KASKUS

masa kecil ane disana tuh gan,, ampe kejadian perang yg agan ceritain ini makanya pindah balik ke Indonesia....

cerita ini sering ane denger dari bokap,, kebetulan beliau angkatan juga..

cuman udah rada lupa,, dah lama banget gan..

Yang Paling di Timor-Timur

- Prajurit paling termuda yang gugur adalah berpangkat Prajurit Dua (Prada) yang berumur 18 tahun lebih 2 bulan.

- Prajurit paling tinggi pangkatnya yang gugur adalah Mayor Jenderal Yudomo, Pangdam Udayana yang gugur dalam kecelakaan Heli Bell di daerah Liaruca.

- Senjata paling dibenci tentara adalah SP1 buatan pindad (suka macet, tutup tabung gas beserta flash rider, suka lepas jika ditembakkan), apalagi Kopasus! Paling ogah mereka memakai yang satu ini.

- Panglima TNI yang paling sering nengok anak buahnya dan paling disukai prajurit di daerah adalah, Alm. Jenderal TNI M. Jusuf

- Lauk pauk yang paling sering diterima prajurit adalah Mie Instan (pantesan prajurit pada kurang gizi, makananya makanan anak kost!).

- Binatang paling berbahaya adalah kutu babi. Karena, kalau masuk ke dalam kulit bikin gorong-gorong dan beranak pinak dalam tubuh manusia. Seperti Aliens!

- Cewek Timor-Timur paling cakep adalah dari daerah Los Palos. Maklum, keturunan Portugis.

- Dalam hutan mana ada hiburan, apalagi cewek-cewek....jadi, hiburan paling disukai prajurit di pedalaman adalah..................................................................... ....................................................... nonton kuda sedang kimpoi!

Sengsaranya prajurit yang nongkrong di Kotis

Normalnya, dalam satu kali TOD adalah 12 bulan, Satgas rajawali ke 3 yang

seharusnya kembali

ke homebase bulan Mei dengan terpaksa nambah beberapa bulan lagi karena

pasukan pengganti (Satgas Garuda) mengamankan Ibukota yang dilanda

kerusuhan Mei. Tentu saja pasukan mulai dari pangkat Prada sampai Kolonel

(Dansatgas) mulai depresi karena akhir penugasan semakin tidak jelas.

Melihat kondisi yang semakin tidak kondusif, dansatgas memerintahkan

"Pull Out" menarik anggotanya yang sudah 12 bulan lebih di hutan - hutan

ditarik ke kota Baucau ditempatkan di samping Lanud Baucau, berbivak

istirahat memulihkan kondisi sambil siaga untuk persiapan berangkat ke

jakarta jika sampai kondisi ibukota tidak terkendali (chaos), bisa agan-agan

bayangkan kalu pasukan ini sampai turun ke jakarta dan melakukan hunting

activity..bisa berabe nih....



Dalam masa pull out komoditi paling laris adalah rokok dan kerdus bekas

serta spidol marker (untuk bikin kartu gaple secara swadaya). kerja pasukan

hanya nongkrong, bikin kebun sayuran , cari burung kakaktua dan monyet

batu untuk souvenir, berburu rusa dan cari batu akik untuk cincin (cincin

dibuat dari klongsong dipotong lalu diampelas hasilnya persis cincin dari

emas).


Hari berlalu kegiatan begitu-begitu saja, pasukan mulai jenuh, apalagi air sulit

didapat dan yang bikin stress adalah masalah biologis. Dalam penugasan

TNI AU di lanud baucau, ada penerbangan reguler C130 dari surabaya-Timor

timur PP seminggu 2 kali,nah dalam penerbangan itu seringkali ikut istri-istri

prajurit TNI AU yang datang besuk suaminya...Para prajurit dari Satgas

rajawali hanya bisa ngiler nonton istri-istri prajurit TNI AU yang

cakep2......akhirnya para prajurit hanya bisa ambil sabun ke

belakang sambil

nyanyi lagu "Halo- halo Bandung ibu kota priangan..."dengan keras-keras!!




sengsara banget


KREBO HUTAN LAGI POSE
ntar ah lanjutnya...nunggu rate sama dulu
Cocok buat di papua nih
sumber ceritanya dr mana gan?

