KASKUS

Ternyata ramalan Joyoboyo "notonogoro" terbukti benar!!! siapa presiden tahun 2014?



*utamakan baca yang di bold
Quote: Gabungan lima suku kata "notonogoro" satu-satunya ramalan Joyoboyo yang paling sering diutak-atik dan digathuk-gathukkan oleh siapapun yang hendak memprediksi siapa calon kepala negara baru yang kelak memimpin negeri seluas bekas Majapahit/Hindia Belanda.

Notonogoro/notonegoro sebagai kata kesatuan memiliki makna "seorang tokoh yang berkemampuan menjadi kepala negara Nusantara yang adil dan dapat memakmurkan, mensejahterakan, dan menjaga keadilah bagi segenap kehidupan rakyatnya."

Ramalan Joyoboyo "notonogoro" jika dianggap merupakan gabungan lima suku kata terakhir dari penggalan nama tokoh pemimpin, maka secara berurutan susunannya adalah berikut: No, To, No, Go, Ro.

Dalam aksara Jawa maka varian dari suku kata No ialah Nyo, lebih luas lagi agar tidak terkesan Javasentris maka varian lain yang tersedia adalah Na.

Begitu pula dengan To, suku kata kedua "notonogoro" maka varian dalam aksara Jawa dari To ialah Tho, selanjutnya lebih luas lagi ialah Ta. Untuk suku kata ketiga dari notonogoro yakni No, idem dengan No suku kata pertama.

Suku kata keempat "go" yakni dalam aksara Jawa maka varian Go ialah Ngo, Nggo, dan juga tentu saja Ga. Selanjutnya varian dari suku kata terakhir notonogoro yakni "Ro" dalam aksara Jawa Ro tidak ada bentuk lainnya, kecuali lebih luas lagi agar tidak Jawasentris adalah Ra.

Orde Baru mulai berkuasa terhitung sejak 1967 dengan hasil Tap MPRS penuh rekayasa terhadap dokumen Supersemar, ujungnya Soeharto marak sebagai penjabat presiden. Dengan demikian MPRS juga telah "melengser keprabon"kan Bung Karno.

Orba sebagai kekuatan sosial politik yang dominan menggelar pesta demokrasi yang diadakan lima tahun sekali. Tak ada tokoh selain Pak Harto yang maju sebagai kontestan pilpres, alhasil Pak Harto selalu menjadi calon tunggal yang ujungnya dipilih oleh MPR dengan suara bulat. "Notonogoro" Joyoboyo pada waktu itu merupakan hal tabu dibicarakan oleh siapa saja, dan jangan coba-coba untuk berani meramalkan pemimpin Nusantara yang baru selain pilihan Orba. Maka yang tengah terjadi tiap pesta demokrasi lima tahunan tak seorang pun berani membuka pokok "notonogoro".

Mengapa "notonogoro" begitu menjadi momok bagi Orba yang tidak pernah membuka peluang munculnya calon kepala negara yang lain? Tentu saja agitasi dan propaganda Orba yang hebat itu yang konon meniru teknik propaganda Hitler, hasilnya sungguh luar biasa.... pada waktu itu yang terpampang di dunia politik adalah masa mencekam, menyeramkan, dan siapapun tidak boleh membuat sekadar ramalan munculnya tokoh yang potensial menjadi rival Soeharto -- yang fasis dan otoriter karena memberangus semua lawan-lawan politiknya.

Ramalan Joyoboyo "notonogoro" ini menjadi terjun bebas untuk dijadikan pokok oleh semua orang sejak era reformasi, atau sejak tumbangnya kekuasaan Soeharto pada 21 Mei 1998.

Tumbangnya Soeharto dengan cara mengakhiri kekuasaannya melalui penyerahan langsung kepada wakil presiden, memang tampaknya "sesuai" konstitusi. Soeharto yang punya nama berakhiran TO ini pernah terpilih dalam sidang MPR sebanyak enam kali berturut-turut begitu usai pemilu lima tahunan. Tumbangnya Soeharto yang merupakan lawan politik Bung Karno pada akhirnya membuat semua lawan politik Bung Karno itu terseret diadili oleh mahkamah sejarah.

