Gak Bisa Bedain antara Laptop/Netbook pejabat DINAS mendadak TAJIR

DPRD Kabupaten Boyolali dan Masyarakat Transparansi Boyolali, mengaku dibanjiri aduan dari kalangan guru sertifikasi di wilayah itu.

Para guru tersebut merasa DIPAKSA untuk membeli laptop yang difasilitasi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat.

Presidium Masyarakat Transparansi Boyolali, Bramastia mengemukakan pihaknya menerima banyak keluhan dari para guru sertifikasi karena mereka, termasuk yang sudah memiliki laptop, diwajibkan untuk membeli laptop yang difasilitasi Disdikpora. Harga yang ditawarkan untuk pembelian laptop tersebut sekitar Rp5,6 juta, yang juga bisa dibayar dengan sistem kredit.

Penawaran itu juga diperkuat dengan adanya surat edaran (SE) di tingkat UPTD ke sekolah-sekolah. Menurut Bramastia, semestinya pihak Disdikpora juga mempertimbangkan kebutuhan para guru sertifikasi tersebut.

“Apakah para guru itu butuh atau tidak? Sudah punya atau belum? Jangan kemudian mewajibkan, padahal saya yakin sebagian besar guru itu saat ini juga sudah punya laptop,” kata Bramastia ketika ditemui wartawan di Gedung DPRD Boyolali, Kamis (20/9/2012).

Ternyata Bukan Laptop

Jika Disdikpora beralasan laptop yang ditawarkan itu dilengkapi dengan software yang menunjang, menurut Bramastia, seharusnya bukan merujuk pada pengadaan laptop, melainkan software.

“Jadi kalau yang dibutuhkan software-nya, ya cukup software-nya saja yang diinstal, tidak perlu harus membeli laptop,” tegasnya.

Di sisi lain, jika melihat dari ukuran dan spesifikasinya, Bramastia menilai tidak tepat jika itu pengadaan laptop. “Seharusnya pengadaan netbook karena ukurannya hanya 11 inchi. Nah kalau netbook harga rata-rata hanya Rp2,5 juta hingga Rp3 juta. Kalau ini kan sampai Rp5,6 juta? Sementara kalau melihat jumlah guru sertifikasi di Boyolali yang jumlahnya mencapai 5.000 orang,
berapa besar keuntungan yang bisa diraup?” tandasnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Fuadi, juga mengakui pihaknya juga menerima banyak keluhan dari para guru sertifikasi tersebut. Dijelaskan dia, saat uji kompetensi guru sertifikasi, kalangan guru itu, khususnya guru sekolah dasar (SD), diwajibkan beli laptop dengan harga Rp5,6 juta jika sistem kredit dananya dari Bank Pasar Boyolali.

Padahal kalau di luar [bukan melalui Disdikpora], harganya sekitar Rp2,8 juta. Banyak guru yang resah, tapi takut untuk menolak kebijakan itu,” kata Fuadi.


Ini penampakan laptop versi DISDIKPORA
Spoiler for lepi/netbook??:


LINK Daftar guru sertifikasi di Kabupaten Boyolali
guru sertifikasi kab boyolali


Quote:Jelas2 ini netbook tapi DISDIKPORA bilang kalo ini ini laptop a.k.a notebook. Pejabatnya yang gaptek/emang buat mulusin modus kreditan mobil??
Catetan penting: netbook harga 2,5 - 3 juta disulap jadi 5,6 juta
Langsung tajir gila tu pejabat dinas

TESTIMONIAL PENTING
Spoiler for TESTIMONIAL:


sumber

UPDATE #1

UPDATE #2

UPDATE #3

UPDATE #4

UPDATE #5

aspire one....

paling tinggi 2,6 juta...

anjriit....
wuanjrriiiiittttt.......naek 100% lebih tu???
untungnya kegedean tuh....
dunia sudah mau kiamat...
korupsi udah ga sembunyi2x lagi tapi langsung terang2xan kepada 5000 orang...
kalo tuh kepala dinas ga dicopot atau dipenjara. ya sudah cukup mengerti dengan pemerintahan sekarang dengan kepala negaranya...

UPDATE 1#

Disdikpora Boyolali Bantah Paksa Guru Beli Laptop

BOYOLALI–Kepala Bidang (Kabid) TK/SD Disdikpora Kabupaten Boyolali, Darmanto, membantah adanya paksaan terhadap para guru sertifikasi di Kota Susu untuk membeli laptop yang difasilitasi Disdikpora.

Kebijakan dari Pemkab tersebut hanya merupakan imbauan.

“Hal itu juga tidak terlepas dari tuntutan masyarakat bahwa kalangan guru sertifikasi harus mampu menunjukkan peningkatan kinerja. Disdikpora dalam hal ini, memfasilitasi pengadaan laptop yang merupakan salah satu perangkat penunjang kinerja para guru sertifikasi tersebut,” jelasnya, Rabu (20/9/2012).

Diungkapkan Darmanto, keluhan yang sama pernah diterimanya dari sejumlah guru saat pertemuan di wilayah Kecamatan Teras dan Kecamatan Mojosongo.

“Saat itu memang ada beberapa guru yang menanyakan apakah itu [membeli laptop] harus? Namun sudah kami sampaikan secara terbuka, kami mengimbau, tidak pernah memaksa para guru sertifikasi itu untuk membeli laptop yang difasilitasi Disdikpora,” bebernya.