Colateral Damage (Korban efek samping yg tidak diinginkan)

Peristiwa terjadi ketika TOD Rajawali yang pertama tahun 1995 di suatu tempat di sektor tengah (kata sepupu ane sektor barat selalu aman karena merupakan basis pro integrasi). Terjadi penyergapan yang dipimpin oleh David Alex terhadap pasukan BTT yonif 41X korban 3 prajurit termasuk seorang Serka yang sudah berpengalaman.

Pasukan kompi pemburu dari Yonif Linud 32x mendapat perintah untuk menjejaki dan menguntit terus selama 2 minggu, padahal bekal cuma untuk 10 hari. Kekuatan team 25 orang dipimpin seorang Letnan, dari hasil mengesan jejak mengarah pada suatu lembah yang diapit oleh dua bukit berukuran sedang, pengintaian dilakukan terhadap dua bukit, ternyata ada pos tinjau musuh, ditepi sungai yang merupakan pintu masuk ke kamp musuh juga ada pos tinjau yang dilengkapi senjata mesin madsen eks Portugis.

Dilihat dari asap yang mengepul dan jumlah bivak yang ada (18 bivak besar) diperkirakan musuh kekuatan besar, Dantim mengontak team lain ada respon dari 4 tim yang masing-masing berkekuatan 25 orang......Setelah briefing singkat oleh Danki diputuskan 3 tim melakukan penyekatan, satu team sebagai penyerang dan satu team sebagai bantuan dan melakukan pembersihan..masing2 team mempersiapkan diri dan berangkat menuju posisi yang sudah ditentukan. team penyekat membungkam pos-pos tinjau di sekitar kamp dengan senyap (pakai sangkur).

Posisi kamp benar2 sudah terkepung...menjelang pagi buta pada jam "J" yang sudah ditentukan pasukan penyerang (semuanya anak muda yg masih bujangan) dengan bersaf menuruni lembah
dan....kontak tembak terjadi..... hujan peluru tracer berterbangan menyala seperti kunang2 membakar apapun yang melintas didepannya, ledakan granat m203 seperti pesta tahun baru menghancurkan bivak-bivak musuh, pasukan terus menerjang ke arah kamp yang dipertahankan mati-matian oleh fretilin. Fretilin yang kabur langsung disergap oleh pasukan penyekat. Pertempuran berjalan singkat, setelah kurang lebih 20 menit baku tembak kamp dapat dikuasai, sesekali masih terdengar tembakan dari team penyekat menghabisi sisa-sisa fretilin yang berusaha kabur...

Pasukan penyerang konsolidasi menghitung kerugian... pasukan bantuan bersaf turun ke lembah melakukan pembersihan....

Matahari terbit pasukan melakukan pengecekan.....ya Allah Yang Maha Pengampun....banyak anak kecil dan perempuan yang tergeletak tak bernyawa, mayat banyak yang kehilangan anggota badannya karena kena ledakan granat.

Korban TNI 6 luka tembak, satu orang perwira pemimpin team penyerang gugur, korban musuh cukup banyak jumlahnya off the record. Yang disayangkan adalah colateral damage non kombatan yang ada di dalam kamp tersebut. Semenjak peristiwa serangan tersebut kekuatan fretilin berkurang drastis dan sektor tengah menjadi lumayan aman.
Seruuuu gan
wah seru banget gan.. ts pernah gabung di satuan rajawali kah?