Soekarno yang memiliki No pada suku kata terakhir pada namanya itu telah mengawali kelahiran Republik Indonesia, dan memerintah di wilayah seluas jajahan Hindia-Belanda minus Irian Barat. Rakyat Papua sendiri yang serta-merta ikut berjuang menyokong pembebasan wilayah Irian Barat dari penjajahan Belanda. Dengan demikian sejak 1 Mei 1963 maka lunaslah Bung Karno memerintah luas wilayah yang sama persis seluas wilayah jajahan Hindia-Belanda.

Peralihan kekuasaan dari Bung Karno yang jatuh ke tangan Soeharto adalah tidak sah menurut sebagian ahli hukum tatanegara karena "Supersemar" telah dimanipulasi dan direkayasa sedemikian rupa hingga menghasilkan apa yang disebut oleh para pakar asing sebagai "creeping coup d'etat".. Tatanegara yang dekat dengan istilah ramalan Joyoboyo "notonogoro" selama ini menghasilkan tokoh pemimpin antara lain Soekarno, Soeharto yang memiliki kelebihan dan kekurangan dalam diri masing-masing. Persamaannya tampaknya dapat dilihat dari segi bahwa keduanya ingin tetap bertahan dan berkuasa terus-menerus layaknya para raja-raja Jawa di masa silam.

Berikut ini urutan nama-nama presiden RI yang telah memerintah dikaitkan dengan lima suku kata prediksi Joyoboyo "notonogoro", dan arti "notonogoro" yakni panotogoro, panotoprojo yang mampu memimpin praja atau pemerintahan di wilayah bekas Majapahit dan Hindia-Belanda.

1. Soekarno, Soeharto, S.B. Yudhoyono = No-To-No (Go-Ro)
2. B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri = kepala negara (notonogoro/notonegoro)

Siapakah yang kelak memenangkan pilpres 2014 yang akan datang? Walahualam bisawab...! Sesuai prediksi Joyoboyo "notonogoro" yang terdiri dari dua jalur di atas ini, maka pada jalur utama dapat diprediksi bahwa pemenang pilpres 2014 adalah tokoh kontestan pilpres yang pada nama lengkapnya terakhir di dalamnya terdapat akhiran suku kata Go, Ga, Ngo, Nggo.

Walaupun kans yang terkuat adalah suku kata Go, masih terbuka peluang dan kesempatan bagi siapapun untuk meraih kemenangan. Dalam hal ini yang dimaksud di sini ialah bagi yang ikut menjadi kontestan pilpres 2014 jika pada nama akhirnya memiliki suku kata selain daripada Go yakni pada nama lengkap bagian belakangnya mengandung suku kata: No, To, dan Ro.

Ada bedanya antara No, To, dan Ro dengan Go, maka yang No, To, dan Ro jika meraih kemenangan dalam pilpres 2014 maka terdapat prediksi sederhana bahwa yang bersangkutan akan mampu mencapai tahap "purna bhakti" 5 tahun. Akan tetapi pada pilpres 2019 ia akan mengalami kekalahan. Sang kepala negara yang bersangkutan yang incumbent tidak akan bisa menangkan pilpres untuk masa periode kedua kalinya.

Sedangkan prediksi di luar lima suku kata "notonogoro" atau menggunakan jalur alternatif lainnya, dalam hal ini "notonogoro" diartikan secara singkat "kepala negara", maka bagi barang siapapun yang kelak terpilih sebagai kepala negara RI pada 2014, terdapatlah prediksi sederhana bahwa masa pemerintahannya tidak dapat bertahan hingga "purna bhakti" karena dihentikan di tengah jalan alias tidak genap dan tuntas 5 tahun.

SUMBER

Quote:

Trnyata ada pendapat lain dari agan ini

Quote:Original Posted By gunawijayakrama
Maaf agan2 sekalian....
ane newbie nih....