Ditanya tentang software dalam laptop, Darmanto menjelaskan software tersebut merupakan software pembelajaran bagi para guru sertifikasi itu.

“Ya untuk laptopnya memang dilengkapi dengan software yang bisa digunakan untuk pembelajaran bagi para guru sertifikasi itu,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, DPRD Kabupaten Boyolali dan Masyarakat Transparansi Boyolali, mengaku dibanjiri aduan dari kalangan guru sertifikasi di wilayah itu.

Presidium Masyarakat Transparansi Boyolali, Bramastia mengemukakan pihaknya menerima banyak keluhan dari para guru sertifikasi karena mereka, termasuk yang sudah memiliki laptop, diwajibkan untuk membeli laptop yang difasilitasi Disdikpora. Harga yang ditawarkan untuk pembelian laptop tersebut sekitar Rp5,6 juta, yang juga bisa dibayar dengan sistem kredit.

Quote:CATATAN PENTING:
Awalnya dari pemerintah pusat bersifat HIMBAUAN bukan DIWAJIBKAN. Tapi karena sekarang ada sistem OTONOMI DAERAH jadi keputusan berada di pejabat daerah


sumber
aspire one 756 kah itu?
hrg nye <3jt tuh

manteplah bisnisnye

Quote:Original Posted By hipmad
aspire one....

paling tinggi 2,6 juta...

anjriit....


Ini dia bukti kejamnya otonomi daerah gan....
kontrol dari pemerintahan pusat jadi lemah, korup di dunia pendidikan makin ketara tapi miskin tindakan
Quote:Original Posted By bukananakstrez
wuanjrriiiiittttt.......naek 100% lebih tu???
untungnya kegedean tuh....


Bukti pejabat negara yang tingkahnya ngelebihin rentenir
jadi inget cerita lalu
di salah satu kabupaten di jawa tengah,

dinas pendidikan memberikan penawaran per kartu maksimal 800 perak
dan ama dinas dijual 5000 per kartu


ternyata ada yg nyanggupin dengan harga segitu,
dengan hasil hvs 70 gr di laminating

padahal penawaran gw waktu itu 1800 pakai pvc instan dengan garansi anti luntur
yg dipilih malah kartu yg sekali kucek ancur lebur


disdik memang mapia semua
Yaelah itu kan netbook kalee bukan laptop
Buuuussseeeettttt dehhh....
gak kira2 ni pejabat korupnya 100% lebih
kalo diitung2 untung bersih 2,5juta kali 5000??? angka nol diblakangkanya ada berapa tu gan?
Aspire one di katain laptop?
mbok ya beli merk yg kek a-note, byond dkk, pasti bnyak yg ga tau... (dan harga bisa lebih murah lagi kalo beli Qty... )
Markupnya terlalu
bah
itu netbook mah cuman 2,8juta harganya
kok jadi 5,6juta?
dimarkup 100% neh ceritanya?
Quote:Original Posted By bledeknyamber
Buuuussseeeettttt dehhh....
gak kira2 ni pejabat korupnya 100% lebih
kalo diitung2 untung bersih 2,5juta kali 5000??? angka nol diblakangkanya ada berapa tu gan?


tapi ga semua dinas pendidikan atau bupati yg korup gan
gw pernah mengajukan penawaran ke salah satu kabupaten di jawa tengah (beda bupati ama yg diatas )
kebetulan gw gol utk pengadaan id card pns sekabupaten itu,
dan alhamdulillah, gw ga ngasi duit serupiah pun utk pak bupati atau jajarannya
termasuk di dinas pendidikan
semua ga ada yg mintain gw duit "bonus" :
heran juga sih sebenarnya

tp...................

pak bupati karena dipermainkan ama dpr, akhirnya masuk kandang,
padahal gw yakin kalau beliau itu orang jujur

asik banget kerja di daerah "Katrok"

untung kena tangkep
Quote:Original Posted By GayusTambunan.


tapi ga semua dinas pendidikan atau bupati yg korup gan
gw pernah mengajukan penawaran ke salah satu kabupaten di jawa tengah (beda bupati ama yg diatas )
kebetulan gw gol utk pengadaan id card pns sekabupaten itu,
dan alhamdulillah, gw ga ngasi duit serupiah pun utk pak bupati atau jajarannya
termasuk di dinas pendidikan
semua ga ada yg mintain gw duit "bonus" :
heran juga sih sebenarnya

tp...................

pak bupati karena dipermainkan ama dpr, akhirnya masuk kandang,
padahal gw yakin kalau beliau itu orang jujur


ava ama ID ente aja udah nunjukin kalo ente tukang korup gan
Memang Anjing
mungkin didalamnya udah lengkap Windows 7 Ultimate Asli plus:

1. Adobe CS6 Complete (Photoshop+Illustrator+Flash+After Effect+Premiere Pro) Asli
2. Office 2012 Professional Plus Asli
3. Autodesk Maya + 3ds Max 2012 Asli
4. ama Far Cry 3 Asli donlotan dari Steam Asli.


wkwkwk
drpd netbook mndingan jg tablet PC.
korupsi kq terang2an karo 500guru
ya Allah...........betapa parahnya negara ini, korupsi sudah terang-terangan dan tidak ada sangsi apapun.

kalo saja walikotanya ahok, mampus tu pejabat!