Mencari anggota brimob yang hilang

Dalam masa pullout, kerjaan prajurit tiap hari voli pantai taruhan ransum sama cuci baju. Ada berita 2 anggota brimob penugasan dari jakarta hilang ketika berangkat ke telkom untuk nelpon (jaman belum ada ha pe, kalo ada paling banter nokia 5110 itupun boss saja yg punya). Datang perintah untuk mencari keduanya. Pengesanan jejak dimulai dari motor yang terparkir di pinggir puskesmas, penjejakan mengarah ke daerah kecamatan Ossu (kontur alamnya indah mirip puncak bogor, banyak villa eks portugis), Pasukan bergerak dalam 4 poros membentuk jaring laba-laba....setelah hari keempat ketika team sedang istirahat mau makan ransum datanglah segerombolan lalat. Perlu diketahui bahwa keberadaan lalat di hutan adalah pertanda ada bangkai, pasukan jadi bertambah semangat terus menjejaki arah datangnya lalat2 tersebut. benar juga ada dua mayat bugil posisi disalib sudah membusuk, dibawah mayat tersebut ada baskom.

Secara hati2 pasukan mengambil jalan putar dengan senyap, walaupun suasana berkabut prajurit TNI dapat melihat ada orang merokok (asap rokok di dalam cuaca berkabut warnanya akan tampak biru muda). perlahan pasukan merayap mendekati asal asap dengan sangkur aitor yang terkenal tajam sudah ditangan....satu sergapan merobek leher Fretilin, fretilin yang satu lagi kaget dan mengalami nasib yang sama. Ketika kabut sirna sebagian pasukan terus mengililingi dareah sekitar untuk memastikan parimeter aman, sisanya mengecek lokasi. Sungguh mengenaskan nasib dua anggota brimob tersebut, badannya sudah diacak-acak. Segera pasukan menurunkan jenasah anggota brimob yang gugur tersebut dan memasukkannya ke dalam kantung mayat. Perlu agan2 ketahui fretilin membuat semacam racun dahsyat yang bahannya didapat dari cairan mayat yg membusuk, dicampur kulit kodok beracun dan sejenis akar tanaman. racun tersebut dioleskan ke anak peluru ataupun senjata tajam, bila melukai kulit akan mengakibatkan infeksi dan keracunan yang berakibat fatal. Rupanya jenazah anggota brimob tersebut mau dijadikan bahan racun, sedangkan 2 orang fretilin tersebut yang ditugasi untuk mengumpulkan bahan2nya
awalnya ane malas lanjut baca.. tp lama2 seru juga gan.. lumayan buat nambah wawasan... mohon dilanjut gan critanya,,,, moga jd HT...

Penyergapan di dalam kota

Setiap tahun di Timor Timur diadakan perayaan mengarak patung Bunda Maria, acara ini sangatlah ramai dan biasanya dimanfaatkan oleh fretilin untuk konsolidasi atau mengadakan Rapat kerja teknis tahunan. moment ini tidak disia-siakan oleh satuan intelijen untuk mencari sasaran kelas kakap. Masih inget cerita ane tentang Keikerik yang pernah lolos dari sergapan rajawali karena punya lulik ? nah kali ini kena batunya dia.........

Satlap SGI (Satuan Lapangan Satuan Tugas Intelijen) dari grup sandhi yudha kopassus terkenal dengan infonya yang akurat. Berita masuk ke koops bahwa keikerik (kepala clandestine sektor timur) akan bertemu wartawan freelance dari jepang di kota baucau. Disiapkan operasi penyergapan yang kali ini tidak boleh gagal. Keikerik akan datang menggunakan mobil daihatsu taft warna putih milik oknum ICRC/palang merah internasional (mungkin ICRC nya adalah agen dari luar). Penyergapan diseting dengan detail, sebagian team penyergap menggunakan pakaian preman bersenjatakan sub machine gun HK MP5SD dengan integral silencer. Sniper ditempatkan di menara air, puncak pohon dan menara gereja, pasukan penyekat sudah siap, sehingga semua jalan pelolosan sudah tertutup. Menjelang jam 18.30 mobil masuk ternyata ada dua mobil, satu mobil mengangkut anggota ICRC dan keikerik, sedangkan mobil satunya mengangkut pengawal keikerik (jumlah 6 orang bersenjata FNC dan minimi -pasukan khusus fretilin). walaupun sudah terlatih dan pengalaman tetap saja team penyergap dag...dig...dug, keringan dingin mengucur, karena banyak masyarakat sipil disekitarnya.