Bukan begitu gan, yg setau ane dari orang2 tua jaman dulu, itu ramalannya bukan cuma "notonogoro"... tapi ada lanjutannya.... yaitu: " no-to-no-go-ro-nu-ju-mul-yo

seperti yang sudah kita ketahui bersama, kalo aksara jawa hanya berisi aksara mati atau "konsonan".... jadi memang sudah benar apa yg dikatakan oleh ronngowarsito, urutannya adalah sebagai berikut :

N - T - N - G - R - N - J - M - Y

dan satu hal lagi, ramalan ini bukan hanya untuk pemimpin yang orang Jawa atau yang punya nama Jawa saja. Monggo disimak :

1. Soekarno (No)
akhiran nama adalah NO

2. Soeharto
akhiran nama adalah TO

3. BJ Habibie
Habibie itu bahasa Arab, kalo bahasa Jawanya adalah "TRISNO", jadi akhiran nama adalah NO

4. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Sama seperti Habibie, kata "Wahid" juga adalah bahasa Arab, kalo diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa, Wahid adalah "Tunggal". Jadi benar akhiran nama nya adalah Tunggal (Gal atau Go).

5. Megawati Soekarnoputri
akhiran namanya adalah Ri ( atau RO ).

6. Soesilo Bambang Yudhoyono
akhiran namanya adalah NO

7. ? masih mistery.....
hehehe kalo menurut ramalan diatas, harusnya presiden yg ke 7 akhiran namanya adalah JO (aksara J). saya berharap orang itu adalah JOKO WIDODO. Karena kata WIDODO (sederhana) dalam bahasa Jawa ada persamaannya atau sinonim nya... yaitu kata PRASOJO (sederhana). Jadi sesuai dengan ramalan diatas, akhiran namanya adalah "JO" atau aksara "J". ini sekedar pendapat ane aja gan.... mungkin benar, mungkin juga salah... Hanya Tuhan Yang Maha Tau.

comment yang bermutu dan berikan
----------------------
twopresent
----------------------



*original post by twopresent
berarti ROma irama gk 2014 dong jadi presidennya......
Quote:Original Posted By mildasoul
berarti ROma irama gk 2014 dong jadi presidennya......


baca baik baik gan yang diambil hurufnya itu yang diakhiran namanya kalo ROMA IRAMA kan di depan

----------------------
twopresent
----------------------



*original post by twopresent
berarti Joko Widodo kaga masuk yah gan wkwk
oh iya dia masih jadi gubernur DKI
ah jawa
kalo Prabowo Subianto keknya masuk tuh gans ...

walaupun ane ngak percaya ramalan

sayangnya setiap orang membicarakan Prabowo hal pertama yg terlintas adalah peristiwa 1998, walaupun sampai detik ini tidak ada penyelidikan apalagi pengadilan yg menyatakan dia terlibat .......
siapa aja boleh jadi presiden gan
asl negara makmur, berani gantung koruptor
berani nembak mati bandar narkoba
masih ramalan gan, belum tentu benar
aburizal bakro , Joko widoro , Rhoma Imoro
moga nanti yang terpilih bisa mimpin negara ini jadi lebih baik kedepannya gan
gw mah dukung mourinho jadi presiden,siapa tau sukses
Ini gan nama2 yg masuk

1).Hamengkubuwono
2).Prabowo Subianto
3).Wiranto
4).Djoko Suyanto

Kebanyakan itu akhiran namanya NO dan TO
Yg NE - GO - RO masih belum muncul

ada benernya ramalan jaman dulu gan

ane g percaya begituan gan..:P
liat nanti aja di 2014..
masih percaya ramalan nunggu 2014 aja real
ane hanya memberi info
----------------------
twopresent
----------------------



*original post by twopresent
siapapun presidennya yang penting bisa mensejahterakan rakyatnya gan
Lom paham bener nih ramalan ky gini, nyimak aja.
Quote:Original Posted By iloveboobies
Lom paham bener nih ramalan ky gini, nyimak aja.


jangan nyimak mulu tar ketiduran lho

----------------------
twopresent
----------------------



*original post by twopresent