KASKUS

Exclamation Biaya Nikah Mahal, Penyebab Kumpul Kebo

Senin, 31 Desember 2012, 06:25 WIB


Ijab kabul dalam pernikahan (ilustrasi).


Quote:DENPASAR - Penetapan biaya pernikahan yang mahal bisa membuat masyarakat malas mengurus pernikahan, sehingga banyak yang memilih melakukan tindak perzinahan dengan kumpul kebo.

Karena itu, kata Kepala bagian Tata Usaha Kementerian Agama Provinsi Bali, Drs H Wayan Syamsul Bahri MPdI, mengatakan, pemerintah mesti membuat kebijakan yang mempermudah administrasi pernikahan. "Masyarakat kita masih banyak yang miskin, yang kesanggupan membiayai kegiatan pernikahannya juga terbatas. Jadi mereka jangan dikenakan tarif yang mahal untuk melangsungkan pernikahan," kata Syamsul di Denpasar, kemarin.

Hal itu dikemukakan Syamsul menanggapi rencana menaikkan biaya pecatatan dan pengurusan administrasi perniakahan di kantor urusan agama (KUA), dari Rp 30.000 menjadi Rp 500.000. Menurut mantan Kepala KUA Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung itu, biaya administrasi pernikahan sebesar Rp 500.000 terbilang sangat mahal.

Dikatakannya, petugas KUA sekarang ini memang sangat dilematis. Di satu sisi mereka hanya dibayar Rp 30.000 untuk mencatat dan mengurus administrasi pernikahan, tanpa ada biaya transportasi dari kantor. Sementara, sebutnya, pelaksanaan pernikahan yang dilangsungkan oleh masyarakat kebanyakan letaknya jauh, sehingga uang sebesar Rp 30.000 untuk kondisi sekarang tidak mencukupi.

Meski demikian, lanjut Syamsul, petugas KUA juga tidak boleh meminta biaya tambahan dari masyarakat untuk melaksanakan tugas-tugasnya. Hanya saja di lapangan sebut Syamsul, ada masyarakat yang memberikan semacam uang saku kepada petugas KUA, karena keluarga yang punya hajat, meminta petugas KUA untuk memberikan tausiah atau nasihat perkimpoian.

Tugas itu, sebut Syamsul, di luar tugas utama para petugas KUA dan pemberian itu adalah penghargaan dari masyarakat. "Yang tidak boleh kalau mereka memasang tarif, karena itu akan memberatkan masyarakat," katanya.

Menurut Syamsul, biaya mencatatkan dan administrasi pernikahan sebesar Rp 30.000 untuk nilai uang sekarang ini terbilang sangat murah, karenanya perlu ada penyesuaian. Dia mengusulkan adanya penggolongan biaya pernikahan sesuai dengan kemampuan masyarakat dan masyarakat yang menentukan, dia mau memilih golongan yang mana. "Misalnya golongan A Rp 5.000, golongan B Rp 100.000, dan tertinggi golongan C Rp 200.000."

Tapi kata Syamsul, tetap harus ada golongan bebas biaya, yakni untuk masyarakat miskin dan biaya pernikahan mereka ditanggung oleh pemerintah. Syaratnya, sebut Syamsul, bahwa golongan ini harus menunjukkkan surat keterangan miskin dari lurah atau kepala desa. "Saya kira ini akan mengurai masalah yang dihadapi para petugas KUA," katanya.

sumber


Semoga cepat diputuskan untuk biaya pernikahan semurahnya
KLO murah nanti orang gampang nikah Cerai..

_____________________________-

jangan ngomongin KEBO........
Murah banget emang cuma 30 rb, tp knyataan di lapangan ya diatas 500 rb
biaya nikah mahal???.....nikah itu murah gan...yg mahal pencatatanya.
makanya banyak yg tidak di catatakan....
yg butuh catetan itukan negara...tapi kok malah yg di catat yg bayar...
yah, kyak gak tau aja kelakuakn pungli di indo kyak apa....
ngga ah nikah (akad) mah murah, yang bikin mahal itu resepsi sampe puluhan juta. ngga sedikit kok gw liat malah ada temen2 gw nikah (akad) dimasjid ga pake resepsi, bukannya ga ada duit, mereka malah termasuk pengusaha sukses, mas kimpoinya aja sampe 500 juta, ada yang rumah lengkap dengan isinya

mereka emang berpikiran terbuka dan yang namanya resepsi itu ngga wajib, dalam hukum agama maupun hukum negara, mereka ingin ngajarin ke orang2 bahwa nikah itu ga perlu pake resepsi mewah2an yang penting sah dimata agama, sah dimata hukum.

abis resepsi langsung makan2 dirumahnya, total biaya kurang lebih 3 juta (KUA, penghulu, ama amplop buat pengurus masjid) katanya

nah kebanyakan orang indonesia itu gengsi kalau nikah ga pake resepsi
Ane aja ditarifin. 1.5jt. Buat surat2 nikah aja.. Hadewww
Surat Catatan sipil doang... Gak pake DLL
Budaya masyarakat alias yang punya hajat juga..budaya suka memberi itu yang bikin mahal biaya nikah
kumpul kebo ga ada hub dgn biaya nikah
biar terasa gan nikahnya

kalo kemurahan tar KUA nya dapet apa
sebenarnya biaya nikah di kua itu terjangkau atau bhkan ada yang gratis
nikah kan cuman 30rb,,, uang amplop nya yg gede,,,,
klo mo uang amplop dibawah 500rb,,,susah

yg beratin sebenernya uang amplop nya apa biaya nikah nya ? (blom termasuk biaya pesta/resepsi)
klo idaerah ane nikahny murah,gengsi ngadain pestany yg mahal
halaaah cuma pembenaran aja ini sih dg menjudge biaya nikah mahal.....

coba ts tampilin rincian biaya nikah resmi di KUA dan biaya kumpul kebo

jangan2 malah lebih tinggi biaya kumpul kebo
kalau kemurahan juga bisa seenaknya kimpoi gan misalnya Rp. 50,000,- Widih enak banget gan, tiap hari bisa kimpoi
suruh siapa nikah bayar.....
skali seumur idup bayar segitu napa..
30 rb bknnya dah murah bgt? jgn alasan biayanya mahal trs kumpul kebo.itu kn masalh moral...
ada yg minta sejuta.
alesan ajah emang mo kumpul kebo...
×