Karnaval arak-arakan patung bunda maria lewat menuju katedral diosis baucau, perhatian massa tertuju ke karnaval, pada saat itulah pasukan bergerak...blup..blup...blup...satu persatu pengawal keikerik tumbang, Keikerik disergap oleh dua orang, ditangkap hidup-hidup, dalam hitungan 5 menit keikerik sudah dibawa lari ke sebuah safe house. Supaya tidak menyolok mobil truk pasir yang sudah siap dijadikan sarana untuk mengangkut team penyergap yang membawa keikerik.

Dari interogasi di dapat ratusan nama clandestine banyak diantaranya pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat dan agama juga orang-orang asing pendukung fretilin, serta daftar LSM pribumi yang berdomisili di surabaya dan jakarta sebagai penyalur dana dan kontak person ke luar negeri. Ternyata di masyarakat kita masih banyak pengkhianat2 yang mementingkan perut sendiri dengan mengorbankan nasionalisme

Senapan serbu SS1


Banyak cerita miring dengan senapan serbu yang satu ini, ada yang bilang larasnya gampang bengkok kalau panas, suka macet ketika dibawa ke lumpur, kurang akurat, terlampau berat tidak enak dipakai, gampang karatan, dsb....tetapi kenapa dijadikan senapan standar tentara, nah lho....??

Peristiwa ini terjadi pada TOD Rajawali ke 3 di sektor timur daerah Buicharen, Patroli kompi pemburu dari yonif 12X macan kumbang, akan kembali ke kotis untuk pull out setelah melaksanakan LRPP selama 10 hari, nasib sedang beruntung. vorspeed depan melihat ada seorang menenteng senapan SP1 pindad menggunakan seragam DPM dan kaos polisi, berjalan santai sampil memanggul seekor rusa buruan. Prajurit ragu2 apakah itu GPK atau panahnya nanggala (agen SGI), setelah konfirmasi ke koops, sasaran dinyatakan musang. dari jarak lebih dari 300 meter, vorspeed membidik, dor..dor dua tembakan merobohkan GPK tersebut. pasukan lain segera mengejar sasaran, ternyata benar GPK anak buah Berdu'u.

Disini terbukti senapan SS1 cukup akurat, dari jarak cukup jauh ternyata sasaran dapat dijangkau. Yang terpenting adalah zeroing (penyesuaian pisir dan pejera) supaya sesuai benar dengan yang memegangnya. Dan so pasti skill individu dan latihan sangat berpengaruh. Oh ya kualitas peluru sangat berpengaruh terhadap perkenaan.

Laras membara dan bengkok, jangankan SS1, HK G36 pun kalau dipakai menembakkan 3 magasen terus menerus juga akan membara, sudah hukum fisiksa gesekan akan menimbulkan panas sampai sekarang belum ketemu rumus lainnya.Sama juga dengan agan2 Kalau gesekan sama cewek juga dijamin pasti panas tapi bukan jadi bengkok malah jadi lurus larasnya. Teknologi pembuatan laras dengan cold hammer sudah diterapkan pada pembuatan laras senapan SS1 dijamin deh tidak akan bengkok seperti laras M16A1.

Masuk lumpur macet, semua senapan buatan negara barat dirancang dengan presisi tinggi sehingga komponen-komponen di rumah picu rapat, beda dengan AK47 yang dirancang komponennya longgar (ada space jarak) sehingga kalau masuk lumpur komponen tersebut masih bisa bekerja. SS1 adalah rancangan belgia yang menganut presisi tinggi jadi ya jangan dimasukin lumpur kalau mau nembak.

Gampang karatan, sebenarnya semua senjata gampang karatan kalau dibuat dari besi tempa (jangan samakan dengan M16 yang dibuat dari almunium alloy), karatan akibat dari cat coating yang mengelupas sehingga besi sama sekali tidak ada perlindungan terhadap garam penyebab karat.apalagi senjata menempel ke tubuh prajurit yang berkeringat, sudah pasti tambah cepat proses karatannya. yang penting bagian dalam terutama kamar senjata dan laras harus bebas karat, karena penyebab peluru macet di dalam kamar adalah pengait kelongsong tidak mampu mencongkel kelongsong yang menempel rapat dalam kamar karena terganjal karat sehingga terjadilah double feed. macet deh....

