103. Kecelakaan terjadi pada tanggal 20 Juni 1989. (informasi detail mengenai kecelakaan sulit didapat). Sumber

TT-5310: Hawk Mk 53 dari Skadron Udara 15. Kecelakaan terjadi saat sedang melakukan latihan aerobatik di Lanud Iswahjudi pada tanggal 28 Maret 2002. Mid air collision dengan TT-5311. Kedua pilot sempat eject namun parasutnya tidak mengembang dengan sempurna. Kedua pilot (Kapten PNB Andis Solichin Mahfud dan Kapten PNB Weko Nartomo Suwarno) gugur. Sumber

TT-5311: Hawk Mk 53 dari Skadron Udara 15. Kecelakaan terjadi saat sedang melakukan latihan aerobatik di Lanud Iswahjudi pada tanggal 28 Maret 2002. Mid air collision dengan TT-5310. Kedua pilot sempat eject namun parasutnya tidak mengembang dengan sempurna. Kedua pilot (Mayor PNB Syahbudin Nur Hutasuhut dan Kapten PNB Masrial) gugur. Sumber
angkatan udara kaya USAF aja normal kok mengalami kecelakaan pesawat, ya berarti ini hal normal juga (terlepas dari jumlah pesawat kita beda jauh dari jumlah pesawat USAF)
Quote:Original Posted By wekaweka
angkatan udara kaya USAF aja normal kok mengalami kecelakaan pesawat, ya berarti ini hal normal juga (terlepas dari jumlah pesawat kita beda jauh dari jumlah pesawat USAF)


masalahnya yg dalem kurung itu gak bisa lepas...
Quote:Original Posted By wekaweka
angkatan udara kaya USAF aja normal kok mengalami kecelakaan pesawat, ya berarti ini hal normal juga (terlepas dari jumlah pesawat kita beda jauh dari jumlah pesawat USAF)


accident memang tak bisa dihindari, hanya bisa ditekan seminimal munkin atau dikendalikan dlm jumlah yg wajar (terlepas utk case Indonesia rada memprihatinkan)...yg perlu dipahami, accident tidak melulu karena pesawat usia tua, sepertinya TS berkecenderungan ke situ dgn mengangkat soal Tiger, padahal 90% kecelakaan krn faktor manusia (pilot,tekhnisi,penumpang,logistik,manajerial,perancang pesawat,ATC,weather forecaster,budaya...etc-etc sampai yg bikin runway & cleaning service sekalipun punya kontribusi)
kalau kecelakaan CN-235 tahun 1995 (atau 1997 ya?) yang lagi test LAPES itu punya IPTN atau TNI AU?
×