SS1 terlalu berat tidak enak dipakai, ya itu pada jaman awal pemakaian FNC yang diimpor langsung dari belgia, pelindung laras kegedean, susah bidik karena popornya kepanjangan. Pada varian SS1 made in pindad apalagi yang ada kodenya SS1V1K2 yang artinya Senapan Serbu 1 Versi 1 Keserasian 2, sudah disesuaikan dengan ergonomis postur TNI diantaranya penggantian lade (pelindung laras yang pas dalam genggaman tangan orang indonesia), memangkas panjang popor, memberikan alur pada handgrip, dan popor agak sedikit naik. Kalau agan coba senjata yang ini jauh lebih enak daripada M16A1 ataupun AK47...

Senjata suka macet biasanya diakibatkan magasen yang sudah jelek, per magasen untuk mendorong munisi ke atas sudah lemah sehingga posisi peluru tidak pas ketika peluncur mendorong peluru tersebut ke kamar, biasanya peluru akan melintang...pasti bikin panas dingin dalam situasi combat.

ijooooo

jiah ane sudah ijoo! hajarrr blehh
izin nyimak gan, serem juga gan sampai memutilasi gitu gan

Home base tidak kalah tegangnya

Peristiwa ini ane alami sendiri di suatu kesatrian Kopassus Batujajar, kejadian sekitar tahun 1978,ketika itu kopassus yang berangkat pake nama sandi "Cakra". waktu itu ane masih SD kelas 1. Kesatrian jadi sepi, bapak2 sama om-om bujangan pada berangkat ke Rah ops, kalau anak-anak sih pada seneng bapaknya pergi tugas sebab di rumah sudah tidak ada lagi yang galak (ane sendiri sering dikepret pake kopel kalau maen ngak kenal waktu).

Waktu berjalan...eh ada bendera setengah tiang di lapangan apel, wuihh itu ibu2 persit langsung pada nyerbu piketan cari info kayak demo di bundaran HI. Piket biasanya bo'ong, selalu bilang kalau yang gugur adalah anggota kopassus dari grup laen. Ibu2 lega trus pada pulang ke rumah. Yang paling dibenci ibu2 adalah kalau dapat kunjungan dari ibu komandan sama Dankorum (pasukan yg ditinggal di markas namanya korum) sambil bawa barang2 peninggalan almarhum, pasti bencana kiamat kubro.

Nah suatu sore yang mendung, Ibu komandan beserta rombongannya sambil bawa barang2 masuk ke jalan komplek...pasti ada yang gugur entah siapa, ibu ane sudah lemes ketika berhenti di depan rumah terus masuk ke halaman, dengan halus ibu komandan permisi masuk, kakak ane bukain pintu, begitu ibu komandan masuk.. ibu ane langsung pingsan,kami anak2 cuma bingung apalagi adik ane langsung nangis ngirain ibunya wafat.Setelah bermenit-menit ibu sadar, ibu komandan dengan sabar menghibur ibu ane yang sudah banjir air mata...eh ternyata salah alamat...yang gugur adalah bapaknya temen ane si Sutrisno tetangga sebelah rumah.Prahara pun pindah ke sebelah rumah, tetapi walaupun ibu bahagia tidak jadi janda, mungkin karena shock ibu ane langsung masuk angin seminggu.
(Sumber kopralcepak)
ada kaskuser yg demen juga nonton kuda kimpoi?
ceritanya terlalu ber tele tele gan...capek bacanya ,nya....kalau mau di bikin bersambung jangan banyak banyak......konsen jadi buyar
Quote:Original Posted By candi
ceritanya terlalu ber tele tele gan...capek bacanya ,nya....kalau mau di bikin bersambung jangan banyak banyak......konsen jadi buyar


Namanya juga cuplikan ya banyak ceritanya.ini buat yg hobi baca aja...anak kecil masuk tidur aj. bsok sekolah
lanjutt gan...
×